Konsultan Pendidikan Luar Negeri Terbaik Empower Education

Berencana Ngelanjutin Master di Luar Negeri? Cari Tau Dulu Nih Beberapa Pilihan Program Master (di Australia)

master1Di berbagai perguruan tinggi di Indonesia, mahasiswa yang kuliah di tingakat S2 atau master, selain mengikuti kuliah di kelas, melakukan eksperimen di laboratorium (untuk jurusan tertentu), juga di wajibkan menyusun tesis sebagai salah satu persyaratan kelulusan. Sedangkan, perguruan tinggi di Australia, contohnya Sydney University, program S2 ini dapat ditempuh dengan program master by coursework, master by research, atau master by honours (cours with minor thesis). Pilihan ini sudah harus kita tentukan sejak awal mendaftarkan diri ke universitas yang dituju.

Pertanyaan yang sering muncul dari teman-teman di Indonesia yang ingin kuliah di Australia biasanya mengebai perbedaan ketiga macam program tersebut. Ada anggapan orang-orang bahwa master by research itu keren dan dipilih orang-orang berotak encer karena ada penelitiannya, waktunya lebih fleksibel, punya supervisor/pembimbing di laboratorium, tidak harus tiap hari kuliah, lebih banyak waktu berkumpul bersama keluarga (jika telah berkeluarga), tidak ada mid-test, dan sebagiannya. Di sisi lain, ada juga yang berpendapat bahwa master by coursework justru lebih keren karena kebanyakan mahasiswa yang menempuh program tersebut adalah orang-orang yang sudah bekerja, baik paruh waktu maupun full-time, dengan mendapatkan kelonggaran dari perusahaan atau tempatnya bekerja untuk melanjutkan kuliah.

Yang jelas, master by coursework mirip perkuliahan biasa seperti di Indonesia. Mahasiswa memilih beberapa mata kuliah per semester, mengikuti perkuliahan di kelas, mengerjakan tugas seperti membuat esai, persentasi berdasarkan studi pustaka atau studi kasus, dan mengikuti ujian akhir semester. Pada tingkat akhir, mereka tidak harus membuat tesis karena mahasiswa master by coursework tidak melakukan penelitian.

Master by research adalah kuliah S2 dengan tugas utama melakukan riset atau penelitian. Kalau penelitiannya berhubungan dengan laboraturium, kegiataannya lebih banyak seputar riset di computer (internet), misalnya untuk browsing jurnal atau bertemu supervisor untuk berdiskusi atau percobaan di laboratorium bagi mahasiswa science. Jika diperukan, mahasiswa juga dapat melakukan pengambilan data yang bisa di lakukan di mana saja sesuai dengan tema penelitian. Mereka biasanya bermaksud untuk melakukan program S3 setelah menyelesaikan program masternya. Sementara, master by coursework kebanyakan di pilih oleh para praktisi yang umumnya telah bekerja.

Selain master by coursework dan master by research, ada juga yang merupakan gabungan keduanya, yang disebut master by coursework with honours (with minor thesis). Program master mewajibkan kegiatan perkuliahan di kelas dan penelitian. Waktu untuk menyelesaikan program ini biasanya lebih panjang, yaitu 3—4 semester. Kuliah bisa ditempuh selama 2—3 semester, kemudian semester sisanya digunakan untuk menyusun tesis. Pengalaman riset ini sangat berguna dan merupakan salah satu bekal atau persyaratan jika mahasiswa di kemudian hari ingin melanjutkan pendidikan ke program S3. Program master mana yang lebih baik dan bermanfaat bagi mahasiswa, sebenarnya tergantung dari tujuan, harapan, dan bisa jadi learning style atau gaya belajar mahasiswa itu sendiri agar studi dapat selesai tepat waktu.

Apa pun program yang di pilih, tips berikut dapat membantu kelancaran mahasiswa dalam menyelesaikan program pendidikannya, yaitu:

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Exit mobile version