
Kolese Universitas Durham didirikan pada tahun 1832 sebelum diberikan Piagam Kerajaan pada tahun 1837 oleh Raja William IV, menjadikannya Universitas Durham.
Ini adalah institusi Russell Group dengan jumlah staf lebih dari 3.000, lebih dari 30 persen di antaranya berasal dari luar Inggris. Sebagai simbol pendekatan internasionalnya, universitas ini menyambut lebih dari 4.500 mahasiswa internasional dari 156 negara di seluruh dunia.
Universitas Durham menarik sekitar 17.500 mahasiswa dari semua tingkatan. Sekitar 21 persen dari mahasiswanya berasal dari luar Inggris, dan dengan gabungan staf dan mahasiswa, sekitar 150 negara dan kebangsaan terwakili.
Universitas ini terdiri dari tiga fakultas: seni dan humaniora, sains dan ilmu sosial, dan kesehatan. Ini terdiri dari 16 perguruan tinggi dengan 25 departemen dan sekolah yang datang bersama-sama untuk menawarkan lebih dari 200 program sarjana dan 130 pascasarjana, serta program penelitian.
Perkebunan Universitas Durham tersebar di dua kampus dan terbentang di sekitar 227 hektar lahan. Perkebunan ini adalah rumah bagi bagian dari situs warisan dunia UNESCO (sebagai pengakuan atas pentingnya sejarah dan arsitektur Durham) dan terdiri dari beberapa bangunan yang terdaftar,
Kampus utama berada di kota Durham, di mana 14 dari 16 perguruan tinggi dan sebagian besar sekolah akademik berada. Kampus Queen berada di kota Stockton-on-Tees, sekitar 30 mil dari Durham, yang didirikan pada tahun 1992 dan terletak di sungai Tees.
Olahraga adalah aspek kunci kehidupan siswa di Durham di mana mayoritas siswa secara teratur berpartisipasi dalam satu atau lebih olahraga.
Komunitas alumni Universitas Durham dikenal sebagai Dunelm dan termasuk pemain kriket Inggris Andrew Strauss, pendiri Proyek Eden, Tim Smit, dan jurnalis Sir Harold Evans.
Sumber: timeshighereducation.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
Hari-hari kamu di universitas lebih berwarna dengan banyaknya teman, mata kuliah yang kalian suka dan punya banyak kesempatan untuk pengalaman baru.
Tapi, kalian tahu gak kalau pada hari-hari kamu di universitas banyak mahasiswa yang mengaami depresi.
Statistik menunjukkan bahwa satu dari empat mahasiswa mengalami depresi, tapi belum jelas apakah itu mahasiswa S1 ato S2. Depresi ini biasa disebut post-graduate depression.
Mayoritas mahasiswa yang mengalami depresi ini adalah mahasiswa yang tinggal jauh dari rumah dan yang mencoba mencari kemandirian. Perwakilan dari British Association for Counselling and Psychotherapy (BACP) menegaskan bahwa perasaan tersebut adalah hal yang biasa dan tidak perlu ditakuti, tapi bukan berarti mahasiswa harus menyerah pada depresi ini.
Menempuh pendidikan sering membuat mahasiswa stress, dan mahasiswa tidak boleh kecewa serta putus asa oleh orang-orang yang meremehkan apa yang dilakukan; sebaliknya, para mahasiswa harus menunjukan kalau mereka bisa melalui dan lulus dengan hasil terbaik.
Banyak lembaga konseling dan student health centres yang bisa menolong menghilangkan depresi ini. Seperti di Durham University, mereka memiliki counseling service bernama NHS Improving Access to Psychological Therapies.
Yang pasti, kalo kamu memutuskan untuk kuliah di luar negeri kalian harus siap mental juga. Jangan kalah sama depresi!!
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .















