Sejak SD pastinya kamu sudah diajarkan cara menggunakan titik dan koma yang benar dong! Namun sayangnya, seringkali tanpa kita sadari kita membuat kesalahan-kesalahan dalam penggunaan koma. Hal ini tentunya bisa berpengaruh pada kelayakan karya tulis ilmiah atau bahkan essay yang kamu buat untuk mendaftar ke perguruan tinggi atau melamar beasiswa lho! Coba bayangkan, isi essay kamu sudah sangat bagus tapi karena penggunaan koma dalam essay kamu banyak yang ngawur, essay kamu jadi berkurang nilainya! Hiii… kamu pasti gak mau kan hal tersebut kejadian sama kamu!
Nah, untuk menghindari kesalahan penggunaan koma ini, ada baiknya kamu cek cara penggunaan koma yang baik dan benar di bawah ini!
Contoh kalimat:
X Sita makan nasi uduk, dan minum es teh manis.
√ Sita makan nasi uduk dan minum es teh manis.
Lihat perbedaannya? Tentunya kalimat pertama adalah kalimat yang salah (dan merupakan kesalahan paling umum yang orang-orang tanpa sadari sering buat), karena menurut peraturan yang dimuat di website Purdue OWL, kamu nggak boleh meletakkan koma di antara dua kata kerja atau frase kata kerja dalam predikat majemuk ( bagian dari kalimat yang menjelaskan apa yang Sita lakukan.)
Sekarang coba kamu lihat contoh kalimat dengan penggunaann koma yang salah dan yang benar lainnya;
X Sita makan nasi uduk, dan gorengan.
√ Sita makan nasi uduk dan gorengan.
Nah, penggunaan koma pada kalimat pertama diatas juga merupakan salah satu kesalahan yang orang-orang sering lakukan. Seharusnya, kamu nggak boleh meletakkan koma antara dua kata benda , frase nomina , atau klausa kata benda dalam subjek atau objek yang terdapat dalam kalimat majemuk. Jadi, biasakan untuk tidak menggunakan koma pada kalimat yang setipe dengan kalimat yang diatas ya.
Lain halnya dengan kalimat-kalimat diatas, dibawah ini adalah contoh kalimat dimana kamu sudah sepatutnya menggunakan koma, check it out!
Sita makan nasi uduk, dan ia minum es teh manis.
Kalimat ini mengandung dua klausa independen yang salah satu klausanya bergabung dengan konjungsi, jadi pemakaian koma dibutuhkan untuk memisahkan dua klausa tersebut.
Jadi gimana nih, readers? Sudah cukup jelas kan dengan cara penggunaan koma yang baik dan benar? So, jangan salah lagi yaa dan pastinya semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu semua. 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com