Perencanaan Belajar di Luar Negeri

Sebagai seseorang yang selalu bermimpi untuk belajar di luar negeri, program ekstensif di luar negeri Universitas Boston tetap menjadi perhatian saya hingga tiba giliran saya untuk mendaftar. Sekarang, ketika saya melihat kembali pengalaman saya, setelah belajar di luar negeri pada semester musim gugur yang lalu, saya dapat dengan yakin mengatakan bahwa masa saya di London sungguh mengubah hidup saya. Dari tinggal, belajar, dan bekerja di London hingga bertemu teman-teman baru dan bepergian ke seluruh Eropa, saya tidak bisa berhenti memikirkan tentang waktu saya di luar negeri. Jadi, untuk membantu mempermudah masa depan Terrier yang belajar di luar negeri, saya telah menyusun daftar lima tips yang saya harap saya ketahui sebelum pengalaman saya.


1. Pesan perjalanan akhir pekan Anda sebelum Program Anda dimulai

GIF: People on an island, and one man says "okay, I have a plan...we do nothing."
Courtesy of giphy.com.

Meskipun Anda mungkin ingin mulai merencanakan perjalanan, saya sarankan Anda tidak memesan penerbangan, hostel, atau Airbnb apa pun sebelum program dimulai. Sekalipun Anda mempunyai teman dari BU yang bergabung dengan Anda di luar negeri, masih banyak mahasiswa dari universitas lain, dan banyak dari BU, yang belum Anda temui dan ingin jalan-jalan bersama. Sebagian besar teman yang saya ajak bepergian adalah pelajar yang saya temui setelah tiba di London. Jadi, meskipun Anda mungkin siap untuk berangkat, luangkan waktu satu hingga dua minggu sebelum Anda memesan apa pun di awal program.

2. Luangkan waktu untuk menjelajahi kota tempat Anda belajar

GIF: Two people exploring a foreign city.
Courtesy of giphy.com.

Berbeda dengan poin pertama, sisakan akhir pekan untuk dihabiskan di kota tempat Anda belajar. Saya tidak dapat memberi tahu Anda berapa banyak teman yang mengatakan bahwa mereka terlalu banyak menghabiskan waktu dengan perjalanan akhir pekan keliling Eropa dan merasa mereka ketinggalan cukup menjelajahi London. Pada hari pertama orientasi, seorang penasihat memberi tahu kami bahwa tidak mungkin menaklukkan seluruh Eropa selama kami berada di luar negeri. Dia menyarankan bahwa alih-alih mencoba menyesuaikan diri dengan segala hal dan kehabisan tenaga, kita memilih beberapa pilihan utama kita dan menghabiskan sisa waktu kita bepergian ke Inggris.

3. Cari tahu item apa saja yang disediakan program Anda untuk menghindari pengemasan yang berlebihan

GIF: A man who has overpacked for a trip.
Courtesy of giphy.com.

Program ini kemungkinan besar akan mengingatkan Anda apa yang harus dibawa dan apa yang harus disimpan di rumah sebelum keberangkatan Anda, namun mengulanginya sangatlah penting. Misalnya, program BU London menyediakan tempat tidur bagi kami masing-masing; namun, kami perlu menyediakan handuk kami. Ini adalah tugas yang relatif kecil dalam skema besar perencanaan, namun sangat bermanfaat untuk diketahui sebelumnya untuk menghemat ruang di koper Anda.

4. Tentukan adaptor stopkontak yang Anda perlukan dan belilah

GIF: A cartoon hand popping out of an outlet hole to pull the plug.
Courtesy of giphy.com.

Meskipun tampaknya lebih mudah untuk menunggu untuk membeli adaptor setelah Anda tiba di tujuan, jetlag dan kekacauan dalam perjalanan akan membuat berhenti di toko untuk membeli adaptor adalah hal terakhir yang ingin Anda lakukan. Tentu saja, tiba di negara baru dengan baterai ponsel yang mati adalah hal yang kurang diinginkan, jadi belilah dan simpan konverter stopkontak di tas Anda; mudah, murah, dan tidak merepotkan.

5. Lebihkan uang Anda

GIF: Calculating Zach Galifianakis scene from the Hangover.
Courtesy of giphy.com.

Meskipun merupakan tip yang cukup jelas, akan lebih baik jika Anda menyisihkan lebih banyak dana daripada menguranginya, terutama di luar negeri. Tentu saja, jangan menghabiskan banyak uang; namun, pengeluaran menumpuk dengan cepat antara belanjaan, perjalanan, jalan-jalan, dll., jadi saya sarankan untuk melakukan persiapan yang berlebihan. Selain itu, pelajari mata uang negara tersebut dan perbandingannya dengan USD.

Belajar di luar negeri selalu menjadi impian saya, dan pengalaman tersebut tidak mengecewakan. Jika Anda akan segera pergi ke luar negeri, bersenang-senanglah, tetap aman, dan jangan takut bertemu orang baru, baik di dalam maupun di luar program Anda.

Sumber: bu.edu

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com

TIPS & TRIK DALAM MEMPERSIAPKAN APLIKASI BEASISWA

Kamu mungkin punya kamar yang bentuknya udah kayak kapal pecah, baju bergantungan di tiap sudut kamar, kertas2 bekas tugas berserakan dimana-mana, bekas makanan semalem juga masih belepetan dikamar, dan kemalesan2 lainnya yang gak bisa diungkapkan pake kata-kata. Pastinya saat kamu mau ambil beasiswa kamu gak mau kan tim penilai beasiswa tau tentang keburukan kamu? Iya dong guys, tau gak kenapa? Jadi saat kita mau ambil beasiswa keluar negeri nanti akan ada tim penilai aplikasi beasiswa kamu, entah aplikasinya layak diterima atau tidak.clean-vs-messy-room Nah oleh karena itu kerapihan adalah hal yang utama, kenapa? Karena petuah ‘penampilan adalah segalanya’ itu adalah kunci utama dalam membuat aplikasi beasiswa. Saat kamu memiliki buah pikiran yang brilian pada konten aplikasi beasiswa kamu, tetapi form aplikasinya masih banyak coretan, buah pikiran kamu yang brilian itu tidak akan ada artinya lagi karena coretan tadi. Belum lagi nanti aplikasi kamu bakalan numpuk di lautan aplikasi beasiswa lainnya milik saingan kamu. Jangan sampe cuma gara-gara masalah kerapihan aplikasi kamu gak sempet diliat, padahal kontennya udah brilian, atau mungkin sempet dilihat tapi di diskualifikasi/berkurang point, sayang kan gara-gara kecerobohan kecil cita-cita kamu jadi pupus. Nah di artikel ini kita akan kasih sekilas tentang tips untuk kamu terkait dengan apa yang harus dilakukan pada aplikasi beasiswa kamu 😀  

Top 10 Do’s and Don’ts Untuk Aplikasi Beasiswa Kamu

Dari hasil interview dengan beberapa siswa penerima beasiswa, penilai beasiswa, dan segelintir orang yang pernah punya pengalaman akan beasiswa, kami membuat top 10 hal yang harus dan tidak kamu lakukan pada saat mengisi aplikasi beasiswa kamu.

Don’ts

  • JANGAN mengutamakan kuantitas dari pada kualitas. Bukanlah kuantitas prestasimu yang penting, melainkan kualitas dari prestasi & kontribusimu
  • QualityDefinitionJANGAN melebarkan kebenaran. Cerita karangan amat sangat tidak diperbolehkan
  • JANGAN memaksakan point tidak penting. Aplikasi beasiswa mengharuskan kita untuk menulis pada space yang disediakan. Jangan sampai kamu mengorbankan point penting karena tidak cukup space.
  • JANGAN menulis jika kamu tidak tahu apa yang mau ditulis. Jika kamu tidak ada hal penting/berarti yang mau kamu tuangkan, biarkan saja kosong.
  • JANGAN sampai ada lecekan kertas. Jika sampai seceroboh itu, mulailah dari awal lagi.
  • JANGAN menunda-nunda. Jangan kira kamu dapat menyelesaikan aplikasimu dalam waktu semalam sebelum batas akhir.
  • JANGAN diselesaikan dengan hasil kurang dari sempurna. Kamu boleh memiliki kekurangan, tapi jangan sampai komite penilai mengetahuinya.
  • JANGAN lewat dari batas akhir. Apapun alasannya, jika kamu lewat dari batas akhir, kamu tidak akan mendapatkan beasiswa.
  • JANGAN menyerahkan dalam bentuk tidak selesai. Pastikan aplikasimu telah selesai sebelum mengirimnya.
  • JANGAN meremehkan apa yang dapat kamu sampaikan. Aplikasi beasiswa mungkin terlihat pendek dan simple, tapi jangan sampai diremehkan. Dalam space yang minim, kamu dapat menciptakan sebuah cerita yang hebat tentang mengapa kamu harus mendapatkan beasiswa tersebut

Do’s

  • HARUS mengerti akan misi beasiswa tersebut. Ketahui alasan mereka mau mengeluarkan uang untuk beasiswa
  • HARUS mengingat siapa audiensimu. Kamu perlu membedakan cara menyapa & berbicara antara dengan aktivis hak hewan dengan pensiunan dokter gigi.
  • HARUS menunjukkan bahwa kamu pantas mendapatkan beasiswa tersebut. Kamu tidak akan mendapatkan beasiswa tersebut kecuali kamu memiliki apa yang komite mau.
  • HARUS bangga akan prestasimu. Jangan takut untuk sombong akan prestasimu
  • HARUS focus pada kepemimpinan dan kontribusi. Buatlah cara agar kontribusimu diketahui.
  • HARUS membuat aplikasi beasiswamu terlihat menonjol dan luar biasa.standout-from-the-crowd
  • HARUS latihan agar segala sesuatunya baik-baik saja. Lakukan latihan menulis pada salinan aplikasi original kamu sebelum mulai mengisi di aplikasi asli. Lalu gunakan salinan tersebut untuk latihan dan mengoreksi kesalahan.
  • HARUS mempunyai editor. Mereka nantinya dapat membantu kamu dalam membuat aplikasi beasiswa yang bebas dari kesalahan dan yang terbaik pastinya.
  • HARUS menyertakan resume. Entah mereka menanyakannya atau tidak, pastikan kamu menyertakan resume beasiswa yang telah disesuaikan.
  • HARUS membuat salinan  dari aplikasimu yang telah selesai untuk bahan referensi. Simpanlah untuk tahun berikutnya saat kamu mau membuatnya lagi.

Cek Aplikasimu Dengan Seksama

Setelah  menyelesaikan aplikasi untuk beasiswamu, cek dan cross-check aplikasinya agar lebih pasti. Lihat pada setiap baris dan setiap pertanyaan untuk memastikan bahwa kamu telah mengisi semua informasi yang dibutuhkan pada form aplikasi tersebut. Pastikan juga kamu meminta seseorang untuk melihat aplikasimu. Biasanya orang lain lebih peka saat melihat kesalahan kita dibandingkan diri kita sendiri. Camkan bahwa presentasi tulisanmu itu dapat mempengaruhi pandangan para komite penilai beasiswa terhadap aplikasimu. Kamu bisa menyampaikan bahwa kamu sangat serius untuk mendapatkan beasiswa itu dengan cara memasukkan aplikasi yang telah selesai dan bebas dari kesalahan. Last but not least, sebelum menyerahkan aplikasimu, gandakan aplikasi tersebut, entah di fotokopi atau memperbanyak soft copy aplikasi kamu. Jika nantinya tanpa sengaja data kamu hilang saat sedang dikirim, kamu masih bisa mengirim ulang salinan aplikasimu yang tadi. Plus, dengan menyimpan salinan aplikasimu di tahun ini, kamu masih memiliki kesempatan membuat ulang lagi(terutama untuk segment essay) dan persiapan yang sangat baik untuk beasiswa di tahun depan Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami