Sumber: timeshighereducation.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
Konsultan Pendidikan Luar Negeri Terbaik Empower Education
Kuliah ke Luar Negeri Anti Ribet

Didirikan pada tahun 1209, University of Cambridge adalah lembaga penelitian publik perguruan tinggi. Sejarah 800 tahun menjadikannya universitas tertua keempat yang bertahan di dunia dan universitas tertua kedua di dunia berbahasa Inggris.
Cambridge melayani lebih dari 18.000 siswa dari semua budaya dan sudut dunia. Hampir 4,000 mahasiswanya adalah mahasiswa internasional dan berasal dari lebih dari 120 negara yang berbeda. Selain itu, Sekolah Musim Panas Internasional universitas menawarkan 150 kursus kepada siswa dari lebih dari 50 negara.
Universitas ini dibagi menjadi 31 perguruan tinggi otonom di mana siswa menerima sesi pengajaran kelompok kecil yang dikenal sebagai pengawasan perguruan tinggi.
Enam kampus tersebar di seluruh perguruan tinggi universitas, menampung sekitar 150 fakultas dan institusi lainnya. Keenam kampus tersebut adalah: Seni dan Humaniora, Ilmu Biologi, Kedokteran Klinis, Ilmu Humaniora dan Sosial, Ilmu Fisika dan Teknologi.
Kampus ini terletak di pusat kota Cambridge, dengan banyak bangunan terdaftar dan banyak perguruan tinggi yang lebih tua terletak di atau dekat sungai Cam.
Universitas adalah rumah bagi lebih dari 100 perpustakaan, yang, di antara mereka, menampung lebih dari 15 juta buku secara total. Di perpustakaan utama Universitas Cambridge saja, yang merupakan tempat penyimpanan resmi, ada delapan juta kepemilikan. Universitas ini juga memiliki sembilan museum seni, ilmu pengetahuan dan budaya yang terbuka untuk umum sepanjang tahun, serta sebuah kebun raya.
Cambridge University Press adalah lembaga non-sekolah dan beroperasi sebagai bisnis penerbitan universitas. Dengan lebih dari 50 kantor di seluruh dunia, daftar penerbitannya terdiri dari 45.000 judul yang mencakup penelitian akademis, pengembangan profesional, jurnal penelitian, pendidikan, dan penerbitan Alkitab.
Secara total, 92 afiliasi universitas telah dianugerahi Hadiah Nobel, yang mencakup setiap kategori.
Sumbangan universitas bernilai hampir £6 miliar.
Sumber: timeshighereducation.com
Email: info@konsultanpendidikan.com

University of Oxford adalah universitas tertua di dunia berbahasa Inggris dan universitas tertua kedua di dunia yang masih ada. Sementara tanggal pasti pendiriannya tidak diketahui, ada bukti bahwa pengajaran berlangsung sejak tahun 1096.
Terletak di dalam dan di sekitar pusat kota abad pertengahan Oxford, universitas ini terdiri dari 44 perguruan tinggi dan aula, dan lebih dari 100 perpustakaan, menjadikannya sistem perpustakaan terbesar di Inggris.
Siswa berjumlah sekitar 22.000 secara total, lebih dari setengahnya adalah sarjana sementara lebih dari 40 persen adalah internasional, mewakili 140 negara di antara mereka.
Oxford memiliki jaringan alumni lebih dari 250.000 individu, termasuk lebih dari 120 peraih medali Olimpiade, 26 pemenang Hadiah Nobel, tujuh penyair pemenang, dan lebih dari 30 pemimpin dunia modern (Bill Clinton, Aung San Suu Kyi, Indira Gandhi dan 26 Perdana Menteri Inggris, di antaranya mereka).
Universitas ini dikaitkan dengan 11 pemenang Hadiah Nobel dalam bidang kimia, lima dalam fisika dan 16 dalam kedokteran. Pemikir dan ilmuwan Oxford terkemuka termasuk Tim Berners-Lee, Stephen Hawking dan Richard Dawkins. Aktor Hugh Grant dan Rosamund Pike juga pergi ke Oxford, begitu pula penulis Oscar Wilde, Graham Greene, Vikram Seth dan Philip Pullman.
Mahasiswa internasional pertama Oxford, bernama Emo dari Friesland, terdaftar di 1190, sementara universitas modern bangga memiliki ‘karakter internasional’ dengan koneksi ke hampir setiap negara di dunia dan 40% fakultasnya diambil dari luar negeri.
Sebagai universitas modern yang digerakkan oleh penelitian, Oxford memiliki banyak kekuatan tetapi mengutip kecakapan khusus dalam sains, baru-baru ini menempati peringkat nomor satu di dunia untuk kedokteran (jika divisi ilmu kedokterannya adalah universitas sendiri, itu akan menjadi yang keempat terbesar di Inggris) dan di antara sepuluh universitas terbaik di dunia untuk ilmu hayat, ilmu fisika, ilmu sosial, serta seni dan humaniora.
Sumber: timeshighereducation.com
Email: info@konsultanpendidikan.com

Gates Cambridge Scholarship yang didirikan sejak 2000 kembali memberi kesempatan bagi calon mahasiswa studi pascasarjana (S2 dan S3) untuk kuliah di semua program studi di University of Cambridge, Inggris, tahun ajaran 2022-2023. Menariknya, dari beasiswa Gates Cambridge, pelamar tidak dibatasi umur. Selama memenuhi syarat, kamu bisa mengajukan diri.
Setiap tahun ada 80 kandidat akan dipilih untuk menerima beasiswa Gates Cambridge. Dari jumlah kuota tersebut, 55 kursi akan diberikan bagi kandidat internasional, termasuk pelamar Indonesia, selebihnya yakni 25 kursi ditujukan bagi warga AS. Beasiswa ini sudah dibuka sejak 1 September 2021 dan berakhir pada Desember 2021 atau Januari 2022.
Dilansir dari laman gatescambridge.org, komponen inti yang ditanggung oleh Beasiswa Gates Cambridge 2022 meliputi biaya kuliah penuh di University of Cambridge, tunjangan pemeliharaan sekitar 17.848 poundsterling atau Rp 351 juta per tahun.
Penyelenggara juga mempertimbangkan untuk memberikan dana tambahan berdasarkan kebijakan, seperti biaya pengembangan akademik sekitar 500-2.000 poundsterling atau sekitar Rp 9 hingga 39 juta untuk menghadiri konferensi dan perkuliahan.
Tunjangan keluarga hingga 10.120 poundsterling atau Rp 199 juta bagi yang memiliki seorang anak dan maksimal 14.440 poundsterling atau Rp 284 juta untuk dua orang anak atau lebih. Selain itu, fasilitas yang didapatkan antara lain:
Persyaratan umum
Kriteria pelamar beasiswa
Program yang tidak memenuhi syarat Beasiswa Gates Cambridge:
Cara mendaftar
Syarat dokumen
Beasiswa ini sudah dibuka sejak 1 September 2021 dan berakhir pada Desember 2021 atau Januari 2022. Apabila kandidat lolos dalam seleksi berkas, akan dilakukan interview pada Februari atau Maret 2022. Info lengkap seputar beasiswa dapat dilihat melalui tautan.
Sumber: kompas.com
Email: info@konsultanpendidikan.com

Clarendon Scholarship. Program beasiswa pascasarjana ini rutin ditawarkan University of Oxford, UK. Beasiswa Clarendon merupakan salah satu beasiswa unggulan University of Oxford dan memiliki banyak peminat. Beasiswa ini bersifat penuh yang mendanai kebutuhan studi untuk jenjang S2 atau S3 di universitas terbaik Inggris itu. Setiap tahun sekitar 150 kursi disediakan dan ditujukan bagi pelamar internasional yang berminat.
Selain menanggung biaya penuh perkuliahan, beasiswa Clarendon 2022 – 2023 juga menyediakan biaya hidup selama menjalani studi di Inggris. Tahun akademik sebelumnya, tunjangan biaya hidup yang diberikan sekurangnya £15.609 per tahun. Durasi beasiswa berdasarkan lamanya masa perkuliahan yang diambil. Seleksi memang ketat. Salah satu pertimbangannya adalah capaian prestasi akademik harus sangat memuaskan. Namun, peluang ini terbuka bagi siapa saja, termasuk pelamar Indonesia.
Beasiswa Clarendon dibuka untuk semua jurusan di University of Oxford, baik penuh waktu maupun paruhan meliputi jenjang master berbagai gelar (MSt, MSc, BCL/Mjur, MBA, MFE, MPhil, BPhil, MSc by Research, MTh, MPP) dan jenjang doktoral (DPhil).
Kriteria:
1. Memiliki catatan akademik yang cemerlang: IPK minimal 3,7 untuk skala 4.00. Jika tersedia, lampirkan juga bukti penghargaan dari universitas, informasi posisi Anda, atau publikasi yang dimiliki (jika ada).
2. Cakap dalam bidang studi yang diusulkan. Penilaian dilihat dari referensi akademik, proposal penelitian, bakat dalam penelitian, dan kontribusi signifikan yang kemungkinan diberikan pada bidang studi.
3. Motivasi. Penilaian dilihat dari bukti komitmen pemohon pada program kuliah yang diusulkan. Serta dari hasil evaluasi personal statement dan rekomendasi.
Pendaftaran:
Pengajuan beasiswa Clarendon cukup mudah. Pelamar hanya diminta untuk mendaftar kuliah di program pascasarjana University of Oxford untuk tahun akademik 2022 – 2023. Secara otomatis, aplikasi yang diajukan tersebut akan dipertimbangkan untuk beasiswa Clarendon. Tidak perlu ada aplikasi terpisah atau khusus untuk pendaftaran beasiswa. Agar dapat dipertimbangkan, siapkan aplikasi sebaik mungkin.
Batas terakhir pendaftaran adalah Januari 2022. Lebih rinci bisa disimak di masing-masing program studi yang dipilih. Sementara, untuk program Executive MBA deadline berakhir sekitar September.
Proses seleksi:
Ketika Anda mendaftar untuk studi pascasarjana di Universitas Oxford, aplikasi Anda akan dipertimbangkan oleh akademisi yang bekerja di bidang studi yang Anda lamar. Mereka akan memutuskan apakah bisa atau tidak Anda memperoleh tawaran tempat (offer) untuk belajar di Universitas Oxford. Secara bersamaan, mereka juga akan memutuskan apakah Anda bisa diusulkan untuk menerima beasiswa Clarendon.
Setelah panelis menetapkan nama para nominasi beasiswa, daftar tersebut akan dikirim ke Clarendon Fund Administrator, yang nantinya memutuskan nama yang berhak memperoleh beasiswa. Kandidat terpilih akan mendapat pemberitahuan ini melalui email paling lambat akhir April 2022.
Sumber: beasiswapascasarjana.com
Email: info@konsultanpendidikan.com

Jardine Foundation kembali membuka beasiswa penuh bagi pelajar Asia, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan kuliah S1 di kampus terbaik Inggris, yaitu Oxford University dan Cambridge University di tahun 2022. Didirikan pada tahun 1982 saat peringatan 150 tahun Grup Jardine Matheson, Jardine Foundation menawarkan beasiswa penuh yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, tempat tinggal hingga tiket pesawat. Sejak didirikan, yayasan ini telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Tujuan dari beasiswa ini adalah untuk membentuk pemimpin masa depan yang akan berkontribusi dalam masyarakat di wilayah operasional Jardine Matheson Group. Pendaftaran beasiswa paling lambat 22 Oktober 2021. Berikut informasi seputar beasiswa merangkum laman Jardine Foundation:
Persyaratan pendaftar:
Persyaratan pendaftar:
Peserta beasiswa mendaftar di salah satu kampus di Universitas Oxford atau Universitas Cambridge sesuai dengan ketentuan beasiswa. Peserta beasiswa mendaftar secara online dengan mengisi form pendaftaran dan mengupload berkas-berkas yang menjadi persyaratan. Peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti wawancara secara online, lalu mengikuti wawancara final di Hong Kong pada Januari 2022. Informasi lengkap seputar beasiswa dan pendaftaran dapat dilihat di laman jardines.com.
Sumber: kompas.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
WhatsApp us