Sekolah Bisnis Ter-OK Menurut Survey Financial Times

e-commerce-business-plan Saat ini kita berada di era dimana perusahaan menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar lulusan MBA. Mereka ingin seseorang yang bergerak maju, terbuka pada sesuatu yang baru, dan penuh perencanaan. Karena itulah kita harus mendapatkan pendidikan dari sekolah bisnis terbaik. Financial Times membuat penelitian akan sekolah bisnis di dunia untuk melihat yang manakah dari mereka yang memberikan efek terbaik dalam pertumbuhan pribadi maupun karir dari mahasiswa. Data penelitian diambil dari 10.986 responden yang berasal dari 153 sekolah bisnis terkemuka dunia. stanford graduate school of business Dalam survey yang dilakukan para mahasiswa dan alumni diminta untuk menjawab pertanyaan yang digunakan untuk memberikan ranking pada sekolah bisnis di dunia. Dan dari hasil penelitian tersebut Stanford Graduate School of Business berhasil naik ke peringkat pertama dari tahun sebelumnya saat ia berada di peringkat kedua. Meskipun para alumni dari Stanford hanya berada di peringkat ke 100 pada penambahan gaji dan peringkat ke 99 pada nilai yang didapatkan dari uang yang dikeluarkan, namun mereka berhasil memperoleh gaji yang terbesar pada angka 184.566 dollar hanya dalam jangka 3 tahun setelah mereka lulus. Pada peringkat selanjutnya ditempati oleh Ahmedabad di peringkat kedua dan Bangalore di peringkat ketiga. Keduanya berada pada posisi 21 teratas dalam tingkat kepuasan yang diperoleh oleh alumni. Para alumni dari Ahmedabad berhasil memperoleh gaji besar pada angka 157.459 dollar. Harvard-Business-SchoolPeringkat keempat ditempati oleh Harvard Business School dan IESE Business School dari Spanyol berada di peringkat kelima. Harvard Business School sendiri berada di peringkat pertama pada tingkat kepuasan yang diperoleh oleh alumni. Secara keseluruhan pada posisi 25 besar ada 8 sekolah bisnis yang berasal dari United Kingdom dan ada 7 sekolah bisnis yang berasal dari Amerika. Sementara itu University of Wisconsin tetap berada pada peringkat keseratus selama 2 tahun berturut-turut meskipun mereka berada pada peringkat kedua puluh enam dalam peningkatan karir dan memiliki 104 persen kenaikan gaji hanya dalam jangka 3 tahun setelah mahasiswa lulus. Beberapa universitas yang lulusannya menerima gaji yang lebih kecil dari lulusan univ top di atas adalah Melbourne Business School, Washington University, University of California Irvine, dan the University of Toronto. Sementara itu ada beberapa universitas yang diharapkan menempati peringkat yang lebih dalam hal perkembangan karir malah mendapatkan peringkat yang jauh lebih rendah yaitu University of Chicago pada peringkat ke-46, Duke University pada peringkat ke-63, dan Indiana University pada peringkat ke-92. london business school2Kebanyakan mahasiswa yang berhasil mencapai kesuksesan dalam karir mereka berasal dari Stanford Graduate Schoolof Business dan IMD di Switzerland. Posisi teratas pada tahun sebelumnya didapatkan oleh London School of Business. Namun alumni dari IMD berhasil menggesernya setelah mahasiswanya berhasil mendapatkan gaji dengan angka 142.446 dollar hanya dalam jangka 3 tahun setelah mereka lulus. Yang mengherankan adalah Ahmedabad yang berhasil mencapai posisi ketiga dalam kesuksesan karirnya justru berada pada peringkat ke-96 dalam pencapaian karir. Artinya meskipun alumni tersebut berhasil memperoleh karir yang baik namun mereka merasa belum melakukan hal yang mereka ingin capai setelah lulus kuliah. Padahal pada kenyataannya kesuksesan dan pencapaian karir memiliki cara pengukuran yang sama. Para alumni yang memberikan data tentang perkembangan karir mereka untuk diteliti. Namun demikian berhasil mendapatkan suatu hal yang mereka ingin capai setelah lulus kuliah bukan berarti mereka akan berhasil dalam karir mereka. Karena itulah agar kedua ranking bisa lebih adil maka seharusnya kedua rangking tersebut dibuat rata-ratanya. Setelah hasil rata-rata dikeluarkan ternyata Stanford Graduate School of Business tetap berada di posisi pertama dengan nilai rata-rata satu setengah point. Tabel peringkat Sekolah Bisnis Terbaik berdasarkan penelitian Financial Times
Peringkat Total 2014 Nama Kampus Negara Peringkat Kemajuan Karir 2014 Peringkat Pencapaian 2014 Peringkat Rata-rata
2 Stanford Graduate School of Business Amerika 1 2 1.5
30 Indian Institute of Management, Ahmedabad India 2 84 43
68 Indian Institute of Management, Bangalore India 3 96 49.5
1 Harvard Business School Amerika 4 50 27
7 IESE Business School Spanyol 5 4 4.5
41 City University: Cass United Kingdom 6 55 30.5
12 IMD Switzerland 7 1 4
22 Esade Business School Spanyol 8 8 8
49 Imperial College Business School United Kingdom 9 20 14.5
16 University of Cambridge: Judge United Kingdom 10 7 8.5
17 Ceibs Cina 11 54 32.5
3 London Business School United Kingdom 12 3 7.5
59 University of Cape Town GSB Africa Selatan 13 92 52.5
8 MIT: Sloan Amerika 14 63 38.5
23 University of Oxford: Saïd United Kingdom 15 19 17
95 Babson College: Olin Amerika 16 48 32
84 University of Bath School of Management United Kingdom 17 95 56
5 Insead Perancis / Singapura 18 33 25.5
13 IE Business School Spanyol 19 59 39
10 Yale School of Management Amerika 20 5 12.5
73 University of Strathclyde Business School United Kingdom 21 72 46.5
97 Durham University Business School United Kingdom 22 91 56.5
21 HEC Paris Perancis 23 12 17.5
15 Northwestern University: Kellogg Amerika 24 17 20.5
84 University of California, San Diego: Rady Amerika 25 75 50
36 Indian School of Business India 26 76 51
4 University of Pennsylvania: Wharton Amerika 27 30 28.5
45 Sungkyunkwan University GSB Korea Selatan 28 10 19
20 Dartmouth College: Tuck Amerika 29 21 25
57 Peking University: Guanghua Cina 30 85 57.5
11 University of California at Berkeley: Haas Amerika 31 14 22.5
91 University College Dublin: Smurfit Irlandia 32 98 65
61 Hult International Business School Amerika / United Kingdom / UAE / Cina 33 52 42.5
29 University of Hong Kong Cina 34 43 37.5
54 University of Minnesota: Carlson Amerika 35 13 24
14 Hong Kong usT Business School Cina 36 34 35
95 EMLyon Business School Perancis 37 78 57.5
52 The Lisbon MBA Portugal 38 82 60
5 Columbia Business School Amerika 39 53 42
38 Nanyang Business School Singapura 40 89 59.5
43 Manchester Business School United Kingdom 41 35 38
23 University of Michigan: Ross Amerika 42 15 28.5
46 Cranfield School of Management United Kingdom 43 62 57.5
75 Boston University School of Management Amerika 44 60 51
39 Rotterdam School of Management, Erasmus University Belanda 45 73 59
9 University of Chicago: Booth Amerika 46 16 31
17 New York University: Stern Amerika 47 66 56.5
100 Vlerick Business School Belgia 48 38 43
39 University of Texas at Austin: McCombs Amerika 49 64 56.5
77 Lancaster University Management School United Kingdom 50 24 37
27 Cornell University: Johnson Amerika 51 46 48.5
33 University of North Carolina: Kenan-Flagler Amerika 52 56 54
77 Shanghai Jiao Tong University: Antai Cina 53 100 76.5
88 University of St Gallen Switzerland 54 47 50.5
36 Georgetown University: McDonough Amerika 55 25 40
26 UCLA: Anderson Amerika 56 61 58.5
59 Vanderbilt University: Owen Amerika 57 23 40
72 University of British Columbia: Sauder Kanada 58 79 68.5
83 Fudan University School of Management Cina 59 99 79
27 University of Virginia: Darden Amerika 60 31 45.5
25 Warwick Business School United Kingdom 61 6 33.5
31 SDA Bocconi Italia 62 49 55.5
17 DUnited Kingdome University: Fuqua Amerika 63 42 52.5
34 Carnegie Mellon: Tepper Amerika 64 18 41
41 Emory University: Goizueta Amerika 65 9 37
44 University of Illinois at Urbana-Champaign Amerika 66 77 71.5
32 National University of Singapura Business School Singapura 67 51 59
82 Boston College: Carroll Amerika 68 39 53.5
92 Tulane University: Freeman Amerika 69 83 76
62 Pennsylvania State University: Smeal Amerika 70 97 83.5
50 University of Maryland: Smith Amerika 71 88 79.5
35 Rice University: Jones Amerika 72 22 47
65 University of Southern California: Marshall Amerika 73 28 50.5
84 McGill University: Desautels Kanada 74 67 70.5
89 Western University: Ivey Kanada 75 81 78
80 University of Pittsburgh: Katz Amerika 76 80 78
89 ESMT – European School of Management and Technology Jerman 77 90 83.5
71 Georgia Institute of Technology: Scheller Amerika 78 32 55
62 Australian Graduate School of Management (AGSM) Australia 79 11 45
52 Michigan State University: Broad Amerika 80 45 62.5
98 University of California, Davis Amerika 81 87 83
55 University of Rochester: Simon Amerika 82 70 76
93 Brigham Young University: Marriott Amerika 83 37 55
70 Ohio State University: Fisher Amerika 84 57 70.5
56 Purdue University: Krannert Amerika 85 86 80.5
75 Texas A & M University: Mays Amerika 86 58 72
99 George Washington University Amerika 87 36 61.5
66 Mannheim Business School Jerman 88 69 78.5
66 York University: Schulich Kanada 89 93 91
58 University of Washington: Foster Amerika 90 71 80.5
74 Tias Belanda 91 94 92.5
47 Indiana University: Kelley Amerika 92 41 66.5
87 Arizona State University: Carey Amerika 93 44 68.5
94 Wake Forest University: Babcock Amerika 94 29 60.5
79 Coppead Brazil 95 27 61
68 Melbourne Business School Australia 96 40 68
51 University of Toronto: Rotman Kanada 97 65 81
64 Washington University: Olin Amerika 98 74 86
48 University of California at Irvine: Merage Amerika 99 68 83.5
81 Wisconsin School of Business Amerika 100 26 63

2 Sekolah Bisnis Top di Amerika: Harvard Business School Vs Stanford Graduate School of Business

Dartmouth’s Tuck School vs. Harvard Business School; Hayoo Kamu Pilih yang Mana?

Perbandingan antara 2 Business School Top di Amerika: The Wharton School Vs Columbia Business School

Jurusan Entrepreneurship and Business, University of Huddersfield

CATS Academy Boston, Gerbang Menuju Universitas Top di Amerika

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

5 Pengalaman tentang “Uang” dari Pekerjaan Paruh Waktu Seorang Penulis dan Editor Professional

natalieSeorang professional writer dan editor, Natalie Wearstler, baru-baru ini mengungkapkan pada Learnvest tentang pelajaran berharga yang ia dapatkan dari seluruh pekerjaan paruh waktu yang telah ia lakukan sejak berumur 16 tahun. Natalie mengungkap ia telah banyak melakukan pekerjaan paruh waktu semasa hidupnya, dimulai sejak ia masih duduk di bangku SMA, mulai dari menjadi pengantar pizza, karyawan mall, asisten kantoran, pemandu wisata, pemagang yang tidak dibayar, hingga akhirnya menjadi professional writer dan editor. Dibalik semua pengalaman kerja paruh waktunya tersebut, Natalie mengungkapkan 5 hal yang membuatnya banyak belajar tentang uang. Ia juga mengakui bahwa pekerjaan paruh waktunya tersebut, (walaupun hanya pekerjaan kecil) membantunya menyiapkan karir yang ia geluti saat ini dan hidup sebagai orang dewasa yang mandiri secara finansial.

1. Food Service

Satu minggu setelah genap berumur 16 tahun, Natalie memulai pekerjaan pertamanya di Domino’s Pizza tempat dimana abangnya bekerja. Natalie belajar bagaimana caranya menerima pesanan, menangani keluhan dari pelanggan, mengorganisir tas pengiriman untuk para pengantar pizza dan bahkan membuat adonan layaknya seorang ahli. Hal terbaik dari semua itu,  menurutnya, mendapatkan pizza gratis sepuasnya. Namun, diakuinya pekerjaan ini bukanlah pekerjaan mewah. Ia selalu pulang dengan bau tepung jagung dan saus pizza melekat pada tubuhnya. Bayarannya pun tidak besar, hanya sedikit diatas upah minimum. Tetapi gaji yang ia terima setiap dua minggu sekali membuatnya menjadi lebih berhati-hati dalam menghabiskan uangnya. Ia jadi tahu bagaimana rasanya menerima dan menghabiskan uang yang ia dapat dengan usahanya sendiri. Perubahan terbesar pada kebiasaannya akan uang terjadi dalam bentuk pemberian tip kepada siapa pun dan semua orang yang melayani pesanan makanannya, terutama pengantar pizza.

2. Public Service

Selama empat kali musim panas, Natalie bekerja di kantor catatan publik di kantor polisi setempat. Setelah lulus SMA, ia akhirnya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dengan gaji yang lebih tinggi. Saat ia belajar untuk menangani sedikit kekurangan di anggaran bulanannya, ia juga punya kesempatan untuk menyaksikan hal-hal kecil tentang bagaimana hasil dari rapat anggaran tahunan mempengaruhi kehidupan orang lain. Kantor Clay County Sheriff adalah kantor terbesar keenam di Florida tempat dimana Natalie berada. Ketika rumor tentang rapat anggaran beredar, tetangga, orang tua teman-teman dan bahkan ibu saya sendiri mulai bekerja di sana juga. Musim panas Natalie di kantor catatan publik mengajarinya lebih banyak tentang bagaimana bekerja pada tingkatan yang lebih luas dan bagaimana hal itu mempengaruhi kehidupan sehari-harinya lebih dari apapun.

3. Retail

Sebagai seorang karyawan American Eagle Outfitters, Natalie menyukai pekerjaan menjual pakaian kepada teman-teman SMA nya. Ia juga sangat menyukai diskon karyawan yang sering diberikan kepadanya. Namun suatu hari, ia sadar bahwa semua jenis pakaian yang ia tawarkan kepada pelanggan tampak sangat mirip dari tahun ke tahun. Setelah menghabiskan waktu berjam-jam dengan gulungan penurunan harga pada price tag, ia belajar bahwa betapa mudahnya harga sebuah pakaian dapat berubah. Hal ini membuat Natalie yang sekarang jarang membeli sesuatu dengan harga penuh atau full price.

4. Pekerjaan di Kampus

Saat kuliah, Natalie bekerja sebagai resident assistant, yang “menghadiahinya” dengan sewa kamar gratis sebagai imbalan untuk bekerja selama beberapa malam setiap bulan di kampusnya. Lalu, selama satu tahun ia juga pernah bekerja sebagai pemandu wisata di admissions office kampusnya. Gaji yang ia terima cukup untuk membayar tagihan. Yang paling penting, ia belajar nilai dari sebuah networking dan menjaga hubungan baik kepada siapapun yang ia kenal selama ia bekerja sampai hari ini. Natalie mengaku ia masih sering berhubungan dengan editor pertamanya di koran kampus untuk meminta saran dan nasihat profesional.

5. Unpaid Internships

Pengalaman pertama Natalie untuk dapat merasakan pekerjaan yang sesungguhnya sebagai penulis professional dimulai saat ia mulai magang yang tidak dibayar di majalah Orlando. Sebagai anak magang yang tidak dibayar, ia mengaku mengalami kesulitan finansial selama magang karena harus menempuh jarak yang lumayan jauh ke kantornya dan juga mengeluarkan uang ekstra untuk makan siang. Namun, semua hal tersebut terbayarkan dalam kurun waktu satu tahun setelah ia lulus dari kampusnya. Ia ditawari pekerjaan full-time di majalah Jacksonville. Pengalaman-pengalaman Natalie tersebut diatas juga mengajarkannya dan kita semua sebuah pelajaran berharga, sangat penting untuk membantu para profesional muda yang baru bergabung dengan perusahaan tempat kamu bekerja. Setelah Natalieberalih dari seorang mantan magang ke supervisor magang di majalah, ia menyadari betapa banyak waktu, perhatian dan dukungan dari mantan editornya telah dituangkan ke dalam pengalaman magangnya. Ia pun bertekad untuk memberikan proyek magang dan tugas yang akan membantu para pemagang di kantornya untuk dapat belajar dan berkembang, sama seperti yang telah dilakukan supervisornya terdahulu. Ia pun masih tetap berhubungan dengan beberapa mantan pemagang ditempatnya, dengan harapan suatu hari nanti mereka akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Centennial College: School of Advancement – Kuliah Sambil Pematangan Karir Dalam Satu Program

53c92017-6752-40be-b567-d70f1947a743 Ada banyak jurusan yang bisa kamu pilih saat kamu memilih untuk menjadi mahasiswa di sekolah tinggi Centennial College, Ontario, Canada. Salah satu jurusan yang menawarkan banyak pilihan baik untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi maupun peluang karir yang menjanjikan adalah School of Advancement. School of Advancement di Centennial College menawarkan program studi yang bisa dijadikan sebuah jembatan untuk menuju jenjang pendidikan selanjutnya di sekolah tinggi atau universitas lainnya atau juga bisa langsung diaplikasikan untuk menapaki jenjang karir yang kamu inginkan. 86b5c9cb-9164-4309-9e46-6de92d2cf26f Program-program studi yang ada di Centennial College dirancang secara khusus sehingga setiap orang yang mengambil program studi di sini akan mendapatkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni apapun tujuannya setelah lulus dari sekolah tinggi ini. Jika kamu ingin melanjutkan studi lebih lanjut atau memerlukan bantuan untuk mendapatkan pekerjaan, sekolah tinggi satu ini memiliki sebuah program atau pelayanan khusus yang bisa membantumu. Jika bahasa Inggris merupakan bahasa keduamu, maka Centennial College menawarkan program ESL untuk membantumu meningkatkan kemampuan bahasamu agar kamu bisa mengikuti program di sekolah ini atau universitas yang akan kau tuju setelahnya dengan baik. Banyak dari program di Centennial College didanai oleh pemerintah (federal maupun provinsi) yang memungkinkan sekolah ini menawarkan beberapa program tersebut kepada publik tanpa biaya. Beberapa program di Centennial College ditawarkan pada tingkat pasca-sekolah menengah dengan biaya kuliah menyesuaikan. Dan inilah program-program yang bisa kamu pilih di School of Advancement Centennial College:
  1. English for Academic Purposes (EAP)

0 English Academic Programs (EAP) di School of Advancement merupakan sebuah program bersertifikat untuk para pelajar yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau bahasa tambahan dan bagi mereka yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka untuk meningkatkan prestasi pendidikan mereka. Program ini menekankan speaking, listening, effective writing, reading comprehension dan college study skills. Para pelajar ditempatkan pada salah satu dari tiga level: Basic, Intermediate atau Pre-College. Mereka ditempatkan berdasarkan sebuah tes diagnostic bahasa. Bagi yang bisa melengkapi setidaknya 2 level, termasuk level 3 di EAP Program, akan menerima college certificate. Bagi yang mendapat nilai B pada level 3 pada Reading dan Writing akan masuk ke perguruan tinggi melalui kuliah COMM 161 English. Program-program yang ada di EAP sudah termasuk hal-hal berikut: –          Staf pengajar yang berkualifikasi, berdedikasi dan telah memiliki jam mengajar tinggi. –          Kelompok diskusi bebas melalui perpustakaan yang mana didesain untuk membantu para pelajar mengembangkan kemampuan percakapan bahasa Inggris mereka –          Lab komputer yang telah mendukung multimedia ESL Software –          Tutorial –          Bimbingan akademis untuk melancarkan proses ke depannya bagi mereka yang ingin menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi. Banyak mahasiswa mengaku mereka jadi lebih percaya diri kuliah di Centennial College atau universitas lainnya setelah mereka mengambil program EAP (EAPP) ini.
  1. General Arts & Science Arts (GAS)

winner_6_B Ijazah dan program diploma General Arts and Science (GAS) diperuntukkan untuk para pelajar yang telah melengkapi Ontario Secondary School Diploma (OSSD) dan pelajar yang lebih dewasa (dengan atau tanpa OSSD) yang ingin meneruskan kuliah selepas sekolah menengah. Para pelajar di Arts and Liberal Arts Program mempelajari serangkaian subjek dalam bidang humanities, social sciences, English communication, critical thinking, logic  dan reasoning.
  1. General Arts & Science Liberal Arts
c91b6e82-91f3-4aa2-8cc5-eaa6ada86954 Pada program ini, kamu akan mempelajari serangkaian subjek dalam bidang humanities, social sciences, communication dan research methods. Jangka waktu untuk program ini bergantung pada tujuanmu memilih program ini, bervariasi dari 2 hingga 4 semester. Program ini dimulai pada musim gugur di kampus Ashtonbee Centennial College. Kamu perlu mengambil program ini jika:
  • Kamu akan memilih program studi seperti Communication Arts, Child Studies, Community Services, atau Hospitality and Tourism Administration untuk kuliahmu.
  • Tertarik untuk mendaftar pada universitas program studi seni
  • Untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk memasuki universitas
  1. Pre Health

$_35 Jika kamu mengambil program ini maka kamu akan mempelajari matematika, kimia, biologi, komunikasi bahasa Inggris dan metode penelitian.  

Mata Kuliah di School of Advancement

CIC-Work-permit-workshops-for-international-students Mata kuliah yang ada di School of Advancement didesain untuk memenuhi kebutuhan setiap mahasiswanya dalam bahasa Inggris, matematika dan sains (jika berlaku). Profil personal mahasiswa diambil dari nilai ujiannya, catatan dari sekolahnya sebelumnya dan tujuan yang ingin diraihnya dalam mengikuti program yang dipilih. Tujuan School of Advancement adalah ingin mengembangkan kemampuan mahasiswanya yang sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu pihak sekolah juga memberikan dukungan untukmu berkembang pada bidang-bidang dimana kamu menunjukkan kekuatan dan keahlian lebih. Program pada jurusan ini juga fleksibel sehingga kamu bisa mengubah arah dan rencana seiring dengan perkembanganmu pada bidang tertentu atau saat kamu mengenali kelemahanmu pada bidang tertentu. Berikut adalah daftar mata kuliah di School of Advancement:
  1. English/ESL
  2. General Education & Liberal Studies
  3. GNED & Liberal Studies Electives – Summer 2014
  4. Nursing Ryerson Liberal Studies – Winter 2014
  5. Applied Degree Liberal Studies – Winter 2014
Nah semoga info ini bisa menjadi inspirasi buat plan study lanjut kamu ya braaw. Semngat terus braaw 🙂 551c6a1b-82ce-4ff3-9326-b405d7597833 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami