Mungkin tampaknya mudah, menjadi tutor bagi anak-anak sekolah untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Tapi, menjadi tutor bisa jadi lebih sulit dari yang kamu bayangkan. Apalagi, ada kesadaran diri yang perlu dipertimbangkan: perbedaan sistem pendidikan terasa sangat jelas dalam tutoring.
Lalu, bagaimana caranya agar tutoring ini bisa dijadikan bantuan keuangan yang efektif?
Bergabung dengan Agensi
Tanpa pengalaman mengajar, akan sulit bagimu untuk langsung jadi tutor.
Seorang lulusan Sastra Inggris, Katie Newman yang sekarang melanjutkan studinya di bidang hukum di London, mendaftarkan dirinya pada beberapa agensi ketika dia memulai karirnya sebagai seorang tutor. Saat itu ia merasa kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Agensi yang pernah dijajal Katie diantaranya adalah Blue Tutors, Kensington and Chelsea Tutors, Gabbitas Educational Consultants dan Tutor Hunt. Katie mengajar bahasa Inggris, sastra, creative writing dan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Yang mengikuti tutoringnya bervariasi mulai dari anak usia 7 tahun hingga mahasiswa tahun pertama.
Katie mengatakan bahwa jadi tutor selama kuliah sangat membantu dalam menambah penghasilannya dibandingkan menjadi pelayan restoran. Dia bisa mendapat honor sekitar £20 hingga £30 per jam sebagai tutor dan setiap minggunya ada sekitar empat orang yang mengikuti tutorialnya.
Akan tetapi, tentu saja ada kelemahannya. Katie merasa kalau tutoring saat ini menjadi agak keterlaluan—banyak anak yang seharusnya masih menikmati waktu bermain sudah harus mengikuti tutoring dengan begitu ketat. Hal ini dikarenakan tingginya kompetensi untuk memasuki sekolah-sekolah terkenal. Banyak permintaan dari orang tua yang cukup penuntut yang bersedia membayar tinggi asal anak mereka bisa diterima di sekolah atau universitas yang diinginkan.
Kelemahan lainnya dari agensi adalah kurangnya pelatihan bagi tutor yang tidak berpengalaman. Banyak agensi yang meminta komisi terlalu banyak, tapi mereka tidak benar-benar berniat memberikan bimbingan atau dukungan bagi para tutor baru.
Bergabung dengan Lembaga Khusus
Cara lainnya dalam melakukan tutoring yang cukup efektif adalah bergabung dengan lembaga khusus. Cara ini mungkin sedikit kurang menguntungkan tetapi mungkin lebih terstruktur karena lembaga khusus tutoring ini biasanya mengelompokkan peserta bimbingannya dengan jadwal yang teratur seperti pada jam-jam setelah pulang sekolah atau pada hari libur.
Kebanyakan tutor yang aktif adalah mahasiswa. Rata-rata mereka bekerja sekitar 10-12 jam per minggu, bahkan lebih saat libur sekolah dan memperoleh honor per jam sekitar £6 dan akan meningkat sesuai dengan usia yang siswa ikut tutoring dan tanggung jawabnya. Akan tetapi persaingan menjadi tutor seperti ini cukup ketat. Suatu lembaga tutoring di London, misalnya, menerima lebih dari 1600 lamaran dalam satu kali rekrutmen.
Mahasiswa yang menjadi tutor menerima pengajaran dan pelatihan dan memiliki kesempatan untuk turut serta dalam pemasaran atau seminar-seminar di sekolah-sekolah. Banyak mahasiswa yang menggunakan peran ini sebagai batu pijakan untuk mengajar atau bekerja di bidang sosial.
Tutoring Online
Selain dua cara di atas, ada cara yang lebih mudah untuk menjadi tutor, bahkan tanpa harus repot jauh-jauh meninggalkan rumah atau asrama tempatmu tinggal. Seorang mahasiswa Bristol, Adam Lyth, contohnya, mengajar matematika dan ilmu komputer melalui MyTutorWeb. Di forum ini para pelajar bertemu dengan tutor dari universitas-universitas yang tergabung dalam Russel Group. Melalui forum ini, tutor online bisa menciptakan sebuah kelas virtual dan bisa saling berbagi dokumen, menulis, mengetik dan menggambar melalui webcam dan interactive whiteboard.
Adam memperoleh honor sekitar £10 hingga £12 per jamnya dari pekerjaan menjadi tutor online. Per minggunya ia bisa mengajar sekitar 7 jam dengan jadwal yang telah disetujui oleh siswa yang menjadi peserta bimbingannya dan keluarga siswa tersebut.
Singkat kata, dunia tutoring terus berkembang dan para mahasiswa—dengan biaya pendidikannya yang mahal, waktu luang yang banyak dan biasanya kekurangan uang—berpeluang besar untuk jadi tutor.
Jika kamu menyukai anak-anak dan merasa kamu bisa mengajari mereka, maka menjadi tutor bisa jadi opsi terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
Mau Kuliah di Luar Negeri Tapi Takut Ga Betah? Cobain Dulu Summer School di Inggris – Brooke House College Sebelum Memutuskan Berangkat Kuliahnya
Kenapa Kamu Sebaiknya Masuk Ke Community College Dulu Kalau Kuliah di Amerika
BEASISWA Kuliah di Malaysia, KBU International College
BEASISWA KULIAH DI AUSTRALIA, CURTIN UNIVERSITY TAHUN 2015
Royal Prince Sholarships, BPP University – Inggris
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .Email: info@konsultanpendidikan.com
Kalau kamu nggak tahu jurusan apa yang harus kamu pilih pas kuliah nanti, atau kamu nggak tau mau kerja apa nantinya setelah lulus kuliah, tak perlu panik.
Kenapa? Simpel, karna kamu bukan satu-satunya yang mengalami masalah seperti itu. Dan, tentu saja karna semua ada solusinya.
Jadi, jika sampai sekarang kamu masih bingung akan jurusan apa yang mau kamu ambil di universitas atau kamu bingung karna seperti ditekan orang tua untuk masuk jurusan pilihan mereka, tetaplah tenang—stay calm …
Seperti kata pepatah, banyak jalan menuju Roma, banyak cara untuk mencapai suatu tujuan. Begitu pun dengan yang namanya mendapatkan pekerjaan. Ada banyak sekali cara untuk mewujudkan pekerjaan yang kamu inginkan.
Tak banyak kok pekerjaan yang menuntut orang dengan spesifikasi khusus. Dan jika memang ada, seperti pekerjaan dalam bidang kesehatan misalnya, kamu tetap bisa mengalihkan diri belajar hal lainnya lalu ikut pelatihan khusus jika memang kamu benar-benar ingin bekerja di bidang itu.
Kalau kamu sama sekali nggak ada bayangan tentang jurusan apa yang harus kamu pilih atau pekerjaan apa yang bakal kamu ambil, maka yang perlu kamu lakukan cukuplah memilih bidang studi yang benar-benar kamu sukai, satu bidang yang membuatmu merasa nyaman dan kamu yakin bisa mengerjakannya dengan baik. Kemudian, sambil kamu belajar bidang kesukaanmu itu, cobalah untuk magang di beberapa tempat, ikut organisasi mahasiswa, kegiatan amal atau proyek-proyek lainnya.
Ingat, perusahaan lebih mengutamakan lulusan yang punya inisiatif dalam pengembangan diri lho.
Begitu kamu sudah bisa menentukan daftar pilihan bidang studi, maka kamu perlu tahu sebanyak mungkin tentang mata kuliah yang kamu ambil, dosen pengajar, orang-orang yang akan satu jurusan denganmu, fasilitas yang disediakan, universitasnya dan kota tempat universitas itu berada.
Jangan segan mengunjungi universitas-universitas yang sudah masuk daftar pilihanmu pada saat event open days mereka. Tak perlu malu banyak bertanya pada staf kampus, karna hal ini akan banyak membantumu dalam mengumpulkan informasi dengan lebih akurat.
Biasanya di setiap universitas ada staf khusus yang bertugas melayani publik. Kamu bisa menghubungi bagian ini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Jangan sampai ada pertanyaan seputar universitas bersangkutan yang sampai terlewat. Pastikan kamu telah mendapatkan informasi selengkap mungkin.
Kamu juga bisa menanyai beberapa mahasiswa yang mungkin kamu jumpai pada masa kunjungan. Cari tahu tentang siapa dosen yang mengajar subjek favoritmu, durasi kelas dan fasilitas lainnya.
Lokasi universitas juga penting untuk diketahui. Pastikan kamu tahu benar letak kampus dan asrama atau seberapa jauh jarak antara kampus dengan kosmu jika kamu lebih suka tinggal di luar asrama.
Selain mencari tahu secara manual, tentu saja kamu bisa mencari tahu dengan cara favoritmu yaitu via online. Baca dengan cermat prosedur pendaftaran, review setiap jurusan, review alumni, reputasi universitas dan lain-lainnya.
Pilih jurusan yang lebih memotivasi
Meskipun kamu masih belum yakin akan jurusan yang kamu pilih, kamu bisa mulai memikirkan bidang apa yang kamu sukai. Dan jika kamu punya kesukaan pada lebih dari satu bidang studi, kamu bisa mencari subjek yang menghubungkan bidang-bidang favoritmu itu. Misalnya kamu suka kimia, fisika, geografi dan sejarah, kamu bisa mencoba memilih jurusan geologi.
Hal terpenting saat kuliah S1 adalah meyakinkan diri bahwa jurusan yang kamu pilih itu akan bisa menginspirasimu lebih lanjut. Pilihlah satu jurusan yang benar-benar klik di hatimu, yang saat kamu mengenalinya hatimu seolah berbisik, “Ini dia yang aku cari!”.
Jadi, temukan ‘api’ dalam bidang studi pilihanmu karna dengan ‘api’ itulah kamu akan lebih bersemangat dalam kuliah nantinya.
Kalo kamu tertarik dan pingin membangun masa depan yang sukses di bidang bisnis, manajemen, marketing, hospitality, accounting atau finance, KBU bisa jadi plihan kamu. Selain lokasinya yang terjangkau dan strategis, program ini dipenuhi dengan dosen-dosen berkualitas yang sudah diakui dibidangnya masing-masing. Misi dari SBHTM adalah untuk melatih dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang bisa memberi perubahan pada masyarakat. SBHTM menawarkan program Foundation, Diploma dan Bachelor of Honours. Program Honours degree in business bekerjasama dengan Anglia Ruskin University, Inggris.









