Melanjutkan Studi di Program Postgraduate University of Sunderland? Siapa Takut

02-University-of-Sunderland-Quadrangle Buat kamu yang sudah menyelesaikan pendidikan Undergraduate (S1) dan berniat untuk melanjutkan studi ke jenjang Postgraduate (S2 dan S3), maka University of Sunderland (UoS) bisa menjadi salah satu pilihan alternatif yang tepat. UoS menawarkan dua pilihan program Postgraduate, yaitu Taught Masters (TM) dan Research Degrees (RD). Keduanya sama-sama berujung kepada gelar akademis Master (S2) setelah para mahasiswa menyelesaikan studi mereka. Bedanya, program TM biasanya berlaku untuk program studi-program studi yang memberikan gelar akademis MA, MSc, atau Med, sementara program RD biasanya berlaku untuk program-program studi yang memberikan gelar akademis MPhil, PhD, DLitt, DTech, DSc, dan LLD. 0,,10281~9586354,00 Selain perbedaan pada gelar akademis yang diberikan, kedua program juga menawarkan metode penelitian yang berbeda antara satu dan yang lainnya. Pada program TM, para mahasiswa dibebaskan untuk memilih satu tema atau topik tertentu yang mereka sukai untuk kemudian dikembangkan menjadi sebuah penelitian yang akan menjadi tugas akhir mereka (tesis atau disertasi), sementara pada program RD, para mahasiswa sudah digiring untuk meneliti sebuah tema atau topik secara konsisten sejak awal perkuliahan, sehingga tesis atau disertasi mereka merupakan kesimpulan yang telah mereka buat selama mengikuti kegiatan perkuliahan. Pastinya program ini jauh lebih menguras waktu dan perhatian, karena para mahasiswa akan selalu memiliki tuntutan dari pihak pengajar yang mengusulkan tema atau topik yang harus mereka teliti. Berbeda dengan program TM yang membebaskan para mahasiswa untuk melakukan penelitian mereka secara independen, sehingga para mahasiswa bisa menentukan sendiri kapan mereka akan mengerjakan penelitian dan kapan mereka ingin berhenti sejenak dari kegiatan penelitian. Namun yang pasti, program RD menjanjikan para mahasiswa dapat lulus tepat waktu, karena mereka akan terus diberikan tuntutan oleh para pengajar yang bersangkutan, sementara program TM sangat bergantung pada tingkat keseriusan dan komitmen para mahasiswa itu sendiri; semakin mereka berkomitmen dan konsisten dalam mengerjakan penelitian, semakin cepat pula mereka akan lulus dari program tersebut, begitupun sebaliknya.

Program Yang Ditawarkan

sunderland_courses01 Berbicara mengenai program Postgraduate di UoS tentu tidak lengkap tanpa membahas program-program studi yang ditawarkan. UoS menawarkan beragam program studi yang bisa dipilih oleh para mahasiswa sesuai dengan minat dan latar belakang pendidikan mereka, mulai dari Bisnis Manajemen, Pendidikan, Komputer, Desain, Studi Anak Usia Dini, Teknik, Bahasa Inggris, Kesehatan, Lingkungan, Seni, Sejarah, Politik, Jurnalisme, Hukum, Farmasi, Fotografi, Psikologi, Keperawatan, Pariwisata, sampai Olahraga. Setiap program studi tentunya memiliki gelar akademis masing-masing.

Akomodasi

1008_students_eating_in_a_bedroom_halls_accommodation_uni_sunderland20120906-2-iw8n6p Pihak UoS menyadari betul bahwa akomodasi menjadi bahan pertimbangan utama bagi para mahasiswa yang ingin melanjutkan studi mereka. Oleh karena itu, mereka menyediakan sebuah kamar bagi setiap mahasiswa program Postgraduate yang berlokasi di salah satu dari lima pusat akomodasi kampus; Clanny House, The Forge – U Student Village, Panns Bank, The Precinct, dan Scotia Quay, yang semuanya dilengkapi dengan fasilitas internet gratis dan asuransi pribadi. Selain itu, pihak kampus juga menyediakan sarana transportasi berupa bis gratis dari kelima pusat akomodasi tersebut menuju kampus, begitupun sebaliknya. Semua fasilitas tersebut hanya perlu ditebus dengan biaya sebesar Rp800ribu – 1juta per minggunya.

Biaya Perkuliahan

3688_2_ Lalu bagaimana dengan biaya perkuliahan di UoS? Untuk program TM, UoS menetapkan biaya rata-rata sebesar Rp43juta – 50 juta per tahun bagi program full-time, dan Rp2.5juta – 3.5juta per 10 SKS bagi program part-time. Sementara untuk program RD, UoS menetapkan biaya rata-rata sebesar Rp45juta per tahun bagi program Master (S2), dan rata-rata sebesar Rp80juta per tahun untuk program doctoral (S3). Yang menarik, khusus bagi para mahasiswa internasional yang datang dari luar Inggris, pihak UoS memberikan potongan biaya perkuliahan sebesar Rp18juta per tahun untuk meringankan beban mereka yang berlaku secara otomatis tanpa perlu mendaftar. Bukan hanya itu saja keringanan yang diberikan oleh pihak universitas. UoS juga memberikan potongan biaya sebesar Rp8juta bagi para mahasiswa yang berasal dari program Undergraduate (S1) di UoS.

Proses Pendaftaran

institution_full_S84-accommodation-3 (1) Jika kamu berminat untuk mendaftar di UoS, maka hal pertama yang harus kamu perhatikan adalah kompetensi Bahasa Inggris yang kamu miliki. UoS menetapkan standar minimal skor IELTS 6.0, dengan skor masing-masing bagian (reading, speaking, listening, dan writing) minimal 5.5. Selain sertifikasi IELTS, UoS juga menerima sertifikasi CPE dengan tingkat minimal C, sertifikasi CAE dengan tingkat minimal C, memiliki kompetensi Bahasa Inggris level O atau sertifikasi GCSE tingkat A, B, atau C berdasarkan UK Exam Board, atau sertifikasi SPM Malaysia 1119 dengan minimal tingkat 6 (minimal tingkat 3 untuk program studi hukum). Nah itulah sekilas info mengenai program pasca sarjana di kampus kece dari UK ini. Semoga bermanfaat ya. Semangat braaw 😀 c29acd44-b4e2-11e3-9a01-22000ab926d3-large Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kebiasaan Buruk Saat Kuliah yang Harus Kamu Ubah dari Sekarang Saat Mulai Terjun di Dunia Kerja

hire-me-hat

Suatu hari saat kamu sudah lulus kuliah, setelah melewati hari-hari yang tidak jelas menunggu panggilan pekerjaan setelah melamar dibanyak tempat, hingga akhirnya kamu mendapatkan panggilan untuk wawancara. Setelah lolos, semuanya berakhir. Kamu jadi karyawan dengan pekerjaan yang sama dari awal sampai akhir denga kehidupan yang statis dan tidak dinamis.

Hidup mapan dengan gaji tetap menjadi dambaan setiap mahasiswa yang baru lulus. Ada beberapa hal yang musti kamu perhatikan nih setelah menjadi karyawan karena masa transisi dari mahasiswa menjadi karyawan itu sangat halus loh. Kebanyakan mahasiswa tidak bisa mengubah kebiasaan lamanya saat sudah memasuki dunia kerja. Membawa kebiasaan kuliah ke dalam dunia pekerjaan adalah hal yang salah. Untuk memperbaiki dan mempersiapkan diri menjadi karyawan, mulailah berpikir untuk menghindari beberapa kebiasaan buruk kamu saat kuliah, cekidot….

 

Berhenti menjadi mahasiswa yang kecanduan dengan facebook

facebook-addict

Facebook memang sudah seperti kebutuhan primer lainnya bagi manusia di abad millennium. Apa yang dilakukan dan dirasakan harus dipublikasi. Berfoto dan memperlihatkannya di internet sudah menjadi hal yang lazim atau bahkan sebuah keharusan? Bisa jadi. Facebook sendiri sangat lekat dengan mahasiswa. Mereka berinteraksi dengan semua temannya di sana sampai-sampai kecanduan. Mungkin itu tidak masalah jika dilakukan saat masih kuliah tapi akan menjadi masalah besar jika kamu masih kecanduan Facebook saat bekerja. Bos kamu tentu tidak akan membayar kamu untuk menghabiskan waktu bermain Facebook kecuali jika kamu memang sedang bekerja untuk Facebook. Itu sebuah pengecualian. Selama kuliah, mungkin kamu sudah terbiasa menuangkan apa yang kamu pikirkan dan rasakan di ruang publik seperti Facebook tanpa rasa malu. Namun, saat sudah memasuki dunia kerja, sebaiknya kamu menunda untuk bermain Facebook apalagi saat jam kerja.

 

Tinggalkan “Karir” Olahraga anda

Stormy Weather

Kamu mungkin diakui sebagai kapten yang terkenal berprestasi di kampus. Kamu juga bangga dengan karir olahragamu di sana layaknya kamu menguasai kampus, tapi dunia kerja adalah tempat yang berbeda. Kamu tidak mungkin akan tetap dikenal sebagai mahasiswa yang keren karena kamu akan bertemu dengan orang-orang baru yang baru mengenal kamu. Menjadi bintang lapangan tidak akan bisa membawamu terus menerus berada di puncak. Dunia kerja yang baru akan membutuhkan sedikit adaptasi dimana kamu tidak akan bisa membawa-bawa dunia kampusmu yang mungkin cemerlang. Bahkan, kamu harus membangun nama dan reputasi baru di dunia kerja. Tentunya bukan reputasi sebagai atlet cemerlang, namun pekerja yang beprestasi.

 

Hindari kehidupan malam

the_jaya_pub

Berdansa dan bersenang-senang di club atau bar mungkin terdengar sangat menyenangkan, apalagi itu sudah menjadi hobi saat kuliah. Awal bekerja merupakan dunia transisi yang agak sulit. Kamu diharuskan untuk menyadari bahwa kamu sudah memulai fase dewasa dimana kamu tidak pantas untuk bersenang-senang dan berteriak di tempat dugem dengan para remaja lainnya. Sedikit berpikir dan berkacalah karena kerja merupakan waktu yang tepat untuk sedikit belajar bersikap dewasa dan mempertimbangkan segala kelakuan dengan panjang. Kehidupan malam hanya akan sedikit mengganggu pola pikirmu. Akan lebih baik lagi jika kamu menghindarinya mulai dari sekarang.

 

Tahan dirimu dari kata-kata jorok

hold-your-tongue-about-the-singaporean-government

Saat kuliah kata-kata jorok mungkin sudah biasa anda katakan dengan teman-teman dekat. Selain sudah biasa dan menjadi simbol keakraban dan intim tapi juga sedikir membuat kamu terlihat sedikit gaul (di kalangan teman anda pastinya) Kebiasaan buruk berkata kasar dan jorok benar-benar harus kamu hilangkan karena di dunia kerja kamu akan menemui banyak senior yang lebih tua dari anda. Sedang, jika kamu berkata jorok akan menjadi hal yang sangat memalukan dan tidak sopan. Ada baiknya kamu mulai belajar untuk menghilangkan kebiasaan berkata jorok atau setidaknya selalu melihat siapa yang sedang kamu ajak bicara dan menempatkan diri di posisi yang benar.

 

Hindari pemborosan

dont_spend_me_dollar

Setelah bekerja sudah pasti akan membuat daftar belanja dan foya-foya sebagai bentuk penghormatan dan perayaan atas apa yang telah anda dapatkan selama satu bulan bekerja Apa salahnya bersenang-senang dengan uang sendiri? Memang tidak ada salahnya, bahkan itu sepenuhnya hak kamu. Tapi bagiamana jika kamu diiming-imingi dengan rumah? Apa itu tidak menggiurkan? Bagaimana dengan keluarga dan waktu pensiun? Ah itu terlalu lama, saya masih muda. Mungkin itu yang kamu pikirkan. Tapi sebenarnyahal-hal yang seperti itulah yang harus kamu pikirkan sejak awal kamu bekerja. Tidak terlalu susah untuk menyisihkan beberap rupiah untuk masa depan.

 

Berpesta di akhir pekan

16064_original

Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang dan memanjakan diri di akhir pekan. Itu seperti mengistirahatkan diri setelah kamu memforsir diri untuk menyelesaikan target pekerjaan dalam waktu 5 hari kerja. Namun, seyogyanya kamu memikirkan hari senin jadi pilihlah untuk bersantai di tempat yang tidak menguras waktu untuk beristirahat yang sesungguhnya, apalagi begadang di luar. Selain melelahkan, dompet kamu juga bisa terkuras.

 

Nah gimana udah mulai sadar sekarang??? Semoga bisa bermanfaat untuk tujuan kamu ya 😀

worlds-best-employee

 

 

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

ACCESS EDUCATION 

Whatsapp :  0812 5998 5997

Line          :  accesseducation

Telegram  :  0812 5998 5997

Email :  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami