Kuliah di UK : Perbedaan Program Master Taught vs Research

Banyak calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah luar negeri di Inggris untuk S2 sering bingung memilih antara program Master Taught atau Master Research. Keduanya adalah gelar S2 (Master’s degree) dari univ top UK seperti Oxford, Cambridge, UCL, Imperial, atau LSE, tapi sistemnya berbeda banget, kalau salah pilih, bisa bikin proses belajar nggak nyaman atau nggak sesuai goal karir.

Di artikel ini, kami jelaskan secara garis besar perbedaan utama antara Taught Master’s (PGT) dan Research Master’s (PGR) agar kamu nggak salah langkah saat kuliah S2 di Inggris. Cocok buat yang lagi cari beasiswa kuliah luar negeri, estimasi biaya kuliah di Inggris, atau rencana kuliah di Inggris secara keseluruhan.

Apa Itu Master Taught (Postgraduate Taught – PGT)?

Master Taught adalah program S2 yang lebih mirip kuliah undergraduate tapi level lebih tinggi. Strukturnya terjadwal dan terstruktur:

  • Banyak modul/mata kuliah (lectures, seminars, workshops).
  • Assessment via coursework, exam, group project, dan biasanya diakhiri dengan dissertation sekitar 10.000–20.000 kata.
  • Fokus: memperdalam pengetahuan luas di bidang tertentu, skill praktis, dan siap kerja profesional.

Contoh gelar: MA (Master of Arts), MSc (Master of Science), MBA, LLM, dll.

Durasi: Biasanya 1 tahun full-time (atau 2 tahun part-time).

Cocok untuk: yang ingin karir cepat di industri, bisnis, education, engineering, atau switch career tanpa riset mendalam.

Apa Itu Master Research (Postgraduate Research – PGR)?

Master Research lebih fokus pada penelitian independen dan orisinal. Strukturnya lebih fleksibel:

  • Sedikit modul taught (kadang hanya training research methods).
  • Mayoritas waktu untuk riset mandiri, di bawah supervisi supervisor.
  • Diakhiri dengan tesis/dissertation panjang (30.000–60.000 kata atau lebih) dan viva voce (presentasi & tanya jawab).

Contoh gelar: MRes (Master of Research), MPhil (Master of Philosophy), MLitt (Master of Letters).

Durasi: Biasanya 1–2 tahun full-time (bisa lebih panjang kalau part-time atau extend riset).

Cocok untuk: yang ingin lanjut PhD, karir akademik/researcher, atau bidang yang butuh deep expertise (science, humanities, social sciences).

Perbedaan Utama Taught vs Research Master’s di UK

Berikut garis besar perbedaannya agar mudah dipahami:

  1. Struktur & Jadwal
  • Taught: Tetap terjadwal seperti kuliah biasa (timetable fixed, banyak kelas).
  • Research: Fleksibel, lebih banyak waktu mandiri untuk riset.
  1. Fokus Pembelajaran
  • Taught: Kursus luas + skill aplikatif (coursework heavy).
  • Research: Riset mendalam + kontribusi orisinal (thesis heavy).
  1. Assessment
  • Taught: Kombinasi exam, essay, project, + dissertation kecil.
  • Research: Tesis besar + viva (defense).
  1. Durasi & Komitmen
  • Taught: Cepat (1 tahun), cocok kalau ingin cepat lulus & kerja.
  • Research: Bisa 1–2 tahun+, butuh disiplin tinggi untuk riset mandiri.
  1. Biaya Kuliah di Inggris

Secara umum, nggak beda jauh (internasional student £15.000–£40.000/tahun tergantung univ & jurusan). Taught sering lebih mahal karena structured, tapi Research bisa lebih murah kalau lab-based atau scholarship khusus. Living cost tetap sama.

  1. Beasiswa Kuliah Luar Negeri
  • Taught: Lebih banyak opsi (GREAT, Chevening, univ scholarship partial).
  • Research: Cocok untuk scholarship riset-oriented (UKRI, Gates Cambridge, atau LPDP research track).
  1. Prospek Karir
  • Taught: Lebih langsung ke industri/profesional (employability tinggi).
  • Research: Ideal untuk akademik, R&D, atau PhD pathway.

Mana yang Cocok untuk Kamu Saat Kuliah S2 di Inggris?

  • Pilih Taught Master’s kalau: ingin struktur jelas, cepat lulus, fokus skill praktis, atau karir non-akademik.
  • Pilih Research Master’s kalau: suka riset mandiri, rencana PhD, atau bidang yang butuh penelitian orisinal.

Banyak siswa Indonesia salah pilih karena nggak paham perbedaan ini, akhirnya struggle dengan riset mandiri di Research program, atau bosan dengan jadwal ketat di Taught.

Mulai Rencana Kuliah S2 di Inggris dengan Bantuan Ahli!

Jangan sampai salah pilih program yang bikin buang waktu & biaya. Empower Education sebagai konsultan pendidikan terbaik siap bantu analisis profilmu, rekomendasi Taught vs Research yang match passion & goal karir, cari beasiswa kuliah luar negeri, estimasi biaya kuliah di Inggris, apply univ, motivation letter, hingga visa.

Kami sudah bantu banyak siswa lolos kuliah di Inggris dengan program tepat tanpa ribet.

Empower Education, Konsultan Studi Luar Negeri Terbaik di Indonesia

HUBUNGI KAMI DI:

0877-0877-8671

0877-0877-8670

0818-0606-3962

Kunjungi lebih lengkapnya:

http://www.konsultanpendidikan.com

http://www.instagram.com/empowereducation_id

http://www.tiktok.com/@konsultanstudiluarnegeri

Chat WA sekarang untuk konsultasi GRATIS! Ceritain jurusan & rencana S2 kamu, kami bantu pilih Taught atau Research yang paling cocok!

beasiswa kuliah luar negeri, beasiswa chevening, kuliah di UK

Daftar Beasiswa S2 Selain Chevening untuk Kuliah di Inggris

Mimpi kuliah luar negeri di Inggris untuk S2 sering terhambat biaya kuliah yang tinggi, yaitu rata-rata £20.000–£40.000 per tahun plus living cost di London atau kota besar lainnya. Selain Chevening yang super kompetitif, masih banyak opsi beasiswa kuliah luar negeri lain yang bisa bikin kuliah S2 di Inggris lebih terjangkau, bahkan fully funded atau partial.

Di artikel ini, kami bahas secara garis besar beasiswa S2 ke Inggris selain Chevening, termasuk dari pemerintah UK, British Council, univ internal, dan lembaga donor lainnya. Cocok buat kamu yang lagi cari alternatif kuliah di Inggris tanpa harus bergantung satu beasiswa saja.

Mengapa Cari Beasiswa Selain Chevening?

Chevening memang prestisius (fully funded, leadership focus), tapi persaingannya ketat dan syarat pengalaman kerja minimal 2 tahun. Banyak calon mahasiswa Indonesia yang lolos univ top tapi gagal Chevening karena itu. Untungnya, ada beasiswa kuliah luar negeri lain yang:

  • Lebih fleksibel (kurang pengalaman kerja atau fokus akademik).
  • Partial (turunkan biaya kuliah signifikan, sisanya bisa dari tabungan/orang tua/LPDP combo).
  • Dari univ langsung (banyak univ UK tawarkan scholarship internal untuk international students).
  • Spesifik negara seperti Indonesia (misalnya GREAT Scholarships).

Ini bantu kurangi biaya kuliah di Inggris secara drastis, plus kesempatan networking di univ bergengsi seperti Oxford, Cambridge, UCL, Imperial, LSE, dll.

Beasiswa Utama dari Pemerintah & British Council (Selain Chevening)

  1. GREAT Scholarships

Program British Council + GREAT Britain Campaign, khusus mahasiswa dari 18 negara termasuk Indonesia. Untuk intake 2026/27, banyak univ UK tawarkan £10.000 (sekitar Rp 200 juta) potongan tuition fees untuk one-year master’s.

  • Cocok untuk berbagai jurusan (business, science, arts, dll).
  • Apply setelah dapat offer letter dari univ partner (seperti Birkbeck, University of Nottingham, SOAS, Southampton, dll).
  • Deadline biasanya April–Juni 2026.
  • Ini salah satu yang paling mudah diakses buat siswa Indonesia—banyak penerima tahun lalu.
  1. Commonwealth Master’s Scholarships

Dari Commonwealth Scholarship Commission (CSC) UK, untuk warga negara Commonwealth termasuk Indonesia (low/middle-income category).

  • Fully funded: tuition, living allowance, flights, dll.
  • Fokus sustainable development, leadership, dan impact global.
  • Apply via CSC portal, deadline biasanya Oktober–Desember untuk intake berikutnya.
  • Cocok kalau kamu punya visi kontribusi ke Indonesia setelah lulus.

Beasiswa Internal dari Universitas Top UK

Banyak univ UK punya dana sendiri untuk attract international students hal ini sering partial (£5.000–£20.000) atau merit-based:

  1. Gates Cambridge Scholarships (University of Cambridge): Fully funded untuk outstanding applicants, fokus akademik & leadership.
  2. Clarendon Scholarships (University of Oxford): Full tuition + living costs, awarded berdasarkan merit tanpa apply terpisah (otomatis dipertimbangkan saat apply univ).
  3. Rhodes Scholarships (Oxford): Prestisius, fully funded, untuk calon leader global.
  4. Think Big Scholarships atau Global Master’s Scholarships (UCL, Bristol, dll): Potongan tuition besar untuk postgraduate.
  5. University-specific awards seperti di Warwick, Edinburgh, Manchester, King’s College: Banyak yang £5.000–£15.000, apply setelah offer unconditional.

Tips: Selalu cek halaman “International Scholarships” di situs univ target. Banyak yang otomatis consider saat apply admission.

Beasiswa dari Lembaga Donor Lain & Combo dengan LPDP

  1. Jardine Scholarship (khusus Oxford & Cambridge): Fully funded untuk S2 tertentu, fokus Asia.
  2. British Council Scholarships for Women in STEM atau program khusus gender/subject.
  3. LPDP + Univ Partnership: Banyak siswa Indo pakai LPDP (fully funded dari Indonesia) untuk kuliah S2 di UK—LPDP cover tuition & living, cocok combo dengan univ scholarship partial.
  4. Lembaga lain: Seperti dari perusahaan (misalnya Jardine Matheson) atau foundation khusus.

Strategi Memaksimalkan Peluang Beasiswa Kuliah Luar Negeri ke Inggris

  • Apply univ dulu (dapat offer unconditional), baru apply scholarship.
  • Siapkan dokumen kuat: motivation letter, CV, reference, IELTS/TOEFL.
  • Bidik multiple beasiswa sekaligus (GREAT + univ internal + LPDP).
  • Pantau deadline 2026: GREAT biasanya buka awal tahun, Commonwealth Oktober.

Dengan strategi tepat, biaya kuliah di Inggris bisa ditekan drastis—bahkan nol kalau lolos fully funded.

Mau Kuliah S2 di Inggris dengan Beasiswa? Konsultasi Anti Ribet dengan Empower Education!

Jangan biarkan biaya jadi penghalang kuliah luar negeri impianmu. Empower Education sebagai konsultan pendidikan terbaik siap bantu mapping beasiswa S2 ke Inggris selain Chevening, pilih univ match, persiapan dokumen, motivation letter, hingga apply visa. Semuanya ANTI RIBET.

Kami punya track record bantu siswa Indonesia lolos beasiswa GREAT, Commonwealth, univ internal, dan combo LPDP.

Empower Education

Chat WA sekarang untuk konsultasi! Ceritain profil & jurusan impianmu, kami bantu cari beasiswa terbaik tanpa ribet!