Buku Wajib Dibaca oleh Mahasiswa Jurusan Hukum

Yang namanya mahasiswa udah memang seharusnya sering baca buku, baik buku non-fiksi ataupun fiksi. Apa lagi untuk kamu yang berasal dari jurusan hukum. Jurusan hukum adalah jurusan yang memang mahasiswa yang wajib mambaca banyak buku. Sebagai mahasiswa jurusan hukum semakin banyak buku yang kamu baca semakin banyak pengetahuan yang akn kamu dapat dan semakin banyak pula studi kasus yang kamu miliki. Reading_in_Practice_MA Tapiiii, kamu juga harus selektif buku mana saja yang wajib dibaca oleh mahasiswa jurusann hukum dan mana yang kurang perlu. Berikut adalah daftar buku yang wajib kamu baca sebagai mahasiswa Hukum.

Truman Capote, “In Cold Blood” 1966.

Buku ini adalah studi kasus kejahatan tentang pembunuhan Herbert Clutter dan keluarganya di Holcomb, Kan. Buku ini juga sebuah eksaminasi provokatif dari sistem peradilan dan hukuman mati. law002_6

Brooke Goldstein and Aaron Eitan Meyer, “Lawfare: The War Against Free Speech” 2011.

“Lawfare”: penggunaan litigasi sebagai senjata untuk membungkam dan menghukum pihak lawan. Buku ini sangat bagus sekali dibaca oleh pengacara ataupun mahasiswa hukum lainnya.

Harper Lee, “To Kill a Mocking Bird”

Buku ini sering kali dijadikan sebagai buku wajib di sekolah-sekolah. Buku ini berisi tentang, kasus pembunuhan dan kamu akna diberi gambaran dari kasus yang ada di buku in bagaimana seharusnya bertindak dalam ketidakadilan.

Karl N. Llewellyn, “The Bramble Bush” 1930

Dalam buku ini berisi konsep-konsep hukum. Untuk kamu yang mahasiswa jurusan hukum buku ini bisa menambah pengetahun kamu dalam menyelesaikan suatu kasus.

Herman Melville, “Billy Budd, Sailor” 1924

Buku ini adalah novella yang menggambarkan tentang peran seorang hakim. Banyak hal tentang penghakiman terdapat dalam kisah di novela ini. LLB (Hons) International Commercial Law

Publius, “the Federalist Papers,” 1787-1788

Publius mempublikasi lebih dari 85 essay pendek untuk mempromosikan tentang ratifikasi yang diusulkan oleh Constitution of the New United States.

Patrick J. Schiltz, “On Being a Happy, Healty, and Ethical Member of Unhappy, Unhealty and Unethical Profession

Buku ini harusnya kamu baca sebelum masuk jurusan hukum. Tapi kalo kamuudah masuk jurusan inni biarlah buku ini menjadi buku review hukum pertama yang kamu baca.

B.F.Skinner, “Walden Two” 1948

Banyak dari politisi adalah seoorang pengacara, mereka terkadang rentan terhadap keyakinan hubristik bahwa hukum tradisional akan membentuk orang untuk melakukan yang benar. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

25 Sekolah Hukum yang Menawarkan Bantuan Keuangan

Kalo sebelumnya kita udah pernah infoin kekamu tentang biaya kuliah yang terus naik, hal ini bukalah candaan belaka. Jurusan hukum bisa saja menempatkan mahasiswa ke dalam utang yang banyak setelah mereka lulus. Sedangkan mencari pekerjaan setelah lulus tampaknya bukanlah hal yang mudah. stanford GraduatePrograms.com melakukan survei ke lebih dari 10.000 lulusan jurusan hukum untuk mengetahui manakah kampus hukum terbaik dalam hal bantuan keuangannya. Mereka menilai kampusnya dengan skala 1-10. Poin 10 untuk nilai sempurna sedangkan 1 untuk nilai terburuk. Jumlah poin tersebut kemudian dirata-rata dan diurutkan mulai dari tertinggi hingga terendah. stanford2 Berikut adalah list kampus hukum terbaik dalam hal bantuan dana tahun 2015: law schools financial aid Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Lulusan Hukum Bukan Dari Kampus Terkenal??? No Problem…

Hai guys, kali ini kita akan kasih info ke kamu tentang lulusan hukum yang berkualitas sekalipun tidak berasal dari kampus terkenal atau bergengsi. Brand dari sebuah kampus tidak menjamin semua orang akan mau masuk kesana. Ada pula beberapa orang yang akan tetap mengikuti kuliah hukum meskipun tidak di kampus terkenal atau bergengsi. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Business Insider terhadap 371 profesional hukum, 49,4 % dari peserta survei mengatakan mereka masih akan mau masuk sekolah hukum sekalipun sekolah tersebut tidak termasuk dalam kategori top-tier. On The Money-Aggressively Paying Off Student Loans Reputasi dari sebuah kampus bukanlah satu-satunya hal yang jadi bahan pertimbangan untuk masuk ke dalam kampus tersebut. Adapun kampus yang hanya memiliki reputasi kurang dari kampus lain belum tentu tidak mampu menghasilkan lulusan jurusan hukum yang berkualitas. Bisa jadi malah kampus ini dapat menghasilkan lulusan yang lebih baik daripada kampus yang sudah memiliki reputasi tinggi. lawyer4 Sebagian responden dari survei yang dilakukan mengatakan reputasi kampus bukanlah aset yang paling utama. Namun kualitas pendidikannyalah yang paling penting. Ada juga koresponden yang berasal dari kampus yang tidak terkenal namun tempat dimana dia kuliah mengjarkan dia keterampilan praktis dam sangat mempersiapkan mahasiswanya untuk praktek hukum di dalam dunia nyata. lawyer2 Meskipun mayoritas responden mengatakan ingin masuk ke universitas bergengsi seperti Harvard, Yale, dll, karena sekolah itu sangat mempersiapkan mahasiswanya untuk siap bekerja di dunia nyata. Ada juga salah satu responden yang mengatakan bahwa jika kamu masuk kedalam salah satu kampus dari top ten kampus terbaik, kamu juga harus bisa masuk kedalam top-ten mahasiswa terbaik lawyer Walaupun terdapat anggapan yang berbeda tentang harus masuk kampus bereputasi tinggi atau tidak, tetapi itu bukanlah hal yang paling hakiki. Yang terpenting dari semuanya adalah seberapa keras si mahasiswa belajar dan berusaha untuk menjadi ahli hukum yang berkualitas terlepas ia berasal dari kampus manapun. Upaya seseorang dalam kuliah itulah yang terpenting dibanding dengan faktor lain seperti brand dari kampus tersebut. Boy_-studying Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami