



Email: info@konsultanpendidikan.com
Konsultan Pendidikan Luar Negeri Terbaik Empower Education
Kuliah ke Luar Negeri Anti Ribet




Email: info@konsultanpendidikan.com
Tidak ada habisnya jika kita ingin mengulas tentang hal-hal menarik yang ada Tokyo, Jepang. Karena faktanya ada begitu banyak hal menarik untuk diulas disana. Nah kali ini kita akan mengulas sedikit tentang 7 karya seni paling keren yang ada di Tokyo. Penasaran? Check this out guys!
Para pecinta anime dijamin deh suka dengan karya seni yang satu ini. Tahukah kamu ternyata bangunan Nippon Television yang ada di Shiodome merupakan rumah bagi jam terbesar di dunia? Hebatnya lagi jam ini juga di desain langsung oleh Hayao Miyazaki lho! Seperti yang kamu bayangkan, jam ini tidak hanya populer di kalangan anak-anak lho, orang dewasa pun cukup banyak yang sangat tertarik dengan jam yang satu ini.
Walaupun memang tidak bisa dipungkiri beberapa bagian di jam ini cukup banyak mendapat pengaruh dari budaya pop dengan tidak memiliki gravitasi, sebut saja Prague’s astronomical clock, tapi tetap saja jam ini memiliki semua kriteria untuk menjadi sebuah karya seni publik yang sukses yaitu indah, fungsional dan juga memberikan banyak inspirasi untuk masyarakat sekitar.
Tahukah kamu ternyata seorang seniman Swiss bernama Felice Varini memiliki kemampuan untuk bermain-main dengan pikiranmu? Ini serius lho, dia menggunakan proyektor dan stensil untuk membuat gambar geometris yang keluar dari diri kamu dengan cara presepsi kedalaman yang lebih menantang saat kamu berdiri di posisi yang tepat. Sama seperti Whispering Galerry di Grand Central Station, ia sempat menciptakan semacam telur paskah untuk mereka yang mengetahui tentang kota. Jadi lain kali jika suatu saat kamu sedang berada di Tachikawa buatlah teman-tamanmu terkesan dengan mengetahui posisi berdiri yang tepat untuk membuat garis hitam secara random di jalan layang atau di tangga yang nantinya akan berubah menjadi lingkaran raksasa yang mengambang.
Sebuah tempat di mana Tokyo benar-benar unggul dalam hal seni publik berbentuk kereta api dan stasiun kereta bawah tanah, khususnya jalur Toei. Perusahaan tersebut berhasil merubah seluruh bagian stasiun menjadi sebuah proyek-proyek seni! Tapi ada satu bagian paling rapi yang bisa kamu temukan di seluruh peregangan panjang platform di Stasiun Kiyosumi-Shirakawa. Seorang seniman bernama Shoichiro Higuchi menggunakan segala macam peninggalan industri logam seperti paku, link ranta, dan roda gigi untuk membuat sebuah lukisan dinding raksasa dengan pola geometris yang indah. Setiap kali kamu melihatnya, kamu pasti akan menemukan sesuatu yang baru. Lukisan ini pastinya tidak seperti karya-karya seni stasiun yang biasanya ada di trotoar, posisinya terletak di tempat yang pas sehingga kamu memiliki cukup waktu untuk menikmatinya.
Mungkin banyak orang menganggap trotoar subway hanyalah sebuah tempat gelap dan hampa, tapi ditangan beberapa orang pintar di Stasiun Nishi-Waseda yang menyadari bahwa karyaseni backlighting kaca patri akan menghasilkan ilusi cahaya matahari saat berada di bawah tanah dan pastinya itu akan mengubah seluruh suasana yang ada di stasiun. Waseda terkenal dengan kekayaan lembaga pendidikannya, salah satu yang paling terkenal adalah Waseda University. Nah, bagian tersebut membuat referensi untuk mencerdaskan kehidupan lingkungan secara detil, menunjukan kepada anak-anak sekolah dasar tentang seragamnya, mengerjakan besama-sama pekerjaan rumah, para mahasiswa yang sedang menunggu kereta dengan alat musik yang diikat dipunggung mereka, atau profesor yang sedang bergegas menuruni anak tangga. Ada juga beberapa hal menarik yang sedikit ketinggalan jaman, beberapa orang menggunakan pakaian era-Showa sementara yang lain berbicara dengan lantang melalui ponselnya.
satu lagi sebuah karya seni stasiun yang menarik untuk kamu ketahui, siapapun yang pernah berkunjung ke pusat budaya pemuda di Shibuya mungkin akan mengenali lukisan dinding besar yang ada di dekat pintu masuk ke jalur Inokashira. Lukisan dinding tersebut dibuat oleh seorang Japanese avant-garde bernama Taro Okamoto, dengan gaya tanda tangannya yang abstrak dan warna primer. Lukisan tersebut menggambarkan tentang kejadian pengeboman Hiroshima dan Nagasaki, tapi detail-detail lainnya menggambarkan tentang bahaya nuklir seperti Fukuryu-maru 5, sebuah kapal nelayan yang krunya tidak sadar telah terpapar radiasi dalam dosis yang besar dari sebuah pengujian nuklir di Bikini Atoll. Lukisan tersebut sangat mewakili gerakan anti-nuklir para kolektor seni Tokyo yang secara diam-diam menambahkan panel yang menggambarkan tentang reaktor Fukushima Dai-ichi yang lumpuh pada tahun 2011 lalu.
Sebuah karya seni publik terbaik yang sesuai dengan lingkungan, memberikan layanan tujuan fungsional sementara dan juga menyediakan sebuah pengalaman artistik bagi mereka yang ingin berhenti sejenak emnikmatinya. Karya seni tersebut dinamai Duality, baru-baru ini bagian di Shinagawa diam-diam menggunakan layat LED dan sensor berat untuk membuat karya seni interaktif dari sebuah jalanan sederhana di stasiun. Sebuah lantai kaca yang diatasnya dilengkapi dengan layar LED dengan sel beban yang mengukur posisi secara tepat dan dengan kekuatan langkah kaki masing-masing, nah hal tersebut akan memicu gelombang virtual pada layar secara terus menerus sebagai gelombang yang sebenarnya ada di kolam yang berdekatan. Ini sebenarnya adalah sintesis memikat diantara dunia maya dan nyata dengan kamu sebagai penghubungnya.
Seorang seniman bernama Toshiko Horiuchi MacAdam menciptakan sebuah karya seni yang unik berbentuk jaring-jaring dengan kreasi warna pelangi. Saat dirinya sedang membuat karya seni tersebut ada seorang anak yang bertanya apakah itu aman untuk menyentuh pekerjaannya? Toshiko berpikir daripada mencoba melindungi karya seninya dari tangan anak-anak kecil tersebut, dia justru memilih untuk membiarkan anak-anak tersebut naik di atas karya seni buatannya. Nah, sejak saat itu ia bekerja dengan insinyur struktur Jepang untuk menciptakan sebuah karyaseni yang aman dan menyenangkan untuk anak-anak.
Okay guys, apa yang sudah disebutkan diatas hanyalah beberapa potongan kecil dari hal-hal menarik yang ada di Tokyo (belum termasuk hal asik lainnya di daerah yang ada di Jepang lhoo :D).
Kalo kamu emang tertarik banget buat belajar design langsung di Jepang (biar handal kayak maestro seni di atas :D) bisa coba meluncur ke Yokohama Design College, yang emang lulusannya banyak terlibat di event kesenian kece 🙂
Selain itu gak akan kalah seru jika kamu mau coba belajar kesenian linguistik alias belajar bahasa Jepang+terlibat di banyak kegiatan cultural seru. Mungkin kamu bisa coba cek di Nishinihon International Education Institute dan Marioka Japanese Language School 🙂
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi kamu ya, terutama bagi yang berniat meluncur ke Jepang 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Kalian suka design? Suka Manga? Pengen liburan sambil cari pengalaman baru yang gak terlupakan? Pilihan yang tepat buat kalian dengan bergabung di SUMMER COURSE YOKOHAMA DESIGN COLLEGE (YDC). Gak cuma rekreasi aja yang bakal kalian dapat, tapi juga edukasinya. Dan pastinya bakal banyak hal baru yang udah menanti kalian.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Sebelum memulai pindah ke kota yang kalian tuju (Yokohama), baik itu dengan tujuan kuliah, melancong, atau apa lah itu, kalian kudu kenal luar dalem. Teramsuk seperti yang akan kita bahas berikut ini, Transportasi.
Jadi guys, transportasi di Yokohama itu terdiri dari beberapa pilihan. Di sini kita akan bahas apa saja pilihan alat transportasi di Yokohama dan mengenai perkiraan biaya yang diperlukan.
– Dari Narita Airport, untuk masuk ke kota, bisa dengan kereta, Narita Express. Memerlukan waktu sekitar 90 menit untuk tiba di stasiun Yokohama, dengan biaya 4.180 ¥, sekali jalan. Atau dengan bis, dengan waktu yang sama, biaya 3.500 ¥.
– Dari Haneda Airport, untuk masuk ke kota, ada beberapa pilihan transportasi. Pertama adalah kereta , memerlukan waktu sekitar 25 menit untuk tiba di stasiun Yokohama, dengan biaya 470 ¥, sekali jalan. Atau dengan bis, sekitar 30 menit dengan biaya 560 ¥.
Berikut adalah rincian berbagai biaya transportasi di Yokohama
– Bis kota
Harga tiket bis kota, flat rate adalah 210 ¥ untuk dewasa dan 110 ¥ untuk anak-anak. Ada cara untuk bisa menghemat biaya bis, yaitu dengan memanfaatkan ‘connecting ticket’, untuk perjalanan yang memerlukan pergantian bis. Dengan mendapatkan ‘connecting ticket’ ini, berarti tiket perjalanan yang kedua bebas biaya. Hanya saja, ‘connecting ticket’ hanya bisa didapat kalau pembayaran ticket bis menggunakan ‘smart card’ atau secara tunai. Dan hanya berlaku dalam hari yang sama, juga tidak berlaku untuk bis malam.
Ada beberapa jenis bis, yaitu Baysideline, Akaikutsu dan Minato Mirai. Minato Mirai adalah bis yang murah, 100 ¥, 50 ¥ untuk anak-anak, tapi hanya berjalan pada akhir minggu dan hari libur. Rute yang dilewati adalah Hinode-cho-sta – Nogecho – Noge-oodoori – Sakuragicho-sta – Bijutsuno-hiroba-mae – Qeens-square – World porters – Akarenga-soko
– Subway
Biaya Subway bisa di download dari http://www.city.yokohama.lg.jp/koutuu/english/subway/pdf/unchin-kiro.pdf. Perhitungan biaya subway bisa dilihat di http://www.city.yokohama.lg.jp/koutuu/english/subway/kensaku.html. Web site ini akan memberikan perician biaya normal dan juga biaya tiket langganan. Biaya subway berlangganan berbeda antara siswa usia 6-12, siswa di atas usia 13 dan umum. Bagi anak-anak berusia di bawah 6 tahun yang disertai orang dewasa, maksimum 2 anak, boleh tanpa tiket.
Sebagai gambaran, perjalanan dari Azamino ke Nippa, berjarak 8.6 km, terdiri dari 3 zone, harga tiket adalah 260 ¥. Tiket sebulan seharga 10.140 ¥, 3 bulan 28,900 ¥, 54, 760 ¥. Pembelian tiket dalam jumlah banyak juga bisa mendapatkan potongan.
– Biaya bis untuk rekreasi
Untuk rekreasi, ada bis merah “Akai Kutsu” dengan rute mulai dari Stasiun Sakuragi-cho, berjalan di area Minato-Mirai, China Town, Yamashita Park, dan Minato No Mieruoka Park. Pada hari kerja biaya adalah 100 ¥ untuk dewasa, 50 ¥ untuk anak-anak.
– Taxi khusus untuk rekreasi
Selain bis, taxi juga mempunyai rute khusus untuk rekreasi. Biaya untuk perjalanan 2 jam adalah 7.000 ¥ untuk taxi besar dan 6.500 ¥ untuk taxi kecil. 2.5 jam dengan biaya 8.500 ¥ dan 8.000 ¥. Sedangkan perjalanan 3 jam adalah 10.000 ¥ dan 9.500 ¥. Masing-masing mempunyai rute yang berbeda-beda.
– Kapal
Perjalanan dengan kapal di Yokohama ini kebanyakan adalah untuk rekreasi. Ada juga yang menyediakan makan. Perjalanan berkisar antara 90 sampai 120 menit. Dengan harga beragam, tergantung apa yang disajikan dalam perjalanan ini. Misalnya Kairyu, lunch and dinner cruise. Chinese Cruise, 90 menit, 7.000-9.000 ¥. Japanese & Western Cruise, 60 menit, 7.000-9.000 ¥, Lunch box Cruise, 120 menit, 3,500 – 4,000 ¥. Harga tiket untuk anak-anak adalah setengah harga orang dewasa. Tempat-tempat kapal ini adalah:
Alat transportasi ramah lingkungan ini adalah sepeda, velotaxi dan rickshaw.
– Sepeda
Yokohama menyediakan tempat untuk menyewa sepeda. Mulai dari jam 8 pagi sampai 8 malam, dengan biaya 500 ¥ per jam atau antara 1.000 sampai 1.800 ¥ per hari. Ada beberapa tempat untuk menyewa sepeda, masing-masing mempunyai jam sewa dan biaya yang berbeda-beda.
– Velotaxi
Velotaxi ini adalah semacam becak, beroda tiga, pengayuh di depan, ada tempat duduk penumpang di belakang. Bedanya dengan becak adalah, seluruh velotaxi beratap, mulai dari tempat duduk di belakang, sampai pengemudi terlindungi oleh badan kendaraan ini. Biaya dimulai dari harga 300 ¥ per orang.
– Rickshaw
Rickshaw untuk turis, dengan berbagai rute yang bisa dipilih.
Untuk semua biaya tiket transportasi, harga tiket untuk anak-anak adalah separuh harga orang dewasa. Kalau sobat lebih memilih menggunakan mobil pribadi, sekedar info, harga bensin per liter adalah 143.50 ¥. Maka sobat bisa hitung perkiraan biaya transport sobat per bulan.
Nih guys cuplikan videonya
Email: info@konsultanpendidikan.com
Yokohama terletak di teluk Tokyo, tepatnya di sebelah selatan dari ibukota Jepang ini. Kota ini termasuk dalam region Kanto region, pulau Honshu. Kota ini merupakan kota terbesar kedua setelah Tokyo dan termasuk dalam kota dengan jumlah penduduk yang besar di Jepang dengan area seluas 437.38 km2.
Yokohama terbagi menjadi 18 ‘ku’ (area kota : *kalo di Indonesia seperti kecamatan), yaitu bagian dari pemerintahan kota. Pembentukan ‘ku’ lebih pada pendistribusian tanggung jawab adminstratif. ‘Ku’ tidak mempunyai wewenang legal. Adapun pusat administratif dari semua ‘ku’ di Yokohama ada di Nara-ku
Mari kita lihat sekilas sejarah Yokohama. Di akhir masa Edo, Yokohama adalah kota nelayan kecil. Pada saat itu Jepang masih merupakan negara tertutup, yang tidak banyak menjalin hubungan dengan negar-negara lain. Sampai pada tahun 1853-1854, pada saat Commodore Matthew Perry beserta kapal-kapal perangnya mendarat di Selatan Yokohama dan memuntut Jepang agar membuka beberapa pelabuhannya untuk kepentingan perdagangan. Shogun Tokugawa menyetujui permintaan ini dengan menanda tangani Treaty of Peace and Amity.
Pada saat itu kota pertama yang dipilih untuk dibuka adalah Kanagawa-juku di Tokaido, jalan strategis yang menhubungkan Edo ke Kyoto dan Osaka. Tapi karena Shogun Tokugawa merasa Kanagawa-juku terlalu dekat dengan Tokaido, dan tidak menyukai opsi ini, maka kota pelabuhan diputuskan dibangun di Yokohama. Dimulailah perkembangan Yokohama menjadi kota pelabuhan utama di Jepang.
Setelah Restorasi Meiji di tahun 1868, Yokohama menjadi pelabuhan untuk perdagangan sutra, terutama dengan Inggris. Karena hubungan dengan negara asing inilah, maka Yokohama berkembang pesat dalam pengaruh modernisasi. Beberapa bukti penunjang bahwa kota ini maju adalah munculnya surat kabar pertama di Jepang, dibuatnya lampu jalan yang menggunakan gas pertama, dan dibangunnya rel kereta api pertama yang menghubungkan Yokohama dengan Shinagawa dan Shinbashi di Tokyo. Pada masa ini Yokohama menjadi kota yang paling paling penting di Jepang. Adapun daerah yang banyak ditempati orang asing meliputi pelabuhan lama Kannai sampai “The Bluff” yang merupakan area tempat tinggal orang kulit putih dan melebar sampai ke Yokohama Chinatown.
Pada awal abad ke-20, pembangunan industry yang sangat pesat juga merambah Yokohama, pabrik-pabrik mulai banyak didirikan sampai ke utara kota ke arah Kawasaki. Bersama dengan pertumbuhan ini terbentuk juga daerah-daerah tempat tinggal untuk menampung para pendatang, terutama dari Korea, yang menyebabkan terbentuknya daerah kumuh terbesar di Jepang, Kojiki-Yato.
Pada saat terjadi gempa bumi besar di tahun 1923, gempa bumi Kanto, Yokohama hancur. Terjadi kekacauan pada masa itu. Yokohama dibangun kembali dan dihancurkan lagi pada masa perang dunia Kedua. Setelah kehancuran tersebut, Yokohama dibangun kembali dan sekarang menjadi kota pelabuhan utama di Jepang yang menampung berbagai industry besar. misalnya Nissan, yang memindahkan kantor pusat mereka dari Tokyo ke Yokohama di tahun 2010.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Guys, yuk kita lihat gimana kehidupan Muslim di Jepang. Fasilitas apa saja yang tersedia untuk mendukung kehidupan Muslim sehari-hari. Pertama-tama, ada banyak masjid di seluruh Jepang, terutama kota-kota besar Aichi, Chiba, Ehime, Fukuoka, Gifu, Gumma, Hokkaido, Hyogo, Ibaraki, Kagawa, Kanagawa, Kyoto, Miyagi, Niigata, Okayama, Osaka, Saitama, Shizuoka, Tokyo, Toyama, Tochigi, Tokushima, Yokohama. Total masjid di Jepang berjumlah 60 masjid (berdasarkan data sampai akhir Des 2010), kebanyakan dibangun dalam 20 tahun terakhir.
Masjid pertama di Jepang terletak di Kobe, kota pelabuhan dekat Osaka, dibangun pada tahun 1935. Dan masjid kedua dibangun di Tokyo pada 1938. Lebih banyak lagi masjid dibangun sejak 1990. Hal ini disebabkan karena makin banyak pendatang Muslim di Jepang yang menetap dan perekonomian mereka juga menjadi jauh lebih baik. Maka komunitas Muslim pun makin berkembang di Jepang.
Di Yokohama terdapat sebuah masjid besar, yaitu Masjid Ja’me. Masjid ini terletak di 1-31-13 Hayabuchi, Tsuzuki-ku, Yokohama-city, Kanagawa Prefecture 224-0025. Bila berjalan kaki, masjid ini hanya 2 menit dari Tsuzuki exit di Daisan Kiehin highway. Bisa juga dicapai dengan Subway, yaitu dengan Yokohama City Subwy Blue Line dan Green Line, juga dengan Tokyu Toyoko Line. Masjid ini dibangun pada tahun 2006. Pada saat itu kaum muslim di Yokohama berkumpul dan memutuskan untuk mendirikan sebuah masjid dengan membeli sebuah bangunan berlantai dua dan mengubahnya menjadi masjid. Dan sekarang masjid ini menjadi tempat ibadah juga menjadi tempat untuk belajar mengenai Islam.
Untuk mendapatkan info-info sehubungan dengan keperluan sehubungan dengan Islam di Jepang, ada Islamic Center. Misalnya info mengenai dokumen apa saja yang diperlukan untuk menyiapkan perkawinan secara Islam di Jepang, kelas-kelas pelajaran agama, konsultasi mengenai Islam atau kehidupan di Jepang, informasi yang penting terutama bagi pendatang. Islamic Center of Japan adalah Islamic Center dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Didirikan pada tahun 1966. Merupakan organisasi yang diakui secara hukum. Organisasi ini bersifat non komersial dan bukan merupakan organisasi politik. Pengurus dipilih oleh anggota. Keuangan bersumber dari berbagai sumbangan, biaya keanggotaan, penjualan berbagai hasil karya yang dihasilkan di Islamic Center ini, misalnya literatur, atau barang-barang hasil kerajinan. Islamic Center ini beralamat di Address: 1-16-11 Ohara, Setagaya-ku, Tokyo 156-0041. Tel : 03-3460-6169 Fax : 03-3460-6105. Ada juga web site yang bagus dan informatif Website: http://islamcenter.or.jp/eng. Di web site ini, bisa didapatkan juga informasi mengenai toko-toko halal dan restoran halal di seluruh Jepang.
Guys, di Jepang ada juga lo travel agent yang mengkhususkan wisata di Jepang dengan nuansa Islam. Artinya, tempat-tempat yang dipilih adalah tempat yang menyediakan fasilias seperti toko halal atau retoran halal. Dan petugasnya juga dipilih personil yang mengerti akan Islam, sehingga perjalanan wisata dapat dinikmati secara maksimal, tanpa mengabaikan kewajiban agama, misalnya jadwal diatur sedemikian rupa sehingga selalu ada waktu untuk shalat, dan petugas juga tahu dimana tempat untuk shalat. Selain tempat-tempat wisata umum seperti menikmati indahnya Sakura berbunga di bulan semi misalnya, atau mengunjungi Universal Studio, Tokyo Disney, dan berbagai museum, juga ada agenda untuk mengunjungi tempat-tempat yang berhubungan dengan Islam termasuk mengunjungi masjid-masjid terkenal di Jepang.
Di Jepang terdapat cukup banyak toko dan restoran yang menyediakan makanan yang halal. Selain itu, juga bisa mendatangi toko atau restoran Indonesia, kebanyakan adalah halal. Banyak juga toko-toko online yang dikelola mahasiswa Indonesia yang menyediakan makanan halal. Untuk makanan Jepang, yang juga perlu diperhatikan adalah adanya makanan yang meskipun berupa seafood menggunakan mirin atau sake, yang termasuk jenis berakhohol, sehingga termasuk dalam kategori haram. Untuk amannya memang lebih baik membeli di toko halal, tapi bila pada suatu saat tidak memungkinkan, perhatikan rincian bahan yang digunakan, ini bisa dilihat di bagian belakang pembungkusnya.
Beberapa nama yang menjual bahan makanan Halal antara lain :
– Nasco Food. Produk yang dijual di sini kebanyakan berasal dari Timur Tengah, Pakistan, India. Toko ini terletak di Hyakunincho, Shinjuku-ku, Tokyo
– Sonali Halal Food. Toko ini menyediakan bahan cukup lengkap dari daging sampai buah. Juga tersedia produk dari Malaysia, Bangladesh, India, Persia. Terletak di Kita-ku Tokyo.
– Baticrom. Terletak di Akabane Minami, Kita-ku, Tokyo. Juga tersedia layanan online. Di toko ini, bisa didapatkan bahan makanan dari Indonesia, Malaysia, Pakistan, India, Bangladesh dll.
– Azhar Halal Food. Toko ini dibuka oleh orang Indonesia. Menjual daging dan rempah-rempah.
Nah coba jangan sampe lewatin video trip kawan muslim kita di jepang sana nih 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
WhatsApp us