17 Perasaan yang Akan Anda Miliki Saat akan mulai kuliahan di luar negeri

Memulai  kuliah di luar negeri  bisa menjadi pengalaman yang benar-benar menakutkan dan menegangkan . saat ini mungkin kamu masih hidup nyaman , tetapi kalau pindah ke luar negeri  juga pindah dari rumah untuk pertama kalinya, jadi Anda mungkin akan mengalami banyak perasaan yang berbeda.

  1. Kamu akan benar-benar ketakutan pada malam sebelum kamu pergi
    Apakah saya akan punya teman nanti? Apakah saya bisa mengikuti perkuliahan ? Bagaimana jika saya tidak cocok dengan teman sekamar saya? Bagaimana jika mereka membenciku ?! Begitu banyak pertanyaan, begitu sedikit jawaban.
  2. Perasaan yang bercampur aduk, takut namun juga excited tentang hal-hal yang baru nanti ditemui
  3. Mengucapkan selamat tinggal akan membuat Anda merasa sangat nostalgia.
  4. Di dalam mobil dalam perjalanan ke kota yang baru , Anda akan bertanya-tanya apakah Anda telah membuat keputusan yang tepat.
  5. Begitu  tiba, Anda akan mulai merasa sedikit gugup, karena meskipun Anda sudah lama mengobrol di grup chat  sebelum tiba di sini, Anda tetap ingin membuat kesan pertama yang baik saat bertemu.
  6. Ketika sudah bertemu teman, ternyata mereka juga sama-sama manusia jadi ga terlalu takut lagi
  7. Begitu mulai membongkar semua barang di kamar baru Anda dan mulai merasa sedikit rindu rumah meskipun keluarga Anda baru saja pergi.
  8. Tapi kemudian Anda pergi keluar dengan teman-teman  yang baru dan mulai merasa bahagia lagi.
  9. Jika Anda memiliki aksen daerah, Anda akan merasa kesal pada teman-teman baru Anda karena diolok-olok di setiap kesempatan.
  10. Anda akan memulai minggu baru dengan perasaan berenergi dan siap untuk melakukan apa pun.
  11. Merasa sangat bingung saat mencoba mengingat semua nama dari banyak orang yang baru saja Anda temui, terutama saat keluar malam.
  12. Meskipun Anda sedang bersenang-senang, di pertengahan minggu mahasiswa baru Anda mulai merasa sangat lelah.
  13. Di akhir pekan, Anda akan merasa terkuras baik secara fisik maupun emosional.
  14. Ketika kelelahan , Anda akan merasa sangat sakit dan mulai mengasihani diri sendiri.
  15. Mulai enjoy dengan persahabatan dan juga kegiatan komunitas kampus
  16. Kemudian memasuki fase-fase  produktif dengan mulai banyaknya kegiatan  lalu kamu mulai merasa lebih baik.
  17. Memulai kuliah ternyata  tidak seperti yang kamu kira, dan kamu akan merasa sangat konyol karena selalu mengkhawatirkannya.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

University of Sussex di UK

aseanop.jpg

University of Sussex, dekat Brighton, di selatan Inggris, adalah yang pertama dari gelombang baru universitas Inggris yang didirikan pada 1960-an.

Dianggap sebagai salah satu kampus terindah di Inggris, Sussex terletak di taman bergulir dan menggabungkan ruang terbuka hijau dengan arsitektur pemenang penghargaan yang dirancang oleh arsitek Skotlandia Sir Basil Spence.

Universitas bangga menjadi salah satu yang paling beragam dan multikultural, dengan sekitar sepertiga dari stafnya berasal dari luar Inggris. Ini juga menawarkan hubungan yang kuat dengan institusi di seluruh dunia, termasuk Universitas Peking, Universitas Nasional Taiwan dan program Harvard-Sussex, yang melakukan penelitian senjata kimia dan biologi.

Diselenggarakan di 12 sekolah studi, lebih dari sepertiga mahasiswa universitas terdaftar di program pascasarjana. Dengan program studi di luar negeri yang ekstensif – sebagian besar program menggabungkan elemen luar negeri opsional – satu dari lima mahasiswa sarjana memilih untuk belajar di luar negeri pada suatu saat dalam karir universitas mereka.

Sussex telah menerima pengakuan positif atas keberhasilannya dalam mentransisikan siswa ke dalam pekerjaan, sesuatu yang dikaitkan dengan banyak hubungannya dengan industri dan ‘Skema Cendekiawan Generasi Pertama’, yang menawarkan beasiswa untuk membantu siswa dari latar belakang berpenghasilan rendah.

Ini juga mengklaim asosiasi dengan tiga pemenang Hadiah Nobel, 14 Fellows dari Royal Society dan 12 Fellows dari British Academy, dan membanggakan sejarah panjang dalam mendukung upaya artistik. Departemen Seninya adalah rumah bagi arsip kelas dunia yang disebut The Keep yang berisi manuskrip dan edisi pertama oleh Virginia Woolf, Rudyard Kipling, dan Jane Austen, sementara pada tahun 2015 dibuka The Attenborough Centre: tempat seni baru di kampus yang menampilkan 350- kursi auditorium, galeri, studio latihan dan ruang pengajaran.

Jauh dari kampus, mahasiswa Sussex memiliki akses mudah ke Taman Nasional South Downs, serta kehidupan malam, toko, dan tepi laut Brighton yang semarak.

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

London series: Referencing

For a student who doesn’t actually care much about essay writing, referencing is only important because it’s mandatory. You probably don’t care why but understand that there are logical reasons behind so you won’t complain and get it done. Referencing is mainly done within the essay itself and in the references section.

First, references within the essay are usually made up of in text citations. These citations are usually made up of the author, year, and sometimes even the pages used. A great tip for getting these done is immediately writing them down during the essay writing process. By doing this you’re saving yourself a ton of hassle in finding which sentences need to be referenced and inputting those references.

Second, the references section is probably the most difficult part of referencing. Fortunately, within the vast expanse of the internet there are free online citation generators which make and order your references for you. These websites include Cite this For Me and many others that will help save time and energy in getting over the finish line of essay writing.

London series: Concluding

For readers, the conclusion is probably the most important part of the essay. It really helps them understand the contents of an essay without reading it to completion. As a consequence, essay writers should take extra care to summarise the main points of the essay within the conclusion so it becomes easy to understand. To do this, all it takes is just restatement of your thesis and a minimum of two sentences to explain your points. So a typical and basic format for a conclusion would be like this:

  1. Thesis
  2. Main point of argument
  3. Summary of explanation of argument
  4. Repeat steps 2-3 depending on how many arguments you have
  5. recommendation

London series: Transitions

Do not underestimate the role of transitions within an essay. This words are what make the essay flow and give cohesiveness to what you write down. Without them essays would just be a collection of random sentences meeting up to convey an unclear message. The role of transitions can be divided into three; connecting sentences, connecting paragraphs, and the role of this.

First, transitions are used within paragraphs to connect different sentences. These are typically transitions such as “Also”, “Regardless”, and “Moreover along with listing transitions and concluding transitions. These words are able to help establish the flow of your writing whether it be building on, contradicting, or ending a paragraph.

Second, transitions are used to connect paragraphs. These are used per paragraph at the beginning of them with the typical “First”, “Furthermore”, and any other transition you would like to use. These are usually important in presenting the topic sentence of a paragraph so your readers will know what you’ll be talking about.

Third, the word this is an underrated transition as it refers to something in the sentence directly before it . This word is a crucial tool in analysis as it keeps the flow going while talking about something that has already been talked about. Without this your essays would over 5000 words long with no signs of cohesion.

London series: Synthesising

Being able to synthesise your analyses and arguments is what really makes an easy great. This shows you are able to write and think cohesively that will aggregate into an eye-opening essay for your tutors to grade. There are two main steps to doing this; have a line of argument that is interdependent and show this interdependency in your conclusion.

First, make sure when constructing your arguments there is a clear relationship between them. For example, you could relate your arguments in terms of causality. For instance, if you’re writing an essay on the negative effects of studying you could argue in terms of fatigue and stress. You could relate the two by stating that studying causes fatigue which in turn causes stress thus creating further problems related to studying. This allows you to explain both arguments in great detail while showing your understanding of the two topics.

Second, the easiest way to show this line of thinking is in your conclusion. Trying to write down the relationship between arguments will be difficult to do in your body. This is because it takes up a lot of words and might mess up your flow. However, writing a conclusion which not only summarises your main points but also shows the relationship between them will score you points with your tutor and allow you to keep it concise.