Beasiswa di Hong Kong

i1.wp.jpg

Ada beasiswa menarik yang ditawarkan Research Grants Council (RGC) Hong Kong bagi peminat internasional yang ingin melanjutkan S3 di universitas-universitas Hong Kong. Programnya Hong Kong PhD Fellowship Scheme (HKPFS). Beasiswa ini menyediakan pendanaan studi di 8 universitas terbaik Hong Kong selama periode PhD, yakni 3 tahun. 
Beasiswa HKPFS terbuka bagi Anda yang ingin melanjutkan studi pada bidang sains, kedokteran, teknik, teknologi, humaniora, ilmu sosial, dan bisnis. Per tahunnya, beasiswa diberikan sebesar HK$ 322.800 (sekitar USD 41.400) serta tunjangan perjalanan penelitian dan konferensi per tahun sebesar HK$ 13.500 (sekitar USD 1.730). 
Yang menarik, kuota beasiswa HKPFS 2022 – 2023 jumlahnya cukup besar, yakni 300 kursi disediakan tahun ini. Bagi penerima beasiswa yang membutuhkan biaya lebih dari tiga tahun untuk menyelesaikan studi PhD mereka, biaya tambahan dapat disediakan oleh universitas yang dipilih. 
Persyaratan: 

1. Pelamar mendaftar ke program PhD penuh waktu di salah satu universitas berikut:    ▪ City University of Hong Kong   ▪ Lingnan University   ▪ The Chinese University of Hong Kong   ▪ The Education University of Hong Kong   ▪ The Hong Kong Polytechnic University   ▪ The Hong Kong University of Science and Technology   ▪ Hong Kong Baptist University   ▪ The University of Hong Kong

2. Pelamar harus menunjukkan kualitas yang luar biasa melalui prestasi akademik, kemampuan penelitian / potensial, komunikasi dan keterampilan antar individu, dan kemampuan kepemimpinan.

Pendaftaran: Pelamar yang memenuhi syarat beasiswa HKPFS terlebih dahulu mengisi formulir aplikasi inisial secara online HKPFSES (Hong Kong PhD Fellowship Scheme Electronic System) untuk memperoleh nomor referensi HKPFSES. Di formulir tersebut, pelamar dapat memilih hingga dua program studi di salah satu atau dua perguruan tinggi yang tertera untuk tahun akademik 2022 – 2023. Deadline pendaftaran beasiswa HKPFS 2022 ini adalah 1 Desember 2021 pukul 12.00 waktu Hong Kong.
Nomor referensi HKPFSES yang telah diperoleh tersebut kemudian dicantumkan ketika mendaftar ke program PhD di universitas yang telah dipilih. Jika tidak memuatnya, pelamar tidak akan dipertimbangkan untuk beasiswa HKPFS. 
Pendaftaran ke universitas, termasuk persyaratan dan aplikasi yang diperlukan silakan merujuk ke website masing-masing universitas atau program yang dilamar. Sebab, kemungkinan mereka menetapkan aturan yang berbeda. Pendaftaran beasiswa HKPFS tidak dikenakan biaya, namun pendaftaran ke universitas khususnya pada program PhD yang dilamar bisa saja ada biaya yang diminta. 

Perlu dipahami, deadline pendaftaran ke universitas Hong Kong berbeda-beda, sehingga sebaiknya pelamar mengisi formulir aplikasi inisial lebih cepat sebelum mendaftar ke universitas. Berikut deadline masing-masing universitas dan alamat website: 
▪ City University of Hong Kong – http://www.cityu.edu.hk/sgs/hkphd   (Deadline: 1 December 2021)
▪ Lingnan University – https://www.ln.edu.hk/sgs/docs/pgrad(Deadline: 2 December 2021)
▪ The Chinese University of Hong Kong – https://www.gs.cuhk.edu.hk/hkpfs
(Deadline: 1 December 2021)
▪ The Education University of Hong Kong  – https://www.eduhk.hk/gradsch/index.php/scholarship/hong-kong-phd-fellowship-scheme(Deadline: 1 December 2021) 
▪ The Hong Kong Polytechnic University – https://www.polyu.edu.hk/gs/hkpfs/(Deadline: 1 December 2021)
▪ The Hong Kong University of Science and Technology – http://www.ust.hk/hkpfs(Deadline: 1 December 2021)
▪ Hong Kong Baptist University – https://gs.hkbu.edu.hk/admission/hong-kong-phd-fellowship-scheme/introduction(Deadline: 1 December 2021)
▪ The University of Hong Kong – https://gradsch.hku.hk/gradsch/prospective-students/scholarship-funding-and-fees#2(Deadline: 1 December 2021) 
Seleksi beasiswa berdasarkan penilaian keunggulan akademik, kemampuan penelitian dan potensi, komunikasi dan kemampuan interpersonal, dan kemampuan kepemimpinan. Pengumuman hasil beasiswa HKPFS 2022/23 akan disampaikan pada April 2022. Terkait teknis beasiswa lainnya bisa ditanyakan melalui email: HKPF@ugc.edu.hk

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa S2 Luar Negeri

innovationorigins.jpg

Memiliki persiapan yang matang tentunya akan sangat baik untuk kelancaran studi di luar negeri. Banyak hal yang perlu diketahui, seperti kampus yang ingin dituju, cara mendaftar, persyaratan kuliah, dokumen yang harus dipenuhi, hingga beasiswa yang bisa dilamar untuk tujuan studi tersebut. Nah, belum lama ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyediakan sebuah program beasiswa menarik, yakni beasiswa persiapan kuliah S2 di luar negeri atau beasiswa program persiapan (bridging course) studi magister di luar negeri.

Beasiswa persiapan kuliah S2 ini cukup menarik. Karena nantinya penerima beasiswa akan mendapatkan pembekalan dari Kemendikbudristek terkait persiapan apa saja yang diperlukan seorang mahasiswa magister untuk melanjutkan studi S2-nya di luar negeri. Dengan begitu, nantinya akan lebih memudahkan calon mahasiswa S2 saat memulai studi dan menyelesaikan pendidikannya di luar negeri.

Beasiswa persiapan S2 Kemendikbud Ristek akan berlangsung selama 3 bulan. Bridging course tersebut bertujuan untuk memfasilitasi kandidat S2 dalam menyiapkan diri sehingga kemudian bisa memenuhi syarat untuk diterima di suatu program S2 dan untuk mendapatkan beasiswa S2.

Pelamar yang bisa mendaftar beasiswa persiapan kuliah S2 luar negeri Kemendikbud Ristek ini di antaranya calon mahasiswa S2, baik itu mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan tugas akhir, lulusan S1 dari perguruan tinggi, maupun pegawai kementerian lembaga maupun pihak lain yang memenuhi persyaratan.

Persyaratan:
1. Sudah menyandang gelar S1 atau mahasiswa aktif program sarjana yang sudah menyelesaikan tugas akhir
2. Usia maksimal 25 tahun pada saat mendaftar
3. Memiliki komitmen untuk melanjutkan studi S2
4. Memiliki kemampuan akademik yang memadai, ditandai dengan nilai IPK minimal sebesar 3.50
5. Memiliki kemampuan bahasa internasional yang memadai, ditandai dengan sertifikat profisiensi bahasa internasional (misal TOEFL dengan nilai minimal 500 atau IELT 6.0,)
6. Mendapatkan rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi atau atasan yang relevan (bagi yang telah bekerja)

Dokumen aplikasi:

1. Transkrip akademik S1
2. Sertifikat TOEFL/IELTS
3. Surat pernyataan komitmen melanjutkan studi S2
4. Surat rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi atau atasan (bagi yang bekerja)

Pendaftaran:
Lengkapi formuli pendaftaran beasiswa persiapan kuliah S2 luar negeri dari Kemendikbudristek berikut: http://ringkas.kemdikbud.go.id/bridgingcourseS1 kemudian isi formulir dan unggah dokumen aplikasi yang diminta. Batas akhir pendaftaran adalah 15 Agustus 2021.

Tim seleksi melakukan penilaian terhadap berkas yang diunggah dan memutuskan apakah seorang kandidat lolos ke tahap berikutnya. Seluruh kandidat akan mendapat pemberitahuan secara tertulis terkait hasil seleksi.  Seleksi tahap berikutnya berupa wawancara. Pengumuman hasil seleksi final disampaikan secara tertulis kepada kandidat.

Jadwal seleksi:
Pendaftaran :  6 s.d. 15 Agustus 2021
Penilaian dan seleksi berkas :  15- 16 Agustus 2021
Pengumuman hasil seleksi berkas : 18 Agustus 2021
Wawancara kandidat : 20-23 Agustus 2021
Pengumuman hasil seleksi final : 25 Agustus 2021
Pelaksanaan program Bridging Course 3 bulan sejak penetapan

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami