Taraaa… Kabar Gembira, Penemuan Molekul Baru Oleh Monash University
Para ilmuwan telah menemukan sebuah molekul yang bisa mengakselerasi untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh imun (autoimmune diseases). Peneliti yang berasal dari Australian Regenerative Medicine Institute (ARMI) ini percaya bahwa molekul tersebut dapat menjadi bagian penting dalam kekebalan tubuh. Molekul ini bernama IGF-1.
Autoimmune diseases sendiri muncul ketika sekelompok imun dalam tubuh yang disebut sel pro-inflammatory T-effector menjadi sangat sensitif terhadap sel-sel yang ada dalam tubuh. Imun tersebut mulai melawan seperti bakteri.
Dalam laboratorium, peneliti membuat rekayasa untuk dua jenis tipe autoimmune diseases. Tipe pertama adalah diabetes. Dalam tipe ini, para peneliti di Monash University dan European Molecular Biology Laboratory (EMBL) mengemukakan bahwa IGF-1 bereaksi secara langsung pada sel T-Reg dibanding terhadap beberapa faktor lain yang termasuk dalam sel T-Reg yang menggandakan diri.
Profesor Nadia Rosenthal, yang juga seorang kepala laboratorium EMBL, mengatakan bahwa penemuan ini telah dipublikasikan di EMBO Molecular Medicine. Penemuan ini tentunya akan memberikan manfaat yang signifikan bagi dunia kesehatan.
IGF-1 juga telah disetujui dalam berbagai terapi dan sudah di tes dalam berbagai macam penerapan. Hal ini berarti akan memudahkan dalam uji coba IGF-1 dalam autoimmune diseases.
Dalam penelitian yang berbeda, Profesor Rosenthal dan Daniel Bilbao di EMBL menemukan bahwa IGF-1 juda bisa menyelawan sel elergi dermatitis. Dalam penelitian berikutnya beliau mengemukakan lebih menjelaskan tentang peranan IGF-1 dalam inflamasi dan regenerasi sel. Dan potensinya dalam menyerang kondisi-kondisi yang seperti muscular atrophy, fibrosis dan heart diseases.