Kursus Online dari Coursera seharga $0 sampai 31 Desember (Bagian II)

college lifestyle

Cloud dan Teknologi

___ 1

Belajar Bahasa

CalculusSydney_sml.fw

Matematika dan Logika

Coursera Cover Page 2

Pengembangan Diri

CourseImage

Ilmu Fisika dan Teknik

logo

Fisika dan Astronomi

FallCampus_1 X3

Ilmu Sosial

sumber: Online courses from Coursera are $0 now through December 31

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Alasan Orang Jepang Ga Perlu “Swear Words” Dalam Kosakatanya

“Swear Words” atau kata kutukan, biasanya kita ucapkan untuk menunjukkan rasa kesel sama seseorang. Di Jepang kata-kata semacam ini jarang sekali kita dengar jika ada orang Jepang berbicara. Berbeda dengan bahasa Inggris yang sometime kita denger orang ngomong “swear words”. swear words Ada beberapa alasan kenapa di Jepang tidak membutuhkan “swear words” ini. Alasan pertama adalah bukan karna orang Jepang menggunakan stink eye. Namun memangorang Jepang tidak memiliki banyak cara dalam menggunakan swear words tadi. Jadi orang Jepang ketika marah jarang yang mengucapkan swear words. Walaupun demikian ada kata-kata yang umum diucapkan ketika orang Jepang marah. Yang pertama adalah “ manko”, yang berarti “the vagina” dan yang ke dua adalah “teme” yang berarti “you”. japanese Sekilas kata ‘teme” yang berarti “you” ini tidaklah berarti buruk. Tapi ketika orang Jepang mengucapkannya dengan nada tinggi itu berarti dia sedang menunjukkan rasa marahnya kepada lawan bicaranya. Alasan berikutnya adalah karena masyarakat Jepang tidak perlu menggunakan swear words untuk menunjukkan emosi mereka. Jadi mereka cukup menggunakan bahasa tubuh atau nada suara yang tinggi. Sebagai contohnya adalah kata “kuso” yang dalam bahasa Inggris berarti “shit”. Sebenarnya kata “kuso” bukanlah swear words tapi jika dikatakan dengan nada tinggi itu bearti yang berbicara sedang emosi tinggi. Kemudian kata “kono yarou” yang dalam bahasa Inggris berarti “you bastard” jika diucapkan dengan nada biasa kata tersebut tidak menjadi swear words. Artinya malah menjadi “this guy” how_to_learn_japanese_330 Nah, udah tau kan sekarang kenapa di Jepang jarang menggunakan swear words. Jadi ketika kamu kuliah di Jepang dan berkomunikasi dengan mereka hindarilah menggunakan kata-kata yang tidak sopan. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

10 TIPS YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT BELAJAR BAHASA JEPANG

 images  Menurut Foreign Service Institute (FSI), bahasa Jepang adalah satu dari lima bahasa tersulit bagi English speaker untuk dipelajari, bersama dengan bahasa Arab, Korea, Mandarin dan Kanton. Bahasa Jepang memakai struktur SOP (Subyek Obyek Predikat) sedangkan bahasa Inggris memakai SPO (Subyek Predikat Obyek). Hal inilah yang membuat bila kamu coba mentranslate bahasa Jepang ke bahasa Inggris secara literali maka hasil translate kamu akan terdengar seperti bahasa Yoda kalau lagi ngomong. japaneseTak seperti bahasa Inggris, didalam bahasa Jepang ada tiga tingkatan/jenis bahasa yang harus dipelajari: hiragana, katakana, dan kanji. Dan susunan kalimat yang dipakai juga dibedakan menurut kasta dan untuk siapa kita berbicara, hampir mirip bahasa Jawa gitu deh guys. Bahasa Jepang juga mirip bahasa kode kayak di puisi-puisi gitu, lebih banyak kalimat bersayapnya jadi mesti bisa ngartiin deh maksud kalimat sebenarnya apa. Sound like fun? Emang menyenangkan sih belajar bahasa Jepang. Nah buat kamu yang lagi mulai belajar bahasa Jepang, baca dulu nih tips berikut ini. 1.      Jangan Belajar Menulis Kata Dalam Bahasa Jepang Tanpa Ada Pemandu Mungkin kelihatannya gampang sih belajar nulis huruf hiragana dan katagana, tinggal ngikutin apa yang ada di buku aja. Padahal nih, setiap tarikan kuas saat kamu menulis sebuah huruf itu ada artinya lho, makannya gak boleh sembarangan. Ada huruf yang perlu dengan tarikan kuas yang tegas, ada juga yang butuh sapuan kuas yang halus, semua punya arti masing-masing. Salah dalam menarik kuas saat membuat sebuah huruf bisa salah juga artinya. Itu sebabnya kamu butuh pendamping, orang yang memang ahli dalam bahasa Jepang yang bisa ngajarin dan ngasih tahu kamu gimana cara yang benar menuliskan sebuah huruf atau kata. 2.      Ada Yang Susah? Jangan Di Skip Kamu pasti sempat mikir “Bab ini susah nih, di skip dulu aja deh, pelajarin nanti aja.”, kalo kamu juga punya pikiran kayak gitu, mendingan jangan deh. Di buku pelajaran bahasa Jepang, bab pertama itu biasanya temanya soal keluarga dan waktu, dan melajarin detail-detail penting soal itu makan waktu lebih lama dibanding yang kamu bayangin. Pelajari bagaimana penggunaan sebuah kata di kalimat tergantung jenisnya, melajarin bagaimana menggunakan kata sifat dan hal-hal dasar lainnya dengan benar dan tuntas. Jangan lanjut ke bab lain dulu sebelum kamu bisa nguasain soal basic ini di luar kepala. 3.      Belilah Bahan Pelajaran Yang Berkualitas Kalau kamu belajar bahasa Jepang di sekolah, buku pelajaran yang akam kamu gunakan akan dipilihkan untuk kamu, tapi seringkali kita mendapat buku pelajaran yang tidak sesuai. Misalnya nih kamu dikasih buku “Nakama” dan ternyata itu edisi lama, dimana ada beberapa kata-kata atau penjelasannya yang sudah outdated, gak sesuai lagi. Itu sebabnya untuk urusan buku, kamu mesti teliti banget dan coba cari buku yang benar-benar lengkap. Belilah kamus yang punya tulisan kanjinya, arti hiragana untuk setiap huruf kanji berikut dengan penjelasan dalam bahasa Inggrisnya. Intinya, kamu mesti berinvestasi dengan buku yang terbaik kalau kamu mau jago belajar bahasa Jepang. 4.      Jangan Cuma Belajar dari Nonton Film Kartun, Film atau Dengerin Musik Aja! Gak dipungkiri emang sekarang ini budaya Pop Jepang sangat dikenal luas di seantero dunia, dengan adanya Manga, film Anime dan musik J-Pop dan J-Rock. Waktu satu judul komik Manga terbit, banyak nih yang gak sabaran nunggu versi yang udah ada translate resminya, tapi langsung aja ngartiin tulisan-tulisan yang ada di cerita Manga itu, kata per kata. Ini mungkin jadi hal yang baik sih buat belajar bahasa, karena kamu akan belajar soal kata-kata slang misalnya, tapi kebanyakan kata-kata itu jarang berguna di kehidupan sehari-hari saat kamu ada di Jepang, di Tokyo misalnya. Kalau kamu gak pernah belajar soal kosa kata baku yang biasa dipakai di papan pengumuman penunjuk jalan, rute dan jadwal kereta di stasiun dan lainnya, dipastikan kamu bakal bingung sendiri pas lagi ada di Tokyo. 5.      Belajar Menyanyi Dalam Bahasa Jepang dan Ikuti Liriknya Belajar nyanyi dan baca ngikutin lirik lagunya akan membantu kamu untuk belajar mengenali kana dan kanji, bisa belajar juga ningkatin kecepatan kamu saat membaca kalimat dan tentu saja bisa tahu satu kata atau kalimat itu harus diucapkan kayak gimana. Dan satu hal lagi nih yang sangat penting, Karaoke itu udah jadi hobi yang amat sangat digemari banget di Jepang. Orang jepang tuh seneng banget kalau lihat ada orang asing bisa nyanyiin lagu-lagu mereka, apalagi lagu-lagu oldies gitu. Dan tahu gak kamu kalau grup penggemar Karaoke tuh banyak banget di Jepang, kalau kamu bisa ikut gabung sama mereka, have fun bareng mereka nyanyi-nyanyi, siapa tahu kebuka kesempatan lain untuk kamu. Makanya, mulailah berlatih dari sekarang!  6.      Carilah Partner Untuk Belajar Conversation Gak perlu harus cari guru privat yang mahal kok, biasanya nih banyak lho orang Jepang yang mau banget ngajarin kamu dengan barter kamu mesti ngajarin mereka bahasa Inggris. Mulailah belajar bareng partner kamu ini, dengarkan gimana pengucapan kata yang benar, dan minta partner kamu untuk mengkoreksi kalau kamu salah dalam pengucapan. 7.      Bijaklah Memilih Program Immersion Mengikuti program Immersion di negara asal bahasa itu berada merupakan cara terbaik untuk mempelajari suatu bahasa, tetapi program ini lebih cocok untuk mereka yang memang telah cukup mahir berbahasa dan hanya butuh untuk melancarkan saja intonasi ataupun logat bicaranya misalnya. Tapi buat kamu yang masih dalam tahap awal belajar bahasa, gak ada salahnya juga ikut program ini, karena bisa melatih kamu untuk langsung praktek belajar bahasa. 8.      Belajar Intonasi Dan Cara Mengucapkan Kalimat Dalam belajar bahasa, mempelahari intonasi dan logat itu juga penting lho, apalagi belajar bahasa Jepang. Karena dalam praktek sehari-hari berbahasa Jepang, ada bermacam situasi dan kondisi yang bisa diutarakan hanya melalui intonasi dan logat yang berbeda pula. Nah kamu mesti belajar banyak nih soal ini. 9.      Tentukan Satu Sistem Penulisan Kata Menuliskan kata bahasa Jepang menggunakan huruf romawi memang agak tricky sih, karena memang tidak ada satu sistem-pun dalam huruf romawi yang benar-benar bisa menerangkan pengucapan kata dalam bahasa Jepang. Contohnya kata berbunyi “hu”, biasanya di tulis di huruf romawi dengan “fu”, jadi kalau ada tulisan “fuku” ini berarti dibacanya jadi “huku”. Yang perlu diperhatikan itu konsistensi penggunaan sistem penulisan huruf romawi, tetapkan satu metode yang kamu pilih dan tetap ikuti itu. 10.   Pergi Ke Jepang dan Berinteraksilah! Gak peduli berapa banyak film yang kamu tonton atau buku yang kamu baca, kamu tidak akan benar-benar bisa merasakan suasana Jepang yang sesungguhnya kalau kamu belum kesana. Saat punya kesempatan ke Jepang, manfaatkan waktu kamu, jangan Cuma jadi turis yang jalan-jalan aja, tapi berinteraksilah dengan orang sana, mulailah praktekkan apa yang selama ini sudah kamu pelajari. Udah baca infonya kan? nah ini ada bonus buat kalian yang udah nyimak berita kita. Ditonton ya ^^
hehe kawaii desu ne? Berikut informasi singkat agar jago belajar bahasa jepang, semoga bermanfaat ya! Artikel terkait : Nishi Nihon Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami