Anak Supir Angkot Lulus S1 di Taiwan

Viral di TikTok, Anak Supir Angkot Lulus S1 di Taiwan Awalnya Diremehkan

Sebuah unggahan viral di TikTok mengisahkan Dian yang berhasil lulus kuliah S1 di Taiwan. Dian Nursiati, nama lengkapnya, mematahkan omongan para tetangga di tempat asalnya Karawang, Jawa Barat.

Dian diremehkan saat memilih berkuliah di Taiwan. Para tetangganya menyebut Dian hanya akan berakhir menjadi pembantu. Dengan mengenakan baju toga dan mata berkaca-kaca, Dian menceritakan kisahnya.

“Waktu itu ada orang yang ngomong begini sama gue. Anak sopir angkot saja mimpinya ketinggian ingin kuliah luar negeri,” ujar Dian.

Dian mengatakan, dia sangat sabar menghadapi cibiran para tetangga. Selain meremehkan keinginan Dian untuk kuliah, tetangganya juga menganggap Dian tidak akan punya karir bagus dan segera pulang kampung.

“Alah bu, paling banter juga ye dia juga di sono jadi pembantu, cuma emaknya malu makanya bilang program kuliah. Begitu. Sabarin aje,” kata Dian.

“Alah paling kata juga kagak kelar, pulang mana bisa bapaknya biayain sampai lulus. Enggak apa-apa, sabarin aje,” ujar Dian lagi.

Selepas mengenang pembicaraan pahit para tetangga, Dian memperlihatkan ijazah S1 dari almamaternya. Dian menunjukkan namanya yang tertera jelas dalam ijazah, setelah empat tahun kuliah di Taiwan.

“Cuma sekarang gue mau ngomong doang satu ye. Mah, Bah, neng lulus. Nih lu tengok baek-baek, Meiho University!” ujar Dian.

“Kagak percaya lu, tengok baik-baik. Dian Nursiati. Nama gue! Gue lulus, lu jangan sekate-kate ngomong ye, gue lulus. Gue lulus. Makasih sudah pernah ngomongin gue empat tahun gue lu hina kemampuan gue, gue lulus!” kata Dian.

Cerita Dian yang diupload di TikTok tersebut menuai reaksi positif dari para netizen. Dian bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin kuliah namun terganjal kondisi ekonomi dan keluarga.

Kisah Dian juga menjadi contoh pentingnya mengabaikan omongan yang tidak bermanfaat untuk pengembangan diri. Dian berhasil mematahkan anggapan remeh, pikiran negatif, dan cibiran hingga berhasil jadi sarjana.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Belajar dengan bahasa inggris di luar negeri

Asia

Singapore

Singapura

Sebuah negara kota yang dinamis dan multikultural, Singapura termasuk beberapa universitas paling bergengsi di dunia, dengan Nanyang Technological University (NTU) dan Singapore National University berada di peringkat 15 teratas dalam QS World University Rankings. Jika Anda ingin belajar bahasa Inggris di Singapura, kabar baiknya adalah bahasa Inggris adalah salah satu bahasa resminya, dengan sekitar 80 persen populasi fasih, dan itu juga bahasa pengantar resmi di universitas. Namun, biaya di Singapura relatif tinggi – sebagai contoh, biaya kuliah sarjana di NUS mulai dari S $17,550 (~ US $13,000) pada tahun 2018, dan standar hidup yang tinggi diimbangi dengan biaya hidup yang tinggi.

Malaysia

Malaysia dengan cepat menjadi tujuan studi yang populer bagi siswa internasional, dan baru-baru ini berinvestasi besar-besaran di sektor pendidikan tinggi, misalnya dengan membuka kampus cabang internasional, yang dijalankan oleh universitas yang berbasis di negara lain. Kampus cabang yang ada termasuk yang dioperasikan oleh Universitas Nottingham Inggris dan Universitas Monash Australia. Namun, universitas di negara tersebut memiliki lebih dari sekadar milik sendiri, dengan Universiti Malaya berada di peringkat tertinggi di peringkat ke-87 bersama dalam QS World University Rankings.

Bahasa Inggris adalah bahasa pengantar di perguruan tinggi swasta dan beberapa universitas negeri, dan juga umum digunakan di kalangan orang Malaysia. Bagi mereka yang kurang mahir dalam bahasa tersebut, sebagian besar perguruan tinggi juga menawarkan kelas kemahiran bahasa Inggris. Biaya hidup pelajar internasional di Malaysia serendah US $3.440 per tahun.

Hong Kong

Sebagai salah satu pusat keuangan internasional terkemuka di dunia, Hong Kong memadukan budaya timur dan barat, dengan bahasa Inggris banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan pendidikan tinggi – hampir semua pengajaran tingkat universitas dilakukan dalam bahasa Inggris. Biaya sekolah rata-rata diperkirakan sekitar HK $ 90,000-265,000 (~ US $ 11,465-33,760) setahun, jadi Anda mungkin ingin mengajukan beasiswa, baik dari universitas pilihan Anda atau pemerintah Hong Kong.

India

Ada banyak keragaman di India, baik dalam hal budaya dan bahasa – ratusan dialek digunakan di sini, dan faktanya sensus tahun 2001 mengidentifikasi tidak kurang dari 26 bahasa ibu yang berbeda dengan lebih dari satu juta penutur. Namun, di universitas-universitas India, bahasa pengantar sebagian besar adalah bahasa Inggris, terutama di tingkat pascasarjana, dan sering kali tersedia kelas bahasa bagi penutur non-penutur asli untuk memperkuat pengetahuan mereka tentang bahasa tersebut. Biaya hidup di India sangat terjangkau, dan biaya sekolah juga rendah, dengan biaya kursus biasanya US $3,300-7,800.

Taiwan

Lokasi lain dengan semakin banyaknya siswa internasional yang memilih untuk belajar bahasa Inggris adalah Taiwan, di mana bahasa tersebut digunakan dan dipahami secara luas. Tertarik untuk menarik siswa internasional, universitas di Taiwan meningkatkan jumlah program studi yang diajarkan sebagian atau seluruhnya dalam bahasa Inggris. Ada berbagai program pengajaran bahasa Inggris yang tersedia, yang dapat Anda cari melalui situs web Study in Taiwan. Universitas dengan peringkat tertinggi di Taiwan, Universitas Nasional Taiwan (peringkat 72 dunia), memiliki biaya kuliah mulai dari US $3,300 per tahun.

Afrika dan Timur Tengah

Cairo

Mesir

Meskipun bahasa resmi Mesir adalah bahasa Arab, bahasa Inggris banyak digunakan di tempat-tempat wisata dan kota-kota, dengan sebagian besar tanda jalan bilingual dalam bahasa Arab dan Inggris sastra. Namun, bahasa Inggris kurang umum di daerah pedesaan. Mengingat namanya, Anda tidak akan terkejut mengetahui bahwa British University di Mesir (dekat Kairo) dan American University di Kairo sama-sama mengajar dalam bahasa Inggris. Biaya kuliah bervariasi tergantung pada jam kredit, dengan siswa non-Mesir di universitas terakhir membayar setidaknya US $14,556 per tahun.

Israel

Bahasa resmi Israel adalah Ibrani dan Arab, tetapi bahasa Inggris juga digunakan secara luas, dengan sekitar 85 persen populasi mahir dalam bahasa tersebut. Kursus di universitas di Israel sering kali diajarkan dalam bahasa Ibrani, tetapi banyak universitas terkemuka di Israel juga semakin menawarkan program yang diajarkan dalam bahasa Inggris. Biaya sekolah sekitar US $9,000-15,000 per tahun.

Arab Saudi

Rumah bagi beberapa universitas dengan peringkat tertinggi di QS Arab University Rankings, bahasa resmi Arab Saudi adalah bahasa Arab, tetapi banyak penduduk yang tahu bahasa Inggris. Tidak ada biaya sekolah di beberapa universitas (seperti King Saud University) dan tersedia berbagai kursus bahasa Inggris yang bagus, terutama untuk gelar master dan kursus di bidang teknik, sains, dan kedokteran.

Perhatikan bahwa untuk semua negara ini, jika Anda ingin belajar dalam bahasa Inggris dan Anda bukan penutur asli bahasa Inggris, kemungkinan besar Anda perlu membuktikan kemahiran Anda dalam bahasa tersebut dengan tes seperti IELTS, TOEFL atau PTE. Anda juga perlu memahami dasar-dasar bahasa lokal, untuk membantu Anda menyesuaikan diri.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Penuh S2 dan S3 di Taiwan 2021 – 2022

Beasiswa kuliah di Taiwan satu ini paling rutin ditawarkan selain Beasiswa Pemerintah Taiwan. Namanya Taiwan ICDF Higher Education Scholarship Program. Beasiswa jenjang S2 dan S3. Perbedaannya terletak dari fasilitas yang didapatkan oleh penerima beasiswa. Sebab, beasiswa Taiwan ICDF menawarkan beasiswa kuliah full di Taiwan. Tidak saja tanggungan biaya kuliah dan biaya hidup yang disediakan, tapi juga tiket pesawat pp Indonesia – Taiwan, tempat tinggal di asrama mahasiswa, biaya kredit kuliah, asuransi kesehatan dan kecelakaan, serta tunjangan buku. 


Penerima beasiswa Taiwan ICDF masing-masing akan memperoleh tunjangan hidup bulanan sebesar NT $15.000 untuk S2 dan NT$ 17.000 untuk jenjang S3. Beasiswa tersebut akan diberikan berdasarkan durasi standar program yang diambil. Yakni maksimum 2 tahun untuk program master dan 4 tahun untuk program PhD. 


Ada sejumlah universitas pilihan yang menjadi mitra Taiwan ICDF, di antaranya National Pingtung University of Science and Technology, National Cengchi University, National Tsing Hua University, National Taiwan Normal University, National Yang-Ming University, National Taiwan Ocean University, Yuan Ze University, National Taiwan University, National Taipei University of Nursing and Health Sciences, Taipei Medical University, dan sederet universitas terkemuka lainnya. 

Program yang ditawarkan: 

1. Ph.D. Program in Tropical Agriculture
2. Master Program in Tropical Agiculture
3. Undergraduate Program in Tropical Agriculture
4. International Undergraduate Program in Business Administration (IUP in BA)
5. International Master of Business Administration (IMBA)
6. International Master’s Program in International Studies in International Studies in College of International Affairs
7. International Master of Business Administration in Technology Management
8. International Master Program in Information Systems and Applications
9. Graduate Institute of International Human Resource Development (IHRD)
10. Ph.D. Program in International Health
11. Master’s Program in International Health
12. International Master Program in Aquaculutre Technology and Management
13. International Bachelor Program in Mechanical Engineering
14. International Master’s Program in Electric Power Engineering
15. International Master’s Program in Industrial Engineering and Management
16. International Nursing Master of Science Program (IMEPE)
17. International Master’s Program in Agricultural Economics
18. International Master Program in Civil Engineering and Management
19. MBA Program of International Business and Trade
20. Undergraduate Program in International Business and Trade
21. Undergraduate Program in Journalism and Mass Communication
22. M. Sc. Program in Tropical Medicine
23. International Master’s Program in Health Care Administration
24. Ph.D. Program in Global Health and Health Security
25. International Master of the Arts Program in Cultural and Creative Industries (IMCCI)
26. International Master Program of Agriculture (IMPA)
27. International Bachelor Program of Agribusiness (IBPA)
28. Master in Educational Leadership and Management Development
29. School of Medicine for International Students
30. International Bachelor Program in Computer Science and Information Engineering

* Program beserta daftar universitas yang bisa dilamar secara lengkap tersedia di brosur beasiswa (Unduh)

Dokumen aplikasi: 

  1. Formulir aplikasi online yang telah diisi, dicetak kemudian ditandatangani 
  2. Fotokopi paspor atau dokumen yang membuktikan kewarganegaraan (KTP)
  3. Fotokopi ijazah dan transkrip. Jika dokumen tersebut tidak menggunakan bahasa Inggris atau Mandarin, harus disediakan terjemahan resminya ke dalam bahasa tersebut.
  4. Fotokopi sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) atau dokumen yang menunjukkan bahwa bahwa pelamar lulus dari program di mana semua matakuliahnya diajarkan dalam bahasa Inggris.
  5. Dua surat rekomendasi (dimasukkan dalam amplop tertutup dan ditandatangan). Bisa dari profesor, pimpinan, atau pembimbing 
  6. Fotokopi bahan aplikasi pendaftaran ke universitas yang bekerjasama dengan beasiswa Taiwan ICDF (misalnya: salinan pengiriman biaya pendaftaran, formulir pendaftaran, penerimaan aplikasi dari universitas, email).

Pendaftaran: 

Pertama, daftarkan diri Anda terlebih dahulu ke salah satu universitas Taiwan yang diminati. Hanya boleh daftar di satu program. Di periode ini, pelamar Indonesia hanya dibatasi untuk mendaftar ke program S2 dan S3. Setelah memperoleh dokumen aplikasi seperti tertera di poin 6 di atas, Anda selanjutnya bisa mengajukan beasiswa Taiwan ICDF 2021 ini. 


Selanjutnya untuk mendaftar beasiswa Taiwan ICDF 2021, pelamar harus mengisi formulir aplikasi online Taiwan ICDF (link tertera di poin 1 di atas). Jangan lupa cetak formulir yang telah diisi tersebut dan lampirkan bersama dokumen aplikasi yang diminta lainnya. 


Selanjutnya kirimkan semua dokumen aplikasi beasiswa Taiwan ICDF ke alamat berikut: 
Kantor Taipei Economic and Trade OfficeGedung Artha Graha, Lt. 17 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD Jakarta 12190


Tuliskan untuk aplikasi “Beasiswa ICDF” pada salah satu sudut amplop. 
Dokumen tersebut diterima paling lambat 15 Maret 2021. Pengumuman hasil akan disampaikan paling lambat 10 Juni 2021. Pelamar yang berhasil akan menerima acceptance letter dari universitas melalui Kedutaan / Konsulat Jenderal / Kantor Perwakilan ROC (Taiwan) tempat mereka awalnya melamar. Informasi lebih lanjut bisa disimak melalui website ICDF (www.icdf.org.tw).

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Belajar di Korea Selatan

Setelah memisahkan diri dari Korea Utara pada tahun 1948 menjadi negara yang diperintah secara terpisah, Korea Selatan telah sangat berbeda dari tetangganya, berkembang menjadi kekuatan Asia yang diakui secara internasional di bidang teknologi, pendidikan, dan pariwisata. Merangkul tradisi dan modernitas, ‘Macan Asia’ ini menawarkan banyak hal kepada siswa internasional dan ibu kota Seoul saat ini berada di peringkat 10 kota pelajar terbaik dunia.

Investasi dalam pendidikan dan penelitian telah menjadi jantung dari pertumbuhan Korea Selatan menjadi ekonomi terbesar ke-11 di dunia dan ekonomi terbesar keempat di Asia. Investasi dan pertumbuhan dalam inovasi dan teknologi inilah yang membuat negara ini dikenal sebagai salah satu dari empat ekonomi ‘Macan Asia’, selain Hong Kong, Singapura, dan Taiwan.

Lebih dari 123.000 siswa internasional belajar di Korea Selatan pada tahun 2017 (lebih dari setengahnya berasal dari China) dan pemerintah telah menetapkan pandangannya lebih tinggi, dengan target 200.000 siswa internasional pada tahun 2023. Sebagai bagian dari fokus berkelanjutan pada internasionalisasi ini , beberapa universitas di Korea Selatan, termasuk Universitas Yonsei, membuka kampus internasional baru untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, sementara empat universitas telah membuka kampus cabang di Incheon Global Campus (IGC), termasuk Universitas Negeri New York (SUNY).

Universitas di Korea Selatan


Dengan total lebih dari 370 penyedia perguruan tinggi resmi, Korea Selatan memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada siswa yang tertarik. Negara ini memiliki tidak kurang dari enam entri 20 teratas dan 57 perwakilan secara total dalam QS Asia University Rankings 2019 dan 29 institusi peringkat di QS World University Rankings 2019®.

Melihat lebih dekat universitas top di Korea Selatan dapat diperoleh dengan menggunakan QS South Korea University Rankings yang baru, yang menampilkan 50 institusi terbaik di negara itu, berdasarkan metodologi yang sama yang digunakan untuk menyusun peringkat Asia.

Universitas National Seoul


Universitas National Seoul (SNU) ditempatkan bersama ke-36 dan nomor satu di Korea Selatan dalam QS World University Rankings 2019® dan berada di urutan kedua dalam QS South Korea University Rankings *. Didirikan pada tahun 1946 sebagai universitas nasional pertama Korea Selatan, Universitas National Seoul adalah salah satu dari tiga universitas SKY yang bergengsi dan menyediakan pendidikan liberal berbasis penelitian kepada sekitar 28.378 siswa dari tingkat sarjana hingga PhD. Menurut data yang dikumpulkan oleh Institut Pengembangan Pendidikan Korea, Universitas Nasional Seoul membelanjakan lebih banyak untuk mahasiswanya per kapita daripada universitas Korea Selatan lainnya yang memiliki lebih dari 10.000 siswa.

Sekolah ini memiliki dua kampus di kota Seoul – satu di Gwanak di sisi selatan kota dan satu lagi di pusat kota di distrik Jongno, yang juga merupakan kampus terbesar di ibu kota. Universitas Nasional Seoul juga memiliki portofolio kemitraan internasional yang mengesankan dengan sebanyak 289 universitas di 58 negara bekerja sama dengan sekolah tersebut.

KAIST – Institut Sains & Teknologi Lanjutan Korea

Terletak di Daejeon, KAIST menjadi yang pertama dalam Peringkat Universitas QS Korea Selatan yang baru. Sebuah universitas riset publik dengan populasi siswa saat ini lebih dari 10.000, KAIST didirikan sebagai lembaga sains dan teknik pertama yang dipimpin oleh penelitian di negara itu. Itu peringkat ke-40 dalam Peringkat Universitas Dunia QS dan juga berada di urutan ketiga dalam QS Top 50 Under 50, peringkat universitas terkemuka dunia di bawah 50 tahun. Mayoritas program di KAIST berada dalam bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika) dan universitas ini berada di antara 100 institusi teratas dunia dalam 13 mata pelajaran.

Lebih dari dua jam naik kereta ke selatan ibu kota, KAIST adalah bagian dari pusat teknologi kota Daejeon, kota metropolis terbesar kelima di Korea Selatan dan salah satu yang paling setara di Asia dengan Lembah Silikon di AS.

Universitas Sains dan Teknologi Pohang (POSTECH)

Universitas lain yang menawarkan kurikulum yang berfokus pada sains dan teknologi, POSTECH adalah universitas riset swasta yang menduduki peringkat ke-83 bersama di dunia dan keenam dalam peringkat Korea Selatan dan QS Top 50 Under 50. Kampus cerdas seluas 378 hektar milik POSTECH terletak di sekitar 20 menit berkendara dari pusat kota Pohang, tidak hanya mencakup semua fasilitas biasa – akomodasi siswa, kafe, dan sebagainya – tetapi juga perpustakaan digital, multipleks olahraga, taman yang indah dan fitur air, taman patung dan pub yang disebut Log Cabin, yang sesuai dengan namanya, seluruhnya dibangun dari log. Ada juga “78 anak tangga horor” yang terkenal, yang harus dinaiki dari asrama ke ruang kuliah – hal yang cukup menakutkan jika Anda terlambat masuk kelas.

POSTECH adalah universitas Korea Selatan pertama yang secara resmi diberi label sebagai kampus bilingual pada tahun 2010, dengan sebagian besar acara dan program di tingkat junior, senior dan pascasarjana diajarkan dalam bahasa Korea dan Inggris.

Universitas Korea

Lembaga penelitian swasta ketiga yang termasuk dalam trio SKY, Universitas Korea memiliki persaingan yang telah lama terjalin dengan Universitas Yonsei yang tercermin dari banyaknya pertandingan olahraga kompetitif antara keduanya. Peringkat 86 di dunia dan ketiga di peringkat Korea Selatan, Universitas Korea saat ini memiliki sekitar 37.000 mahasiswa, dan, dari 1.700 fakultasnya, lebih dari 95 persen memegang gelar PhD atau setara dalam bidang mereka. Fakultas hukum sekolah terkenal karena menawarkan salah satu program hukum sarjana paling bergengsi di negara ini. Universitas yang memiliki gelanggang es seukuran untuk Olimpiade di dalam kampusnya, juga memiliki peringkat tinggi untuk teknik kimia, kebijakan dan administrasi sosial, bahasa modern, politik dan akuntansi dan keuangan.

Terletak di Seoul, Universitas Korea secara departemen dibagi di seluruh kota, dengan kampus utama Anam hanya beberapa menit dari pilihan restoran, bar, toko dan atraksi budaya yang populer, termasuk kuil Buddha yang terkenal.

Universitas Sungkyunkwan

Menduduki peringkat ke-100 tahun ini dalam peringkat global dan keempat dalam peringkat Korea Selatan, Universitas Sungkyunkwan adalah institusi swasta lain yang memiliki dua kampus utama, kampus Humaniora dan Ilmu Sosial di Seoul dan kampus Ilmu Pengetahuan Alam lebih jauh ke selatan di Suwon. Universitas memiliki sejarah panjang sejak didirikan pada tahun 1398 oleh Dinasti Joseon, dan saat ini memiliki sekitar 34.700 siswa yang terdaftar. Sungkyunkwan dianggap memiliki salah satu sekolah kedokteran terbaik di negeri ini (peringkat 101-150 secara global dalam peringkat subjek dan ketiga di Korea Selatan), yang berafiliasi dengan Pusat Medis Samsung yang terkenal di dunia. Universitas muncul di antara yang terbaik di dunia untuk 29 mata pelajaran lainnya, termasuk 50 teratas untuk teknik mesin, perpustakaan dan manajemen informasi, dan ilmu material.

sumber :topuniversities.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Ratusan Pelajar Indonesia Diduga Jalani Kerja Paksa di Pabrik Taiwan

Seorang politisi Taiwan membeberkan pengakuan bahwa ratusan pelajar Indonesia menjalani kerja paksa di pabrik Taiwan. Media Taiwan, mengutip ucapan politisi Kuomintang Ko Chih-en, melaporkan, para pelajar itu hanya masuk kelas dua hari dalam sepekan. Kemudian mereka menghabiskan empat hari di pabrik menjadi buruh dengan tugas mengemas 30.000 lensa kontak selama 10 jam per shift.

sumber : Tribunnews.com

Taiwan News memberitakan, terdapat 300 pelajar Indonesia yang berusia di bawah 20 tahun yang dikirim dari dua universitas berbeda untuk bekerja. Karena Kementerian Pendidikan (MOE) melarang program magang bagi pelajar tahun pertama, universitas mengakalinya sehingga mereka dibuat bekerja dalam grup.

Proses pengiriman itu dilakukan seorang broker yang bakal menerima 200 dollar Taiwan atau sekitar Rp 93.795 per murid. Ko menuturkan, ketika para pelajar mulai mengeluh, pejabat universitas hanya mengatakan kepada mereka untuk bersabar. Dia mengatakan, jika pelajar membantu perusahaan, perusahaan juga bakal membantu universitas. Sebaliknya, jika mereka tak bekerja, perusahaan juga tak bakal membantu.

Selain itu, Ko juga memberi tahu manajer pabrik diduga berkata kepada pelajar Indonesia itu bahwa “mereka tak berbeda dengan pekerja asing lainnya”. Kabar kerja paksa yang dijalani pelajar Indonesia membuat Menteri Pendidikan Yao Leeh-ter angkat bicara dengan menyatakan bakal menggelar penyelidikan. Dia menuturkan sudah mengundang presiden universitas pada tahun lalu, dan memperingatkan mereka untuk tidak melanggar hukum. Sementara dari Indonesia, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan bakal menangguhkan pengiriman pelajar Tanah Air untuk magang di Taiwan.

Dalam keterangan resmi, Arrmanatha berkata Kantor Dagang Indonesia di Taipei telah meminta klarifikasi serta berkoordinasi dengan aparat lokal. “Penangguhan rekrutmen dan pengiriman pelajar magang bakal ditangguhkan hingga manajemen yang lebih baik tercapai,” ucapnya. Kantor dagang telah meminta aparat lokal untuk segera mengambil langkah yang diperlukan guna melindungi kepentingan dan keselamatan pelajar Indonesia di sana.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

35 Universitas Terbaik di Seluruh Dunia (part 5)

Finally, sampai di bagian akhir. Masih ada beberapa universitas terbaik di masing-masing negara yang wajib kamu tau, apa aja ya? Yuk, check this out~ Swiss: Swiss Federal Institute of Technology in Zurich Peringkat dunia: 18 Lokasi: Zurich, Swiss Lebih dari 18.000 mahasiswa dari lebih dari 110 negara di dunia menjadi mahasiswa universitas ini. Universitas yang dikenal juga dengan ETH Zurich merupakan salah satu universitas teknik dan science terbaik di Eropa. Taiwan: National Taiwan University Peringkat dunia: 65 Lokasi: Taipei, Taiwan Memiliki kurang lebih 17.000 mahasiswa S1 dan 15.000 mahasiswa S2, universitas ini juga menjadi pusat penelitian di Taiwan. Jurusan kimia dan kelautan menjadi jurusan unggulan universitas asal drama seri terpopuler Meteor Garden. Thailand: Chulalongkorn University Peringkat dunia: 283 Lokasi: Pathumwan, Bangkok, Thailand Universitas tertua di Thailand ini juga menjadi salah satu universitas bergengsi di negeri gajah putih. Jumlah mahasiswa disana sebesar 32.500 mahasiswa dan mendapat pengakuan dunia untuk  jurusan ilmu sosial, teknologi, dan biomedicine. Turki: Middle East Technical University Peringkat dunia: 396 Lokasi: Çankaya Ankara, Turkey Berdiri sejak tahun 1956 dan sekarang memiliki 26.500 mahasiswa. Universitas ini pernah terlibat dalam berbagai proyek dari organisasi dunia seperti NASA, NATO, UN dan World Bank. Universitas memiliki 43 jurusan S1 dan 5 jurusan S2. Inggris: University of Cambridge Peringkat dunia: 4 Lokasi: Cambridge, Inggris Memiliki 31 fakultas yang punya kriteria dan prosedur masing-masing dalam menerima calon mahasiswa. Memiliki 19.000 mahasiswa dan menduduki peringkat pertama dunia untuk banyak jurusan, seperti sejarah dan arkeologi, modern languages, psikologi, teknik material, bahasa dan sastra Inggris, angkatan darat dan laut dan biologi. Banyak lulusan Cambridge yang terkenal di seluruh dunia pada masing-masing bidang, seperti Charles Darwin; pemeran Gandalf di Lord of The Ring, Sir Ian McKellen dan pendiri Harvard, John Harvard. Amerika Serikat: Harvard University Peringkat dunia: 1 Lokasi: Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat Universitas terbaik di dunia memiliki total 21.000 mahasiswa dan alumni lebih dari 200 negara di dunia. Harvard juga memiliki perpustakaan terbesar di dunia, dengan 18,9 koleksi buku yang ada di 70 unit berbeda. Sudah tau kan universitas terbaik di masing-masing negara di dunia? Ini bisa jadi referensi buat kamu yang ingin melanjutkan S1 atau S2 di luar negeri. Jangan takut untuk mencoba, siapa tau kamu bisa jadi salah satu mahasiswa dari 35 universitas tersebut 😀 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami