Mendaftar di Oxford atau Cambridge University memerlukan kerja keras dan usaha yang lebih ekstra dari biasanya, namun begitu proses pada saat interview tidak terlalu memiliki perbedaan yang berarti.

Biasanya, untuk mendaftar di sebuah universitas diperlukan dokumen-dokumen penting seperti: transkrip nilai, sertifikat TOEFL, surat rekomendasi, dan lain-lain. Namun, disamping dokumen-dokumen penting yang harus dilampirkan, para pelamar pun akan melalui tahap wawancara yang diadakan oleh pihak universitas. Wawancara ini pun tak jarang menjadi penentu apakah seorang kandidat akan diterima di universitas yang dituju.
“Interview di desain untuk memberi kesempatan pada para kandidat untuk menunjukan kemampuan asli dan potensial yang mereka miliki,” kata Mike Nicholson, seorang Direktur Pendaftaran Sarjana di Oxford University. “Ini berarti para kandidat akan didorong untuk menggunakan pengetahuan dan mengaplikasikan pemikiran mereka terhadap permasalahan baru melalui berbagai tantangan dan bagaimana mereka menghadapinya. Interview di desain untuk para siswa menggunakan pikirannya, tidak penting apapun jawabannya.”
Berikut ini beberapa pertanyaan yang diajukan dalam wawancara yang diajukan di Oxford University yang langsung diajukan oleh dosen Oxford:
-
Subjek: Sejarah
Pewawancara : Stephen Tuck, Pembroke College
Q: Orang seperti apa di masa lalu yang sangat ingin kamu wawancara? Dan kenapa?
-
Subjek : Filosofi, Politik dan Ekonomi
Pewawancara : Dave Leal, Brasenose College
Q: Saya memiliki masalah dengan arti dari tiga kata: “Lie, Deceive, Mislead”. Ketiga kata tersebut terlihat memiliki arti yang mirip namun tak sepenuhnya sama. Bantu saya untuk menguraikan arti dari ketiga kata tersebut.
“Ketika saya mengajukan pertanyaan seperti ini, kandidat akan mulai menggunakan strateginya. Terdapat banyak definisi dari mereka. Seseorang akan beranggapan pertanyaan ini tidak mudah, sementara yang lain akan berpikir tidak perlu menggunakan kata apapun untuk mendefinisikan ketiga kata yang ditanyakan tersebut.”
“Pertanyaan tipe ini membantu kita menguji kapasitas kandidat untuk menggambarkan nuansa berbeda diantara konsep, dan akan menguji langkah pertama apa yang mereka lakukan yang memiliki relasi tentang filosofi pikiran dan bahasa.” Jelas Dave.
-
Subjek : Modern Languages
Pewawancara : Helen Swift, St Hilda’s College
Q: Apa yang membedakan cerita pendek dengan novel?
“Pertanyaan ini untuk mengetahui bahwa program Modern Languages cocok untuk para kandidat.Kandidat diberi tantangan untuk mencoba membaca beberapa literatur dalam bahasa lokal. Kami tahu banyak orang yang tidak belajar studi literatur secara formal sebelum mempelajari bahasa untuk program yang mereka tuju.”
“Kami mencari kandidat yang bersedia mencoba cara baru dalam berpikir dan sebuah bakat untuk berpikir secara hati-hati dan imajinatif melalui masalah yang tidak familiar,” ucap Helen.
-
Subjek : Ilmu Biologi
Pewawancara : Martin Speight, St Anne’s College
Q: Lebih mudah mana bagi organisme untuk hidup di laut atau darat?
-
Subjek : Experimental Psikologi
Pewawancara : Miles Hewstone, New College
Q: Apakah interview harus digunakan untuk proses seleksi?
Email: info@konsultanpendidikan.com