Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Para Job Seekers yang Fresh Graduate
Untuk para mahasiswa yang baru lulus, mencari pekerjaan udah pasti menjadi prioritas utama. Bahkan sebuah survey mengatakan bahwa 79 persen mahasiswa setidaknya pernah mengikuti internship. Tapi itu saja tidak cukup untuk bekal mencari kerja setelah lulus. Terkadang banyak para fresh graduate melakukan kesalahan ketika mencari pekerjaan. So, buat kamu yang fresh graduate ataupun kamu yang sedang mencari pekerjaan, yuk liat info yang satu ini. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan job seekers.
Sedikit mengirim lamaran pekerjaan
Berdasarkan survey 44 persen mahasiswa yang baru lulus hanya apply lamaran pekerjaan sebanyak 3-5 surat lamaran. Jumlah ini jelas tidaklah cukup, kamu harus apply lamaran sekitar 30-40 lamaran dalam satu waktu.
Tidak memiliki jaringan yang luas
Banyak lulusan yang menyesal ketika lulus karena mereka tidak memiliki jaringan yang luas ketika kuliah. Hal ini tentu membuat kamu akan ku-det atau kurang update khususnya tentang info lowongan pekerjaan.
Wasting time on Facebook dan Youtube
Saat kamu nyari pekerjaan lebih baik kamu search engine yang khusus menyediakan info tentang lowongan pekerjaan yang terpercaya. Bahkan sebuah survey mengatakan sebanyak 90 persen mahasiswa menggunakan Facebook. Hal ini tentu hanya akan membuang waktu kamu saja untuk pesbukan mulu.
Apply lamaran melalui employer’s website
Banyak orang beranggapan, melamar melalui website perusahaan akan memudahkan kita untuk mendapatkan pekerjaan. Namun itu sama sekali tidak benar. Lebih baik kita menggunakan website khusus untuk job seekers.
Menyerah ketika tidak ada panggilan kerja
Kesalahan ini bisa dibilang cukup fatal karna membuat kamu tidak mendapat pekerjaan. Ketika kamu sudah melamar namun belum ada panggilan tetaplah berusaha untuk mencari info lowongan baik dari saudara atau teman yang sudah bekerja.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .