50 Program MBA Terbaik di Dunia (Bagian III)

17 (seri). Lulusan Yale School of Management mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $130K – $140K.

Yale School of Management

Lokasi: New Haven, Connecticut

Biaya: $130K – $140K

Baca lebih lanjut tentang Sekolah Manajemen Yale di sini.

17 (seri). Lulusan Cambridge (Hakim) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $90K – $100K.

Cambridge Judge Business School

Lokasi: Cambridge, Inggris

Biaya: $70K – $80K

Baca lebih lanjut tentang Cambridge Judge Business School di sini.

16. Lulusan Oxford (Saïd) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $90K – $100K.

Said Business School Oxford University

Lokasi: Oxford, Igggris 

Biaya: $80K – $90K

Baca lebih lanjut tentang Saïd Business School di sini. 

15. Lulusan UCLA (Anderson) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $120K – $130K.

UCLA Anderson

Lokasi: Los Angeles, California

Biaya: $130K – $140K

Baca lebih lanjut tentang UCLA Anderson School of Management di sini.

14. Lulusan Northwestern (Kellogg) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $130K – $140K.

Northwestern Kellogg

Lokasi: Evanston, Illinois

Biaya: $140K – 150K

Baca lebih lanjut tentang Kellogg School of Management di sini.

13. Lulusan ESADE Business School mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $100K – $110K.

ESADE Business School

Lokasi: Barcelona, Spanyol

Biaya: $70K – $80K

Baca lebih lanjut tentang ESADE di sini.

11 (seri). Lulusan IESE Business School mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $120K – $130K.

IESE Business School

Lokasi: Barcelona, Spanyol

Biaya: $90K – $100K

Baca lebih lanjut tentang IESE Business School di sini.

11 (seri). Lulusan Chicago (Booth) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $140K – $150K.

Chicago Booth School of Business

Lokasi: Chicago, Illinois

Biaya: $140K – $150K

Baca lebih lanjut tentang Sekolah Bisnis Booth Universitas Chicago di sini.

Lulusan UC Berkeley (Haas) mendapatkan rata-rata gaji pasca-kelulusan $130K – $140K.

University Of California, Berkeley Haas School of Business

Lokasi: Berkeley, California

Biaya: $110K – $120K

Baca lebih lanjut tentang Haas School of Business di sini.

9. Lulusan Sekolah Bisnis IE memperoleh gaji pasca-kelulusan rata-rata $90K – $100K.

IE Business School Madrid

Lokasi: Madrid, Spanyol

Biaya: $70K – $80K

Baca lebih lanjut tentang Sekolah Bisnis IE di sini.

8. Lulusan Columbia Business School mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $140K – $150K.

Columbia University

Lokasi: New York, New York

Biaya: $140K – $150K

Baca lebih lanjut tentang Columbia Business School di sini.

7. Lulusan London Business School mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $100K – $110K.

London Business School

Lokasi: London, Inggris

Biaya: $100K – $110K

Baca lebih lanjut tentang London Business School di sini.

6. Lulusan INSEAD mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $100K – $110K.

INSEAD in Singapore

Lokasi: Paris, Perancis/Singapura

Biaya: $90K – $100K

Baca lebih lanjut tentang INSEAD di sini.

5. Lulusan HEC Paris mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $120K – $130K.

HEC Paris

Lokasi: Jouy en Josas, Perancis

Biaya: $70K – $80K

Baca lebih lanjut tentang HEC Paris di sini.

4. Lulusan Harvard Business School mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $140K – $150K.

Harvard Business School

Lokasi: Boston, Massachusetts 

Biaya: $140K – $150K

Baca lebih lanjut tentang Harvard Business School di sini.

3. Lulusan MIT (Sloan) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $140K- $150K.

MIT Sloan Campus

Lokasi: Cambridge, Massachusetts 

Biaya: $140K – $150K

Baca lebih lanjut tentang MIT Sloan School of Management di sini.

2. Lulusan Penn (Wharton) mendapatkan gaji pasca-kelulusan rata-rata $140K – $150K.

Wharton School Penn

Lokasi: Philadelphia, Pennsylvania 

Biaya: Lebih dari $150K

Baca lebih lanjut tentang Wharton School of the University of Pennsylvania di sini.

1. Lulusan Stanford Graduate School of Business memperoleh gaji pasca-kelulusan rata-rata lebih dari $150K.

Stanford University Graduate School of Business at Knight Management Center

Lokasi: Stanford, California

Biaya: $140K – $150K

Baca lebih lanjut tentang Stanford Graduate School of Business di sini. 

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

54 Kursus Online gratis dari perguruan tinggi terbaik di AS – termasuk Princeton, Harvard, dan Yale (Part II)

Universitas Yale

Free online courses Yale

Jelajahi semua program dari Universitas Yale di Coursera di sini

Universitas Stanford

Free online courses Stanford

Jelajahi semua program dari Universitas Stanford di Coursera di sini

Universitas Chicago

university of chicago

Jelajahi semua program dari Universitas Chicago di Coursera di sini

Jelajahi semua program dari University of Chicago di edX di sini

Universitas Pennsylvania

university of pennsylvania

Jelajahi semua program dari University of Pennsylvania di Coursera di sini

Jelajahi semua program dari University of Pennsylvania di edX di sini

Northwestern University

Northwestern university

Jelajahi semua program dari Universitas Northwestern di Coursera di sini

Universitas Duke

Free online courses Duke

Jelajahi semua program dari Duke University di Coursera di sini

Universitas Johns Hopkins

Johns Hopkins

Jelajahi semua program dari Universitas Johns Hopkins di Coursera di sini

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Whatsapp  :  0812 5998 5997

Line           :  accesseducation

Telegram   :  0812 5998 5997

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

10 Universitas Terbaik di Dunia 2021 Versi QS World

QS World University Rankings kembali merilis daftar universitas terbaik di dunia 2021. Ada 1.000 universitas yang masuk dalam daftar teratas hasil pemeringkatan yang dilakukan QS World University Rankings tahun ini. Univeritas dan perguruan tinggi terbaik itu tersebar di seluruh dunia yang mencakup 80 lokasi berbeda. Termasuk Indonesia. 

Enam parameter utama dijadikan penilaian QS World University Rankings dalam menetapkan peringkat sebuah universitas. Di antaranya reputasi akademik, reputasi penyedia kerja, rasio fakultas/mahasiswa, sitasi per fakultas, rasio fakultas internasional, serta rasio mahasiswa internasional. Dari enam parameter penilaian tersebut, bobot penilaian paling besar diberikan untuk reputasi akademik yakni 40%, kemudian diikuti rasio fakultas/mahasiswa serta sitasi per fakultas masing-masing sebesar 20%.

Misalnya untuk menentukan reputasi akademik universitas, QS World University Rankings melakukan survei akademik yang melibatkan pendapat para ahli lebih dari 100.000 individu di bidang pendidikan tinggi terkait kualitas pengajaran dan penelitian di universitas dunia. 

Lalu, universitas mana saja yang masuk dalam peringkat 10 universitas terbaik dunia 2021 versi QS Wolrd? Berikut uraiannya:

1. Massachusetts Institute of Technology (MIT)

Peringkat pertama universitas terbaik di dunia 2021 ditempati oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kampus yang berlokasi di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat ini berada di urutan teratas melampui universitas-universitas tersohor dunia lainnya. MIT dikenal sebagai universitas riset dan teknologi terkemuka sejak lama. Berdiri mulai 1861, MIT menjadi incaran mahasiswa di berbagai negara. Bahkan, predikat urutan teratas sebagai universitas terbaik dunia tetap disandang MIT setidaknya dalam empat tahun terakhir.

2. Universitas Stanford

Universitas Stanford berada di urutan kedua dalam daftar 10 universitas terbaik dunia versi QS World. Kampus swasta yang berlokasi di Stanford, California, Amerika Serikat ini juga menjadi salah satu tujuan utama studi mahasiswa mancanegara. Berdiri sejak 1891, Stanford University terkenal terdepan dalam bidang perkuliahan dan riset. Dua pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page juga alumni dari kampus ini.

3. Universitas Harvard

Siapa tak kenal Universitas Harvard. Namanya populer karena rutin memuncaki peringkat universitas terbaik, terutama di lima besar. Di tiga tahun terakhir ini, Harvard University selalu berada di urutan tiga universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings. Selain populer karena nama besarnya, kampus yang berdiri 1636 ini juga memiliki reputasi akademik yang mumpuni. Tidak heran peminat dari berbagai negara juga mengincar kuliah di Harvard University.

4. California Institute of Technology (Caltech)

Di urutan ke empat ada California Institute of Technology (Caltech). Kampus yang berada di Pasadena, California, Amerika Serikat ini merupakan salah satu universitas paling terkemuka dalam riset. Tahun lalu Caltech berada di urutan kelima, di bawah University of Oxford. Namun tahun ini naik satu tingkat melampaui kampus asal Inggris tersebut. Anda berminat melanjutkan studi di kampus AS satu ini?

5. Universitas Oxford

Jika di urutan empat besar, dinominasi universitas asal Amerika Serikat. Di peringkat kelima ditempati oleh universitas asal Inggris, University of Oxford. Kampus ini adalah yang terbaik di daratan Eropa. Selain karena reputasi akademiknya yang bagus, University of Oxford juga memiliki employer reputation yang sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa alumni Oxford banyak bekerja di perusahaan-perusahaan terkemuka dunia. Sehingga ikut mengangkat peringkatnya. Jika tertarik, Anda mungkin bisa mencoba Beasiswa Chevening yang didanai pemerintah Inggris untuk studi di kampus ini.  

6. ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology

Berikutnya di urutan ke enam adalah ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology. Satu-satunya universitas asal Swiss yang masuk peringkat 10 besar universitas terbaik dunia 2021. Ilmuan Albert Einstein satu dari sekian banyak alumni penting dari ETH Zurich, mungkin saja nama Albert Einstein lebih populer dibanding almamaternya. Nah, jika Anda ingin melanjutkan studi di Eropa, khususnya Swiss, ETH Zurich perlu masuk perhitungan.

7. Universitas Cambridge

Selain Universitas Oxford, Universitas Cambridge juga merupakan universitas asal Inggris yang langganan masuk 10 universitas terbaik dunia. Tahun ini QS World University Rankings menempatkan kampus asal Cambridge Britania Raya tersebut di urutan tujuh. Tidak bergeser dari peringkat sebelumnya. Berdiri sejak 1209, University of Cambridge menjadi kampus tertua kedua di Inggris. Banyaknya peminat ke kampus ini, membuat persyaratan masuk sangat ketat. Anda mungkin bisa memanfaatkan Beasiswa Gates Cambridge yang sedang buka untuk studi S2 dan S3 di kampus ini.  

8. Imperial College London

Imperial College London adalah satu di antara perguruan tinggi riset kelas dunia yang ada di Inggris. Universitas ini didirikan oleh Pangeran Albert pada 1907. Kampus ini menawarkan banyak jurusan-jurusan unggulan, seperti sains, kedokteran, teknik, dan bisnis. Peringkatnya tahun ini berada di urutan ke delapan sebagai universitas terbaik dunia 2021. Naik satu peringkat dibanding tahun lalu yang berada di urutan ke sembilan.

9. Universitas Chicago

Di peringkat sembilan, QS World University Rankings menempatkan universitas asal Illinois Amerika Serikat, Universitas Chicago. Di periode sebelumnya University of Chicago berada di urutan ke sepuluh. Naik satu tingkat di 2021. Mengikuti jejak universitas asal AS terbaik lainnya, University of Chicago membuktikan diri sebagai universitas swasta yang memuncaki urutan papan atas universitas kelas dunia.

10. UCL

Di urutan ke sepuluh ada University College London yang biasa disingkat UCL. Meski tidak berada di lima besar, UCL tetaplah satu di antara universitas paling bergengsi di dunia saat ini. UCL dikenal sebagai universitas paling besar yang berada di kawasan Kota London. Alumni mereka juga tersebar. Reputasi akademik yang sangat bagus membuat universitas riset publik ini berada di peringkat sepuluh sebagai universitas terbaik di dunia 2021. Setidaknya, empat universitas asal Inggris tahun ini berhasil berada di urutan 10 besar sebagai universitas terbaik dunia versi QS World University Rankings. Bagaimana dengan universitas lain? Urutannya bisa dilihat di 50 besar di bawah. 

11. National University of Singapore (NUS) (Singapura)
12. Princeton Unversity (Amerika Serikat)
13. Nanyang Technological University (NTU) (Singapura)
14. EPFL (Swiss)
15. Tsinghua University (Cina)
16. University of Pennsylvania (Amerika Serikat)
17. Yale University (Amerika Serikat)
18. Cornell University (Amerika Serikat)
19. Columbia University (Amerika Serikat)
20. The Univeristy of Edinburgh (Inggris)
21. University of Michigan-Ann Arbor (Amerika Serikat)
22. The University of Hong Kong (Hong Kong SAR)
23. Peking University (Cina)
24. The University of Tokyo (Jepang
25. Johns Hopkins University (Amerika Serikat)
26. University of Toronto (Kanada)
27. The Hong Kong University of Science and Technology (Hong Kong SAR)
28. The University of Manchester (Inggris)
29. Northwestern University (Amerika Serikat)
30. University of California, Berkeley (UCB) (Amerika Serikat
31. The Australian National University (Australia)
32. King’s College London (Inggris)
33. McGill University (Kanada)
34. Fudan University (China)
35. New York University (NYU) (Amerika Serikat)
36. Unversity of California, Los Angeles (UCLA) (Amerika Serikat)
37. Seoul National University (Korea Selatan)
38. Kyoto University (Jepang)
39. KAIST – Korea Advanced Institute of Science & Technology (Korea Selatan)
40. The University of Sydney (Australia)
41. The University of Melbourne (Australia)
42. Duke University (Amerika Serikat)
43. The Chinese University of Hong Kong (CUHK) (Hong Kong SAR)
44. The University of New South Walese (UNSW Sydney) (Australia)
45. University of British Columbia (Kanada)
46. The University of Queensland (Australia)
47. Shanghai Jiao Tong University (Cina)
48. City University of Hong Kong (Hong Kong SAR)
49. The London School of Economics and Political Science (LSE) (Inggris)
50. Thecnical University of Munich (Jerman)

sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Buku-buku terbaik menurut editor Amazon

Best Books of October 2020 4X3

Beberapa pembaca melihat bulan Oktober sebagai penghormatan 31 hari untuk Halloween, tenggelam jauh ke dalam thriller yang berputar-putar, sementara yang lain menggunakan terjun ke musim gugur sebagai waktu untuk bersantai dengan selimut rajutan tebal dan merenung melalui memoar yang penuh wawasan. Apa pun preferensi Anda, editor buku Amazon telah membantu Anda dengan buku-buku terbaik mereka di bulan Oktober 2020.

Seperti yang terjadi pada daftar bulan-bulan sebelumnya, editor telah memilih 12 judul untuk dibaca oleh pembaca bulan ini, dibandingkan dengan biasanya 10. Termasuk dalam pilihan bulan ini adalah buku Fareed Zakaria yang akan datang tepat waktu “Sepuluh Pelajaran untuk Dunia Pasca-Pandemi. ” Dan, dengan nada yang sama sekali berbeda namun tidak kalah menakutkannya, “The Invisible Life of Addie Larue” menceritakan kisah seorang wanita yang dikutuk karena dilupakan sebagai imbalan untuk menghindari perjodohan. Selain itu, ada pembalik halaman untuk memuaskan penggemar sejarah, mereka yang ingin mengembangkan lebih banyak kreativitas, dan penggemar supernatural.

Dari misteri hingga memoar, berikut adalah 12 buku teratas Amazon bulan Oktober 2020: 

Amazon Books The Searcher

“The Searcher” oleh Tana French

Seorang pensiunan polisi Chicago dan perceraian baru-baru ini hanya ingin menjilat lukanya dalam kedamaian dan ketenangan daerah terpencil Irlandia. Tapi ditarik ke penyelidikan pembunuhan lokal membuka matanya pada garis tipis antara indah dan aneh dalam film mandiri menegangkan oleh Tana French ini.

Amazon Books Group

“Group” oleh Christie Tate

Dalam nada laris Lori Gottlieb, “Mungkin Anda Harus Berbicara dengan Seseorang,” “Grup” Christie Tate mengisahkan pengalamannya yang tidak konvensional, menyakitkan, tetapi pada akhirnya transformatif dalam terapi kelompok.

Amazon Books Dear Child

“Dear Child” oleh Romy Hausmann

Menggambar perbandingan dengan “Gone Girl” karya Gillian Flynn dan “Room” Emma Donoghue, thriller menggigit kuku ini dimulai dengan seorang wanita muda yang melarikan diri dari penculiknya dengan salah satu anaknya di belakangnya. Tapi saat satu mimpi buruk telah berakhir, mimpi buruk lainnya baru saja dimulai.

Amaozn Books The Invisible Life of Addie Larue

“The Invisible Life of Addie Larue” oleh V.E. Schwab

Dalam petualangan romantis yang memikat ini, seorang wanita tidak ingin terikat secara ekstrem, tawar-menawar dengan iblis untuk menghindari perjodohan. Sebagai gantinya, dia dikutuk dengan dilupakan, sampai, setelah 300 tahun, dia bertemu dengan seorang pria bernama Henry.

Amazon Books Zealot and the Emancipator

“The Zealot and the Emancipator”oleh H.W. Brands

John Brown dan Abraham Lincoln memiliki pendekatan berbeda untuk mengakhiri perbudakan: satu kekerasan, satu politik. Sejarah yang menarik ini mengeksplorasi sentuhan cekatan Lincoln, menavigasi kejatuhan ketika Brown dikirim ke tiang gantungan, dengan beberapa melihatnya sebagai martir, yang lain seorang teroris.

Amazon Books The Once and Future Witches

“The Once and Future Witches” oleh Alix E. Harrow

Harrow menggunakan keahlian sejarawannya dan imajinasi yang hebat untuk menulis cerita yang memukau, berlatar tahun 1893, yang menemukan tiga saudara perempuan membuat masalah besar ketika mereka menggunakan kekuatan supernatural mereka untuk mendukung gerakan hak pilih.

Amazon Books Golem Girl

“Golem Girl” oleh Riva Lehrer

Terlahir dengan spina bifida, Riva Lehrer dibesarkan untuk percaya bahwa dia adalah sesuatu yang rusak yang perlu diperbaiki – sebuah gagasan korosif yang tidak disalahgunakannya dengan bantuan sekelompok seniman, penulis, dan artis. “Golem Girl” adalah memoarnya tentang penemuan kembali.

Amazon Books The Hidden Habits of Genius

“The Hidden Habits of Genius” oleh Craig Wright, PhD

Craig Wright menyaring wawasan yang dia peroleh dari “Kursus Genius” di Yale dalam pemeriksaan yang menarik tentang apa yang membuat orang-orang seperti Einstein, Marie Curie, Beethoven dan Steve Jobs berdetak. Ini juga panggilan untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, dan merayakan pembelajaran demi pembelajaran.

Amazon Books Ten Lessons for Post Pandemic World

“Ten Lessons for a Post-Pandemic World” oleh Fareed Zakaria

Dalam masa-masa sulit seperti ini, mungkin sulit untuk melihat hutan demi pepohonan. Fareed Zakaria dari CNN menawarkan bacaan berwawasan luas, dan anehnya menghibur, saat ia melihat ke depan pada kehidupan pasca-pandemi.

Amazon Books A Time for Mercy

“A Time for Mercy” oleh John Grisham

Melanjutkan serial populer John Grisham yang dimulai 31 tahun lalu, Jake Brigance – pengacara brilian dan penuh kasih dari “A Time to Kill” – akan melakukan semua yang dia bisa untuk membantu seorang remaja lelaki yang dituduh membunuh seorang deputi di Clanton, Mississippi.

Amaozn Books The Midnight Library

“The Midnight Library” oleh Matt Haig

Bagaimana kehidupan kita akan berbeda jika kita membuat pilihan yang berbeda? Dalam novel “Pintu Geser” -esqe ini, Nora Seed menjawab pertanyaan itu setelah dia overdosis pada antidepresan dan berakhir di perpustakaan ajaib yang memungkinkan dia untuk mengambil jalan yang awalnya dia putuskan untuk tidak bepergian.

Amaozn Books Missionaries

“Missionaries” oleh Phil Klay

Veteran perang Irak dan penulis “Penempatan Kembali” pemenang Penghargaan Buku Nasional kembali dengan terjun pertamanya ke dunia fiksi. Berlatar belakang Kolombia, “Missionaries” membahas korban perang modern yang rumit.

sumber : The best books of October 2020, according to Amazon’s editors

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Para guru di Chicago menindaklanjuti pemogokan bersejarah tahun 2019 dengan ultimatum tahun 2020: Sekolah tidak akan dibuka secara langsung

chicago teacher protest
Seorang wanita memegang tanda selama Protes Menempati Balai Kota dan Karavan Mobil yang diselenggarakan oleh Chicago Teachers Union di Chicago pada 3 Agustus businessinsider.com

Para guru di seluruh negeri berkumpul di hari aksi nasional untuk memprotes rencana pembukaan kembali sekolah untuk pembelajaran tatap muka sementara kasus virus korona meningkat.

Sarah Chambers, seorang guru pendidikan khusus di Alcott High School di School di lingkungan West Lakeview Chicago, adalah salah satunya.

“Kita seharusnya tidak harus berjuang untuk kehidupan siswa kita,” kata Chambers Business Insider. “Ada guru yang menulis surat wasiat mereka.”

Chambers mengatakan bahwa lebih dari 500 orang berpartisipasi dalam karavan mobil ke Balai Kota Chicago.

chicago teacher protest
Penampakan dari karavan mobil

Beberapa hari kemudian, Walikota Chicago Lori Lightfoot membalikkan rencana kota untuk membuka kembali hibrida – setengah kelas tatap muka, setengah jarak jauh. Dia mengatakan bahwa Chicago Public Schools akan dimulai dari jarak jauh pada 8 September dan bahwa pembelajaran jarak jauh harian akan berlanjut hingga awal kuartal kedua, paling cepat 9 November.

Lightfoot membuat keputusan dengan latar belakang seruan pemogokan oleh Chicago Teachers Union untuk mencegah pembukaan kembali secara langsung. Serikat pekerja telah berdebat dengan kota selama sebagian besar dekade terakhir dan telah memenangkan banyak konsesi. Faktanya, itu terjadi tidak lama setelah Lightfoot menjabat tahun lalu, dalam salah satu pemogokan terbesar dalam sejarah Chicago baru-baru ini.

Titik nyala menandakan bahwa mengajar di Amerika adalah kisah perburuhan yang berkelanjutan. Di era virus korona, Pengajar adalah pekerjaan “garis depan” yang dihargai namun kurang dibayar di AS. Mengajar secara langsung bisa menjadi salah satu pekerjaan paling berbahaya di negara ini.

Keputusan Lightfoot juga merupakan penolakan langsung atas desakan Presiden Donald Trump bahwa sekolah harus dibuka kembali pada musim gugur ini, meskipun ada tanda-tanda yang tidak menyenangkan seperti ketika seorang guru sekolah musim panas di Arizona meninggal karena COVID-19. (Illinois telah melihat peningkatan yang konsisten dalam kasus virus korona baru.)

Chicago sering menjadi sasaran tembak politik bagi presiden sejak ia menjabat, melukis kota itu sebagai sarang kejahatan dan disfungsi politik. Sekarang kota dan serikat guru telah bangkit kembali, hanya beberapa bulan sebelum Trump dipilih kembali.

Chambers tahu dari pengalaman pribadi apa yang dipertaruhkan. Pada musim semi, dia menderita COVID-19 selama lebih dari 60 hari; dia telah mendokumentasikan pengalamannya di blog bernama Covid Teacher.

“Pada awalnya, salah satu alasan saya tertular COVID begitu parah adalah karena saya bekerja sangat keras,” katanya. Dia mengatakan dia menghabiskan berjam-jam di telepon dengan keluarga, membantu siswa menemukan komputer dan memberikan dukungan sosial dan emosional. Dan kemudian dia tidak bisa mengajar selama sebulan, yang sangat berat bagi murid-muridnya.

Dia mengatakan bahwa meskipun dia muda dan sehat, COVID-19 hampir membunuhnya.

“Aku lebih baik sekarang,” kata Chambers. “Tapi masih membuatku takut untuk kembali.”

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

10 Universitas Terbaik di Dunia 2020 Versi Times Higher Education

Ilustrasi University of Oxford.
kompas.com

Times Higher Education (THE) kembali merilis daftar peringkat universitas terbaik di dunia atau World University Rankings 2020.

Dalam pemeringkatan itu, sejumlah universitas di Inggris mengalami penurunan karena adanya kesenjangan pendanaan antara berbagai sektor dan cakupan sistem pendidikan tinggi yang semakin meluas.

Meski demikian, University of Oxford tetap menduduki peringkat teratas pada 2020 selama empat tahun berturut-turut.

Sementara University of Cambridge, Imperial College London, UCL, London School of Economics and Political Science, dan University of Edinburgh menjadi universitas berperingkat tertinggi berikutnya di Inggris. Namun, semuanya mengalami penurunan satu peringkat.

Secara keseluruhan, sebanyak 18 dari 28 perguruan tinggi di Inggris yang berada di peringkat 200 teratas telah menurun posisinya sejak tahun lalu. Adapun Jepang memperkuat dominasinya terhadap Inggris dalam hal keterwakilan. Hal itu ditunjukkan dari yang tadinya hanya 5 kini menjadi 10 universitas. Jumlah itu menunjukkan pengambilalihan dominasi Inggris sebagai negara yang paling terwakili di dunia. Secara keseluruhan, saat ini Inggris memiliki 100 universitas yang masuk dalam peringkat dunia, sedangkan Jepang mempunyai 110 universitas.

Berikut ini daftar 10 universitas terbaik di dunia versi THE 2020:

1. University of Oxford, Inggris (tahun lalu peringkat 1)

2. California Institute of Technology, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 5)

3. University of Cambridge, Inggris (tahun lalu peringkat 2)

4. Stanford University, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 3)

5. Massachusetts Institute of Technology, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 4)

6. Princeton University, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 7)

7. Harvard University, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 6)

8. Yale University, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 8)

9. Universiy of Chicago, Amerika Serikat (tahun lalu peringkat 10)

10. Imperial College London, Inggris (tahun lalu peringkat 9)

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami