OpenAI dan Meta hampir merilis model AI yang mampu berpikir seperti manusia

OpenAI dan Meta dilaporkan bersiap untuk merilis model AI yang lebih canggih yang dapat membantu memecahkan masalah dan melakukan tugas yang lebih kompleks.

Chief Operating Officer OpenAI, Brad Lightcap, mengatakan kepada The Financial Times bahwa versi GPT perusahaan berikutnya akan menunjukkan kemajuan dalam memecahkan “masalah sulit”, seperti penalaran.

‘Saya pikir kita baru mulai menggali kemampuan yang dimiliki model-model ini,’ katanya kepada outlet tersebut.

Para eksekutif Meta mengisyaratkan hal serupa untuk model Llama 3 mendatang perusahaan, yang diperkirakan akan hadir dalam beberapa minggu mendatang.

Joelle Pineau, wakil presiden penelitian AI di Meta, mengatakan perusahaan sedang “bekerja keras” mencari cara agar model dapat berbicara, bernalar, merencanakan, dan memiliki ingatan.

Perwakilan Meta dan OpenAI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Business Insider, yang dilakukan di luar jam kerja normal.

Membuat model AI masuk akal dan direncanakan adalah langkah penting menuju pencapaian kecerdasan umum buatan (AGI), yang diklaim oleh Meta dan OpenAI sebagai tujuan.

Perkembangan tersebut bisa bernilai triliunan bagi perusahaan yang mencapainya. Pada bulan Februari, mantan eksekutif Meta dan visioner realitas virtual, John Carmack, menyebut kecerdasan umum buatan (AGI) AI sebagai “cincin kuningan besar”. Dia mengklaim industri ini akan menjadi industri bernilai triliunan dolar pada tahun 2030an.

Meskipun definisi AGI dapat bervariasi, definisi paling sederhana dari AGI adalah jenis kecerdasan buatan yang dapat bekerja pada tingkat manusia atau lebih baik dalam berbagai tugas.

Beberapa ahli telah menyuarakan keprihatinan keselamatan mengenai pengembangan teknologi yang melebihi kecerdasan manusia. Peneliti terkemuka, termasuk bapak baptis AI Yoshua Bengio dan Geoffrey Hinton, telah mendesak masyarakat untuk mempertimbangkan risiko AI terhadap kemanusiaan.

Elon Musk, yang sudah lama skeptis terhadap AI, baru-baru ini memperkirakan bahwa AI akan mengakali manusia dalam waktu dua tahun. Musk mengatakan “jumlah total komputasi makhluk hidup” – sebuah konsep yang mungkin mengacu pada pemikiran dan tindakan AI secara mandiri – akan melebihi jumlah seluruh manusia dalam lima tahun.

Sumber: businessinsider.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com