Global Korea Scholarship (GKS) Penuh S1 dan Diploma 2022

itc-indonesia.jpg

Mungkin Anda salah satu yang menantikan Beasiswa Pemerintah Korea 2022 ini. Global Korea Scholarship (GKS) atau Korean Government Scholarship Program (KGSP). Kali ini beasiswa GKS/KGSP ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin menempuh kuliah diploma atau sarjana di universitas-universitas Korea. Beasiswa disediakan full yang menanggung kebutuhan selama studi di Korea.

Pendidikan berlangsung sekitar dua hingga tiga tahun untuk diploma (associate degree)  dan empat hingga enam tahun untuk sarjana (bachelor’s degrees). Plus akan menjalani kursus bahasa Korea sekitar setahun sebelum perkuliahan. Sehingga durasi total sekitar 3 atau 4 tahun untuk diploma dan 5 sampai 7 tahun untuk S1.

Khusus bagi pelamar Indonesia, ada tiga jenis beasiswa KGSP 2022 yang bisa dilamar. Yakni beasiswa diploma (setara D2), beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering via Universitas regional di Korea, dan beasiswa S1 via Kedubes Korea di Jakarta.

Beasiswa diploma (associate degree) menyediakan kuota sebanyak 35 beasiswa dan terbuka bagi 17 negara anggota ODA. Dari total kuota beasiswa diploma tersebut, Indonesia kebagian 2 kursi beasiswa. Selanjutnya, beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering via universitas regional Korea tersedia 60 kursi beasiswa keseluruhan untuk 72 negara. Di kategori beasiswa S1 via universitas ini, Indonesia kebagian 3 kursi beasiswa. Pendaftaran untuk kedua jenis beasiswa tersebut diajukan langsung ke universitas yang ada di Korea.

Terakhir beasiswa S1 via Kedubes Korea. Total beasiswa disediakan sebanyak 115 kursi yang dibagi untuk 67 negara. Khusus Indonesia, tersedia 5 kursi beasiswa melalui Kedubes Korea ini. Pendaftarannya melalui Kedubes Korea di Jakarta. Jadi, secara keseluruhan kuota beasiswa KGSP 2022 untuk pelamar Indonesia dari tiga kategori di atas sebanyak 10 kursi beasiswa.

Selain ditanggung biaya pendidikan penuh selama masa studi, juga disediakan biaya kursus bahasa Korea selama 1 tahun, kemudian diberikan tunjangan hidup bulanan sebesar 900 ribu won, tunjangan kedatangan 200 ribu won, tunjangan pemulangan 100 ribu won, asuransi kesehatan, dan tentunya tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi. Yang menarik, beasiswa Korea 2022 ini juga menyediakan tambahan tunjangan 100 ribu won per bulan selama kuliah jika Anda memiliki skor TOPIK (Test of Proficiency in Korean) level 5 atau 6 setelah terdaftar di universitas Korea.

Universitas Tujuan Associate degree (diploma):
1. Chejuhalla University
2. Dong-Ah Institute of Media and Arts
3. Inha Technical College
4. Kyungbok University
5. Yeungjin University
6. Yeungnam University College

Universitas Tujuan S1 Jurusan Natural Science dan Engineering:
1. Busan University of Foreign Studies
2. Chungnam National University
3. Chonnam National University
4. Daegu University
5. Daejeon University
6. Dongseo University
7. Handong Global University
8. Hannam University
9. Inje University
10. Jeju National University
11. Kangwon National University
12. Keimyung University
13. Kongju National University
14. Konyang University
15. Kyungpook National University
16. National Korea Maritime & Ocean University
17. Pai Chai University
18. Pukyong National University
19. Pusan National University
20. Semyung University
21. Silla University
22. Soonchunhyang University
23. Sun Moon University
24. Sunchon National University

Persyaratan:
1. Merupakan warganegara dari negara yang ditawarkan beasiswa (salah satunya Indonesia)
2. Berusia di bawah 25 tahun per 1 Maret 2022 (Lahir setelah 1 Maret 1997)
3. Memiliki kesehatan yang baik, jasmani maupun rohani
4. › Pelamar yang telah lulus (atau bakal lulus) dari SMA/sederajat bisa mendaftar ke jenjang sarjana atau diploma. Kemudian pelamar yang telah lulus (atau bakal lulus) dari diploma bisa mendaftar ke jenjang sarjana.
   › Pelamar yang bakal lulus paling lambat 28 Februari 2022 harus mengirimkan surat keterangan lulus terlebih dahulu. Ijazah resmi dan transkrip nilai akhir dikirim (menyusul) ke GKS Center, NIIED paling lambat 28 Februari 2022.
5. › Memiliki nilai rata-rata komulatif 80 persen atau lebih dari skala 100 poin atau berada dalam peringkat 20 persen terbaik selama SMA/sedarajat atau diploma (IPK: 2.64/4.0, 2.80/4.3, 2.91/4.5, atau 3.23/5.0)
6. Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Korea sebelumnya7. Bagi yang lulus SMA di Korea (termasuk sekolah internasiona di Korea) atau memiliki gelar sarjana tidak dapat mendaftar ke program ini
8. Pelamar hanya boleh memilih satu jalur pendaftaran, melalui Kedubes Korea atau langsung ke universitas. Pelamar hanya boleh memilih satu universitas dan satu jurusan untuk pendaftaran beasiswa melalui universitas.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang telah diisi (form 1)
2. Personal statement (form 2)
3. Rencana studi (form 3)
4. Satu surat rekomendasi, bisa dari kepala sekolah, guru, atau pembimbing (form 4)5. Perjanjian pelamar GKS (form 5)
6. Penilaian kesehatan diri (form 6)
7. Salinan ijazah SMA/sederajat atau surat keterangan lulus (SKL)
8. Salinan transkrip nilai sekolah
9. Bukti dokumen kewarganegaraan pemohon (contoh: akte kelahiran, kartu keluarga)10. Bukti dokumen kewarganegaraan orang tua pemohon (contoh: akte kelahiran, kartu keluarga)11. (Opsional) salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea (TOPIX) atau salinan skor sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL, TOEIC, atau IELTS)
11. (Opsional) penghargaan dan sertifikat lainnya
12. (Opsional) copy paspor pelamar

* Ctt: Form 1, form 2, form 3, form 4, form 5, dan form 6, bisa Anda peroleh di laman Kedubes Korea overseas.mofa.go.kr. Buka laman tersebut, unduh dokumen yang diperlukan, termasuk panduannya. Formulir yang dibutuhkan tertera di dalam formulir aplikasi. Silakan gunakan laptop untuk memudahkan.

Pendaftaran:Pendaftaran beasiswa GKS atau KGSP 2022 dilakukan sesuai dengan jenis beasiswa dan jenjang yang ingin dilamar, baik untuk S1 maupun diploma. Silakan simak detilnya dan pilih salah satu:
▪ Associate degree (diploma)
Pendaftaran beasiswa dilakukan di masing-masing universitas (mulai September 2021). Pelamar harus mengecek langsung instruksi pendaftaran beasiswa tersebut di laman web universitas yang diminati termasuk mengajukan dokumen aplikasi di atas. Perlu diingat, pelamar hanya boleh mengajukan di satu universitas Korea saja. Unduh panduannya. Link universitas untuk jenjang Associate degree juga tertera di laman Kedubes Korea di atas. Deadline pendaftaran diputuskan oleh masing-masing universitas.

▪ Sarjana (S1) Jurusan Natural Science dan Engineering via Universitas
Pendaftaran beasiswa S1 jurusan natural science dan engineering dari KGSP juga dilakukan langsung di universitas Korea. Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan kemudian ajukan ke universitas Korea yang diminati. Silakan dicek langsung ke website universitasnya mengenai deadline pendaftaran (September – Oktober 2021. Petunjuk lebih lanjut juga tertera di panduan beasiswa dan link universitas pada laman Kedubes Korea di atas.

▪ Sarjana (S1) via Kedubes Korea
Bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa GKS melalui Kedubes Korea. Siapkan dokumen aplikasi yang dibutuhkan di atas. Buat satu (1) rangkap (asli/legalisir). Khusus untuk Surat Rekomendasi diminta satu (1) asli dimasukkan ke dalam amplop.

Jika sekolah menggunakan skala penilaian yang berbeda dari yang disyaratkan, harap melampirkan surat keterangan dari sekolah mengenai sistem penilaian yang digunakan.
Dokumen diterjemahkan ke dalam bahasa Korea atau Inggris jika dokumen asli menggunakan bahasa Indonesia. Susun semua dokumen aplikasi menggunakan kertas ukuran A4 sesuai dengan checklist. Khusus pendaftaran beasiswa S1 melalui Kedubes Korea ini, pelamar bisa memilih 3 universitas dan 3 jurusan berbeda yang ada di Korea.

Kirimkan dokumen aplikasi beasiswa di atas via pos ke alamat:

[ Full Name ]
2022 Global Korea Scholarship
Embassy of the Republic of Korea
JL.Gatot Subroto Kav.57 Jakarta 12950
Tel : 021-2967-2555

Silakan isi nama Anda pada kolom “Full Name”. Setelah mengirimkan dokumen aplikasi, isi juga formulir online untuk database pelamar di sini (https://forms.gle/). Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 1 Oktober 2021 pukul 17.00. Wawancara akan digelar antara 10 Oktober 2021 (tentatif). Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan Kedubes Korea pada 22 Oktober 2021. Kemudian hasil seleksi tahap kedua diumumkan oleh NIIED pada November 2021. Kemudian seleksi putaran ketiga oleh pihak universitas pada Desember 2021. Selanjutnya diikuti pengumuman hasil final juga pada Desember 2021. 

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa di korea selatan

eastasiaforum.jpg

Universitas di Seoul menawarkan beasiswa internasional:

Sumber: qschina.cn

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

berapa rata rata iq orang Indonesia ?

Menentukan negara mana yang paling pintar di dunia itu sulit karena ada begitu banyak faktor berbeda yang bisa dipertimbangkan. Misalnya, akankah negara terpintar menjadi negara dengan warga yang paling melek huruf? Mungkin negara terpintar di dunia akan dikategorikan berdasarkan skor IQ rata-rata penduduknya. Nilai tes standar bisa menjadi faktor lain yang digunakan untuk menentukan negara mana yang paling pintar.

Seperti yang Anda lihat, tidak akan ada satu jawaban yang jelas. Namun, penelitian telah dilakukan dan statistik telah dikumpulkan berdasarkan faktor-faktor yang berbeda ini untuk menyusun daftar kota terpintar di dunia. Meskipun urutannya mungkin sedikit berbeda, sebagian besar negara yang sama ditemukan di masing-masing negara, menunjukkan koneksi. Ini hanya masuk akal. Lagi pula, negara dengan tingkat melek huruf yang tinggi akan mengungguli warganya yang buta huruf dalam tes membaca.

Intelligence Capital Index, atau ICI, digunakan untuk menentukan kecerdasan negara-negara di dunia. Indeks ini menggunakan beberapa faktor untuk menentukan negara mana yang paling mungkin mengembangkan gagasan paling maju di masa depan.

Berdasarkan penelitian ini, Amerika Serikat menduduki peringkat nomor satu dan merupakan satu-satunya negara yang mendapat peringkat A+. Di tempat kedua adalah Inggris, diikuti oleh Jerman di tempat ketiga. Negara-negara berperingkat tinggi lainnya di ICI termasuk Australia, Singapura, Swedia, Swiss, Kanada, Finlandia, dan Denmark.

Sebuah studi yang diselesaikan oleh profesor Inggris Richard Lynn antara tahun 2002 dan 2006 mengukur IQ warga di 80 negara. Menurut penelitian ini, Hong Kong dan Singapura berada di posisi pertama dengan IQ nasional rata-rata 108. Korea Selatan sedikit tertinggal dengan IQ rata-rata 106. Negara lain yang memiliki IQ nasional tertinggi termasuk Jepang, Cina, Taiwan, dan Italia.

Studi lain dilakukan oleh Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan. OECD menggunakan data, termasuk tingkat pendidikan orang dewasa, untuk menentukan negara terpintar di dunia. Berdasarkan data tersebut, Kanada tercatat sebagai negara paling cerdas. Jepang berada di urutan kedua, sementara Israel berada di urutan ketiga. Negara-negara berpangkat tinggi lainnya termasuk Korea, Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan Finlandia.

Berikut 10 negara dengan IQ tertinggi:

  1. Hong Kong (108)
  2. Singapore (108)
  3. South Korea (106)
  4. China (105)
  5. Japan (105)
  6. Taiwan (104)
  7. Italy (102)
  8. Switzerland (101)
  9. Mongolia (101)
  10. Iceland (101)

Sumber: worldpopulationreview.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Artis Indonesia Lulusan Kampus Luar Negeri

thepienews.png

Pendidikan menjadi salah satu bekal untuk meraih kesuksesan. Tak hanya sukses di dunia hiburan, sederet artis tanah memiliki otal ‘encer’ lantaran bisa sekolah di kampus luar negeri. Sebagian dari mereka bahkan sekolah di kampus top dunia dan lulus dengan hasil yang memuaskan.

Sukses berkarier di dunia musik, Gita Gutawa teta memperhatikan pendidikan. Dia merupakan lulusan London School of Economics and Political Science (LSE). Gita menyelesaikan pendidikan S2-nya hanya dalam waktu satu tahun. Saat jenjang S1, Gita juga sekolah di Inggris. Dia mengambil Ilmu Ekonomi dan mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari University of Birmingham, Inggris.

Vidi Aldiano sempat mengenyam pendidikan di University of Manchester, Inggris. Sosok penyanyi ini lulus dengan predikat cumlaude dari jurusan Innovation Management and Enterpreneurship.

Maudy Ayunda menjadi salah satu artis yang begitu memperhatikan aspek pendidikan. Wanita kelahiran 19 Desember 1994 ini baru lulus studi S2-nya dari Stanford University, Amerika Serikat. Di Stanford University, Maudy mengambil dua jurusan yakni administrasi bisnis dan pendidikan. Dia menyelesaikan studi S2 selama 2 tahun. Sebelumnya, Maudy juga telah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Oxford mengambil jurusan PPE (Politics, Philosophy, and Economics).

Tasya Kamila meneruskan kuliah S2 di Columbia University, New York usai lulus S1 di UI. Tasya lulus S2 dengan gelar Master of Public Administration dari Columbia University. Tasya mendapat beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu.

Isyana Sarasvati sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Dia mendapat beasiswa diploma di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura. Tak hanya itu, Isyana juga lulus sebagai Best Scholarship Graduate dari Royal College of Music London.

Cinta Laura menjadi salah satu artis yang memiliki prestasi di bidang pendidikan. Dia merupakan lulusan Columbia University. Cinta lulus dengan predikat Cumlaude di bidang Psikologi dan Sastra Jerman.

Acha Septriasa sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Acha memilih kuliah di Limkok Wing University, Cyberjaya, Malaysia dengan jurusan Multimedia & Broadcasting. Ia kini sudah berhasil meraih gelar Bachelor of Arts Degree in Mass Communication.

Sumber: merdeka.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa S2 di Universitas Groningen

Buat Anda yang mengimpikan melanjutkan studi S2 di negeri kincir angin, Belanda, beasiswa pascasarjana yang disediakan Eric Bleumink Fund bisa menjadi pilihannya. Kandidat dari negara berkembang, seperti Indonesia, diberi kesempatan untuk mendaftar beasiswa melalui skema University of Groningen Talent Grant: Eric Bleumink Fund. Beasiswa ini terbuka untuk semua program gelar master (MSC/MA/LLM) di University of Groningen. Pelamar bisa memilih jurusan yang diinginkan sesuai jenjang studi tersebut.

Eric Bleumink Fund akan mendanai beasiswa di University of Groningen dengan durasi satu hingga dua tahun untuk program master. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, biaya perjalanan internasional, biaya hidup, tunjangan buku, dan asuransi kesehatan. 

Persyaratan:1. Telah diterima secara bersyarat atau tanpa syarat (unconditional) ke salah satu program master sebelum Februari. (Lihat: http://www.rug.nl/masters/alphabetical)
2. Memiliki capaian akademik yang sangat baik, sebaiknya dikonfirmasi dengan surat rekomendasi
3. Memiliki nilai bagus selama studi sarjana
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, sesuai dengan persyaratan penerimaan program pilihan
5. Bersedia untuk seluruh periode program dan dapat mengambil bagian dalam keseluruhan program
6. Memiliki kesehatan yang baik
7. Tidak memiliki cara lain untuk membiayai studi yang dimaksud 
Beasiswa diberikan dalam jumlah terbatas. Pelamar akan diseleksi oleh pihak universitas berdasarkan pertimbangan kriteria persyaratan di atas.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa Eric Bleumink Fund (EBF) tidak dilakukan secara langsung oleh pelamar. Melainkan melalui proses nominasi yang dilakukan bagian penerimaan universitas serta fakultas. Agar bisa dipertimbangkan sebagai nominee beasiswa, pelamar harus mendaftar terlebih dahulu ke University of Groningen dan diterima secara bersyarat (kondisional) atau unconditional pada salah satu program studi sebelum Februari. 
Pendaftaran ke universitas dilakukan melalui laman University of Groningen sebelum 1 Desember. 
Nantinya pelamar akan diseleksi dan dipilih sebagai nominee. Hanya mereka yang terpilih sebagai nominee saja yang akan memperoleh pemberitahuan. Kemudian para nominee diminta untuk mengirimkan surat motivasi EBF ke kantor penerimaan universitas dalam tenggat waktu satu minggu.
File nominasi tersebut yang nantinya dikirimkan langsung oleh pihak universitas ke Komite EBF. 
Terakhir Komite EBF akan menyeleksi para penerima beasiswa dan memberitahukan hasilnya kepada semua nominee.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Tingkatkan prospek pekerjaan Anda atau lakukan apa yang Anda sukai? Bagaimana memilih subjek uni yang tepat

Careers expert urge students not to choose their degrees on the basis of employment alone.

bagi banyak siswa, mencari tahu apa yang akan dipelajari di universitas dipandu oleh apakah mereka menginginkan rute langsung ke pekerjaan, atau membiarkan pilihan mereka tetap terbuka. Namun terkadang tidak mudah untuk memutuskan di antara keduanya.

Ini adalah pengalaman Morgan McArthur. Dia sekarang adalah mahasiswa bahasa berusia 21 tahun di Universitas Sheffield – tetapi dia hampir menjadi seorang dokter gigi. Membungkuk pada tekanan dari perguruan tinggi keenam yang berfokus pada sains dan ingin memastikan dirinya mendapatkan pekerjaan pascasarjana, dia awalnya melamar campuran kursus kedokteran gigi dan biosains. Ketika hasilnya sedikit kurang dari tawarannya, rasa lega mengejutkannya: “Saya menyadari bahwa saya benar-benar tidak menyukai biologi.”

Di tengah kekacauan hari hasil, McArthur mendapati dirinya memikirkan betapa dia menikmati bahasa Prancis – satu-satunya level A non-sainsnya. “Itu adalah pelarian bagi saya, dan untuk berpikir Anda bisa melakukannya di universitas, saya hanya berpikir itu luar biasa.” Dia mendapatkan tempat di Prancis dan Linguistik di Sheffield melalui kliring, lalu bertukar ke Prancis, Rusia, dan Spanyol setelah tiba. “Saya sangat menghargai masuk ke gelar yang lebih terbuka, karena 16 terlalu muda untuk memilih apa yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda. Aku berada di tempat yang berbeda sekarang.”

Pengalaman McArthur sangat bermanfaat bagi siswa kelas 13 hari ini, karena keputusannya dipandu oleh faktor politik eksternal. Sama seperti banyak calon siswa yang mengkhawatirkan dampak Covid-19 dan resesi ekonomi, ia memilih kedokteran gigi karena pemungutan suara Brexit terjadi selama tahun terakhir sekolahnya. “Dunia sedang mengalami begitu banyak hal yang tidak diketahui, jadi hal pertama yang Anda cari adalah keamanan,” kenangnya.

Meskipun mudah merasa cemas tentang masa depan, pakar karir mendesak siswa untuk tidak memilih gelar mereka berdasarkan prospek pekerjaan saja. “Subjek studi Anda kurang penting daripada memastikan Anda mendapatkan 2:1 itu. Anda akan lebih termotivasi untuk belajar dan Anda akan tampil lebih baik dalam mempelajari mata pelajaran yang Anda sukai, daripada sesuatu yang seseorang suruh Anda lakukan karena pilihan pekerjaan yang lebih baik, ”kata Charlie Ball, spesialis karir lulusan di Prospects.

Ini sebagian karena sifat ekonomi Inggris berarti sebagian besar pemberi kerja lulusan mencari keterampilan yang dapat ditransfer – terutama kemampuan untuk menafsirkan, menganalisis, dan mengomunikasikan informasi – daripada pengetahuan subjek. Tetapi jika Anda berharap untuk mendapatkan keunggulan dibandingkan kandidat lain, Ball merekomendasikan untuk mencari program gelar dengan opsi untuk mengambil modul dalam disiplin ilmu lain. Jadi, jika Anda belajar sains, kembangkan keterampilan komunikasi Anda, dan cari modul analisis data jika Anda mengikuti kursus humaniora.

Tentu saja, saran ini tidak berlaku jika Anda benar-benar yakin dengan pilihan Anda, dan terutama untuk karier yang hanya ada satu jalur – seperti menjadi dokter atau perawat. Jika Anda bertanya-tanya industri mana yang cenderung menawarkan peluang paling besar, Ball merekomendasikan “hampir semua profesi kesehatan yang dapat Anda pikirkan”, termasuk terapis okupasi, bidan, fisioterapis, dan radiografer. Ada juga banyak lowongan lulusan di bidang pendidikan, IT, teknik dan pemasaran.

Meskipun normal untuk tidak mengetahui pekerjaan apa yang Anda inginkan ketika Anda di sekolah – dan akan ada banyak karir yang bahkan belum pernah Anda dengar – Samantha Adam, konsultan karir di Brunel University, mengatakan bahwa berbicara dengan penasihat karir dapat membantu Anda mengambil keputusan tentang universitas. “Itu selalu merupakan ide yang baik untuk melihat apa yang akan mengarah pada kursus … jadi jika Anda memiliki jalur karir tertentu dalam pikiran Anda harus melakukan penelitian dan menemukan cara terbaik untuk sampai ke sana,” katanya.

Untuk memilih subjek Anda, menjelajahi apa yang Anda sukai di sekolah adalah titik awal yang baik. Tetapi juga berpikir luas tentang apa yang Anda nikmati, kata Adam. Misalnya, jika Anda suka membaca berita, Anda mungkin cocok untuk gelar politik atau jurnalisme. “Orang-orang benar-benar terjebak dalam melihat apa yang mereka ketahui, tetapi ada dunia di luar sana dalam hal mata pelajaran,” katanya. Penting juga untuk menyelidiki konten kursus dan modul yang tersedia di universitas yang berbeda karena tidak ada dua gelar yang sama, tambahnya.

Jika Anda masih khawatir tentang ke mana arah gelar Anda, ingatlah bahwa pilihan jurusan universitas Anda hanyalah satu bagian kecil dari teka-teki yang jauh lebih besar. Nikki Shure, seorang peneliti pasar tenaga kerja di Institut Pendidikan UCL, mengatakan bahwa lebih penting untuk fokus pada peningkatan kemampuan kerja Anda ketika Anda sampai di sana. “Untuk menempatkan diri Anda pada posisi terbaik untuk mendapatkan pekerjaan, cobalah untuk melakukan magang atau pengalaman kerja di bidang yang relevan. Hadiri acara networking, bahkan jika itu virtual, dan bicaralah dengan orang-orang yang melakukan pekerjaan yang menurut Anda menarik. Dan fokuslah untuk melakukan yang terbaik yang Anda bisa dalam kursus Anda.”

Sumber: theguardian.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami