Beasiswa Australia 2020 – 2021 Program S2, S3

Australia Awards - Indonesia
beasiswapascasarjana.com

Australia adalah salah satu negara paling rutin menyediakan beasiswa bagi pelamar Indonesia. Anda mungkin sudah sering mendengar atau bahkan mendaftar beasiswa ini: Australia Awards Scholarship. Ya, pendaftarannya sudah dibuka kembali. Beasiswa Pemerintah Australia 2020 – 2021 tersebut siap menerima aplikasi beasiswa S2 atau beasiswa S3 untuk studi di sejumlah universitas terkemuka Australia. Ada persamaan beasiswa Australia Awards dengan beasiswa NZS dari New Zealand. Yakni keduanya merupakan beasiswa penuh yang menawarkan beragam pilihan tujuan universitas. 


Beasiswa Australia Awards 2020 – 2021 memberi kesempatan bagi kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, dan yang paling penting potensi untuk memberikan pengaruh bagi tantangan pembangunan di Indonesia. Sangat dianjurkan bagi pelamar dari kalangan perempuan, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari fokus area berikut, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara. 


Beasiswa yang disediakan mencakup biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pp ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia. Selain itu disediakan pula dana penunjang saat kedatangan, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan tersebut. 


Bidang studi prioritas: Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Natural Resource Management, Climate Change, Rural Growth, Disaster Prevention and Management, Development Studies, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan Umum: 1. Usia minimum 18 tahun 2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia
3. Tidak berkwarganegaraan Australia, memiliki izin tinggal permanen di Australia, atau mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia secara permanen 4. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru
5. Tidak bertugas di kemiliteran
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun.  7. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll)  8. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia  9. Telah memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia  10. Dapat memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT.  11. Dapat memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.

Persyaratan khusus:  1. Mendaftar untuk bidang studi yang masuk dalam area prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. Mempunyai IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas mempunyai IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4)  di jenjang pendidikan terakhir
3. Untuk pelamar program Master – mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk TOEFL ITP atau 69 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk PTE akademik)*. Untuk pelamar program Master dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas – memiliki skor IELTS 5,0 (atau 500 untuk TOEFL ITP atau 59 untuk TOEFL iBT atau 38 untuk PTE akademik)*
4. Untuk pelamar program PhD – mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk TOEFL ITP atau 79 untuk TOEFL iBT atau 54 untuk PTE akademik)*
5. Sudah menerima gelar sarjana, jika mendaftar untuk program Master, dan memegang gelar Master apabila mendaftar untuk program PhD (gelar jenjang pendidikan spesialis ataupun profesi tidak dikategorikan sebagai gelar Master)*
6. Bagi pelamar PhD, melampirkan bukti komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian yang diajukan
7. Bagi pelamar PhD sebaiknya telah menyelesaikan program Master dengan minimal 25% komponen penelitian.
8. Bagi pelamar PhD, diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia.

* Hanya hasil IELTS, TOEFL dan PTE akademik terbaru yang diterima. Hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru
* Rincian kontak dari pusat tes bahasa harus diberikan untuk verifikasi hasil tes TOEFL
* Sertakan minimal satu hasil tes bahasa Inggris yang asli
* Tidak ada tes bahasa Inggris lainnya (termasuk tes prediksi TOEFL) yang diterima.Ciptakan Perubahan

Dokumen aplikasi:  1. Salinan akta kelahiran atau yang setara
2. Bukti kewarganegaraan seperti KTP atau halaman informasi pada paspor
3. Daftar riwayat hidup terbaru
4. Salinan ijazah perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir*)
5. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (yang dilegalisir*)
6. Hasil tes bahasa Inggris IELTS atau TOEFL atau PTE akademik terbaru (dokumen asli) – hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru
7. Pelamar beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah/transkrip DIII yang dilegalisir jika menggunakan ijazah/transkrip DIV atau Sarjana Ekstensi
8. Pelamar beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah/transkrip Sarjana yang dilegalisir
9. Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program PhD; dan
10. Pelamar program PhD dan Master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya lima puluh persen penelitian wajib melengkapi rincian proposal penelitian di formulir aplikasi

* Harus dilegalisir oleh lembaga yang menerbitkan dokumen atau notaris publik.

Rincian dokumen aplikasi yang harus dilampirkan juga tertera di formulir aplikasi tambahan.


Pendaftaran: Siapkan semua dokumen aplikasi (sebagian bisa discan) sebelum diunggah, kemudian lakukan pendaftaran online di: https://oasis.dfat.gov.au/
Setelah melakukan pendaftaran dan mengajukan dokumen apliksai di laman Oasis tersebut, lengkapi juga formulir aplikasi online tambahan di laman Australia Awards.


Pelamar akan diseleksi berdasarkan aplikasi yang diajukan dan hanya mereka yang masuk pemeringkatan yang akan dihubungi untuk mengikuti tahap seleksi wawancara dan tes IELTS. 

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Ada banyak Beasiswa tersedia nih buat kamu yang mau kuliah di Australia

Daftar di bawah ini mencakup beasiswa Australia yang didanai pemerintah, didanai oleh eksternal, dan khusus dari universitas untuk siswa internasional di tingkat sarjana, magister, dan PhD.

Yang di danai oleh pemerintah Australia

  1. Australia Awards Scholarships (AAS) – Beasiswa untuk semua jenjang pendidikan Sarjana maupun Pasca sarjana untuk Negara tertentu termasuk Indonesia di dalamnya.
  2. Destination Australia awards – Lebih dari 1000 beasiswa diberikan tiap siswa mendapatkan  AU$ 15.000 untuk siswa dalam dan luar Negeri
  3. Research Training Program (RTP)  – Beasiswa Khusus untuk pasca sarjana dari dalam maupun luarnegeri

BEASISWA DARI UNIVERSITAS

  1. Australian Catholic University International Student Scholarships – beasiswa untuk mahasiswa sarjana dan pascasarjana internasional, diberikan berdasarkan prestasi akademik.
  2. Australian National University –  Berbagai beasiswa untuk Sarjana maupun pasca sarjana dapat dilihat update di website
  3. Adelaide Scholarships International (ASI) – Beasiswa unruk pengurangan biaya sekolah tersedia untuk mahasiswa magister atau PhD yang terdaftar di University of Adelaide.
  4. Curtin University International Research Scholarships – Beasiswa internasional untuk siswa yang mengikuti program master atau PhD di Curtin University di Perth. Universitas ini juga menawarkan tiga Beasiswa Pemimpin Masa Depan yang Inovatif AU $ 10,000 Meng Fei untuk mahasiswa sarjana dan magister internasional.
  5. Deakin University – Berbagai beasiswa diberikan , bisa dilihat di website
  6. Melbourne Research Scholarships (MRS) – Beasiswa bagi siswa domestik dan internasional berprestasi untuk mengikuti program penelitian magister di University of Melbourne.
  7. Monash University International Scholarships for Excellence – Beasiswa berdasarkan prestasi bagi mahasiswa internasional sarjana dan pascasarjana untuk belajar di Australia di Monash University di Melbourne.
  8. Rotary Peace Fellowships – Beasiswa Australia diberikan kepada mahasiswa magister yang belajar di salah satu Pusat Perdamaian Rotary (seperti di University of Queensland, Australia).
  9. University of Sydney International Scholarships –  Berbagai beasiswa Australia terbuka untuk mahasiswa sarjana internasional yang belajar di University of Sydney.
  10. University of Newcastle Postgraduate Research Scholarships (UNIPRS) – Beasiswa  bagi pascasarjana untuk belajar di Australia di University of Newcastle.
  11. University of Sydney International Scholarship (USydIS) – Beasiswa untuk mahasiswa internasional yang mengikuti program penelitian (master atau PhD) di University of Sydney.
  12. University of Western Australia International Postgraduate Research Scholarships – Beasiswa Research untuk master dan PhD untuk belajar di Australia di University of Western Australia. Meliputi biaya sekolah, tunjangan dua minggu untuk biaya hidup, dan asuransi kesehatan.
  13. UTS International Undergraduate Full Tuition Scholarship – Akan membayar biaya sekolah setiap penerima untuk gelar sarjana yang disetujui selama beasiswa.
  14. Victoria University International Scholarships – Beragam beasiswa untuk mahasiswa internasional, seperti Beasiswa Penelitian Pascasarjana Internasional VU.

Beasiswa Lainnya

  1. International Water Centre Scholarships for International Students – Beasiswa  internasional yang mengikuti program Magister Manajemen Air Terpadu di University of Queensland di Brisbane.
  2. Fulbright Program

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mengapa Melbourne jadi pilihan yang tepat untuk kuliah kamu, ini alasannya

Why study in Melbourne?

Masuk peringkat ke tiga sebagai kota pelajar terbaik tahun ini Melbourne adalah destinasi yang sangat menarik bagi siswa internasional dan merupakan rumah salah satu komunitas pelajar yang paling beragam di dunia.

Penduduk yang beragam.

Melbourne adalah salah satu kota paling beragam di Australia, dengan sekitar 200.000 pelajar internasional dari seluruh dunia. Seiring dengan itu, sekitar 35,8 persen penduduk Melbourne lahir di luar negeri.

Jaringan transportasi yang Memadai

Anda pasti tidak perlu membeli mobil sebagai pelajar di Melbourne – kota ini memiliki jaringan kereta api, trem, dan bus yang komprehensif yang membuat kota ini mudah akses.

Kuliner yang beragam

Melbourne telah mendapatkan kredit sebagai ibu kota makanan Australia, dengan budaya kafe dan brunch yang berkembang pesat (dan obsesi dengan kopi), serta beberapa makanan Asia terbaik

Biaya Hidup

Biaya hidup di Melbourne sebagai mahasiswa  sangat bervariasi, terutama BAGI mereka yang memilih untuk tinggal di dekat kampus atau tinggal di sewaan pribadi. Umumnya , antara US $ 1.400 hingga US $ 3.920 sebulan termasuk akomodasi, utilitas, sosialisasi, belanjaan, transportasi, dan lainnya.

Gaya hidup dan budaya

Sebagai negara kapitalis Melbourne juga masuk daftar kota yang paling diminati banyak nya hiburan Atraksi membuat kota ini semakin hidup dsn menarik – termasuk pantai yang indah, kehidupan malam, dan matahari yang cerah untuk berjemur.

Kehidupan Karir

Banyak perusahaan internasional memiliki kantor pusat di Melbourne selain itu terdapat pelabuhan terbesar kedua di negara itu. Kota ini juga memiliki keuntungan secara geografis dengan ekonomi Asia yang besar seperti Jepang dan Indonesia. Pelajar internasional dapat bekerja hingga 40 jam per minggu saat belajar dengan visa pelajar, dan dapat bekerja penuh waktu selama liburan semester, yang berarti Anda bisa mendapatkan pengalaman kerja di awal untuk mendapatkan pengalaman kerja di Melbourne sebelum Anda lulus.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Perhotelan di Australia . Blue Mountains Hotel International Management School

BMHIMS  terletak di Sydney, Australia merupakan salah satu lembaga pendidikan terbaik dalam bidang perhotelan. Meskipun Persyaratan dan Biaya Kuliah di Blue Mountains Australia tidak bisa dibilang ringan, namun BMIHMS tetap menjadi sekolah favorit bagi para siswa internasional maupun dari Indonesia yang. Dibuktikan dengan semakin banyaknya mahasiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di bidang hospitality di sana.

Sumber : Bluemountain.edu

Peringkat Kampus:

Kampus ini merupakan sekolah hotel Nomor 1 Australia dan Asia-Pasifik (Taylor Nelson Sofres Survey 2017). Selain itu kampus ini juga menyediakan program internship serta para mahasiswa yang menempuh pendidikan di sini akan tinggal dalam lingkungan dan suasana layaknya hotel. Dengan begitu mereka akan lebih mengetahui tentang dunia perhotelan secara nyata.

Jenjang Karir:

Studi di Blue Mountains memberi Anda kesempatan untuk berkarir secara global. Kurikulum yang diterapkan memungkinkan Anda untuk bekerja di pusat hospitality seperti Inggris, Swiss dan tak terkecuali Australia. Para siswa juga berkesempatan magang dan Industry Placement di berbagai perusahaan bergengsi serta multinasional.

Biaya Kuliah:

Biaya kuliah rata-rata per tahun: A$25.600

Biaya akomodasi rata-rata per tahun: A$9.600

Biaya hidup per tahun berkisar: A$18.610

Syarat Pendaftaran:

  • Lulus SMA atau sederajat
  • IELTS minimal 6.0 untuk program S1, dan 6,5 untuk program S2 (jika kurang maka harus
  • mengikuti program Bahasa Inggris yang disediakan di sana dan harus mengeluarkan biaya lagi)
  • Usia minimal 18 tahun saat perkuliahan dimulai
  • Pendaftaran dibuka 4 kali yaitu pada bulan Januari, April, Juli dan September setiap tahunnya

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Aliansi, Kemitraan, dan Merger Universitas di Australia

theguardian.com

Universitas akan mencari cara baru untuk menonjolkan diri dan membuat kursus yang menarik bagi siswa domestik yang paling cerdas dan bagi siswa internasional yang berani dengan aturan karantina di masa depan atau mengambil kursus online.

Pemerintah federal telah menyetujui bahwa waktu yang dihabiskan untuk belajar online di universitas Australia selama pandemi akan diperhitungkan dalam persyaratan visa kerja di masa mendatang, yang seringkali menjadi pertimbangan penting bagi siswa internasional yang memilih untuk belajar di luar negeri.

Tetapi beberapa universitas ingin meningkatkan daya tarik mereka.

Brian Schmidt dari Australian National University mengatakan sebelum krisis Covid-19 bahwa dia ingin terus memantau pendaftaran. ANU memiliki lebih dari 20.000 siswa, dalam jumlah yang sama dari domestik dan internasional.

“ANU baru-baru ini mengubah proses penerimaan kami untuk memastikan kami tetap menjadi tempat siswa yang tidak tersesat di tengah keramaian, tetapi menjadi bagian dari komunitas belajar siswa berprestasi dari berbagai latar belakang, yang berasal dari seluruh Australia dan dunia”.

ANU menawarkan pada bulan Juni untuk mengujicobakan sistem karantina di hotel-hotel untuk siswa internasional di ACT, tetapi saat ini sistem tersebut tidak aktif karena wabah di Victoria.

Wakil rektor Universitas Monash, Margaret Gardner, mengatakan kepada tinjauan Keuangan pada bulan Mei bahwa dia meragukan pertumbuhan melalui merger masa depan bagi universitas Australia.

Dia mengatakan bahwa tidak ada pengaturan kebijakan yang akan mendukung merger dan, bagaimanapun, universitas sudah sangat besar. Monash memiliki hampir 70.000 siswa,dan menjadi sangat besar jika dibandingkan dengan universitas di Inggris dan AS.

Sebagian besar universitas mencari kerja sama yang lebih besar, baik di dalam negeri atau internasional untuk menangani dampak dari pengurangan staf dan untuk memperkaya penawaran kepada mahasiswa.

Misalnya, University of NSW berencana untuk lebih mengeksploitasi aliansi yang telah mereka miliki dengan universitas lain untuk menawarkan kursus dan kolaborasi bersama. UNSW telah menjalin hubungan dengan Arizona State University, pemimpin dalam pembelajaran online dan teknologi luar angkasa, dan dengan Kings College, London.

Ketiga organisasi tersebut sudah berkolaborasi dalam bidang desain dan teknik dan sekarang akan mengeksplorasi lebih banyak penawaran gabungan semacam itu.

Universitas regional yang lebih kecil menghadapi tantangan khusus. “Pasca Covid-19, tidak ada ruang untuk berpuas diri. Universitas regional perlu meninjau kembali model bisnis mereka, mengatur ulang prioritas mereka, dan secara jelas mengartikulasikan dan memberikan kontribusi untuk pemulihan regional agar dapat berkembang di masa depan, ”kata wakil rektor Universitas Queensland Pusat, Nick Klomp.

“Tepat sebelum pandemi, CQ University memulai investasi besar dalam pengiriman digital, personalisasi siswa, dan menyelaraskan kurikulum kami dengan pekerjaan di masa depan,” katanya.

“Kami harus mengatur ulang keuangan kami secara signifikan setelah pandemi, tetapi investasi kami dalam inovasi ini akan terus berlanjut dan harus terus berlanjut; mereka sangat penting untuk masa depan kami dan masa depan wilayah yang kami layani. “

Universitas regional juga dapat merasakan beban dari penyesuaian kembali biaya kursus yang diumumkan oleh pemerintah federal bulan lalu, dengan kursus humaniora menjadi lebih mahal dan kursus kejuruan seperti perawatan, dan mata pelajaran Stem, menjadi lebih murah.

“Pendidikan internasional adalah sesuatu yang Australia lakukan jauh di atas bobotnya . Kami sedang mempersiapkan siswa kami – baik internasional maupun domestik – untuk menjadi bagian dari tenaga kerja global, ”kata Terry.

“Pada saat yang sama proses belajar mengajar dan sifat pekerjaan sedang berubah. Orang-orang harus meningkatkan keterampilan dan keterampilan ulang yang lebih dari generasi sebelumnya. ”

“Dalam beberapa tahun ke depan kita perlu memikirkan seperti apa pendidikan internasional di masa depan. Bagaimana Australia terus memainkan peran utamanya di bidang itu? ”

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Ancaman untuk Penelitian di Australia

Dan Tehan
theguardian.com

Biaya siswa internasional memungkinkan universitas meningkatkan kemampuan penelitian mereka. Beberapa, seperti University of NSW dan University of Melbourne, menjadikan peneliti kelas dunia menarik sebagai ciri dari ekspansi mereka dan drawcard untuk menarik mahasiswa pascasarjana internasional.

Profesor Terry akan memimpin kelompok kerja Penelitian Keberlanjutan dan akan bekerja dengan panel yang terdiri dari tujuh wakil rektor untuk mengeksplorasi pendanaan berkelanjutan untuk penelitian universitas.

“Ini sangat penting untuk memastikan bahwa kami memiliki model yang berkelanjutan untuk penelitian di masa mendatang,” katanya.

“Kami melatih para peneliti kami dengan baik, mereka akan dicari oleh laboratorium di seluruh dunia. Kami perlu mendukung mereka di sini. Bagian yang rentan dari industri tersebut adalah peneliti karir awal, khususnya peneliti wanita.

“Sebagai mantan wakil rektor, Prof Ian Chubb, biasa berkata,‘ Dibutuhkan tiga orang untuk menari tango; universitas, industri, dan kemudian pengaturan pemerintah harus ada untuk mendukung keterlibatan. “

Salah satu hasil yang paling mungkin keluar dari pandemi adalah universitas akan didorong ke dalam pelukan bisnis, karena mereka mencari cara untuk mendanai penelitian.

Universitas melakukan penelitian dan pengembangan senilai $ 12,2 miliar pada tahun 2018, sebagian besar didanai dari dalam universitas itu sendiri.

Sementara universitas di Australia berkolaborasi dengan bisnis dalam penerapan dan komersialisasi penelitian yang dilakukan di universitas, tahap awal itulah yang rentan.

“Kita harus memiliki penelitian dan inovasi gabungan di Australia,” kata Terry.

“Ambil saja wifi. Adakah di antara kita yang bisa membayangkan hidup tanpa wifi?”

Pemerintah federal juga mendorong perkembangan ini.

Wakil rektor Universitas Teknologi, Attila Brungs, akan memimpin kelompok kerja untuk merancang bersama Dana Prioritas Nasional dan Hubungan Industri, yang diumumkan sebagai bagian dari paket reformasi universitas pemerintah pada bulan Juli.

Menteri Pendidikan, Dan Tehan, mengatakan dana $ 900 juta bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan antara pendidikan tinggi dan industri, dengan fokus yang kuat pada industri Stem.

Setiap universitas akan mencari mahasiswa baru dan peluang baru.

Pada awal krisis Covid-19, pemerintah menjamin $ 18 miliar dalam pendanaan untuk siswa domestik, meskipun jumlahnya tidak sesuai, dan memberikan dana tambahan untuk kursus singkat. Beberapa kampus melihat pasar kursus singkat sebagai sebuah peluang.

UNSW telah mengidentifikasi pembelajaran seumur hidup sebagai area pertumbuhan potensial lainnya. Dalam dokumen 20/21 yang dirilis minggu lalu, wakil rektor Ian Jacobs mengatakan universitas akan “mempercepat dorongan kami untuk menciptakan pembelajaran yang disesuaikan bagi siswa dari segala usia dan mengidentifikasi peluang langsung dari universitas ke bisnis”.

“Rencana akan dikembangkan untuk sebuah usaha untuk menanggapi perubahan besar dalam lanskap pendidikan tinggi dan bagaimana orang-orang semakin ingin belajar,” katanya.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami