Beasiswa Fulbright Guru 2021 – 2022

Hasil gambar untuk fullbright scholarship

Program beasiswa guru 2021 – 2022 satu ini patut Anda coba. Fulbright Distinguished Awards in Teaching Program for International Teachers (FULBRIGHT DAI). Beasiswa ini ditawarkan untuk memberi kesempatan bagi para guru SD/SMP/SMA/sederajat di Tanah Air untuk mengikuti perkuliahan selama satu semester di universitas AS.

Beasiswa Fulbright DAI menawarkan kesempatan bagi para pendidik sekolah dasar dan menengah yang berprestasi untuk datang ke Amerika Serikat mengikuti program pengembangan profesional selama satu semester serta menjalani proyek individu atau kelompok, mengikuti kuliah pengembangan profesional di universitas tuan rumah, dan mengamati dan membagikan keahlian dengan guru dan siswa di universitas tuan rumah atau sekolah dasar dan menengah di AS.

Program Beasiswa Fulbright DAI 2021 – 2022 menyediakan sekitar 45 beasiswa dari 18 negara yang ditujukan bagi guru SD/SMP/SMA dan sederjat. Kesempatan unik untuk mengembangkan keahlian guru di bidang studi mereka, meningkatkan keterampilan mengajar, meningkatkan pengetahuan mereka tentang AS, dan menyelesaikan proyek individu atau kelompok.

Fulbright DAI merupakan beasiswa yang disediakan Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS melalui International Research & Exchanges Board (IREX), organisasi non profit yang berbasis di Washington, DC. Program tersebut akan dimulai Agustus 2022 hingga Desember 2022.

Beasiswa yang diperoleh di antaranya mencakup dukungan visa J-1, pembekalan sebelum keberangkatan yang dilaksanakan di Indonesia, tiket pesawat PP Indonesia-Amerika Serikat, orientasi saat kedatangan dan kepulangan, biaya program akademik, perumahan dan makan, asuransi kesehatan dan kecelakaan, transportasi ke sekolah lokal (jika dibutuhkan);  uang saku harian untuk hal tak terduga, tunjangan bagasi, tunjangan teknologi, serta peluang mengajukan hibah bagi alumni yang berprestasi.


Persyaratan: 
1. Guru tetap sekolah dasar atau menengah (SD/SMP/SMA atau sederajat) pada sebuah sekolah yang melayani penduduk lokal (bukan ekspatriat)
2. Setidaknya memiliki tiga tahun pengalaman mengajar penuh waktu atau bekerja yang berhubungan langsung dengan siswa (lebih disukai lima tahun atau lebih)
3. Warganegara Indonesia
4. Bergelar sarjana (S1) atau setara
5. Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan dengan skor TOEFL ITP 500 atau TOEFL iBT 60/61, atau IELTS yang setara6. Menunjukkan komitmen untuk terus mengajar setelah menyelesaikan program
7. Petugas perpustakaan, pembimbing, spesialis kurikulum, koordinator pendidikan khusus, serta tenaga pendidik lainnya, termasuk administrator yang bekerja untuk siswa setidaknya lima puluh persen dari waktu mereka juga bisa mendaftar program ini.


Pelamar yang paling kompetitif akan menunjukkan bukti kepemimpinan di sekolah atau distrik mereka.

Dokumen aplikasi: 

  1. Formulir aplikasi (Unduh)
  2. Statement of Purpose yang ditulis jelas, ringkas satu halaman (tertera di formulir)
  3. Formulir referensi dan dukungan institusi diisi oleh pengawas (Unduh)
  4. Privacy Policy dan Application Certification Statement (tertera di formulir)
  5. Formulir persetujuan yang diisi oleh kepala sekolah (Unduh)
  6. Copy KTP atau paspor
  7. Salinan Transkrip Nilai dan Ijazah Akademik yang dilegalisir
  8. Copy skor TOEFL/IELTS
  9. Curriculum vitae

Pendaftaran: Pengajuan beasiswa guru SD/SMP/SMA/sederajat 2021 – 2022 dari Fulbright DAI dapat dilakukan dengan dua cara. Pilih salah satu. 


▪ Cara pertama, Kirimkan dokumen aplikasi (hard copy) di atas melalui kantor AMINEF: 

American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel: (021) 579 39 085 ~ 9086


▪ Cara kedua, mengajukan aplikasi online:Jika memilih mendaftar dengan cara kedua, pelamar mengajukan aplikasi beasiswa Fulbright DAI secara online di website IREX: https://fulbright.irex.org/

Buatlah akun terlebih dahulu di website tersebut. Unduh panduan online, kemudian isi formulir serta unggah dokumen aplikasi (format PDF) yang diminta berikut: 

  1. Formulir referensi dan dukungan institusi diisi oleh pengawas (Part XIII)
  2. Privacy Policy dan Application Certification Statement (Part XIV)
  3. KTP atau paspor (Part XV)
  4. Ijazah dan transkrip (Part XV)
  5. Skor TOEFL/IELTS (Part XV)
  6. Curriculum vitae (Part XV)


Pengajuan beasiswa tersebut paling lambat 15 April 2021. 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai beasiswa Fulbright DAI 2021 dapat disampaikan melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau melalui website Aminef (www.aminef.or.id). Selamat mencoba!

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Pendaftaran Beasiswa Fulbright 2021 – 2022

Beasiswa Fulbright untuk Kuliah S2 dan S3 di Amerika Serikat - Schoters

Ingin mengenyam studi S2 atau S3 di Amerika Serikat? Ini dia peluang bagus Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat. Fulbright. Tahun ini, beasiswa Fulbright 2021 – 2022 kembali tersedia bagi peminat Indonesia. Beasiswa Fulbright merupakan salah satu beasiswa bergengsi yang ditawarkan Pemerintah AS. Beasiswa ini ditawarkan dalam beberapa jenis. Dua di antaranya adalah Fulbright Master’s Degree Program dan Fulbright PhD Degree Program. Beasiswa Fulbright Master merupakan beasiswa untuk jenjang S2, dan beasiswa Fulbright PhD adalah beasiswa S3 bagi mereka yang ingin mengambil gelar doktor. 
Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh yang didanai Pemerintah AS melalui lembaga AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Fulbright Master’s Degree Program dibuka umum. Siapa saja boleh mendaftar. Begitu pun dengan beasiswa Fulbright PhD.

Tanggungan beasiswa Fulbright di antaranya mencakup dukungan visa J-1, tiket pesawat pp Indonesia-AS, biaya kuliah penuh, biaya hidup di AS, serta biaya terkait lainnya. Selain itu, penerima beasiwa Fulbright juga memperoleh asuransi kesehatan dan kecelakaan. 
Pelamar bisa mendaftar untuk semua bidang studi/keahlian yang ditawarkan di universitas-universitas AS. Pengecualian pada bidang yang terkait ilmu kedokteran.

Persyaratan:Program master (S2):
▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
6. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
7. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright
8. Bersedia bekerja setidaknya lima tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa

▪ Khusus:
1. Bergelar sarjana (S1)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 550 atau IELTS yang setara

Program doktor (S3): ▪ Umum:
1. Warganegara Indonesia dan bukan penduduk tetap Amerika Serikat, atau saat ini menetap di AS
2. Memiliki kualitas kepemimpinan serta memperlihatkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat
3. Punya persiapan serta menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih
4. Mahir berbahasa Inggris
5. Memiliki prestasi akademik yang cemerlang
6. Menunjukkan secara realistis dapat menyelesaikan studi pascasarjana penuh waktu atau melakukan penelitian di AS
6. Menunjukkan komitmen kuat untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program beasiswa Fulbright

▪ Khusus:
1. Memiliki gelar master (S2)
2. Memiliki IPK minimum 3.0 (skala 4.00)
3. Memiliki skor TOEFL ITP minimum 575 atau IELTS yang setara
4. Berniat untuk mengambil atau kembali ke posisi akademis setelah menyelesaikan gelar

Dokumen aplikasi (S2/S3):1. Formulir aplikasi lengkap. Termasuk di dalamnya satu halaman study objective, satu halaman personal statement, bibliografi dari karya tulis yang dipublikasi, serta contoh tulisan akademik. (Unduh formulir: S2S3)2. Salinan skor ITP TOEFL atau IELTS (terbaru, kurang dari dua tahun terakhir)3. Dua surat referensi, baik dari dosen/profesor atau atasan tempat kerja yang mengenal Anda dengan baik4. Salinan ijazah dan transkrip akademik (Dalam bahasa aslinya beserta terjemahannya ke dalam bahasa Inggris) 5. Salinan dokumen identitas (KTP atau paspor)6. Curriculum vitae

Pendaftaran: Lengkapi dokumen aplikasi di atas bersama formulir aplikasi dari AMINEF. Lalu kirimkan via pos atau antar langsung ke alamat berikut: 
American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF)
Intiland Tower, Lantai 11
Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
Jakarta 10220
Tel : (021) -57939085 ~ 9086

Pendaftaran serta pengajuan beasiswa Fulbright 2021/2022 paling lambat 15 Februari 2021. Aplikasi sudah harus diterima pada tanggal tersebut. Seleksi berkas akan dilakukan pada Maret 2021. Selanjutnya peserta akan mengikuti seleksi wawancara pada April 2021. Hasil seleksi pemeringkatan akan diumumkan Aminef pada Juni 2021. Jadwal tersebut bisa saja berubah. Bagi yang ingin bertanya bisa melalui email: infofulbright_ind@aminef.or.id atau melalui laman Aminef (www.aminef.or.id). Semoga berhasil!

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Yang Perlu Diketahui Siswa Internasional (part II)

Akankah Zona Waktu Mempengaruhi Kelas Online?

Beberapa perguruan tinggi telah berkomitmen pada kursus online untuk musim gugur, tetapi kelas virtual dapat menjadi tantangan bagi siswa internasional yang tinggal di zona waktu yang berbeda. Beberapa universitas telah memperingatkan siswa bahwa mereka mungkin tidak dapat berpartisipasi, tergantung pada format kelas dan di mana mereka tinggal.

Kelas online terjadi secara real time (pembelajaran sinkron) atau dengan jadwal fleksibel yang ditentukan secara individu oleh siswa (pembelajaran asinkron). William Brustein, wakil presiden untuk strategi global dan urusan internasional di West Virginia University, mengatakan kelas sinkron bisa menjadi masalah yang meluas bagi banyak mahasiswa internasional.

“Jika Anda tinggal di Asia Timur, Anda berbicara tentang perubahan waktu 13 jam dari Pantai Timur,” katanya.

Apakah Siswa Internasional Masih Harus Mengikuti SAT atau ACT?

SAT dan ACT adalah tes standar yang mengukur kesiapan perguruan tinggi. Sebagian besar perguruan tinggi dan universitas mewajibkan siswa internasional untuk mengikuti setidaknya satu ujian untuk masuk.

Tetapi Dewan Perguruan Tinggi – sebuah organisasi nirlaba yang mengawasi SAT – baru-baru ini mengumumkan tidak akan menawarkan pengujian di rumah karena kesulitan teknologi. ACT masih berencana menawarkan pengujian di musim gugur, baik di sekolah atau online.

Jadi, apa artinya bagi siswa internasional? Sulit untuk mengatakannya.

Beberapa sekolah, seperti Cornell University dan Harvard College, telah membatalkan persyaratan SAT atau ACT karena virus corona. Yang lainnya, termasuk sistem Universitas California, telah mengumumkan kebijakan opsional uji.

Tes-opsional berarti siswa tidak perlu mengirimkan skor tes standar pada aplikasi mereka. Sebaliknya, penekanan akan bergeser ke bagian lain dari profil pelamar.

Banyak perguruan tinggi dan universitas A.S. juga mengharuskan siswa internasional untuk menyerahkan skor dari tes kecakapan bahasa Inggris. Pasca COVID-19, banyak negara telah menangguhkan pengujian standar untuk tes kecakapan bahasa Inggris, seperti TOEFL dan IELTS. Namun, Educational Testing Service (ETS) telah memperluas ketersediaan pengujian di rumah di seluruh dunia, dengan pengecualian di China daratan dan Iran.

Banyak universitas dilaporkan bekerja satu lawan satu dengan siswa dan menunjukkan fleksibilitas dengan tenggat waktu pendaftaran, materi lamaran yang diperlukan, tenggat waktu pendaftaran, dan tes kecakapan bahasa Inggris.

Bantuan Keuangan Apa yang Tersedia untuk Siswa Internasional?

Siswa internasional tidak memenuhi syarat untuk bantuan siswa federal di AS, tetapi ada pilihan lain untuk bantuan keuangan bagi siswa internasional.

Mahasiswa internasional dapat meminta penasihat mahasiswa untuk menominasikan mereka untuk mendapatkan bantuan dari Institut Pendidikan Internasional. IIE telah berkomitmen $1 juta untuk dana siswa daruratnya. Siswa yang sedang belajar untuk gelar associate, sarjana, master, atau doktoral berhak menerima hingga $2,500.

Selama wabah COVID-19, Inisiatif Bantuan Darurat Mahasiswa COVID-19 Percaya pada Siswa akan mendistribusikan $1,1 juta kepada institusi dan siswa yang terkena pandemi. Siswa juga harus menghubungi perguruan tinggi dan organisasi mereka di negara mereka sendiri untuk mendapatkan bantuan, atau mempertimbangkan dana bantuan swasta.

Bisakah Siswa Internasional Mendapatkan Beasiswa?

Beasiswa siswa internasional tersedia, tetapi siswa harus memiliki banyak akal dan mengeksplorasi setiap peluang yang memungkinkan.

Mahasiswa Internasional memiliki database lengkap mengenai hibah, beasiswa, program pinjaman, dan informasi lainnya untuk mahasiswa di seluruh dunia. Fastweb adalah sumber daya hebat lainnya, menawarkan akses ke 1,5 juta beasiswa.

Kompetisi beasiswa adalah cara lain untuk menerima dana. Mereka biasanya memberikan dana kepada kelompok orang tertentu.

Beasiswa Internasional Yayasan Aga Khan, misalnya, memberikan beasiswa kepada mahasiswa pascasarjana dari negara berkembang tertentu yang tidak memiliki sumber pendanaan lain. Demikian pula, Dana Beasiswa Perdamaian Internasional PEO memberikan beasiswa bagi wanita dari negara lain yang memperoleh gelar sarjana di Amerika Serikat. Lainnya termasuk:

  • Asosiasi Wanita Universitas Amerika
  • Conacyt (Spanyol)
  • ColFuturo (Spanyol)
  • Program Mahasiswa Fulbright Asing
  • Program Beasiswa Pascasarjana Bersama Jepang / Bank Dunia
  • Pembiayaan MPOWER

Apa Yang Terjadi Dengan Tempat Tinggal Siswa?

Perguruan tinggi dan universitas meminta mahasiswanya untuk meninggalkan asrama kampus setelah virus corona menyebar ke seluruh Amerika Serikat pada musim semi. Banyak mahasiswa internasional harus kembali ke negara asalnya, mencari akomodasi baru di luar kampus, atau mengajukan petisi untuk tetap tinggal di asrama.

Universitas Carnegie Mellon, Universitas Vanderbilt, Universitas Illinois, dan lainnya menawarkan tempat tinggal musim panas bagi siswa yang tidak dapat kembali ke rumah karena pembatasan perjalanan, risiko keuangan, atau tinggal dengan keluarga lulusan. Banyak dari sekolah ini masih menawarkan akomodasi musim panas, tetapi dengan berbagai pedoman dan batasan baru, jadi pastikan untuk meneliti sekolah Anda.

Jika perguruan tinggi membuka kampus di musim gugur, format perumahan asrama mungkin harus berubah dari model teman sekamar tradisional. Misalnya, Claremont McKenna College di California berencana untuk membuat siswa tinggal di kamar tunggal atau asrama kelompok kecil.

Bisakah Siswa Internasional Bekerja di AS?

Siswa internasional dapat bekerja di A.S. sambil belajar, meskipun ada batasan. Virus corona selanjutnya dapat membatasi jumlah peluang kerja.

Pelajar internasional harus memiliki visa F-1 dan M-1 untuk bekerja di kampus dan dalam program pelatihan tertentu, menurut Study in A.S., tetapi mereka tidak diizinkan bekerja di luar kampus selama tahun akademik pertama mereka.

Peluang kerja mahasiswa lulusan juga dapat dipengaruhi oleh administrasi Trump. Pada bulan Mei, pemerintah mengumumkan rencana untuk menangguhkan program yang memberikan pelatihan kerja 1-2 tahun kepada siswa internasional di AS setelah pendidikan mereka. Pelatihan Praktis Opsional, atau OPT, adalah insentif bagi siswa internasional karena memberikan beberapa bantalan antara sekolah dan pekerjaan.

Pemerintahan Trump berpendapat bahwa penangguhan program akan membantu lulusan Amerika mendapatkan pekerjaan dalam ekonomi yang sedang goyah. Namun, para kritikus berpendapat bahwa pembatasan program dapat berdampak negatif pada pasar tenaga kerja Amerika dan mengurangi pendapatan untuk perguruan tinggi yang merekrut siswa internasional.

Brustein yakin akan keliru jika menangguhkannya. “Saya pikir itu hanya angan-angan bahwa mahasiswa internasional yang mendapatkan posisi OPT ini mengambil pekerjaan dari orang Amerika,” katanya. “Bukan itu masalahnya sama sekali.”

Virus corona telah menimbulkan banyak kendala bagi mahasiswa internasional. Banyak hal bergantung pada prospek kesehatan masyarakat dan kapan Anda akan aman untuk bepergian. Sementara itu, ada sumber daya yang tersedia yang dapat membantu antara sekarang dan nanti.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami