
Selain beasiswa Eiffel, Anda yang berminat melanjutkan studi di Perancis juga bisa memanfaatkan beasiswa-beasiswa dari universitas. Sciences Po misalnya. Universitas yang berlokasi di jantung kota Paris ini menyediakan beasiswa S1 dan S2 bagi pelajar di luar Uni Eropa yang dibuka setiap tahunnya. Beasiswa ini disediakan melalui skema Emile-Boutmy Scholarship. Targetnya adalah mahasiswa-mahasiswa internasional berprestasi yang berminat melanjutkan pendidikan mereka di Sciences Po.
Di kampus itu sendiri memiliki beragam jurusan yang bisa dilamar dengan menggunakan beasiswa Emile-Boutmy. Jurusan tersebut tergabung dalam beberapa departement, di antaranya Department of Economics, Department of History, Department of Political Science, Department of Sociology, dan Law School. Untuk mengetahui detil jurusan yang tersedia, pelamar bisa memeriksanya langsung melalui laman universitas pada departemennya masing-masing.
Beasiswa yang disediakan dikelompokkan dalam beberapa klasifikasi berdasarkan nominal beasiswa yang diterima.
Beasiswa S1 di Sciences Po berupa:› Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun serta bantuan biaya hidup sebesar € 5.000 per tahun › Biaya kuliah € 7.300 per tahun selama tiga tahun› Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama tiga tahun› Biaya kuliah € 3.000 per tahun selama tiga tahun
• Jika pelamar dianggap sangat istimewa, beasiswa sebesar € 19.000 bisa saja diberikan untuk biaya pendidikan selama tiga tahun
Beasiswa S2 di Sciences Po berupa: › Biaya kuliah € 10.000 per tahun selama dua tahun › Biaya kuliah € 5.000 per tahun selama dua tahun
Persyaratan: 1. Pelamar pertama kali mengajukan beasiswa Emile-Boutmy2. Bukan warganegara dari Uni Eropa3. Tidak mengajukan pajak ke Uni Eropa bagi yang berumah tangga4. Telah diterima untuk program sarjana atau master.
Pendaftaran: Saat mendaftar ke universitas (www.sciencespo.fr) dan mengisi formulir aplikasi mahasiswa, pada bagian “Financial information” sebutkan di formulir tersebut bahwa Anda mengajukan Emile-Boutmy Scholarship. Sertakan juga bukti pendapatan dan dokumen yang menjelaskan situasi keuangan keluarga (misalnya, pajak pendapatan kedua orang tua, slip gaji, dokumen yang berkaitan dengan tunjangan, tunjangan pensiun, akte kematian, dll). Selain itu, pelamar juga diminta melampirkan bukti kemampuan bahasa.
Deadline pendaftaran mahasiswa sekaligus beasiswa di Science Po 2021 – 2022 untuk jenjang sarjana (S1) adalah 28 Februari 2021 dan 6 Desember 2020 untuk program master (S2).
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Hampir 500 pelajar dari Indonesia kuliah S1 dan S2 di London, mayoritas di antaranya mengambil program S2. Studi manajemen bisnis, desain dan seni kreatif merupakan subjek paling populer bagi para pelajar Indonesia. Ilmu sosial, teknik dan komunikasi juga merupakah pilihan lainnya yang cukup populer.
Sebelum memutuskan untuk kuliah, kamu sebelumnya harus melakukan langkah-langkah berikut:
Pendaftaran kuliah ke Inggris bisa melalui kami.
Kamu bisa berkonsultasi dengan kami untuk ngobrol kira-kira kampus apa yang cocok untukmu.
Syarat masuk program studi jenjang S1
Calon mahasiswa yang sudah mendapatkan A-level, International Baccaulaureate atau ujian Advanced Placement akan dipertimbangkan untuk bisa masuk langsung ke dalam program studi jenjang S1.
Pelajar dengan kualifikasi sekolah menengah Indonesia (STTB SMA atau STTB SMA + SKN) biasanya diharuskan melengkapi kursus dasar atau A-level sebelum memasuki tahun pertama S1.
Untuk masuk kursus dasar, kamu biasanya harus memiliki nilai rata-rata minimal 7 atau di atasnya dalam STTB SMA.
Syarat masuk program studi jenjang pascasarjana (S2)
Untuk dapat mengambil S2 di Inggris, kamu harus punya IPK bagus dari S1 universitas berakreditasi baik. Persyaratan IPK yang diajukan berbeda-beda, berkisar antara 2.6 sampai 3.3 dari 4.
Pelajar Indonesia yang tinggal di London
Pelajar Indonesia yang tinggal di London akan belajar di antara banyak pelajar dari Asia Tenggara lainnya dan ikut berkontribusi dalam keberagaman populasi kota London.
Sebagai seorang pelajar Indonesia yang belajar di London, kamu tak perlu khawatir soal kehidupan budaya dan sosial di kota ini karena dipastikan kamu akan bisa menemukan banyak teman dan aktivitas khas Asia di sini.
