Beasiswa Penuh di Chiang Mai University S2 – S3

iflr.jpg

Chiang Mai University (CMU) Thailand menawarkan beasiswa penuh Presidential Scholarship 2022 untuk calon mahasiswa S2 dan S3. Pendaftaran beasiswa periode 2 dibuka 21 Februari – 25 April 2022.
Beasiswa S2 – S3 CMU Presidential Scholarship 2022 mencakup uang kuliah, asuransi kesehatan, kecelakaan, dan jiwa, tunjangan buku dan alat kuliah, tunjangan publikasi penelitian, dan ongkos PP Indonesia-Thailand. Penerima beasiswa juga menerima uang saku THB 12.000 atau IDR 5,2 juta per bulan.

Syarat Beasiswa S2 – S3 di CMU Thailand 2022

  • Lulusan S1 sederajat, IPK minimal 3.5 untuk pelamar S2 – S3, atau lulusan S2 dengan tesis yang memiliki riwayat publikasi internasional atau penelitian tugas akhir untuk pelamar S3.
  • Mendaftar di program S2 reguler atau internasional. Pendaftar program internasional atau dengan bahasa pengantar bahasa Inggris diutamakan
  • Khusus pelamar S2 membuat research outline minimal 2 halaman di samping pengalaman dan publikasi riset sebelumnya, lengkap dengan alasan bidang riset, alasan pendaftaran beasiswa, dan rencana studi
  • Khusus pelamar S3 membuat rencana riset 305 halaman tentang rencana penelitian di CMU. Beasiswa S3 ditujukan untuk riset orisinal yang dapat dipublikasi.
  • Sertifikat bahasa Inggris 2 tahun terakhir: IELTS atau IELTS Indicator minimal 6.0, TOEFL 183 (CBT) atau 79 (IBT), atau sertifikat CMU-eTEGs dengan skor minimal 70 paling lama tertanggal 5 Juni 2020 kecuali pelamar dari negara native speakers.
  • Dua surat rekomendasi dari advisor jurusan terakhir dan yang mengenal karya ilmiah pelamar, diutamakan dosen CMU yang akan menjadi advisor penelitian akhir pelamar.

Jadwal Beasiswa Kuliah CMU 2022
– Pendaftaran: 21 Februari – 25 April 2022
– Student and Advisor Matching: 26 April – 6 Mei 2022
– Screening oleh Komite Administrasi Graduate Level Scholarship: 12 Mei 2022
– Approval dari Komite Presidential Scholarship: 19 Mei 2022
– Pengumuman Scholarship Awards: 27 Mei 2022
– Penandatanganan kontrak: Juni 2022
– Pelaporan diri dan pendaftaran ulang: 4 Juni 2022
– Mulai kuliah tahun akademik 2022: Juni 2022

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa dengan Skor IELTS di Bawah 6,5

i2.wp.jpg

Beasiswa luar negeri kerap memasukkan skor IELTS sebagai syarat pendaftaran. Syarat ini membuat para pelamar tidak jarang mengikuti kursus intensif sebelum mendaftar tes IELTS agar lolos dengan nilai di atas persyaratan.
Skor tes IELTS umumnya digunakan calon mahasiswa dan pekerja untuk memenuhi syarat kuliah dan kerja di negara dengan bahasa Inggris, seperti Inggris Raya, Amerika Serikat, Australia, dan Kanada.

Umumnya, skor IELTS minimal yang disyaratkan untuk beasiswa ke luar negeri adalah 6,5-7,0. Namun, ada sejumlah program beasiswa luar negeri dengan syarat skor IELTS di bawah 6,5. Apa saja?

Beasiswa Luar Negeri dengan IELTS di Bawah 6,5
1. Beasiswa MEXT Jepang
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains, dan Teknologi (MEXT atau Monka-sho) menyediakan berbagai beasiswa bagi calon mahasiswa internasional. Salah satunya yakni beasiswa Research Student, Young Leaders’ Program (YLP), Gakubu (S1), Kosen (Teknologi), dan Teacher Training.

Pelamar beasiswa Research Student mensyaratkan sertifikat kecakapan bahasa Inggris TOEFL-PBT/ITP minimal 543, TOEFL-iBT minimal 72, IELTS minimal 5.5, TOEIC L&R minimal 785, TOEIC S&W minimal 310, atau Japanese Language Proficiency Test (JLPT) minimal level 2/ N2. Sementara itu, pelamar beasiswa YLP MEXT harus mengantongi skor TOEFL iBT minimal 79, IELTS 6.0, dan yang setara.

2. Beasiswa CMU Thailand
Beasiswa Presidential Scholarship 2022 Chiang Mai University (CMU), Thailand mensyaratkan sertifikat kecakapan bahasa Inggris 2 tahun terakhir seperti IELTS atau IELTS Indicator minimal 6.0, TOEFL 183 (CBT) atau 79 (IBT), atau sertifikat CMU-eTEGs dengan skor minimal 70 paling lama tertanggal 5 Juni 2020, kecuali pelamar dari negara native speakers. Pendaftaran beasiswa CMU Thailand S2 dan S3 periode 2 dibuka 21 Februari – 25 April 2022.

3. Turkiye Burslari Scholarship
Beasiswa Pemerintah Turki, Turkiye Burslari Scholarship dibuka untuk jenjang S1, S2, dan S3. Beasiswa ini pada dasarnya tidak mensyaratkan skor TOEFL atau IELTS, kecuali diminta kampus yang bekerjasama dengan program ini.

Contohnya Koç University, salah satu universitas terbaik di Turki tidak mensyaratkan sertifikat kecakapan bahasa Inggris di atas. Namun, pelamar wajib mengikuti dan mengisikan hasil tes masuk kampus internasional seperti SAT I, SAT II, ACT, atau sertifikat IB, GCSE, French Baccalaureate, dan ABITUR saat mendaftar. Pendaftaran Beasiswa Turkiye Burslari dibuka hingga 20 Februari 2022 di laman turkiyeburslari.gov.tr.

4. Beasiswa Australia Awards
Beasiswa Australia Awards mensyaratkan pelamar jenjang S2 dengan skor IELTS 5,5, TOEFL tulis 525, TOEFL berbasis internet 69, atau PTE Academic 69 . Sementara itu, syarat bagi pelamar dengan disabilitas yakni skor minimal IELTS 5,0, TOEFL tulis 500, TOEFL berbasis internet 59, atau PTE Academic 38. Untuk info lebih lanjut bisa klik di sini.

5. Beasiswa DAAD
Beasiswa lembaga pertukaran pelajar Jerman Deutcher Akademischer Austauschdienst (DAAD) ditujukan untuk program tur S1, kuliah S2-S3, dan program riset. Sejumlah kampus yang bekerjasama dengan beasiswa ini mensyaratkan skor IELTS 6.0. Untuk info lebih lanjut bisa klik di laman daad.id.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Pertukaran Mahasiswa ke Luar Negeri Indonesian International Student Mobility Awards

io.ub.ac.png

Ketua Project Management Officer Kampus Merdeka Kemendikbudristek Erwin Tobing menyampaikan, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dilanjutkan pada 2022. Salah satunya yakni program beasiswa pertukaran mahasiswa ke luar negeri Indonesian International Student Mobility Awards atau IISMA 2022. Pendaftaran IISMA 2022 akan dibuka tanggal 1-31 Maret 2022 dan keberangkatan mulai Agustus 2022.

Penerima program IISMA 2022 akan mendapat uang saku dan tunjangan lainnya selama studi di luar negeri.

“Komponen beasiswa IISMA 2022 mencakup studi 4-6 bulan di kampus tujuan, biaya pendaftaran dan uang kuliah, tunjangan kedatangan dan uang saku, dana darurat, ongkos perjalanan PP, asuransi kesehatan, biaya karantina, dan biaya PCR.”

Kepala Center of Independent Learning UI F. Astha Ekadiyanto mengarakan, mahasiswa tidak jarang mengaku butuh waktu untuk mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. Diketahui, salah satu syarat dokumen IISMA di antaranya yakni surat rekomendasi dari dekan, transkirp nikai terakhir, dan sertifikat TOEFL iBT/Paper-based/IELTS/Duolingo.

Pada IISMA 2022 UI menerapkan prosedur internal IISMA dengan jadwal tersendiri mulai Ferbuari 2022. Beberapa tahap internal di antaranya yakni mendaftar daring di sistem UI, mengisi formulir dan melengkapi aplikasi rekomendasi, seleksi internal, pembuatan surat rekomendasi oleh Wakil Rektor 1, lalu aplikasi ke platform IISMA.

Agar tidak terburu-buru menyiapkan persyaratan IISMA 2022, mahasiswa bisa mengecek prosedur internal yang berlaku di kampus masing-masing serta melengkapi syaratnya dari sekarang. Berikut syarat dan jadwal IISMA.

Syarat dan Jadwal IISMA 2022
– Mahasiswa S1 semester 4-6 aktif dan terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti)
– IPK minimal 3.0, dibuktikan dengan transkrip akademik terakhir
– Warga negara Indonesia, tidak memiliki dua kewarganegaraan
– Belum pernah mengikuti program pertukaran
– Sertifikat kecakapan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL iBT 78, Duolingo 100, atau IELTS 6.0
– Direkomendasikan kampus asal dengan bukti dokumen:
Surat rekomendasi dari wakil rektor bidang akademik dan kemahasiswaan
Surat rekomendasi dari pembimbing akademik.

Jadwal IISMA 2022
– Sosialisasi: November 2021 – Maret 2022
– Pendaftaran: 1 – 31 Maret 2022
– Seleksi: April 2022
– Pengumuman awardee: April 2022
– Persiapan keberangkatan: Mei – Agustus 2022
– Keberangkatan ke kampus tujuan: Agustus – September 2022
– Kembali ke kampus asal: Desember 2022 – Januari 2023

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Gratis hingga Wisata Budaya di Turki

Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah, mahasiswa asal Indonesia yang menjadi salah satu penerima beasiswa Turkiye Burslari Scholarship

Turkiye Burslari Scholarship 2022 baru saja membuka pendaftaran pada 10 Januari lalu. Beasiswa ini menjadi salah satu beasiswa favorit karena memberikan biaya pendidikan penuh hingga tunjangan lengkap. Muhammad Fawwaz Syafiq Rizqullah, mahasiswa asal Indonesia yang menjadi salah satu penerima beasiswa Turkiye Burslari Scholarship.

Saat ditanya mengapa Turki menjadi negara pilihan untuk melanjutkan studi S2, Fawwaz menyebutkan bahwa standar pendidikan di Turki memiliki kualitas baik karena saat ini sudah menggunakan standar Eropa. Turki merupakan negara yang mampu memberikan banyak perspektif dan pengalaman berharga.

Letak geografis Turki yang sangat strategis di mana sebagian wilayahnya adalah Asia dan sebagian yang lain adalah Eropa juga membuat Turki menjadi negara yang kaya akan budaya, pemikiran, dan tentunya sejarah yang tidak bisa didapatkan di negara lain. “Dan itu benar adanya, ketika setibanya di Turki saya disajikan begitu banyak akan keragaman budaya, peninggalan-peninggalan sejarah, perspektif yang tentunya menjadi hal yang begitu berharga yang hanya bisa didapatkan ketika kita mengenyam pendidikan di Turki,” paparnya.

Tak hanya menjadi negara yang potensial untuk melanjutkan studi, Fawwaz bercerita bahwa banyak kegiatan yang bisa dilakukan di luar kampus. Bila kini wisata ke Turki dari Indonesia bisa menghabiskan biaya puluhan juta, dengan kuliah di sana melalui jalur beasiswa, Fawwaz bisa dengan leluasa menjelajahi wisata budaya dan sejarah Turki yang kaya. “Kesempatan untuk menjelajahi kota-kota bersejarah di Turki terbuka lebar sehingga sekarang bukan hanya mendengar, tapi juga bisa menyaksikan bagaimana sejarah yang terjadi ratusan tahun yang lalu kita bisa saksikan peninggalan dan juga bukti nyatanya,” ungkapnya.

Meski begitu, Fawwaz juga bercerita bahwa ia sempat mengalami sejumlah tantangan saat pertama kali sampai di Turki. Salah satunya ialah perbedaan bahasa, yang mana seluruh administrasi dan kehidupan sehari-hari harus menggunakan bahasa Turki. “Di awal sedikit sulit karena belum bisa dan tidak paham sama sekali bahasa Turki, tapi setelah mampu berbahasa Turki maka Turki akan menjadi tempat yang nyaman untuk dijadikan tempat untuk belajar,” paparnya. Untungnya, Turkiye Burslari Scholarship memberikan biaya kursus bahasa Turki selama satu tahun.

Hal lain yang membuatnya terasa lebih mudah menghadapi ragam tantangan ialah karena adanya dukungan dari mahasiswa asal Indonesia lainnya yang tergabung dalam Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki. “PPI itu seperti kakak bagi mahasiswa baru ketika baru tiba di Turki. Dari awal sebelum keberangkatan PPI sudah memberikan banyak informasi terkait bagaimana persiapan dan juga berbagai informasi yang dibutuhkan sebelum keberangkatan. Setelah tiba kita diberikan sambutan dan juga tentunya menjadi pengawal kita selama baru tiba di negara orang lain yang kita tidak tahu sebelumnya,” ujarnya.

Persiapan hingga kiat lolos beasiswa Turkiye Burslari

Fawwaz yang kini berkuliah di Universitas Ankara mengaku sudah sejak lama tertarik untuk mendaftar Turkiye Burslari Scholarship, bahkan sejak duduk di semester 4 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Ada sejumlah alasan yang membuatnya tertarik untuk mendaftar beasiswa ini, seperti fasilitas yang lengkap, proses seleksi beasiswa yang cenderung lebih mudah, negara yang muslim friendly, dukungan untuk belajar bahasa baru, termasuk jalan berkarier sebagai akademisi di bidang Peace, foreign policy & Islamic World. Bahkan, lanjut dia, besaran beasiswa yang diberikan sangat cukup untuk kebutuhan selama satu bulan. “Selama tinggal di asrama diberikan makan dua kali sehari yaitu pagi dan malam, dan untuk makan siangnya diberikan subsidi di kampus yang mana setiap mahasiswa hanya membayar 2,5 TL atau sebesar Rp 2.600. Jadi, hanya kebutuhan transportasi dan paket internet yang benar-benar menjadi kebutuhan selama satu bulan itu,” ungkapnya. Selain biaya kuliah hingga lulus dan biaya kebutuhan hidup setiap bulan, ia juga mengatakan bahwa Turkiye Burslari Scholarship memberikan fasilitas yang lengkap bagi seluruh awardee.

Termasuk bertanya kepada awardee terdahulu dengan kirim email atau menghubungi dengan DM Instagram. Setelah lulus S2, nanti Fawwaz berkeinginan untuk langsung melanjutkan studi S3 di negara lain. Dan setelah itu, kata dia, akan kembali ke Indonesia untuk berkontribusi untuk memajukan bangsa dan negara dari berbagai ilmu dan pengalaman yang sudah didapatkan termasuk pengalaman selama berkuliah di Turki. “Saya yakin bahwa apa yang saya lakukan hari ini di Turki akan menjadi salah satu pengalaman berharga yang akhirnya bermanfaat untuk masa depan saya yang semoga manfaatnya bisa dirasakan oleh banyak orang terutama masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Sumber: kompas.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Dapat Membuat Kita Bahagia?

i.dailymail.co.uk.jpg

“Pendidikan mungkin sangat berkaitan dengan kebahagiaan masa depan selama masa dewasa daripada variabel lainnya,” ujar Psikolog Perkembangan dan Profesor Clark University, Jeffrey Arnett.

Dalam konteks ini kebahagiaan berarti kepuasan seseorang dalam menjalani kehidupan.

Menurut penelitian semakin tinggi pendidikan, semakin tinggi pula kebahagiaan seseorang. Survei yang dilakukan dari U.S General Social Surveys mengatakan 94 persen orang bergelar sarjana atau lebih sangat bahagia, sementara itu 89 persen lulusan SMA juga mengatakan hal demikian.

Studi tahun 2016 dari Pew Survey menemukan orang dewasa dengan pendidikan di bawah dari SMA tidak bahagia dengan kehidupan mereka. Memiliki gelar sarjana berkaitan dengan sumber kebahagiaan.

Orang yang memiliki gelar sarjana cenderung memiliki pemasukan dan pernikahan yang stabil. Selain itu mereka juga memiliki harapan hidup yang lebih tinggi.

Adapun, data dari Federal Reserve Bank of New York mengatakan orang yang berkuliah setidaknya berpenghasilan USD 30 ribu setahun atau setara Rp 429 juta, 75 persen lebih tinggi dari lulusan SMA.

Selain itu, kebanyakan lowongan kerja juga mensyaratkan sarjana sebagai kualifikasi. Lulusan sarjana juga diklaim mendapatkan upah yang lebih layak.

“Pendidikan tinggi dan gelar sarjana masih merupakan jalan keluar dari kemiskinan bagi banyak siswa. Pendidikan juga menjadi bukti validasi atau nilai tambah di tiap negara,” ujar pengusaha Alex Bernadotte.
“Orang dengan pendidikan tinggi cenderung memiliki tujuan hidup,” ujar Psikolog Perkembangan dan dosen dari Claremont Graduate University, Kendall Cotton Bronk.

Orang yang memiliki tujuan hidup cenderung lebih sehat secara mental, fisik, dan hidup lebih panjang.

“Studi menunjukkan orang yang memiliki tujuan hidup cenderung lebih bahagia dan optimis daripada orang yang tidak memiliki tujuan,” ujar Bronk.
Jurusan kuliah membantu menemukan tujuan hidup. Jadi tidak ada satu jurusan spesifik yang membuat orang bahagia karena tiap orang memiliki tujuan yang berbeda.

Menurut studi, jurusan kuliah yang memiliki prospek karier bagus adalah farmasi atau yang berkaitan dengan kesehatan. Selain itu jurusan sosial lebih bertujuan menemukan makna hidup seseorang.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami