Mengapa mengetahui musim menjadi penting? Sebab, ini bakal berkaitan dengan apa yang harus kamu persiapkan dan barang apa saja yang sebaiknya kamu bawa dari Indonesia.
1. Must Have Items
Di Indonesia, kamu mungkin nggak terlalu memerlukan long jacket yang tebal dan berbulu di lapisan bagian dalam. Suhu di Indonesia nggak memungkinkan kamu memakai jenis pakaian macam itu. Namun, di Negara yang mengenal musim dingin, benda itu menjadi must have item.

Begitu pula dengan syal, sarung tangan, kaos kaki tebal, dan topi hangat. Kamu mungkin berfikir, kalau di Indonesia, benda-benda itu bakal di beli oleh anak-anak pecinta alam atau yang gemar naik gunung. Di luar negeri, benda-benda itu masuk dalam kebutuhan primer. Kalau barang-barang itu memungkinkan kamu beli di Indonesia, bawa aja dari Indonesia. Harganya yang lebih murah membuat kamu bisa berhemat membeli barang-barang sejenis yang pastinya bakal lebih mahal kalau di luar negeri. Buat sekedar perbandingan, nih. Jaket musim dingin bisa kamu dapatkan di Factory Outlet di Indonesia—let say di Bandung—dengan harga miring, sekitar 200 ribuan. Kalau di luar, katakanlah AS, kamu harus mengeluarkkan US$100-200 untuk untuk jaket sejenis bermerek Benetton. Atau, kalau kamu beli yang biasa-biasa saja, kaya di Wall-Mart, jaket musim dingin di jual dengan harga US$50-100. Coba kamu kusrskan? Ck..ck…ck….. itu belum termasuk pernak-pernik lainnya di musim dingin.
2. Pakaian
Kamu juga gak perlu menyetoka keperluan mandi, seperti sabun, odol, ataupun shampoo. Apalagi make-up. Harganya disana lebih murah dan beragam. Katakanlah untuk sabun cari merek Dove, sebotol di Indonesia harganya bisa mencapai 25 ribu rupiah, di AS, kamu bisa mendaptkannya sebotol besar sabun Dove seharga US$1 di Familly Dollar. Itu belum termasuk shampoo dan kondisioner beremerek yang harganya kalau kamu kusrskan malah lebih murah. Dari pada kamu cape-cape membawa dari Indonesia, mendingan beli di sana, kan?
3. Barang Elektronik
Jangan asal membawa barang elektronik. Sebaiknya, sebelum kamu memutuskan membawa barang-barang elektronik, sperti setrika, hair dryer, magic jar, tape, atau radio, kamu cek dulu ukuran voltage yang berlaku di Negara tersebut. Jangan tambah bobot bawaanmu dengan membawa barang elektronik yang sesampainya disana gak bakal digunakan. Ukuran voltage di beberapa Negara berbeda dengan di Indonesia. Just check it out, first!
Begitu pula dengan ponsel. Cari tahu dulu ponsel dengan spesifikasi seperti apa yang bisa digunakan di luar. Sistem telepon komunikasi seluler di Malaysia dan Singapura bisa jadi sama dengan di Indonesia. Tapi, ini nggak berarti di Negara lain juga sama. Di Amerika, jenis ponsel yang bisa aktif di sana triple band. Ingat, kamu bakal tinggal di Negara itu untuk jangka waktu yang lama. Sebaiknya, setibanya disana, kamu segera mencari alat komunikasi dengan sistem setempat. Ini jelas lebih murah dari pada kamu mengaktifkan ponsel mu dengan nomor Indonesia.
4. Should You Bring Any Food?
Mereka ketakutan kalau sesampainya disana, makanannya nggak cocok di lidah mereka. just leave it, guys! Kamu bisa membeli makanan-makanan itu di Asian Mart. Well, memang, kalau harus dikurskan, harganya lebih mahal dari pada di Indonesia. Namun, kalau harus membandingkan dengan bawaan kalian yang segunung, mendingan nggak usah deh. Ganti barang-barang itu dengan benda lain yang mungkin lebih berguna, seperti kamus, buku bacaan, atau CD berisi lagu-lagu Indonesia.Siapa tahu kamu kangen dengerin lagu berbahasa Indonesia.
5. Tukar Mata Uang
Jangan lupa menukar mata uang rupiahmu dengan mata uang Negara tujuan. Kalau mata uang Negara tujuan mu bukan dolar, maka lebih aman kalau kamu menukar sebagian dengan dolar untuk pegangan selama perjalanan. Bandara-bandara internasional biasanya menyediakan money changer dan menerima pembayaran dengan mata uang dolar. Jangan bawa. Dolar dalam lembaran bernila besar. Tapi, pecahlah dalam nominal kecil sehingga nggak menyulitkan kamu ketika melakukan transaksi, misalnya membeli makanan atau minuman.
6. Perhatikan kesehatan
Bawalah obat-obatan yang kamu perlukan. Setiap orang biasanya memiliki keluhan kesehatan dan punya kebiasaan untuk pencegahnya dengan mengonsumsi obat ringan tertentu yang di jual bebas, seperti obat pusing, maag, demam, masuk angin dan sebagiannya. Bawalah obat-obatan tersebut asalkan masih terbungkus dengan mereknya agar kamu nggak dianggap membawa obat-obatan terlarang.
7. Boleh Bawa rokok Nggak?
Kamu diperbolehkan membawa rokok bila sudah berusia delapan belas tahun ke atas. Itu pun dibatasi hanya 200 batang untuk merek apa saja, kecuali cerutu. Sebaiknya, kamu mencari tahu kebijakan pembawaan rokok. Di Singapura, malah bukan 200 batang, tetapi dua bungkus saja!
Tapi kamu ingat, semua penerbangan bebas rokok! Jadi, jangan sekali-kali kamu merokok didalam pesawat!
8. Bring Your Home Stuff!
Percaya, deh, kamu pasti butuh ini, benda-benda yang mengingatkanmu pada rumah, seperti foto keluarga, pacar, dan teman, CD Favorite, atau resep makanan kesukaanmu bakal sangat menolong ketika diserang homesick.
9. Don’t leave your camera behind!
And, then the last but not least, don’t forget to bring your camera! Say cheese dan abadikan setiap unforgetableexperience mu selama di sana.
Sangat disarankan kamu selektif memilih barang mana yang harus di bawa dari Indonesia. Hal ini perlu di lakukan agar bawaanmu nggak overwight dan setibanya disana, kamu nggak perlu menghabiskan uang untuk berbelanja hal yang nggak terlalu penting.
|
Email: info@konsultanpendidikan.com