
King’s College School Wimbledon International telah mengumumkan kolaborasi dengan Aldar Education untuk mendirikan sekolah internasional mutakhir di Abu Dhabi, yang menandai sekolah mitra internasional kedelapan bagi institusi tersebut.
Dijadwalkan dibuka pada September 2028, kampus baru di Abu Dhabi akan melayani siswa berusia dua hingga 18 tahun.
Kampus ini akan menggabungkan desain inovatif dengan standar pendidikan kelas dunia yang menjadikan King’s College School di Wimbledon sebagai salah satu nama yang paling disegani dalam dunia pendidikan Inggris.
Kemitraan dengan Aldar Education, penyedia pendidikan terkemuka yang berbasis di UEA, menggarisbawahi komitmen bersama untuk memberikan pengalaman belajar yang luar biasa.
Karl Gross, direktur pelaksana dan direktur sekolah internasional di King’s College School Wimbledon, menyatakan: “Ambisi kami adalah menciptakan institusi kelas dunia yang secara autentik mencerminkan kualitas dan etos luar biasa dari King’s College School.”
“Kemitraan dengan Aldar Education ini memungkinkan kami untuk menghadirkan keunggulan akademis kami yang telah terbukti ke Abu Dhabi, menawarkan pendidikan internasional bergaya Inggris yang luar biasa bagi keluarga,” tambahnya.
Sekolah baru ini akan bergabung dengan jaringan sekolah mitra internasional King’s College yang terus berkembang, dan semakin memperluas kehadiran globalnya. Dengan fasilitas canggih di kampus baru yang dirancang untuk menumbuhkan keingintahuan intelektual siswa, kampus Abu Dhabi bertujuan untuk menetapkan tolok ukur baru untuk pendidikan internasional di kawasan tersebut.
Berita ini muncul setelah putusan hukum besar yang menolak gugatan terhadap pungutan kontroversial atas biaya sekolah swasta di Inggris.
Tiga hakim Pengadilan Tinggi minggu lalu menolak kasus yang diajukan oleh Dewan Sekolah Independen (ISC) yang menyatakan bahwa pajak PPN pemerintah Buruh atas biaya sekolah swasta bertentangan dengan hak asasi manusia, selain bersifat diskriminatif.
Hal ini menyusul pertempuran hukum yang sengit saat sekolah swasta berupaya untuk membatalkan kebijakan tersebut, karena kekhawatiran bahwa pendaftaran internasional di sekolah asrama Inggris dapat menurun sebagai akibatnya.
Sumber: thepienews.com
Email: info@konsultanpendidikan.com




