Coach secara drastis mengurangi koleksi produknya untuk musim liburan mendatang.
Dalam laporan pendapatan kuartalannya pada Kamis, perusahaan induk Coach, Tapestry, mengatakan akan mengurangi bermacam-macam tas tangan, aksesori, sepatu, dan item pakaian karena menyesuaikan dengan kebiasaan belanja era pandemi.
“Kami percaya bahwa pengurangan ini adalah kunci untuk produktivitas yang lebih besar dan pesan merek yang lebih jelas kepada konsumen,” kata Todd Kahn, presiden dan CEO sementara Coach
Dia menambahkan bahwa pemotongan penghematan biaya akan dilakukan pada item yang “paling tidak relevan, paling tidak produktif”.
Langkah ini merupakan langkah selanjutnya dari rencana perubahan haluan yang telah dikerjakan selama beberapa tahun. Kahn mengatakan bahwa Coach akan memfokuskan pesannya dari mode kelas atas dan menjadi merek yang “inklusif, relevan secara budaya, dan berpusat pada konsumen”.
“Pada waktu-waktu tertentu, kami telah menempatkan terlalu banyak fokus pada pelanggan yang kami inginkan dan tidak cukup pada siapa pelanggan kami sebenarnya dan apa yang kami perjuangkan sebagai merek,” kata Kahn.
CEO merek untuk merek saudara perempuan Pelatih Kate Spade dan Stuart Weitzman juga mengatakan mereka akan mengurangi variasi produk mereka menjadi lebih musiman.
Tapestry melaporkan kerugian yang lebih kecil dari perkiraan Wall Street untuk kuartal tersebut, yang melihat efek terburuk dari penutupan terkait pandemi.
Penjualan Coach turun 53%, sementara Kate Spade dan Stuart Weitzman melaporkan penurunan penjualan masing-masing sebesar 51% dan 61%.
Namun, bisnis online Tapestry berkembang pesat di kuartal terakhir.
Tapestry melaporkan pertumbuhan e-commerce tiga digit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dan dikatakan menambahkan satu juta pelanggan baru Amerika Utara pada kuartal ini.
Coach sendiri menambahkan 600.000 pelanggan online baru, setengahnya adalah Gen Z atau milenial, kata Kahn.
Sumber: businessinsider.com
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Whatsapp : 0812 5998 5997
Line : accesseducation
Telegram : 0812 5998 5997
Email: info@konsultanpendidikan.com




Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Penasaran jurusan kuliah apa yang pas sebagai langkah awal untuk kerja di sini?
Berdasarkan hasil survey yang diambil dari responden di New York ternyata jurusan yang paling banyak adalah yang berasal dari Accounting, Business, dan Finance diikuti jurusan Economics. Tapi selain dari jurusan tersebut ada juga yang berasal dari jurusan lain; well, memang tetap kembali ke individu masing-masing juga untuk bisa masuk ke lahan basah seperti ini.
Sekarang kita akan bahas sedikit tentang jurusan ini.
Accounting atau akuntasi artinya adalah seni pencatatan dan pengikhtisaran transaksi keuangan dan penafsiran akibat suatu transaksi terhadap suatu kesatuan ekonomi.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Kuliah jurusan bisnis berarti belajar tentang bisnis dan itu mencakup banyak hal, dimulai dari strategi , manajemen, keuangan, hukum, dan lainnya yang perlu kamu kuasai untuk menjadi orang yang sanggup menjalankan bisnis.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Jurusan finance atau keuangan adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara mengolah uang, investasi yang bijaksana, keamanan dalam keuangan, dan banyak lagi.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :

Ilmu ekonomi bisa dibilang jurusan yang sangat menarik. Kenapa? Karena kamu akan belajar berbagai aspek yang bisa mempengaruhi keadaan ekonomi termasuk dalamnya bagaimana mencegah terjadinya krisis ekonomi dalam suatu daerah, perusahaan, atau negara.
Contoh pelajaran yang akan kamu dapat kalau kuliah di jurusan ini diantaranya :
