Anda datang untuk bekerja, dan Anda menyadari bahwa Anda tidak memiliki Pekerjaan

ruby tuesday crumbling 2x1
businessinsider.com

Beberapa karyawan Ruby Tuesday mengatakan bahwa perusahaan tersebut membayangi para pekerjanya.

Rantai tampaknya runtuh dengan cepat, setelah menutup lebih dari 150 lokasi pada tahun 2020 dari sekitar 450 restoran.

Pekerja memberi tahu Business Insider bahwa Ruby Tuesday tidak memberi tahu semua karyawan tentang penutupan restoran yang direncanakan, sehingga beberapa yang datang untuk bekerja hanya untuk mengetahui bahwa mereka kehilangan pekerjaan. WROC di Rochester, New York, melaporkan satu kejadian serupa tahun lalu.

Undang-Undang Penyesuaian dan Pelatihan Ulang Pekerja federal, yang dikenal sebagai WARN, mewajibkan pemberi kerja dengan lebih dari 100 pekerja penuh waktu untuk memberi tahu karyawan tentang penutupan atau pemberhentian setidaknya 60 hari sebelumnya. Namun, pemberi kerja dengan kurang dari 50 pekerja penuh waktu di satu lokasi dikecualikan, dan sebagian besar karyawan Ruby Tuesday adalah pekerja paruh waktu.

Seorang mantan koki di Ruby Tuesday di Fort Wayne, Indiana, mengatakan kepada Business Insider bahwa ketika dia masuk shift pada hari Kamis, dia disambut oleh pemandangan truk yang sedang bergerak. Dia mengatakan manajemen berkata kepadanya bahwa restoran tersebut telah tutup secara permanen.

Koki mengatakan bahwa karena kehilangan pekerjaannya secara tiba-tiba dan tak terduga, dia “akan segera kehilangan tempat tinggal”.

Tiga karyawan saat ini memberi tahu Business Insider bahwa merupakan hal yang biasa menutup restoran tanpa memberi tahu karyawan.

“Jika sebuah toko tutup secara permanen, Ruby Tuesday tidak akan pernah memberi tahu siapa pun,” kata seorang server Ruby Tuesday di Missouri yang telah bekerja di perusahaan tersebut selama 14 tahun kepada Business Insider. “Manajer distrik akan memanggil manajer umum secara harfiah pada malam sebelumnya dan berkata, ‘Hei, kamu ditutup. Malam ini adalah hari terakhirmu buka. Jangan beri tahu siapa pun sampai besok.'”

Seorang bartender Ruby Tuesday, juga di Missouri, mengatakan bahwa manajernya telah menutup lokasi Ruby Tuesday lainnya dengan cara ini, setelah menerima arahan dari perusahaan untuk tidak memberi tahu karyawan sampai saat-saat terakhir yang memungkinkan.

“Mereka tidak mengetahuinya sampai tepat kapan mereka akan tutup,” kata bartender itu.

“Teman saya bekerja di salah satu tempat yang tutup selama pandemi, dan dia masuk untuk mengambil ceknya, dan ada tanda di pintu yang mengatakan bahwa restoran ini sekarang tutup,” kata server Philadelphia. “Mereka dulu kadang-kadang memindahkan Anda ke lokasi baru, tetapi mereka tidak melakukannya lagi karena lokasi lain sedang bermasalah.

Ketiga karyawan tersebut memberi tahu Business Insider bahwa mereka tidak mengharapkan perusahaan bertahan lebih lama. Mereka juga mengatakan bahwa kesetiaan yang mereka miliki kepada perusahaan sudah hilang.

“Saya sudah lama berkecimpung di industri ini, dan bagaimana Ruby Tuesday beroperasi, mereka tidak peduli,” kata server Philadelphia. “Mereka tidak peduli dengan pelanggan. Mereka tidak peduli dengan karyawan.”

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Lima Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Para Job Seekers yang Fresh Graduate

Untuk para mahasiswa yang baru lulus, mencari pekerjaan udah pasti menjadi prioritas utama. Bahkan sebuah survey mengatakan bahwa 79 persen mahasiswa setidaknya pernah mengikuti internship. Tapi itu saja tidak cukup untuk bekal mencari kerja setelah lulus. Terkadang banyak para fresh graduate melakukan kesalahan ketika mencari pekerjaan. So, buat kamu yang fresh graduate ataupun kamu yang sedang mencari pekerjaan, yuk liat info yang satu ini. Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan job seekers.
  1. Sedikit mengirim lamaran pekerjaan

career Berdasarkan survey 44 persen mahasiswa yang baru lulus hanya apply lamaran pekerjaan sebanyak 3-5 surat lamaran. Jumlah ini jelas tidaklah cukup, kamu harus apply lamaran sekitar 30-40 lamaran dalam satu waktu.
  1. Tidak memiliki jaringan yang luas

business-networking Banyak lulusan yang menyesal ketika lulus karena mereka tidak memiliki jaringan yang luas ketika kuliah. Hal ini tentu membuat kamu akan ku-det atau kurang update khususnya tentang info lowongan pekerjaan.
  1. Wasting time on Facebook dan Youtube

wasting-time Saat kamu nyari pekerjaan lebih baik kamu search engine yang khusus menyediakan info tentang lowongan pekerjaan yang terpercaya. Bahkan sebuah survey mengatakan sebanyak 90 persen mahasiswa menggunakan Facebook. Hal ini tentu hanya akan membuang waktu kamu saja untuk pesbukan mulu.
  1. Apply lamaran melalui employer’s website

laptop-desk Banyak orang beranggapan, melamar melalui website perusahaan akan memudahkan kita untuk mendapatkan pekerjaan. Namun itu sama sekali tidak benar. Lebih baik kita menggunakan website khusus untuk job seekers.
  1. Menyerah ketika tidak ada panggilan kerja

stress-color-elizabeth-zanghi Kesalahan ini bisa dibilang cukup fatal karna membuat kamu tidak mendapat pekerjaan. Ketika kamu sudah melamar namun belum ada panggilan tetaplah berusaha untuk mencari info lowongan baik dari saudara atau teman yang sudah bekerja. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami