Kita sering menyaksikan film – film luar negeri dan secara tidak langsung mereka sering menggunakan beberapa kata sumpah serapah atau kata lontaran yang tidak seharusnya dilontarkan ketika seseorang sedang marah atau kesal. Tapi, apakah kamu tahu asal muasal dari kata – kata sumpah serapah tersebut? Hanya untuk menambah wawasan saja, berikut ini sejarah dari kata lontaran dalam bahasa Inggris :
1. F**k
Kata – kata ini sebenarnya kata lontaran yang cukup “kotor” atau “cabul” karena memang tidak pantas di lontarkan pada seseorang. Nah, kata lontaran “f***” ini berasal dari kata serapan dari Norwegia yang menyebutnya “fukka” dan dalam bahasa Swedia yaitu “focka” dimana keduanya mengartikan tentang (maaf) “bersenggama”.
Sebenarnya, kata lontaran ini di anggap telah melanggar aturan atau hukum pengetahuan duniawi karena sangat tidak pantas. Itulah kenapa kita harus menyaring beberapa kata yang tidak seharusnya kita ucapkan, terutama saat menonton tayangan film luar negeri.
2. Sh*t
Lontaran ini juga sering kita dengar ketika menonton tayangan film luar negeri saat menyampaikan kekesalannya. Kata – kata ini juga mengartikan “kotoran” yang tidak pantas di ucapkan seseorang. Kata “sh*t” ini berasal dari dua kata atau dua asal usul terpisah yaitu kata benda dan kata kerja. Lontaran ini merujuk pada Bahasa Inggris kuno scitte, yang artinya “membersihkan, diare”. Bagaimanapun, “sh*t” ini juga memiliki sejarah yang lebih luas, dari bahasa Belanda schijten dan bahasa Jerman scheissen.
3. Piss
Kata “piss” ini mungkin kita juga sering menggunakannya ketika kita akan buang air kecil. Di luar negeri, kata “piss” ini digunakan untuk lontaran kepada seseorang ketika sedang kesal. Dan sekali lagi kata – kata ini mencakup dua bentuk kata, yaitu kata kerja dan kata benda. Kata kerja ini muncul pada tahun 1300-an dari pissier prancis, “to urinate”, dan bahasa Latin vulgar, “pissiare”. Kemudian menjadi kata benda pada tahun 1400-an, yang akhirnya berubah menjadi bentuk kata sifat, “piss-poor, piss-ugly, etc”.
4. Goddamn
Kata Goddam merupakan sebuah kata majemuk dari “God” dan “damn”. Sedangkan kata “damn” yang berarti sialan berasal dari damnare latin yang berarti “mengutuk”. Sedangkan kata “God” yang berarti Tuhan berasal dari Norwegia. Lalu, bagaimana bisa menjadi sebuah kata majemuk yang digunakan sebagai kata hujatan? Awalnya kata – kata ini berasal dari Prancis yang mengacu ke dalam bahasa Inggris sebagai “les goddems”.
5. Hell
Kata “hell” yang artinya neraka ini sering kita dengar ketika dilontarkan kepada seseorang untuk menghujat. Biasanya seseorang akan melontarkan dengan kata – kata “Go to hell!” yang artinya pergilah ke neraka. Kata – kata ini berasal dari Proto-Germanic haljo, “the underworld” yang berarti dunia bawah. Selain itu juga memiliki hubungan antara kata “cell” dan “hell” melalui kata – kata dari bahasa Indo-Eropa sebagai kata “to cover” atau “conceal”.
6. Bitch
Kata “Bitch” merupakan hujatan bagi perempuan yang memiliki arti “perempuan jalang”. Lontaran ini merupakan sebuah penghinaan bagi seorang perempuan. Dan istilah ini sudah digunakan pertama kali sejak tahun 1400-an di Chester Plays dalam sebuah percakapan, “Who callest thou queine, skabce bitch?” dalam bahas Inggris, “Who are you calling a whore, you miserable bitch?”.
Selain itu terdapat dalam kamus “The Dictionary of The Vulgar Tongue,” diterbitkan pada tahun 1811 menyebut kata “bitch” atau jalang dengan sebutan yang paling ofensif yang bisa diberikan kepada seorang wanita Inggris, bahkan lebih provokatif daripada pelacur.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com