Jika memberikan presentasi atau menimpali selama sesi curah pendapat membuat Anda gugup, Anda mungkin tidak keberatan dengan pengaturan kerja jarak jauh Anda saat ini. Tetapi pandemi sebenarnya mungkin waktu terbaik untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum.
Pertama, banyak kelas online menghilangkan faktor paling menakutkan – penonton langsung. Ketika Anda dapat merekam tugas Anda sebelumnya atau hanya melihat seorang ahli membagikan tip mereka, penghalang untuk masuk semakin rendah. Dan bahkan dalam kursus yang diadakan di atas Zoom, presentasi melalui kamera menghilangkan kepanikan yang sebenarnya dari berdiri di podium.
Selain itu, kemampuan untuk memikat orang banyak sangat berharga bahkan saat Anda bekerja dari jarak jauh. Apakah Anda mencoba membuat tim virtual Anda lebih menarik atau ingin menyelesaikan wawancara kerja terakhir, memiliki lebih percaya diri sebagai presenter dapat membuat perbedaan dalam karir Anda.
Kursus di bawah ini berkisar dari berbicara di depan umum dan tip komunikasi hingga mendongeng dan retorika, karena presentasi Anda hanya sebagus pidato Anda yang sebenarnya. Beberapa kelas juga gratis untuk diaudit, artinya Anda memiliki akses ke kelas tersebut tetapi tidak akan menerima nilai atau sertifikasi. Jika Anda ingin mengambil kursus berbayar atau mendapatkan sertifikat kelulusan, harga dapat berkisar dari $15- $49 sebulan, tergantung pada platform pembelajaran.
10 kursus online terjangkau yang akan membuat Anda menjadi Pembicara Publik yang lebih baik:
Pengantar Public Speaking
Tersedia di Coursera, termasuk dalam uji coba 7 hari gratis, $49 per bulan setelah uji coba
Ditawarkan oleh Universitas Washington, ini adalah yang pertama dari empat kursus di Spesialisasi Berbicara Publik Dinamis Coursera. Sebagai kelas intro, ini mencakup teknik latihan dan tip penulisan pidato untuk mengurangi kegelisahan presentasi. Peserta didik berlatih dengan merekam diri mereka sendiri dan menerima umpan balik sehingga mereka secara bertahap dapat menjadi orator yang lebih percaya diri. Kursus yang lebih maju dalam spesialisasi ini berfokus pada jenis tertentu dari berbicara di depan umum, seperti presentasi informatif dan pidato motivasi.
Retorika: Seni Menulis Persuasif dan Berbicara di Depan Umum
Tersedia di edX, bebas untuk diaudit
Kursus Harvard ini membahas akar dari apa yang membuat argumen menarik dengan melihat beberapa pidato politik paling terkenal dalam sejarah Amerika. Siswa dapat membuat anotasi contoh perangkat retoris dan mendengar profesor membongkar apa yang membuat setiap pidato berkesan, sambil membuat esai persuasif mereka sendiri. Ada juga bagian yang dikhususkan untuk nasihat berbicara di depan umum, membantu siswa menyusun semuanya menjadi presentasi yang tak terlupakan. Kelas ini gratis, tetapi biayanya $99 jika Anda menginginkan sertifikat kelulusan.
Robin Roberts Mengajarkan Komunikasi yang Efektif dan Otentik
Tersedia di MasterClass, $ 15 sebulan untuk kursus atau $ 180 untuk keanggotaan tahunan
Robin Roberts, pembawa acara “Good Morning America” pemenang Emmy, berbagi kiatnya tentang cara terhubung dengan pemirsa dengan cara yang lebih bermakna. Dia menyentuh kerentanan dan bagaimana “membuat pesan Anda berantakan” sebelum menyelami strategi berbicara di depan umum yang dapat membantu Anda menonjol dalam wawancara kerja, menanyakan apa nilai Anda di tempat kerja, dan bahkan merasa lebih nyaman di TV, seandainya kesempatan muncul.
Berkomunikasi dengan Percaya Diri
Tersedia di LinkedIn Learning, termasuk dalam uji coba satu bulan gratis, kemudian $19,99 atau $29,99 per bulan tergantung pada paket langganan Anda
Kursus berbicara di depan umum yang paling populer di LinkedIn Learning, “Berkomunikasi dengan Percaya Diri” menekankan pentingnya kehadiran fisik Anda sebagai pembicara. Kelas memandu Anda melalui teknik pernapasan dan tip lain untuk memperlambat pidato Anda, mengatur ekspresi wajah Anda, dan menjaga bahasa tubuh yang meyakinkan, sehingga Anda benar-benar merasa tidak terlalu gelisah saat giliran Anda untuk presentasi. Setelah Anda selesai dengan kursus ini, Anda akan dapat menambahkan sertifikat kelulusan ke profil LinkedIn Anda untuk dilihat oleh pemberi kerja.
Kursus Public Speaking Lengkap
Tersedia di Udemy, $139,99 untuk kursus
Tersedia dalam bahasa Inggris dan Mandarin, kursus ini memberikan pendidikan menyeluruh dalam berbicara di depan umum. Ini membahas masalah umum seperti “pembuangan data” yang dapat membuat berita sulit diikuti dan mengajari Anda atribut utama pidato yang sukses. Bagian dari kelas akan membutuhkan latihan melalui video, yang dapat Anda akses dengan mudah melalui laptop, ponsel, atau tablet. Anda juga akan menerima sertifikat kelulusan di bagian akhir.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Ingin memiliki pengalaman global?
Penasaran ingin berkeliling dunia?
Tapi tetap ingin meraih prestasi akademik yang cemerlang?
Di Syracuse University, Kamu bisa dapat keduanya: prestasi akademis dan pengalaman global. Ya, meskipun kampus utamanya terletak di pusat kota New York, Amerika Serikat, namun Syracuse University juga memiliki banyak sekali kampus tambahan baik itu di kota-kota lain di Amerika Serikat seperti Washington DC dan Los Angeles, maupun di kota-kota yangterletak di negara selain Amerika Serikat, seperti Beijing di Tiongkok, Florence di Italia, Istanbul di Turki, London di Inggris, Madrid di Spanyol, Santiago di Cili, Strasbourg di Perancis, dan Wroclaw di Polandia.
Yang menarik, di negara manapun Kamu mendaftar, kurikulum yang diterapkan di semua kampus tersebut tetaplah sama, yaitu kurikulum yang mengacu pada kampus pusat di New York, Amerika Serikat.
Mengenai biaya perkuliahan, pihak universitas menetapkan harga yang berbeda-beda sesuai dengan program studi dan lokasi kampus yang kamu pilih.Dengan kata lain, biaya yang harus kamu keluarkan jika kamu memutuskan untuk berkuliah di Tiongkok tidak akan sama dengan biaya yang harus kamu penuhi jika kamu memilih kampus Madrid.
Jika kamu tertarik untuk mendaftar menjadi salah satu mahasiswa di Syracuse University, maka kamu harus memenuhi beberapa persyaratan yang dibuat oleh pihak universitas.Persayaratan itu sendiri berlaku baik itu bagi para mahasiswa lokal maupun internasional, seperti para calon mahasiswa yang berasal dari Indonesia.
Beberapa diantara syarat-syarat tersebut adalah: memiliki IPK minimal 2.5 dari skala 4.0 (minimum 3.0 untuk beberapa program) dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik (dibuktikan dengan sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris).
Namun, meskipun kamu telah memenuhi semua persyaratan tersebut, belum tentu Kamu akan secara otomatis diterima sebagai mahasiswa di sana. Diterima atau tidaknya seorang mahasiswa akan ditentukan setelah pihak universitas mereview proposal Kamu secara keseluruhan dan membandingkannya dengan para pelamar yang lain.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Mungkin beberapa dari kita ada yang mencari program kuliah 2 tahun sebelum akhirnya melanjutkan kuliah ke tingkat sarjana.
Bagaimana caranya kita dapat mengukur kepopuleran program MBA? Apakah kita harus melihat hal-hal didepan seperti banyaknya mahasiswa yang mendaftar?
Apakah kita perlu melihat nilai Graduate Management Admission Test atau Grade Point Average yang mereka dapatkan di tingkat sarjana?
Haruskah kita melihat hal-hal di kemudian hari seperti tingkat gaji mula-mula, tingkat penerimaan pegawai, dan pilihan pekerjaan yang tersedia? Belum lagi cara lain dengan menanyakan pendapat langsung pada para mahasiswa.
Tentu saja semua cara tersebut bisa dan benar untuk dilakukan. Namun jika kita mengevaluasi sekolah bisnis maka kebanyakan pendaftar akan menanyakan satu pertanyaan serupa yaitu apakah MBA akan dapat membantu mereka mendapatkan pekerjaan setelah 2 tahun belajar.
Dalam tingkat pemikiran manusia pada umumnya, perusahaan menerima orang-orang yang berasal dari sekolah yang juga membawa kesuksesan pada mereka.
Menurut survey ‘2014 Global MBA Rankings’ yang dilakukan oleh Financial Times, beberapa lulusan terlihat lebih menarik dibandingkan dengan lulusan yang lain.
Mereka memberikan pertanyaan pada para alumni untuk memberikan rekomendasi sekolah mana yang lulusannya akan mereka terima bekerja. Pertanyaan ini memiliki bobot 2 persen dalam penentuan peringkat sekolah mereka.
Pada survey yang mengukur kepopularan nama sekolah dan hasil akhirnya. Sekali lagi Harvard Business School muncul pada peringkat nomor 1 pada survey yang dikerjakan oleh para alumni, hasil ini sama seperti tahun sebelumnya. Hasil yang sama juga didapatkan pada survey yang dilakukan oleh U.S. News & World Report.
Namun pada survey yang dilakukan oleh Financial Times untuk mengukur keberhasilan dan prestasi hasil yang didapatkan sangat mengejutkan karena Harvard Business School jatuh ke posisi 50. Hal ini mengindikasikan bahwa para alumni Harvard merasa bahwa pendidikan yang mereka dapatkan tidak membantu mereka.
Babson College yang berada pada peringkat 95 pada survey menyeluruh Financial Times secara mengejutkan berada pada peringkat 30 di survey yang dikerjakan oleh para alumni. Universitas ini juga berada di peringkat 20 besar pada survey proses karir yang ditempuh alumni.
Beberapa universitas yang berada di posisi yang lebih tinggi pada survey yang dikerjakan oleh para alumni jika dibandingkan dengan posisi yang didapatkan pada survey menyeluruh Financial Times antara lain Western University/Ivey di Canada, Indian Institute of Management Bangalore di India, Brigham Young University, McGill University di Canada, Boston College, George Washington University, Arizona State University, dan Boston University.
Dan sebaliknya Cambridge Judge Business School di Inggris berada diantara sekolah yang hasil survey keseluruhannya melebihi hasil survey yang dikerjakan oleh para alumni. Universitas ini berada pada peringkat 16 pada survey keseluruhan sedangkan pada survey yang dikerjakan oleh para alumni ia berada di peringkat 47 selama 2 tahun berturut-turut. Selain itu ia juga berada pada peringkat 10 besar untuk survey hasil akhir, survey perjalanan karir, dan survey nilai uang yang dikeluarkan.
Bagi mahasiswa dengan kemampuan lebih mereka tentu ingin masuk ke Wharton School atau Columbia Business School.
Namun sebelum memutuskan mana kampus yang terbaik, mari kita lihat berbandingan dari kedua kampus tersebut.



Wharton School memiliki ikatan alumni terbesar di dunia dengan lebih dari 85.000 alumnus yang tersebar dalam 140 negara di dunia. Karena itulah bisa dipastikan dimanapun kita berada di dunia ini, kita pasti akan dapat menemukan alumni Wharton School. Kita bahkan bisa menggunakan Wharton Alumni Club sebagai dasar jaringan yang kita miliki.
Sedangkan Columbia Business School memiliki 38.000 alumni yang sebagian besar tersebar di berbagai perusahaan ternama di bidang media, finansial, dan bisnis yang berlokasi di New York. Dengan demikian alumi Columbia memiliki kekuasaan dan pengaruh besar dalam dunia bisnis. Namun demikian ikatan komunitas dari alumni Wharton lebih kuat dari Columbia.
Perbandingan Ranking
Untuk perbandingan peringkat kita bisa melihat dari peringkat yang diberikan oleh beberapa lembaga di dunia bagi sekolah bisnis. Poets & Quants menempatkan Wharton School di peringkat ke 4 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 6. Forbes memberi peringkat ke 5 pada Wharton School sedangkan peringkat ke 6 diberikan pada Columbia Business School.
Dari Financial Times Wharton School mendapat peringkat ke 2 se sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 6. The Economist menempatkan Wharton School di peringkat ke 9 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 20.
U.S. News & World Report memberi peringat ke 5 pada Wharton School sedangkan peringkat ke 9 diberikan pada Columbia Business School. BusinessWeek menempatkan Wharton School di peringkat ke 4 sedangkan Columbia Business School berada di peringkat ke 7.
Perbandingan Pendaftar
Baik Wharton School atau Columbia Business School adalah merupakan salah satu penyedia program MBA terbesar di dunia. Wharton mendapatkan total 1674 pendaftar setiap tahunnya sedangkan Columbia mendapatkan total 1293 pendaftar.
Perbandingan Admisi
Baik Wharton School atau Columbia Business School menarik mahasiswa terbaik di dunia, karena itulah mereka sangat selektif terhadap para pendaftar. Wharton menolak 8 orang dari 10 pendaftar dengan tingkat penerimaan mahasiswa sebesar 16.9 persen.
Columbia bahkan lebih selektif lagi dengan tingkat penerimaan mahasiswa sebesar 14.9 persen.
Perbandingan Perekrutan Kerja
Jika kita ingin bekerja di Wall Street, firma keuangan bergengsi, atau tempat managemen investasi maka kuliah di Wharton School atau Columbia Business School merupakan pilihan yang tepat karena mereka bisa memberikan tiket masuk awal bagi lulusannya. Tetapi Wharton School memiliki posisi sedikit lebih diatas karena mereka terus muncul dalam setiap poling rekrutmen yang dilakukan oleh BusinessWeek 199; perusahaan bahkan membeli buku resume dari Wharton School.
Perbandingan Dunia Kerja
Banyak perusahaan besar mempekerjakan alumni dari Wharton School atau Columbia Business School seperti Boston Consulting Group, McKinsey & Co, Morgan Stanley, Deloitte Consulting, Deutsche Bank dan lain-lain.
Gaji alumni dari Wharton School adalah 123,741 dollar sedangkan dari adalah Columbia Business School 123,150 dollar.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Jika kita ingin kuliah di Philadelphia, mungkin kita bisa mencoba untuk kuliah di West Chester University yang menawarkan lebih dari 100 jurusan untuk program sarjana dan 70 jurusan untuk program pasca sarjana. Mari kita lihat beberapa jurusan yang ditawarkan oleh universitas yang sudah berdiri sejak tahun 1871 ini.