Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Konsultan Pendidikan Luar Negeri Terbaik Empower Education
Kuliah ke Luar Negeri Anti Ribet
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Ada salah satu beasiswa S1 di Boston University yang terbuka bagi peminat internasional. Trustee Scholarship. Beasiswa ini full tanggungan biaya kuliah serta biaya wajib lainnya yang harus dikeluarkan saat menjalani studi di Boston University, USA. Trustee Scholarship adalah beasiswa berprestasi yang menyasar kandidat-kandidat internasional yang memiliki capaian akademik luar biasa serta memiliki jiwa kepemimpinan yang bagus.
Penerima Trustee Scholarship dapat memperpanjang beasiswa hingga empat tahun serta terbuka untuk semua jurusan pada program S1 di Boston University. Setiap tahun sekitar 20 kuota beasiswa disediakan bagi kandidat internasional yang memenuhi kriteria. Banyak di antara penerima beasiswa merupakan lulusan SLTA dengan nilai sempurna dan biasanya masuk ke dalam 5 – 10 persen siswa terbaik di kelas.
Persyaratan:
1. Memiliki hasil capaian akademik luar biasa
2. Memiliki sudut pandang, keberanian secara intelektual dan kreatif, serta pengalaman dan prestasi luar biasa
3. Memiliki keunikan bagi komunitas kampus yang menawarkan berbagai kesempatan intelektual, budaya, dan sosial.
Dokumen aplikasi:
1. Essay (maksimum 600 kata)
2. Hasil SAT atau ACT Plus Writing
3. Hasil TOEFL atau IELTS (iBT TOEFL minimum 90, IELTS minimum 7.0)
Pendaftaran:
Buatlah essay sebanyak 600 kata atau kurang dengan menjawab pertanyaan yang disediakan berikut (pilih salah satu). Pertanyaan essai dikutip dari laman Boston University (www.bu.edu):
1. The Trustee Scholars at Boston University form a diverse and inclusive community of students. Please tell us about a time where you proactively advocated for, or experienced, inclusivity in your school or community. What did you learn and how would you put that into practice at Boston University?
2. Howard Thurman, who was the dean of BU’s Marsh Chapel from 1953-1965, once wrote: “Don’t ask what the world needs. Ask what makes you come alive, and go do it. Because what the world needs is people who have come alive.” Can you describe a particular experience you have had or an activity that you participate in that makes you come alive? How would you try to integrate that experience or activity into your time at BU?
Essai tersebut dimuat pada laman aplikasi online Common yang juga sekaligus pendaftaran di Boston University.
Pendaftaran beasiswa tidak membutuhkan aplikasi terpisah. Sehingga pelamar cukup mendaftar di laman Boston University dan memilih salah satu program S1 yang diminati. Hanya saja pelamar harus mencermati dokumen pendaftaran yang diminta oleh masing-masing program. Hasil SAT dan TOEFL/IELTS di atas turut dilampirkan bersama dokumen pendaftaran yang diminta lainnya, seperti salinan ijazah dan transkrip, rekomendasi sekolah, salinan paspor, dll.
Pengajuan aplikasi sudah harus dilakukan paling lambat 1 Desember setiap tahunnya.
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Kuliah di Harvard saja udah bikin bangga, Nadhira Nuraini Afifa bahkan menang kontes pidato wisuda. Dia berpidato mewakili 800 lulusan di angkatannya. Lalu, gimana kuliah di Harvard? Susah nggak sih? Apa aja tips buat masuk Harvard? Nadhira mengajak VOA Indonesia keliling Harvard hingga jalan-jalan ke kontrakannya di Cambridge.
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Di Amerika, mahasiswa internasional bisa kerja paruh waktu di kampus dan di luar kampus. Tapi syaratnya beda-beda. Pambayun Savira ajak kalian ngeliat kesehariannya kerja di perpustakaan kampus – sekaligus cerita tentang gaji, gimana kerja bareng orang Amerika, juga berhemat dengan tinggal bersama keluarga angkat.
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Pada hari Senin, Universitas Alabama melaporkan total 566 kasus virus korona di semua kampusnya kurang dari seminggu setelah hari pertama kelas pada 19 Agustus.
University of Alabama menawarkan kombinasi kursus tatap muka dan hibrida.
Salah satu surat kabar mahasiswa mengkritik administrasi, mengatakan, “Mahasiswa telah mengambil persyaratan Universitas sebagai saran semata-mata karena administrasi juga.”
Pada hari Senin, enam hari setelah kelas pertama dimulai di Universitas Alabama, sekolah tersebut melaporkan total 566 kasus virus corona.
Sekolah telah menggunakan kombinasi kursus tatap muka dan hibrida pada tahun akademik karena pandemi.
Ketika para siswa kembali ke kampus sekitar hari pertama sekolah pada 19 Agustus, foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan tampak seperti mahasiswa Universitas Alabama yang berkerumun di luar bar di Tuscaloosa, tempat kampus utama berada.
Walikota Tuscaloosa Walt Maddox mengumumkan untuk menutup bar lokal selama dua minggu mulai hari Senin, sesuai permintaan Universitas Alabama.
Pada hari Senin, presiden Universitas Alabama mengatakan dalam sebuah surat kepada mahasiswa, fakultas, dan staf bahwa peningkatan kasus virus korona positif “tidak dapat diterima.” Dia menambahkan bahwa pelanggaran protokol kesehatan dan keselamatan “baik di dalam maupun di luar kampus” dapat dikenakan “tindakan disiplin yang keras, hingga dan termasuk penangguhan dari UA.” Namun, dia mengatakan “menyelesaikan semester musim gugur bersama” adalah tujuannya.
Sementara itu, koran siswa sekolah menerbitkan kolom opini satu hari setelah dibuka kembali yang mengkritik universitas.
“Mahasiswa telah mengambil persyaratan Universitas sebagai saran semata-mata karena administrasi juga,” kata kolom itu sebagian.
Perguruan tinggi di seluruh negeri mengubah rencana karena mereka menyaksikan lonjakan kasus virus korona setelah dibuka kembali. University of North Carolina melihat 135 kasus virus korona dalam satu minggu setelah dibuka kembali. Dan Universitas Notre Dame membatalkan kursus tatap muka selama dua minggu.
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
WhatsApp us