
Beasiswa Gates Cambridge adalah salah satu beasiswa internasional paling bergengsi di dunia. Beasiswa diberikan kepada pelamar berprestasi dari negara-negara di luar Inggris untuk mengejar gelar pascasarjana penuh waktu dalam mata pelajaran apa pun yang tersedia di University of Cambridge.
Lembaga Tuan Rumah: Universitas Cambridge, Inggris Raya
Tingkat / Bidang studi:
PhD, MSc atau MLitt, atau program pascasarjana satu tahun dalam subjek apa pun yang ditawarkan di Universitas.
Kursus yang TIDAK memenuhi syarat untuk Beasiswa Gates Cambridge:
• Semua gelar Sarjana seperti BA (sarjana) atau BA berafiliasi (BA kedua)
• Master of Business (MBA)
• Magister Keuangan (MFin)
• PGCE
• Studi Klinis MBBChir
• Gelar MD Doctor of Medicine (6 tahun, paruh waktu)
• Kursus Pascasarjana dalam Kedokteran (A101)
• Gelar paruh waktu
• Program non-gelar
Jumlah Penghargaan:
Sekitar 80 beasiswa diberikan setiap tahun.
Kelompok sasaran:
Warga negara mana pun di luar Inggris Raya.
Nilai / inklusi beasiswa:
Beasiswa Gates Cambridge mencakup biaya penuh belajar di Cambridge termasuk biaya sekolah, tunjangan pemeliharaan, biaya perjalanan, visa, dll. Beasiswa ini juga menyediakan dana tambahan dan tidak wajib seperti dana pengembangan akademik, tunjangan keluarga, kerja lapangan, dll.
Kelayakan:
Anda dapat melamar Beasiswa Gates Cambridge jika Anda:
• warga negara dari negara mana pun di luar Inggris Raya.
• mendaftar untuk mengikuti salah satu program studi residensial penuh waktu berikut: PhD, MSc atau MLitt, atau program pascasarjana satu tahun.
Instruksi aplikasi:
Aplikasi untuk masuk pada tahun akademik 2021/22 akan dibuka pada 1 September 2020.
Pelamar mengajukan aplikasi mereka untuk masuk dan pendanaan (Gates Cambridge dan pendanaan lainnya) melalui Portal Aplikasi Pascasarjana Universitas. Agar dipertimbangkan untuk mendapatkan Beasiswa Gates Cambridge, Anda harus menyelesaikan bagian ini untuk mendaftar masuk ke kursus dan tempat College dan bagian Gates Cambridge dari bagian pendanaan.
Ada dua tenggat waktu pendaftaran Gates Cambridge: 14 Oktober 2020 (untuk warga negara AS yang tinggal di AS) dan 3 Desember 2020 atau 7 Januari 2021 tergantung pada program studi (untuk semua pelamar yang memenuhi syarat lainnya).
Penting untuk membaca bagian Cara Mendaftar dan mengunjungi situs web resmi (tautan ditemukan di bawah) untuk informasi terperinci tentang cara melamar beasiswa ini.
Situs Beasiswa Resmi: http://www.gatescambridge.org/
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com


Selain di bidang kreatif media, meski tidak terlalu banyak, lulusan musik juga bekerja di bidang keuangan, perbankan, hukum dan konsultasi. Menurut Dr Robert Adlington, seorang dosen musik di University of Nottingham, kesuksesan dan bervariasinya bidang pekerjaan yang bisa dimasuki oleh jurusan musik adalah sebagai hasil dari tingginya keahlian yang dikembangkan oleh siswa jurusan musik selama masa studi mereka.
Pada tahun 2011, Confederate of British Industry menguraikan 7 skill yang menentukan peluang kerja: manajemen diri, team work, pengetahuan bisnis dan konsumen, problem solving (penyelesaian masalah), komunikasi, numerasi dan skill IT.
Adlington mengatakan bahwa siswa jurusan musik mengembangkan 7 skill ini. Berdasarkan hal ini, maka dapat disimpulkan bahwa lulusan musik adalah yang paling berpeluang bekerja di antara lainnya.
Sementara beberapa di antara skill tersebut dimiliki juga oleh siswa jurusan lainnya dari berbagai program studi—seperti misalnya team work, komunikasi dan manajemen diri—Adlington menunjukkan bahwa siswa musik memiliki kelebihannya sendiri.
Pengalaman siswa musik dalam mengorganisir, mengelola dan menampilkan diri dalam berbagai acara di depan publik membuat mereka memiliki keahlian melebihi siswa-siswa dari prodi lainnya. Sedikit jurusan yang memerlukan pengetahuan konsumen atau interaksi dengan publik, misalnya.
James Lister memelajari musik di University of Nottingham, tapi sekarang ia bekerja di bidang hukum di firma Charles Russel. Gelar sarjananya dalam musik “mengajarkannya keseluruhan hal yang tak akan ditemukan di tempat lainnya” seperti halnya public speaking dan self-expression. Menurut Lister, hal ini selain merupakan aspek analitis tinggi dalam sarjana musik, yang memungkinkan lulusan musik untuk membca, meggali dan membentuk pendapat dari serangkaian besar informasi, sangat membantunya dalam transisinya bekerja di bidang hukum.
Peluang kerja lulusan musik sepertinya akan semakin meroket. Selain mengcover elemen dasar yang biasanya dikuasai sarjana musik—seperti misalnya komposisi, performansi, teori, sejarah musik dan lain sebagainya—modul baru kuliah musik fokus pada bagaimana agar lulusan musik bisa mendapatkan peluang karir yang lebih baik.
“Para siswa tentu tak ingin menjadikan masa depannya terombang-ambing,” ucap Adlington, menyiratkan bahwa keterserapan lulusan musik di dunia kerja adalah salah satu hal inti.
Prospek karir yang sama menjanjikannya juga bisa diperoleh oleh yang mengambil jurusan musik di universitas dengan kurikulum pembelajaran yang lebih modern dan lebih menekankan pada praktik. SAE Institute (sebelumnya dikenal dengan School of Audio Engineering) menawarkan kelas musik yang menekankan nilai produksi dan mengajarkan siswanya standar profesi di dunia musik.
Salah satu lulusan terbaik SAE pada program studi audio production, Jordan O’Shea, mengatakan bahwa institusi tempatnya kuliah itu melacak jalur karirnya, membuatnya bisa lebih terbantu. Dia mengatakan bahwa kalau tanpa SAE, dia mungkin belum bisa melakukan perekaman albumnya sendiri. SAE mengubahnya dari seorang produser kamar menjadi seorang yang siap bersaing di kancah musik yang lebih luas.
“Tentu saja tak ada jaminan bahwa selanjutnya kamu bisa memproduseri artis sekelas Adele,” tambah O’Shea.
Siswa jurusan musik diajarkan untuk tidak bergantung pada akses studio saja, atau dukungan atau bantuan dana dari label rekaman. Sejak lulus SAE, O’Shea telah merancang untuk membangun studio miliknya sendiri.
Kesuksesan dari banyak siswa musik tersebut menunjukkan bagaimana perubahan yang terjadi dalam kancah industri musik dewasa ini. Kita bisa melihat bagaimana seorang musisi memproduksi dan mempublikasikan diri mereka sendiri. Dengan adanya internet yang semakin booming, publikasi jauh lebih mudah. Distribusi dan prosmosi juga lebih lancar.
Pendek kata, jurusan musik benar-benar menjanjikan banyak hal menarik disamping peluang karir yang luas dan meyakinkan. So, masih ragu kuliah musik?




Birmingham merupakan sebuah kota dan distrik di West Midlands, Inggris dan kota terbesar kedua di Britania Raya dengan populasi lebih dari 1.000.000 jiwa.
Pada tahun 1889 Ratu Victoria memberikan status kota untuk Birmingham di mana selain menjadi kota terbesar, Dewan Kota Birmingham menjadi otoritas pendidikan lokal terbesar di Inggris yang bertanggung jawab secara langsung atas 25 taman kanak-kanak, 328 sekolah dasar, 77 sekolah menengah dan 29 sekolah khusus dan menyediakan lebih dari 3500 pendidikan kursus setiap tahun.
Banyaknya lembaga pendidikan yang ada di Birmingham menjadi ketertarikan tersendiri bagi para pelajar untuk menimba ilmu di sana, khususnya para mahasiswa.
Walau secara pesona, Birmingham kalah dari London. Tapi harus diakui, disana tak kalah menarik dari London. Ada banyak toko, restoran, club dan tempat musik sedangkan keberagaman budaya dari kota itu sendiri terpancar di beberapa seni seperti SAMPAD (South Asian Music Performance and Dance company). Di sana ada festival jazz tahunan, komedi, puisi,film dan sastra.
Bagaimana kehidupan malam di Birmingham?





