10 Hal Teknologi yang perlu Anda ketahui saat ini

kevin mayer
TikTok CEO Kevin Mayer
  1. CEO TikTok Kevin Mayer mengundurkan diri karena pemerintahan Trump mendorong untuk melarang aplikasi milik China tersebut. Mayer bergabung dengan TikTok pada Mei sebagai CEO dan menjabat sebagai COO perusahaan induknya, ByteDance.
  2. Jeff Bezos sekarang memiliki kekayaan lebih dari $ 200 miliar dan menjadikannya orang terkaya di dunia dengan hampir $ 90 miliar. Bezos memiliki kekayaan lebih dari siapa pun yang pernah ada, bahkan ketika disesuaikan dengan inflasi laporan Forbes.
  3. Sebuah acara Facebook “Kenosha Guard” meminta orang-orang untuk “mengangkat senjata” melawan pengunjuk rasa. Facebook menghapus acara “seruan untuk senjata” dan halaman Kenosha Guard pada hari Rabu, menurut The Verge.
  4. Salesforce memberhentikan sekitar 1.000 pekerja, kurang dari 2% dari tenaga kerjanya, sehari setelah melaporkan hasil blockbuster yang melampaui perkiraan Wall Street. Pada bulan Maret, CEO Marc Benioff berjanji bahwa Salesforce tidak akan melakukan PHK yang signifikan selama 90 hari ke depan dan meminta CEO lain untuk melakukan hal yang sama.
  5. Sistem operasi iPhone baru Apple mempersulit Facebook untuk melacak orang, dan Facebook mengatakan akan menghancurkan sebagian dari bisnisnya. Facebook mengatakan iOS 14 dapat sangat merusak jaringan iklan Audience Network-nya, mengurangi pendapatan hingga 50%.
  6. Airbnb memperpanjang kebijakan kerja dari rumah karyawan hingga akhir Agustus 2021, yang terbaru dari semua perusahaan teknologi besar. Karyawan Airbnb juga akan mendapatkan gaji $ 300 “untuk peralatan kantor di rumah,” kata perusahaan itu, “dengan tambahan $ 200 untuk menutupi peralatan ergonomis.”
  7. Platform dukungan visa Homeis mengatakan basis penggunanya telah berlipat ganda sejak Maret karena imigran berketerampilan tinggi ingin pindah karena pembatasan imigrasi Trump. “Saya pikir ada dampak jangka panjang, pertanyaannya apakah Amerika akan menjadi tujuan nomor satu bagi karyawan yang terampil,” kata CEO Homeis Ran Harnevo Business Insider.
  8. Ketua Linkedin Jeff Weiner mendukung startup fintech Esusu, yang bertujuan untuk membantu komunitas yang terpinggirkan membangun nilai kredit yang lebih baik. Salah satu pendiri Abbey Wemimo mengatakan kepada Business Insider bahwa perusahaan itu ingin membantu “memperbaiki kesalahan masa lalu Amerika” dengan melawan efek jangka panjang dari rasisme yang sistemik.
  9. Chip fintech tabungan Inggris meningkatkan putaran Seri A yang akan bernilai lebih dari $ 130 juta. Chip menggunakan AI dan teknologi perbankan terbuka untuk secara otomatis menyimpan uang setiap bulan berdasarkan pengeluaran pengguna.
  10. TikTok mungkin menghadapi pembatasan di Inggris, menyusul tinjauan dari kepala staf Boris Johnson, lapor Bloomberg. Inggris mengumumkan pada bulan Juli bahwa mereka melarang perusahaan telekomunikasi China Huawei dari jaringan 5G-nya menyusul tekanan dari pemerintahan Trump, setelah sebelumnya mengatakan pada Januari akan diizinkan untuk memainkan peran parsial.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Karir yang memuaskan dan bermanfaat di bidang IT

Belajar pada gelar Sarjana Teknologi Informasi online di Deakin dan mendapatkan keterampilan khusus dan dapat dialihkan membuat Anda dapat dipekerjakan di setiap sektor.

  • Praktis, Pengalaman Proyek
    Dapatkan keterampilan dan pengalaman praktis melalui proyek-proyek industri yang terkait dan pecahkan masalah dunia  selama studi Anda.
  • Menjadi Profesional IT yang dicari
    • Teknologi adalah pusat cara kita bekerja, belajar, bermain, berkomunikasi dan bersosialisasi. Lengkapi diri Anda dengan serangkaian keterampilan inti yang relevan di hampir setiap industri.
  • Kejar Mimpi Anda
    Buat gelar Anda agar sesuai dengan aspirasi karir Anda dengan memilih berbagai spesialisasi teknis dan kreatif.

 

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Get Closer to CQUniversity, Australia

asdacccPara galauers sejati yang lagi bingung mau ngelanjutin kuliah kemana, well kalian udah berada di tempat yang tepat. Udah sempet baca artikel kita yang ini kan? ‘Kuliah Di Brisbane?? QUT International College Donk Pilihannya!!‘, Yap, di edisi kali ini, kita bakal mengulas tentang kualitas Central Queensland University a.k.a CQUniversity. Kampus ini mulai dilirik anak – anak lulusan SMA di Indonesia loh sob. Gimana nggak keren, CQUniversity ini udah banyak mencetak ilmuwan dan praktisioner yang banyak diacungi jempol! Sampe – sampe, peneliti – peneliti dari kampus ini sempat dapet penghargaan kelas dunia. Wuih, dijamin bikin keder deh. But wait, nggak usah keder dan minder dulu. CQUniversity ini nggak cuma kampusnya para elit akademik, tapi juga kaum profesional. Dan yang paling membanggakan, kampus ini tergolong kampus yang paling banyak menerima mahasiswa internasional, kaya kita – kita gini guys. Mulai dari perkuliahan biasa, sampe perkuliahan distance learning. So, udah pasti mereka bakal welcome banget buat nerima kita kuliah disana. Ditambah lagi sistem perkuliahannya yang fleksibel gitu, otomatis bikin kita tambah kesengsem deh sama kampus satu ini. Di CQUniversity ini sob, nggak cuma kalian yang pengen dapet gelar akademik semacam S1, S2, or S3 aja yang diapresiasi. Tapi, buat kalian yang pengen ambil diploma or sekolah vokasi dengan jurusan – jurusan keahlian tertentu, juga bisa lho sob! Pokoknya lengkap deh. Dan jurusan yang dibuka disini so pasti didesain sesuai dengan kebutuhan pasar industri. Makanya lulus dari sini, kalian nggak perlu takut nggak dapet kerjaan.

Fasilitas dan Layanan

Sebagai salah satu kampus yang diakui dunia, rasanya nggak afdol deh sob kalo CQUniversity ini nggak punya fasilitas dan layanan pendukung. Eitss, nggak perlu ragu sob, coz disini fasilitas dan layanan buat menunjang proses belajar mengajar tuh komplit dan hi-tech banget deh. Fasilitas – fasilitas itu kaya CQUni Community Sports Centre, Student Ombudsman, Legal Office, High Performance Computing, English Language Centre, Academic Learning Centre, Asrama Mahasiswa, dan Perpustakaan digital yang modern pokoknya. Duh, kurang apa lagi coba kampus satu ini tuh?

Proses Pembelajaran di CQUniversity

images (1) Karena punya tanggung jawab buat mencetak lulusan kelas dunia bukan berarti sistem pembelajaran disini kaku and strict banget. Salah besar! Disini justru sistem belajar mengajarnya fleksibel dan seru abis. Materi yang diajarkan pun disesuain sama kebutuhan industri tenaga kerja. Nggak jarang, kampus ini menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan buat ‘menggembleng’ mahasiswanya supaya ngerti gimana sih kondisi real di dunia kerja itu. Selain itu, materi pembelajaran yang mereka dapet bakalan lebih diarahkan sesuai dengan skill dan jurusan yang mahasiswa pilih. Nggak jarang, mereka ngemix antara teori dan praktek secara seimbang, so mahasiswa dalam bertindak nggak serampangan, tapi ada landasan terorinya. Meski begitu, mereka juga nggak bakalan terlalu teoritis. Soalnya, skill individu sama teamwork mereka juga diasah disini guys, yang tentunya skill kaya gitu bakalan dibutuhin banget di dunia kerja nanti. Tapi, sebagai kaum akademisi, mereka tentu nggak lupa dong yah sama rambu – rambu akademik, khususnya yang menyangkut penelitian. Makanya, dalam proses meneliti dan belajar, para mahasiswa ini mengenal prinsip – prinsip or tahap – tahap penting di bawah ini, yang biasa disebut PDCA (Plan, Do, Check, Act). Apa itu PDCA? Cekidot aja di bawah ini! –         PLAN (Merencanakan) Prinsip ini meliputi analisa data (termasuk standarisasi data) buat mengeidentifikasi tindakan – tindakan yang mau dilakuin, merencanakan tindakan – tindakan yang tepat buat menentukam objek penelitian, serta mencari cara untuk menentukan bagaimana penilaian tindakan. –         DO (Bertindak) Nah, di tahapan ini para akademis bakalan dituntut buat mengimplemetasikan or merealisasikan apa yang udah direncanain. –         CHECK (Memeriksa) Abis penelitian dilakuin, hasilnya perlu juga tuh direview dan dianalisis, buat ngeliet apakah hasil penelitian dan tujuan penelitian awal tuh sinkron apa nggak. Plus, mereka juga bakal mereview tindakan – tindakan yang udah mereka lakuin selama penelitian, apakah efisien dan tepat sasaran or enggak. –         ACT (Beraksi) Setelah penelitian selesai dilakuin and hasil udah didapet, trus apalagi? Hemm, ternyata masih ada satu tahap lagi sob, yakni tahap Act ini. Di tahap ini, mereka akan menentukan langkah selanjutnya dan menentukan, apakah penelitian di masa depan akan memiliki pola yang sama, atau berbeda. Check it out videonya guys!
Tertarik buat Jadi The next Mahasiswa CQUniversity? Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami