Kalo mau memulai karir yang bagus, Inggris menjadi tujuan yang pas buat kamu. Riset menunjukkan bahwa mahasiswa internasional lulusan universitas-universitas di Inggris meraih gaji tinggi dan pekerjaan di perusahaan-perusahaan terbaik. meskipun biaya kuliah terbilang mahal, tapi kualitas dan hasilnya sepadan dengan apa yang kamu bayar. Beberapa hal dibawah ini yang menjadi pertimbangan memilih kuliah di Inggris.
Durasi kuliah
Kuliah di Inggris bisa dibilang lebih cepat dibanding negara lain. Untuk S1 yang biasanya 4 tahun, di Inggris kamu bisa selesai dengan 3 tahun saja! Sama kaya diploma di Indonesia. Untuk S2nya bisa 1 tahun. Dengan durasi yang singkat, kamu bisa menghemat biaya kuliah dan kamu juga bisa bekerja lebih cepat dibanding mahasiswa di negara lain.
Financial support
Karena biaya kuliah dan biaya hidup yang mahal di Inggris, selain beasiswa kamu juga bisa dapat financial support dari universitas atau orang Inggris. Prosedur financial support ini diatur oleh universitas masing-masing.
Student unions
Ini salah satu kelebihan lain yang bisa kamu dapat kalo kuliah di Inggris, kamu bisa join dengan Student Union. Dengan gabung di Student Union, kamu bisa dapat berbagai macam diskon untuk transportasi umum, makanan, tiket bioskop, dan masih banyak lagi. Tuh, lumayan banget buat irit biaya hidup selama disana :p
Online course
Kalo kamu gak mau keluar negeri, kamu bisa tetap belajar di universitas Inggris dengan online course. Beberapa universitas menyediakan online course untuk program S1 dan S2. Dengan ikut online course, kamu bisa kuliah dimana pun kamu berada dan gak harus pisah jauh sama keluarga dan teman-teman kamu disini.
Tertarik kuliah di Inggris? Kamu bisa persiapkan segala sesuatu yang diperlukan mulai dari pemilihan jurusan, universitas, biaya, dan tempat tinggal. Dibalik kualitas universitas-universitas Inggris yang baik, dari diri kamu sendiri juga harus ada keinginan yang kuat untuk kuliah dengan baik dan lulus tepat waktu karena sebagus dan seterkenal apapun universitas yang kamu masuki, kamu gak akan bisa berhasil tanpa usaha dan kemauan dari diri kamu sendiri.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Berdasarkan obrolan dengan para pembelajar bahasa yang telah berpengalaman, hal pertama yang mereka sarankan adalah menanyai dirimu sendiri:
Apa yang ingin kamu raih dan kapan kamu ingin itu terwujud. Menurut Donavan Whyte, wakil direktur dari sebuah institusi pendidikan di Rosetta Stone, mengatakan bahwa pembelajaran bahasa akan memeroleh hasil terbaiknya jika dibagi berdasar target yang dapat dikelola dan dapat dicapai dalam beberapa bulan sejak dimulainya belajar.
Ini jauh lebih memotivasi dan realistis.
Pada awalnya mungkin kamu merasa sangat optimis begitu memulai belajar bahasa baru, akan tetapi jika kamu menargetkan untuk langsung fasih, sebenarnya itu bukanlah hal yang baik. Phil McGowan, direktur Verbmaps, menyarankan agar sebaiknya kamu membuat target yang realistis dan jelas seperti misalnya membuat target dimana kamu bisa membaca sebuah artikel koran dalam bahasa target tanpa bantuan kamus. Hal ini terbukti lebih efektif dan memicu motif belajarmu karena sifatnya yang lebih nyata.

Kadangkala—dan mungkin sering terjadi—ada perdebatan mengenai teknik yang tepat dalam belajar bahasa asing yaitu menggunakan pendekatan tradisional atau dengan memanfaatkan teknologi.
Bagi Aaron Ralby, direktur Linguisticator, perdebatan tentang cara yang tepat dalam belajar bahasa tersebut melewatkan suatu poin: “Yang perlu dipertanyakan bukanlah tentang bagaimana efektifitas teknik online versus offline atau aplikasi modern versus buku. Akan tetapi, lebih kepada bagaimana caranya kita mengerahkan elemen-elemen bahasa yang diperlukan untuk sebuah tujuan tertentu, kemudahan untuk menerapkannya, dan menyediakan sarana bagi para siswa untuk memahami elemen-elemen ini.”
Bagi banyak pelajar bahasa, membaca tak hanya berperan besar dalam meningkatkan kemampuan mereka mempelajari bahasa baru, akan tetapi juga merupakan aspek yang sangat menyenangkan.
Kenali topik-topik yang menarik minatmu dan temukanlah buku-buku, artikel atau bahan bacaan lainnya yang berhubungan dengan itu dalam bahasa target, kemudian mulailah membaca. Kamu akan mendapati dirimu lebih menikmati proses belajar bahasa tersebut. Buku pertama dalam bahasa target yang bisa kamu baca sampai selesai akan menjadi suatu catatan penting yang akan selalu kamu ingat dalam waktu yang lama.

Banyak orang beranggapan—dan ini mungkin karena mitos yang beredar luas di masyarakat—bahwa semakin dewasa seseorang, semakin sulit ia memelajari bahasa baru.
Benar, anak-anak memang cenderung lebih cepat dalam menyerap bahasa baru yang diajarkan kepada mereka, akan tetapi tak berarti ini membuat orang dewasa tidak bisa belajar bahasa baru dengan baik. Hal ini karena bahasa merupakan sesuatu yang bersifat organis dan sistematis.
Saat kita kecil kita belajar bahasa secara organis, berdasar insting dan saat kita dewasa kita bisa belajar bahasa secara sistematis.
Berbicara dalam bahasa ibu (bahasa pertama) mungkin sudah menjadi suatu yang alami bagimu, akan tetapi hal ini tidak berarti kalau kamu sudah memahaminya dengan baik.
Kerstin Hammes, editor Fluent Language Blog, meyakini bahwa seseorang tidak akan berkembang dengan baik dalam bahasa kedua hingga ia mengerti dengan baik bahasa pertamanya.
Believe it or not, orang Indonesia pun masih tidak mengerti penuh tentang bahasa Indonesia.
Dalam belajar bahasa asing, sebaiknya kamu tidak terpaku pada satu macam pendekatan saja. Menggunakan beberapa macam metode dan teknik tentu akan lebih efektif dalam menunjang proses belajar.
Sekali kamu sudah meraih level tertentu dalam bahasa asing dan sudah menguasai sedikit tata bahasanya, perkembangan belajar seringkali justru akan menurun. Pada tahap inilah translasi memegang peranan yang cukup penting karena cara ini akan membantumu lebih memahami antara bahasa sumber dan bahasa target dengan lebih baik.
Banyak pelajar bahasa mewaspadai kefasihan berbicara dalam bahasa target.
Kefasihan sendiri merupakan hal yang sangat sulit karena seseorang tentu tidak mungkin sepenuhnya fasih dalam bahasa asing selayaknya pembicara aslinya. Karena itu waspadailah kefasihan dengan wajar, jangan terlalu menekan diri untuk sefasih mungkin selayaknya pembicara asli karena bahasa merupakan hal yang alami, berhubungan dengan budaya yang telah mengakar dalam diri dan senantiasa berkembang.
Contoh simple soal bicara yang banyak dibuat-buat itu adalah bahasa Inggris–yang penting itu pronounce nya bukan logat yang dibuat-buat ala british.
Opsi yang satu ini bisa jadi tidak cocok untuk beberapa orang, akan tetapi mengunjungi negara yang menggunakan bahasa target memegang peranan besar dalam peningkatan kemampuan bahasa tersebut. Melakukan perjalanan ke luar negeri dan tinggal di sana beberapa lama akan membuatmu lebih mudah meningkatkan kemampuan berbahasa target, terutama kemampuan mendengar dan berbicara.
Mencari tempat tinggal yang aman dan nyaman itu menjadi suatu keharusan, apalagi tinggalnya di negara orang. Selain aman dan nyaman, harga dan fasiitas menentukan dan biasanya sesuai dengan tipe-tipe tertentu, dari yang murah sampai yang mahal. Untuk mahasiswa, dormitories atau university halls menjadi akomodasi yang paling diminati karena letaknya dekat dari kampus dan memberi kesempatan para mahasiswa saling berinteraksi dengan mahasiswa lainnya dari negara lain. Berikut ini beberapa pilihan akomodasi untuk mahasiswa selama di Australia, selain university halls dan dormitory.
Rental
Yang harus dilakukan
Untuk informal, kamu hanya cukup bukung sedikit dan tersenyum. Setelah selesai bungkuk, lambaikan tangan dan katakana “halo” atau “selamat tinggal” jika ingin pergi. Salam ini lebih cocok untuk anak muda. Untuk salam kepada orang tua, lebih formal dan sopan.
Jangan lakukan ini
Kalo kamu bertemu orang Korea, jangan sekali-kali kamu memeluk mereka. Kebiasaan memeluk di Korea hanya untuk keluarga, teman dekat dan kekasih. Untuk orang yang baru bertemu, mereka akan merasa risih.

Jangan lakukan ini
Jangan memegang pundak, apalagi pundak orang tua Korea. Bagi orang Korea, memegang pundak adalah simbol kekuasaan dan orang tua di Korea sangat dihormati. Tidak masalah kalo melakukan hal ini terhadap anak muda.
Untuk posisi duduk, jangan langsung duduk disembarang tempat, semua posisi duduk di Korea sudah diatur. Jadi kalian hanya menunggu tuan rumah atau pembawa acara menyuruh duduk di tempat yang sudah mereka atur.





