Belajar Second Language? Why not ~

Halo..halo happy holiday guys, buat kamu yang masih menikmati liburan nggak lengkap rasanya kalo nggak update berita terbaru seputar kampus-kampus terbaik dan jurusan-jurusan top di luar negeri. Selain berita tentang study abroad, Access Education juga bakal kasih kamu kisah-kisah inspiratif tentang mereka yang udah dan sedang kuliah di luar negeri. Sama halnya seperti kisah Nicky Gordon yang melakukan study abroad hingga ke Jerman. Mau liat ceritanya? Yuk let’s go jerman Mengenal apalagi mempelajari sebuah bahasa baru mungkin bagi kamu atau sebagian orang merupakan salah satu hal yang sulit karena kita belum terbiasa dengan hal yang baru apalagi bahasa yang notabennya sebagai alat komunikasi kita. Tapi nggak ada salahnya kan untuk mempelajari sesuatu hal yang nantinya bisa berguna juga buat kita. Asalkan ada kemauan semua pasti bisa berjalan dengan lancar. Seperti halnya Nicole Gordon yang biasa dipanggil dengan Nicky Gordon. Nicole-GordonMahasiswi lulusan English Language and Literature dari University of Leicester, Inggris ini sama sekali nggak memiliki planning untuk belajar ke luar negeri apalagi pergi ke Jerman. Tapi hal baru yang dialami oleh Nicky membuatnya tau bahwa hal baru itu sangat mengasyikan dan menambah pengetahuannya. FYI guys, Nicky mendapatkan beasiswa dari Erasmus sehingga ia bisa belajar dan pergi ke Jerman. Erasmus adalah lembaga Uni Eropa yang selalu memberikan beasiswa tiap tahunnya untuk 2.000 mahasiswa dari seluruh dunia. Beasiswa Erasmus meliputi student exchange atau pertukaran pelajar untuk jenjang S1, S2 hingga S3 dengan bidang dan program yang beragam seperti ekonomi, hukum, teknik dan sastra. Negara-negara dari Uni Eropa yang paling banyak memberikan beasiswa adalah Jerman, Perancis, dan Belanda. Dan Nicky adalah salah satunya yang beruntung mendapat beasiswa dari Jerman. Hal ini lah yang membuat ia berusaha sangat keras mempelajari bahasa keduanya yaitu Jerman. nicky gordon Selama memulai dan mempelajari bahasa keduanya ini, Nicky merasa nyaman dan makin hari makin mau belajar lebih banyak lagi. selama ia tinggal di Jerman ia percaya bahwa belajar bahasa asing itu adalah sesuatu yang mengasyikan karena kamu akan menemukan hal baru, teman-teman baru dan suasana baru yang ada diluar imajinasi kamu. Kadang Nicky tergoda untuk menggunakan kamus terjemah yang ada di smartphone-nya tapi ia menggagalkan niatnya karena ia yakin ia bisa belajar bahasa itu dengan baik. Dan bener kalo akhirnya ia mulai bisa dan mahir berbahasa Jerman. Ada beberapa cerita lucu yang dialami oleh Nicky Gordon selama berada di Jerman, ia hampir pernah ketinggalan kereta karena nggak tau apa bahasa Jermannya dan akhirnya ia mencari cara agar bisa berkomunikasi dengan orang lain untuk membantunya mencari tau jam berapa kereta akan datang. Haha lucu ya hampir aja Nicky ketinggalan kereta. Dari beberapa kejadian yang dialami Nicky membuatnya ma uterus belajar dan nggak mau nyerah supaya ia bisa bahasa Jerman lebih baik lagi dari sebelumnya. Akhirnya Nicky Gordon menyadari bahwa mempelajari bahasa asing merupakan bagian dari hidupnya dan belajar bahasa lokal di luar negeri itu membuat kenangan yang nggak terlupakan selama kamu study abroad. Nah buat kamu yang penasaran apa aja sih keuntungan belajar bahasa asing atau bahasa kedua setelah bahasa ibu, yuk liat ulasannya. Keuntungan yang pertama adalah kamu jadi memiliki lebih dari satu bahasa yang kamu kuasai, sama halnya seperti kamu memiliki tambahan skill yang bisa kamu pergunakan untuk semua bidang. Misal kamu bekerja di perusahaan Jerman dan mengharuskan kamu menguasai bahasa Jerman, nah kamu nggak perlu khawatir lagi karena kamu udah memiliki pengalaman dan kemampuan dalam hal berbahasa Jerman. Next, keuntungan yang kedua adalah kamu jadi memiliki teman dan pengalaman baru, selama kamu mempelajari bahasa baru atau bahasa kedua mau itu di luar negeri ataupun di dalam negeri kamu tetap akan mendapat pengalaman dan teman baru yang  sama-sama belajar bahasa asing dan bisa saling bertukar pengalaman dan materi selama belajar bahasa asing yang sama. Keuntungan yang terakhir kalo kamu bisa menguasai lebih dari satu bahasa adalah jika ada kesempatan kamu pergi atau jalan-jalan ke luar negeri, apa lagi ke negeri yang kamu kuasai bahasanya itu merupakan kesempatan yang sayang banget buat kamu lewatin. Nah ini nih yang dibidang nilai plus dan bonus buat kamu yang memiliki kemampuan bahasa lebih dari satu bahasa, kamu bisa menikmati dan memiliki pengalaman yang belum tentu semua orang bisa dapetin. So guys, jangan sia-siain kesempatan dan anugrah yang udah kamu dapet kalo kamu bisa berkomunikasi lebih dari satu bahasa, dan buat kamu yang belum masih ada kesempatannya lho, dengan belajar semua yang nggak mungkin bisa jadi mungkin. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kisah Inspiratif: Warren Buffett si Pengusaha Sukses yang ditolak Harvard

Halo friends, apa kabar kamu hari ini? Hari ini kamu ketemu lagi sama ACCESS Education yang selalu kasih kamu informasi ter-lengkap dan ter-update seputar study abroad. Nah kali ini ACCESS  Eductaion bakal kasih kamu salah stau kisah inspiratif yang mungkin bisa kamu jadiin contoh di hidup kamu. Yuk simak kisahnya.. warren-buffet Siapa sih yang nggak kenal Warren Buffett, seorang pengusaha terkenal yang udah mendunia. Yup sebagai orang terkaya kedua di dunia dan pemilik dari Berkshire Hathaway ini ternyata memiliki kisah hidup yang sangat menginspirasi banyak orang hingga akhirnya ia menjadi seorang pengusaha kaya raya saat ini. Warren Buffett sejak kecil nggak pernah bisa unggul dalam hal sekolah, ia merasa memiliki pengalaman yang nggak mengenakan selama berada di sekolah dasar dan sama buruknya saat ini berada di sekolah menangah pertama dan sekolah menengah atas saat itu. Sebagai remaja ia udah terbiasa bekerja keras sejak berumur 16 tahun jadi ia tau bahwa bukan hal yang mungkn jika ia melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Namun pada musim semi di tahun 1950, di saat ia akan lulus ia menemukan sesuatu yang sangat ia cintai tentang pendidikan formal. Pria kelahiran 30 Agustus 1930 ini saat itu sangat mengagumi Benjamin Graham setelah membaca buku karya Graham berjudul The Intelligent Investor, lalu ia berniat pergi ke Columbia Business School dan meminta Graham untuk mau mengajarnya dan menjadi guru baginya. Dan siapa sangka, si anak yang dulunya kurang pintar dalam hal akademik semasa kecil berubah menjadi orang yang sangat disegani karena kepintarannya dalam hal investasi dan saham. Hingga akhirnya ia sukses menjadi seorang pengusaha dan CEO dari Berkshire Hathaway. Padahal dulu ia pernah ditolak sebagai calom mahasiswa di Harvard Business School dan sempat juga dilarang untuk masuk ke Cambridge, ternyata memang nasib nggak ada yang tau berkat kerja kerasnya dalam kehidupan dan cita-cita ia berhasil masuk CBS (Columbia Business School) dan menjadi murid dari Berjamin Graham. Buffett juga pernah mengatakan dalam hidupnya bahwa saat usianya masih 19 tahun dan ia menemukan sebuah buku ‘The Intlligent Insvestor’ karya Benjamin Graham merupakan salah satu moment paling beruntung dalam hidupnya yang juga titik balik dari seorang Warren Buffett. Sampai akhirnya ia menjadi seorang investor besar dan juga pengusaha sukses yang bisa dengan bangga mengejar mimpi dan cita-citanya terwujud. Dan nggak salah kalo Benjamin Graham menyebut Warren Buffett adalah seorang pengrajin inverstasi muda yang memiliki kemampuan luar biasa. Warren-Buffett-Team-Building-Quotes Dari kisah inspiratif diatas kita jadi bisa sama-sama belajar bahwa jika kita mau belajar dan bertekad dengan sungguh-sungguh makan bukan hal mustahil apa yang kita mau bakal tercapai. 🙂 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

List Beasiswa Internasional yang Dibuka Tahunan

Biaya untuk kuliah di luar negeri itu emang cukup tinggi, karena itu ga ada salahnya kalo kalian mencoba untuk cari-cari beasiswa. Kali ini Access Education akan sedikit membantu kalian tentang info beasiswa yang dibuka tiap tahunnya. Jangan malas gunakan mbah google untuk cari detail beasiswanya ya, kan uda dibantu daftar beasiswanya 😉

Beasiswa di Amerika

kuliahamerika Foreign Fulbright Student Program Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang ingin mengambil program pasca sarjana di Amerika. Biaya yang ditanggung meliputi biaya kuliah, biaya buku, biaya penerbangan, biaya hidup, dan asuransi kesehatan. Humphrey Fellowship Program Pada beasiswa kali ini khusus ditujukan bagi para professional yang ingin belajar di Amerika selama setahun penuh. Kriteria yang dilihat adalah kemampuan kepemimpinan dan kontribusinya pada masyarakat. AU Emerging Global Leader Scholarship Program Mahasiswa yang berprestasi berhak unuk mengikuti beasiswa ini ketika mereka ingin mengambil gelar sarjana di Amerika dan akhirnya pulang untuk mengembangkan negaranya yang kurang dalam hal pembangunan sehingga dapat melayani masyarakat.

Beasiswa di Kanada

bgCanada Vanier Canada Graduate Scholarships Diharapkan dengan adanya beasiswa ini banyak mahasiswa doktoral akan tertarik untuk belajar di Kanada sehingga bisa menjadi pusat riset dan pembelajaran tingkat tinggi. Nilai beasiswa yang diberikan adalah 50,000 dollar per tahun. University of Manitoba Graduate Fellowships Dilihat dari kemampuan akademik mahasiswa kita bisa mencoba mendapatkan beasiswa ini jika ingin kuliah di University of Manitoba pada jurusan pasca sarjananya tanpa melihat negara asal maupun jurusan yang diambil. Mahasiswa S2 akan mendapatkan 14,000 dollar sedangkan mahasiswa S3 akan mendapatkan 18,000 dollar. Humber College Scholarships for International Students Jika kita ingin kuliah di Humber College ada banyak sekali beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa baru yang mulai kuliah di bulan Januari atau September. UBC International Leader of Tomorrow Award Beasiswa ini diberikan pada mahasiswa berbakat yang mengikuti program  the International Leader of Tomorrow yang memiliki kesulitan dalam membiayai kuliah.

Beasiswa di Australia

australia Australian Awards Scholarship Kita dapat menggunakan beasiswa ini untuk mengambil kuliah dalam tingkat apapun asalkan universitas tempat kita akan kuliah bergabung dalam institusi Technical and Further Education ataupun universitas lainnya yang terdaftar dalam program ini. Endeavour Postgraduate Scholarship Awards Beasiswa akan diberikan selama 2 sampai 3.5 tahun bagi mahasiswa yang akan mengambil kelas pasca sarjana untuk S1 dan S2. International Postgraduate Research Scholarships (IPRS) Bagi mahasiswa yang ingin melakukan riset di Australia, kita bisa mencoba mendapatkan beasiswa ini agar kita dapat bekerja sama dengan para peneliti Australia. University of Sydney International Scholarships Sayangnya beasiswa ini hanya diberikan pada mahasiswa berprestasi yang diundang secara khusus oleh University of Sydney International untuk kuliah pasca sarjana disana. Macquarie University Vice Chancellor’s International Scholarships Dari beasiswa ini kita akan memperoleh biaya kuliah penuh untuk belajar di salah satu kampus mereka yang terletak di North Ryde. Melbourne International Research Scholarships Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang akan mengambil kuliah riset di University of Melbourne. Adelaide Scholarships International University of Adelaide menyelenggarakan beasiswa ini bagi mahasiswa internasional agar mereka tertarik untuk kuliah riset di universitas mereka sehingga dapat memajukan kualitas riset dalam kampus. La Trobe Academic Excellence Scholarships for International Students Jika kita ingin mengambil kuliah sarjana ataupun pasca sarjana di La Trobe maka kita dapat mencoba mendapatkan beasiswa senilai 10,000 sampai 20,000 dollar ini. Flinders International Postgraduate Scholarships Untuk S2 beasiswa akan diberikan selama 2 tahun sedangkan S3 akan menerima 3 tahun beasiswa dari Flinders University ini.

Beasiswa di Inggris

UK Chevening Scholarships Pemerintah United Kingdom memberikan 1000 beasiswa ini pada mahasiswa pasca sarjana. Rhodes Scholarships at University of Oxford Kita dapat kuliah di University of Oxford dengan menggunakan beasiswa ini. Gates Cambridge Scholarships Bill Gates memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang ingin kuliah di University of Cambridge. Cardiff University Elite International Scholarships Beasiswa ini hanya diberikan pada mahasiswa berprestasi untuk dapat kuliah di Cardiff University. University of Birmingham Scholarships for International Students Kita akan mendapatkan 10.000 pound sterling beasiswa untuk biaya kuliah pasca sarjana satu tahun. University of Westminster International Scholarships Bagi kita mahasiswa yang berasal dari negara berkembang dapat mencoba untuk mendapatkan beasiswa untuk pasca sarjana ini. Edinburgh Global Development Academy Scholarships University of Edinburgh memberikan beasiswa untuk mahasiswa dari negara yang kurang berkembang.

Beasiswa di negara Eropa

swiss DAAD Scholarships with Relevance to Developing Countries Beasiswa ini berasal dari Jerman dan diberikan pada mahasiswa dari negara berkembang agar dapat lebih mengembangkan negara mereka. Netherlands Fellowship Program Agar dapat mengembangkan kemasyarakatan di negara berkembang Belanda memberikan beasiswa ini. Swedish Institute Study Scholarships Bagi kita yang berasal dari negara berkembang dan ingin kuliah di universitas di Swedia maka kita bisa mendapatkan beasiswa ini. VLIR UOS Scholarship Awards Beasiswa Belgia ini diberikan pada mahasiswa dari Asia, Africa, dan Latin America. Eiffel Excellence Scholarship Programme Pemerintah Perancis memberikan beasiswa ini untuk menarik mahasiswa terbaik kuliah di universitas mereka. Quota Scholarship Scheme Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Norwagia pada mahasiswa dari Eropa dan Asia dengan kuota khusus. Swiss Excellence Scholarships for Foreign Students Pemerintah Swiss memberikan beasiswa ini bagi mahasiswa pasca sarjana dan peneliti. Leiden University Excellence Scholarships Mahasiswa berbakat akan mendapatkan beasiswa dari Leiden University ini. University of Maastricht High Potential Scholarships Agar menarik berbagai mahasiswa internasional untuk kuliah di University of Maastricht. Radboud University Scholarship Programme Beasiswa ini hanya bisa didapatkan oleh mahasiswa dari luar eropa. University of Twente Scholarships Beasiswa ini bernilai 6,000 sampai 20,000 Euro per tahun. Utrecht University Excellence Scholarships Mahasiswa pasca sarjana dan sarjana akan mendapatkan 10,000 Euro beasiswa. Erik Bleumink Scholarships at University of Groningen Beasiswa ini diberikan pada mahasiswa S2 di University of Groningen. University of Lausanne Master’s Grant for Foreign Students Besar beasiswa yang diberikan adalah 1,600 Swiss franc per bulan bagi mahasiswa pasca sarjana. University of Bern Excellence Scholarships for International Students University of Bern memberikan 1,600 Swiss franc per bulan bagi mahasiswa pasca sarjana. Ghent University Scholarships for Developing Countries Mahasiswa dari negara berkembang akan dapat kuliah di Belgia dengan beasiswa ini. Lund University Global Scholarships for Non-EU/EEA Students Beasiswa ini diberikan pada mahasiswa dari luar Eropa. Akhir kata, berjuanglah dan berusaha dengan tekun jika memang niat untuk dapetin beasiswa. Penerima beasiswa itu bukan orang yang minta disuapin alias males nyari, mereka adalah individu berambisi yang getol dan cerdas. Good luck! Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mau Beasiswa? Liat contoh dari Yelena yang Apply ke 100 Program Beasiswa!

YELENA-BOSOVIKKamu pernah dengar cerita tentang seorang anak dari keluarga kurang mampu bisa dapat beasiswa setelah Apply ke 100 Program Beasiswa. Ini bener-bener kisah inspiratif buat kamu. Kisah Yelena Bosovix yang merupakan anak dari ibu yang hanya berkerja sebagai buruh pabrik dan ayahnya bekerja di konstruksi bangunan, nggak ada satupun dari mereka lulusan perguruan tinggi. Mereka juga harus hidup serba kesulitan di Ukraina. Akhirnya mereka memutuskan pindah ke Amerika di tahun 1999 dan mulai hidup baru disana. Di negeri impiannya itu Yelena ingin membahagiakan keluarganya yang, ia ingin masuk universitas disana dan merubah kehidupan keluarganya. Singkat cerita, Yelena sudah lulus kuliah dari universitas swasta di Midwest. Ini dia kisahnya… Where I found the Scholarship Saat Yelena masih sekolah ayahnya dipecat dan mereka sekeluarga tidak bisa mencukupi kehidupan sehari-hari, akhirnya ia memutuskan untuk kerja sambilan agar bisa membantu orangtuanya. Ia bekerja sambilan tiap akhir minggu dan karena ia langganan dapat nilai terbaik jadi ia punya waktu senggang untuk mengajukan beasiswa, supaya tetap terorganisir ia selalu memberi tanda di kalender beasiswa yang diminati. Ia selalu meminta surat rekomendasi pada guru dan mentornya di sekolah untuk pengajuan beasiswa yang mungkin ia dapat, ia selalu berdoa dan yakin bahwa beasiswa pasti ia dapat. Di saat ia mengajukan surat beasiswa nggak sengaja ada yang menujukan alamat pada Community Foundation of the Ozarks yaitu lembaga yang membantu siswa yang ingin mendapat beasiswa. Setelah itu nggak kehitung berapa banyak surat pengajuan beasiswa yang ia kirimkan sampai ia dapat julukan si mesin Apply beasiswa. How Money I Got in the End Akhirnya ia menerima 5 beasiswa tahun pertamanya setelah 100 kali ia mengajukan, disamping ia dapat bantuan dana dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat. Walaupun beasiswa yang ia dapat di tahun pertama nggak diperpanjang di tahun kedua, tapi ada orang yang dengar kalo Yelena butuh biaya kuliah dan akhirnya ia direkomendasikan mendapat penghargaan yang akhirnya satu-satunya pinjaman siswa yang ia ambil untuk melanjutkan sekolah ke London di tahun kedua kuliahnya. What This Money Has Meant to Me Akhirnya ia mulai kuliah hukumnya, semua adiknya punya mimpi yang sama seperti Yelena, ada yang di bidang keperawatan, manajemen konstruksi, mereka adalah penerima beasiswa juga lalu yang lain ingin jadi seniman atau polisi, arsitek, dan ada yang sudah jadi senior di sekolah tinggi dan kerja di bidang bisnis. Seperti yang dikatakan John F. Kennedy “jangan Tanya apa yang negaramu lakukan, tapi apa yang kamu lakukan untuk negeramu”. Bisa merubah sesuatu yang nggak mungkin adalah mungkin, hal itu pula yang dilakukan seorang anak dari keluarga miskin, ternyata bisa merubah pikiran banyak orang bahwa kita nggak hanya harus bermimpi tapi membuat mimpi itu jadi kenyatan dan membuktikannya pada semua orang. Kamu juga bisa, ayo berusaha! Sumber : http://www.learnvest.com/2013/09/how-i-did-it-i-applied-for-100-college-scholarships/ Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami