Ingin memiliki pengalaman global?
Penasaran ingin berkeliling dunia?
Tapi tetap ingin meraih prestasi akademik yang cemerlang?
Di Syracuse University, Kamu bisa dapat keduanya: prestasi akademis dan pengalaman global. Ya, meskipun kampus utamanya terletak di pusat kota New York, Amerika Serikat, namun Syracuse University juga memiliki banyak sekali kampus tambahan baik itu di kota-kota lain di Amerika Serikat seperti Washington DC dan Los Angeles, maupun di kota-kota yangterletak di negara selain Amerika Serikat, seperti Beijing di Tiongkok, Florence di Italia, Istanbul di Turki, London di Inggris, Madrid di Spanyol, Santiago di Cili, Strasbourg di Perancis, dan Wroclaw di Polandia.
Yang menarik, di negara manapun Kamu mendaftar, kurikulum yang diterapkan di semua kampus tersebut tetaplah sama, yaitu kurikulum yang mengacu pada kampus pusat di New York, Amerika Serikat.
Mengenai biaya perkuliahan, pihak universitas menetapkan harga yang berbeda-beda sesuai dengan program studi dan lokasi kampus yang kamu pilih.Dengan kata lain, biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu memutuskan untuk berkuliah di Tiongkok tidak akan sama dengan biaya yang harus kamu penuhi jika kamu memilih kampus Madrid.
Jika kamu tertarik untuk mendaftar menjadi salah satu mahasiswa di Syracuse University, maka kamu harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibuat oleh pihak universitas.Persayaratan itu sendiri berlaku baik itu bagi para mahasiswa lokal maupun internasional, seperti para calon mahasiswa yang berasal dari Indonesia.
Beberapa diantara syarat-syarat tersebut adalah: memiliki IPK minimal 2.5 dari skala 4.0 (minimum 3.0 untuk beberapa program) dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik (dibuktikan dengan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris).
Namun, meskipun kamu telah memenuhi semua persyaratan tersebut, belum tentu Kamu akan secara otomatis diterima sebagai mahasiswa di sana. Diterima atau tidaknya seorang mahasiswa akan ditentukan setelah pihak universitas mereview proposal Kamu secara keseluruhan dan membandingkannya dengan para pelamar yang lain.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Mungkin beberapa dari kita ada yang mencari program kuliah 2 tahun sebelum akhirnya melanjutkan kuliah ke tingkat sarjana.
Bagaimana caranya kita dapat mengukur kepopuleran program MBA? Apakah kita harus melihat hal-hal didepan seperti banyaknya mahasiswa yang mendaftar?
Apakah kita perlu melihat nilai Graduate Management Admission Test atau Grade Point Average yang mereka dapatkan di tingkat sarjana?
Haruskah kita melihat hal-hal di kemudian hari seperti tingkat gaji mula-mula, tingkat penerimaan pegawai, dan pilihan pekerjaan yang tersedia? Belum lagi cara lain dengan menanyakan pendapat langsung pada para mahasiswa.
Tentu saja semua cara tersebut bisa dan benar untuk dilakukan. Namun jika kita mengevaluasi sekolah bisnis maka kebanyakan pendaftar akan menanyakan satu pertanyaan serupa yaitu apakah MBA akan dapat membantu mereka mendapatkan pekerjaan setelah 2 tahun belajar.
Dalam tingkat pemikiran manusia pada umumnya, perusahaan menerima orang-orang yang berasal dari sekolah yang juga membawa kesuksesan pada mereka.
Menurut survey ‘2014 Global MBA Rankings’ yang dilakukan oleh Financial Times, beberapa lulusan terlihat lebih menarik dibandingkan dengan lulusan yang lain.
Mereka memberikan pertanyaan pada para alumni untuk memberikan rekomendasi sekolah mana yang lulusannya akan mereka terima bekerja. Pertanyaan ini memiliki bobot 2 persen dalam penentuan peringkat sekolah mereka.
Pada survey yang mengukur kepopularan nama sekolah dan hasil akhirnya. Sekali lagi Harvard Business School muncul pada peringkat nomor 1 pada survey yang dikerjakan oleh para alumni, hasil ini sama seperti tahun sebelumnya. Hasil yang sama juga didapatkan pada survey yang dilakukan oleh U.S. News & World Report.
Namun pada survey yang dilakukan oleh Financial Times untuk mengukur keberhasilan dan prestasi hasil yang didapatkan sangat mengejutkan karena Harvard Business School jatuh ke posisi 50. Hal ini mengindikasikan bahwa para alumni Harvard merasa bahwa pendidikan yang mereka dapatkan tidak membantu mereka.
Babson College yang berada pada peringkat 95 pada survey menyeluruh Financial Times secara mengejutkan berada pada peringkat 30 di survey yang dikerjakan oleh para alumni. Universitas ini juga berada di peringkat 20 besar pada survey proses karir yang ditempuh alumni.
Beberapa universitas yang berada di posisi yang lebih tinggi pada survey yang dikerjakan oleh para alumni jika dibandingkan dengan posisi yang didapatkan pada survey menyeluruh Financial Times antara lain Western University/Ivey di Canada, Indian Institute of Management Bangalore di India, Brigham Young University, McGill University di Canada, Boston College, George Washington University, Arizona State University, dan Boston University.
Dan sebaliknya Cambridge Judge Business School di Inggris berada diantara sekolah yang hasil survey keseluruhannya melebihi hasil survey yang dikerjakan oleh para alumni. Universitas ini berada pada peringkat 16 pada survey keseluruhan sedangkan pada survey yang dikerjakan oleh para alumni ia berada di peringkat 47 selama 2 tahun berturut-turut. Selain itu ia juga berada pada peringkat 10 besar untuk survey hasil akhir, survey perjalanan karir, dan survey nilai uang yang dikeluarkan.
Bagi mahasiswa dengan kemampuan lebih mereka tentu ingin masuk ke Wharton School atau Columbia Business School.
Namun sebelum memutuskan mana kampus yang terbaik, mari kita lihat berbandingan dari kedua kampus tersebut.



Wharton School memiliki ikatan alumni terbesar di dunia dengan lebih dari 85.000 alumnus yang tersebar dalam 140 negara di dunia. Karena itulah bisa dipastikan dimanapun kita berada di dunia ini, kita pasti akan dapat menemukan alumni Wharton School. Kita bahkan bisa menggunakan Wharton Alumni Club sebagai dasar jaringan yang kita miliki.
Sedangkan Columbia Business School memiliki 38.000 alumni yang sebagian besar tersebar di berbagai perusahaan ternama di bidang media, finansial, dan bisnis yang berlokasi di New York. Dengan demikian alumi Columbia memiliki kekuasaan dan pengaruh besar dalam dunia bisnis. Namun demikian ikatan komunitas dari alumni Wharton lebih kuat dari Columbia.
Perbandingan Ranking
Untuk perbandingan peringkat kita bisa melihat dari peringkat yang diberikan oleh beberapa lembaga di dunia bagi sekolah bisnis. Poets & Quants menempatkan Wharton School di peringkat ke 4 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 6. Forbes memberi peringkat ke 5 pada Wharton School sedangkan peringkat ke 6 diberikan pada Columbia Business School.
Dari Financial Times Wharton School mendapat peringkat ke 2 se sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 6. The Economist menempatkan Wharton School di peringkat ke 9 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 20.
U.S. News & World Report memberi peringat ke 5 pada Wharton School sedangkan peringkat ke 9 diberikan pada Columbia Business School. BusinessWeek menempatkan Wharton School di peringkat ke 4 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 7.
Perbandingan Pendaftar
Baik Wharton School atau Columbia Business School adalah merupakan salah satu penyedia program MBA terbesar di dunia. Wharton mendapatkan total 1674 pendaftar setiap tahunnya sedangkan Columbia mendapatkan total 1293 pendaftar.
Perbandingan Admisi
Baik Wharton School atau Columbia Business School menarik mahasiswa terbaik di dunia, karena itulah mereka sangat selektif terhadap para pendaftar. Wharton menolak 8 orang dari 10 pendaftar dengan tingkat penerimaan mahasiswa sebesar 16.9 persen.
Columbia bahkan lebih selektif lagi dengan tingkat penerimaan mahasiswa sebesar 14.9 persen.
Perbandingan Perekrutan Kerja
Jika kita ingin bekerja di Wall Street, firma keuangan bergengsi, atau tempat managemen investasi maka kuliah di Wharton School atau Columbia Business School merupakan pilihan yang tepat karena mereka bisa memberikan tiket masuk awal bagi lulusannya. Tetapi Wharton School memiliki posisi sedikit lebih diatas karena mereka terus muncul dalam setiap poling rekrutmen yang dilakukan oleh BusinessWeek 199; perusahaan bahkan membeli buku resume dari Wharton School.
Perbandingan Dunia Kerja
Banyak perusahaan besar mempekerjakan alumni dari Wharton School atau Columbia Business School seperti Boston Consulting Group, McKinsey & Co, Morgan Stanley, Deloitte Consulting, Deutsche Bank dan lain-lain.
Gaji alumni dari Wharton School adalah 123,741 dollar sedangkan dari adalah Columbia Business School 123,150 dollar.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Jika kita ingin kuliah di Philadelphia, mungkin kita bisa mencoba untuk kuliah di West Chester University yang menawarkan lebih dari 100 jurusan untuk program sarjana dan 70 jurusan untuk program pasca sarjana. Mari kita lihat beberapa jurusan yang ditawarkan oleh universitas yang sudah berdiri sejak tahun 1871 ini.
Austin Community College memiliki misi untuk mengarahkan mahasiswanya menuju sukses dengan cara menyediakan pendidikan dengan biaya yang terjangkau dan cara yang fleksible sehingga mahasiswa dapat meraih tujuan pendidikan mereka, memperoleh berbagai keahlian baru, dan memperbaiki karir mereka.
Kelebihan dari Kampus Austin adalah mereka sudah memiliki akreditasi dari Southern Association of Colleges dan Schools Commission on Colleges untuk dapat memberikan ijasah dan sertifikat pada mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya.
Austin Community College ini berlokasi di Texas, Amerika; kalian bisa cek petanya:
Jurusan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja pada level awal dalam bidang akuntansi di kantor akuntan, industry, maupun di pemerintahan. Mahasiswa akan diajar berbagai keahlian yang diperlukan dalam bidang akuntansi dengan menitik beratkan pada praktek langsung sehingga mahasiswa dapat memberikan performa terbaiknya sebagai accounting technician.
Mata kuliah pada jurusan ini diberikan untuk mempersiapkan mahasiswa melanjutkan kuliah Anthropology ke tingkat sarjana dengan spesifikasi pada archaeology. Karena itulah mata kuliah yang diberikan meliputi berbagai pembahasan pada liberal arts dan science seperti archaeological, biological, dan cultural dalam perbedaan spesies manusia. Nilai mata kuliah yang didapat nantinya bisa ditransfer ke tingkat sarjana.
Jurusan ini dibuat untuk mempersiapkan mahasiswa melanjutkan ke tingkat sarjana yang lebih tinggi. Karena itulah seluruh mata kuliah yang diberikan mencakup mata kuliah yang biasanya diterima mahasiswa di 2 tahun pertama jurusan biology pada tingkat sarjana. Nilai mata kuliah yang didapat nantinya bisa ditransfer ke tingkat sarjana.
Mata kuliah pada jurusan ini diberikan untuk mempersiapkan mahasiswa melanjutkan kuliahnya ke tingkat sarjana. Mata kuliah yang diberikan pada jurusan ini antara lain math, science, business administration, social sciences, dan humanities. Mahasiswa harus menyelesaikan seluruh mata kuliah yang ada untuk mendapatkan ijazahnya. Nilai mata kuliah yang didapat nantinya bisa ditransfer ke tingkat sarjana pada mata kuliah yang sama di 2 tahun pertama jurusan business administration pada tingkat sarjana.
Jurusan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja pada level awal dalam bidang programming. Mahasiswa akan belajar berbagai mata kuliah dalam bidang arts, sciences, dan computing seperti programming fundamentals, database programming, system analysis, dan lain sebagainya.