Foundation Programs are primarily targeted for international students who did not study a curriculum which awards grades accepted for admission into UK unis such as IB or A-Levels. These program are set up by universities and other education institutions who wish to assist international students to study in the UK. As a result, you will primarily befriend international students who are from asian countries, the middle-eastern countries and some European countries such as Russia and Ukraine. You will also find students who preferred taking foundation courses as opposed to conventional international high-school curriculums.
Indonesian students who opt into attending foundation programs are usually graduates of high-schools that teach the national curriculum and don’t mind spending an extra year studying for grades before the typically 3-year UK university course that awaits them. Furthermore, some foundation programs award grades that also allow admission into UK foreign universities such as US universities.
Video taken from UCL Centre of Languages & International Education at https://www.youtube.com/channel/UCG-elZaaSmjoQb93GhiircQ
UCL Undergraduate Preparatory Certificate
Overview
UCL’s UPC is set up by UCL themselves where they run a foundation program for the humanities (UPCH) and science and engineering (UPCSE). This is a 1 year course which equips students for university life and its ability to do so is very reputable amongst UK unis. Its classes are set up in the typical UK uni format (Seminars of smaller group discussions and Lectures involving all students of the module) with high-quality tutors or lecturers who graduated from universities such as Oxford and Cambridge. Students of this foundation program are entitled to all the facilities and services (student support, communities, etc) that are made available by UCL. This account of UCL Undergraduate Preparatory Certificate is Provided by Sutan Akbar, a graduate of the program and recipient of an offer for Politics and International Relations from UCL.
Core Teaching Principle
UPC’s main focus education-wise is spending the entirety of the year drilling the UK uni mindset; arguing academically using critical thinking. For example, in the UPC you will be required to write a research project (RP) about one of your main subject modules. If you are doing a research project for Modern European History and Politics (MEHP), a UCPH’s core subject module, you might focus on a topic such as the Enlightenment. A possible scenario in writing your RP is discussing whether the Enlightenment was beneficial to humanity or not. At first glance, the general consensus would be that the Enlightenment was crucial in the development of humanity. However, if you could use evidence such as the viewpoint of parties opposing the Enlightenment such as monarchies and anti-enlightenment philosophers, you could argue against that notion. This example shows that UPC is able to equip you with tools that allow you to manipulate information to whatever you desire it to represent. This is extremely crucial in UK uni as most assessments, especially in the humanities, require analysis of information. A students’ interpretation of that information determines the quality and message conveyed from the analysis.
Progression Rate
In terms of progression rate, UPC is very reliable in getting students an offer from unis. Firstly, It is highly regarded amongst a vast majority of UK unis so its grades are well received in the UCAS application process. Additionally, UPC is one of the few foundation programs which annually progresses students into Imperial College London and LSE plus occasionally into Oxbridge. However, there are some outliers such as City University of London who demand slightly more difficult grades from UPC students.
Furthermore, there are a wide range of subjects that are guaranteed a conditional offer for UPC students such as History, Politics and Economics, Biomedical Sciences, Mechanical Engineering and Economics and Statistics. This is an incredibly important fact to note as it will make a students application process much less stressful.
In addition, UPC provides extensive support during the application process. This is shown in the weekly meetings with your personal tutor to discuss Uni choices and personal statements. Although these sessions may be very rigorous, they are very beneficial specifically in writing a good personal statement as the tutors have years of experience and success in that matter.
However, a notable downside to UPC is that its final exams are known to be quite difficult. Annually, there have been cases where students were not able to attend their first choice uni due to their final exam grades being insufficient. This is due to the relative difficulty of these exams.

UCL’s CLIE building houses the UPC teaching staff, photo by Tony Slade from https://www.ucl.ac.uk/languages-international-education/ 
UCL’s main quad, photo by University College London from https://www.ucl.ac.uk/languages-international-education/ 
UCL’s student centre, accessible for UPC students, photo by University College London from https://www.ucl.ac.uk/library/news/2018/dec/introducing-new-student-centre
For more information please contact:
Email: info@konsultanpendidikan.com
Link to UCL UPC website:
Kuliah di kampus yang dikelilingi pemandangan alam dan pantai yang indah bisa menjadi sebuah keuntungan tersendiri, apalagi di saat kita lagi mumet dan stres karena tugas-tugas kuliah yang menumpuk. Kita bisa istirahat sejenak untuk refreshing melepas penat dan lelah untuk kemudian bisa kembali fokus belajar dan mengerjakan tugas kuliah.
Situasi tersebut bisa kamu nikmati kalau kamu kuliah di salah satu universitas keren di Inggris ini, yaitu Swansea University. Swansea University pertama kali didirikan pada tahun 1920 di kota Swansea, Inggris. Jarak kota Swansea ini sekitar 3 jam dari kota London jika menggunakan kereta.

Selain dikelilingi daerah dengan pemandangan yang menakjubkan, Swansea University juga mendapatkan beberapa peringkat seperti:
Swansea University memiliki 7 fakultas yang terdiri dari:
Untuk menunjang kegiatan perkuliahan Swansea University melengkapi kampusnya dengan fasilitas seperti: restoran, masjid, Islamic society, library, lab facility for research, information service and systems, conference center, dan sport center.
Di bidang material engineering Swansea University bekerja sama dengan produsen mobil ternama asal Inggris, Rolls Royce yang memiliki fasilitas university technology centre di Swansea University untuk memfaslititasi kegiatan riset.
Persyaratan Masuk
Agar bisa diterima di program bachelor, kalian harus memenuhi beberapa persyaratan di antaranya:

Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Penasaran jurusan kuliah apa yang pas sebagai langkah awal untuk kerja di sini?
Berdasarkan hasil survey yang diambil dari responden di New York ternyata jurusan yang paling banyak adalah yang berasal dari Accounting, Business, dan Finance diikuti jurusan Economics. Tapi selain dari jurusan tersebut ada juga yang berasal dari jurusan lain; well, memang tetap kembali ke individu masing-masing juga untuk bisa masuk ke lahan basah seperti ini.
Sekarang kita akan bahas sedikit tentang jurusan ini.
Accounting atau akuntasi artinya adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Kuliah jurusan bisnis berarti belajar tentang bisnis dan itu mencakup banyak hal, dimulai dari strategi , manajemen, keuangan, hukum, dan lainnya yang perlu kamu kuasai untuk menjadi orang yang sanggup menjalankan bisnis.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Jurusan finance atau keuangan adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara mengolah uang, investasi yang bijaksana, keamanan dalam keuangan, dan banyak lagi.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Ilmu ekonomi bisa dibilang jurusan yang sangat menarik. Kenapa? Karena kamu akan belajar berbagai aspek yang bisa mempengaruhi keadaan ekonomi termasuk dalamnya bagaimana mencegah terjadinya krisis ekonomi dalam suatu daerah, perusahaan, atau negara.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :


Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Selain terkenal dengan imej negeri dongeng karena sistem kerajaan serta bangunan-bangunan bersejarahnya, Inggris juga sangat terkenal dengan kualitas pendidikannya. Yang paling terkenal di seluruh dunia tentu saja universitas Oxford dan Cambridge. Tapi, jangan salah, soal uni berkualitas tinggi, Inggris adalah gudangnya. Masih banyak uni-uni lainnya yang bergengsi dan terkenal mencetak lulusan hebat dari ranah Britania Raya ini.
Dengan banyaknya universitas kelas dunia dalam wilayahnya, maka sudah tak mengherankan jika Inggris menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh banyak calon mahasiswa dari seluruh pelosok dunia setiap tahunnya.
Tak tanggung-tanggung nih, menurut Higher Education Statistics Agency (Hesa), sekitar 18% siswa sekolah tinggi di UK berasal dari luar negeri. Sementara statistika OECD menunjukkan bahwa Inggris banyak menarik minat mahasiswa asing dari seluruh dunia dengan persentase sekitar 13%, hanya sedikit di bawah US yang 16,5%.
Meskipun demikian, kehidupan seputar mahasiswa asing di Inggris tetaplah menjadi sebuah teka-teki. Sementara para mahasiswa asing ini seolah sebagai perwakilan dari setiap negara dan budaya yang berbeda-beda, dan dengan demikian media menganggapnya sebagai sesuatu yang indah, tapi cukup jarang kita bisa mendengar penuturan langsung dari para mahasiswa ini.
Kamu yang ingin kuliah di Inggris tentu merasa penasaran akan seperti apa sih sebenarnya kuliah di sana serta bagaimana kehidupannya, ‘kan? Pertanyaan yang sama sepertinya berputar juga di benak semua peminat pendidikan di tanah ratu Elizabeth ini.
Mungkin banyak di antara kamu yang sudah sering mendengar tentang kabar orang-orang kaya di Inggris. Kebanyakan kamu mungkin akan mendengar mereka berasal dari Timur Tengah, Asia, US, Rusia dan India. Dalam cerita-cerita yang diunggah media, mungkin kamu menemukan cerita bagaimana para mahasiswa kaya dari luar Inggris itu menyewa apartmen mewah di London dengan harga sewa £1.000 per minggu dan menghabiskan puluhan dibu dolar untuk ujian ulang dalam kuliah privat.
Sementara di sisi lain, seolah menjadi kebalikan dari cerita glamor tadi, kamu mungkin juga pernah mendengar tentang mahasiswa-mahasiswa miskin yang ditipu oleh universitas gadungan. Karena hal ini lah
Hal itu bisa jadi karena mahasiswa asing, bagaimanapun, berkontribusi besar ke banyak uni dan ekonomi negara sendiri. Seperti data dari pemerintah yang menyebutkan bahwa sekitar tahun 2011-2012 lalu saja, mahasiswa asing berkontribusi sebesar £3.9 milyar untuk uang kuliah (setelah dipotong beasiswa) dan sekitar £6.3 milyar untuk biaya hidup.
Akan tetapi menurut statistik pemerintah pula, angka pertumbuhan jumlah mahasiswa asing yang belajar di Inggris tak begitu melambat setelah tahun 2010 dan bahkan menurun pada tahun 2012-2013.
Sementara itu berdasarkan negara asalnya, menurut HESA di tahun 2012-2013, mahasiswa Cina merupakan komunitas mahasiswa asing terbesar yang kuliah di Inggris, mencapai hampir 1/5 dari total keseluruhan mahasiswa asing. Posisi selanjutnya diisi oleh India yang berjumlah sekitar 5,3% dari jumlah total mahasiswa asing, meskipun jumlah ini sudah mengalami penurunan sebesar 25% sejak tahun 2011-2012. Selanjutnya 3,4% mahasiswa asing datang dari Jerman. Jumlah ini merupakan yang terbesar dari sesama negara Uni Eropa lainnya, lepas dari fakta bahwa Prancis dan Irlandia relatif lebih dekat secara geografis. Tapi, mahasiswa dari Irlandia dan Prancis masih masuk 10 besar, dengan persentase sekitar 3% masing-masingnya.