Beasiswa S1 di Universitas Nasional Singapura

static.uc.ac.jpg

Peluang beasiswa S1 NUS ini ditujukan bagi Anda yang telah menyelesaikan pendidikan SMA. National University of Singapore (NUS) menawarkan beasiswa S1 untuk jurusan-jurusan yang terkait dengan sains dan teknologi yang ada di kampus mereka. Beasiswa S1 di NUS tersebut dinamai Science & Technology Undergraduate Scholarship
Secara spesifik, beasiswa S1 yang ditawarkan NUS ini hanya diperuntukkan bagi pelamar dari negara-negara Asia (di luar Singapura), seperti Indonesia. Sasarannya adalah siswa-siswi berprestasi yang nantinya akan disaring untuk menentukan kandidat yang berhak atas beasiswa. 
Beasiswa S1 di NUS meliputi tanggungan biaya kuliah penuh serta biaya wajib lainnya, tunjangan hidup per tahun sebesar S$ 6.000 (± Rp 62 juta), S$ 200 tunjangan penyisihan satu kali, tunjangan akomodasi tahunan, dan tiket pesawat pp Indonesia – Singapura. Selain itu nantinya setelah menyelesaikan studi, penerima beasiwa akan dikontrak untuk bekerja di perusahaan Singapura selama enam tahun. Pemberian beasiswa akan diperpanjang setiap semester asalkan penerima beasiswa mempertahankan IPK minimal 3,5 (atau setara) dan berperilaku baik.

Program studi yang ditawarkan: 

1) Faculty of Engineering:
▪ Biomedical Engineering ▪ Chemical Engineering ▪ Civil Engineering ▪ Engineering Science ▪ Environmental Engineering ▪ Electrical Engineering ▪ Industrial & Systems Engineering ▪ Materials Science & Engineering ▪ Mechanical Engineering ▪ Computer Engineering 

2) College of Humanities and Sciences:

▪ Chemistry ▪ Data Science and Analytics ▪ Data Science and Economics ▪ Food Science and Technology ▪ Life Sciences ▪ Mathematics ▪Pharmaceutical Science ▪ Physics ▪ Quantitative Finance ▪ Statistics
 3) School of Computing:
▪ Business Analytics ▪ Computer Science ▪ Information Security ▪ Information Systems ▪ Computer Engineering

Persyaratan: 

  1. Pelamar adalah warganegara dari Asia, kecuali Singapura
  2. Memiliki potensi dan kualitas kepemimpinan yang kuat
  3. Memiliki kegiatan co-kurikuler yang baik 
  4. Memiliki prestasi luar biasa di SLTA
  5. Melamar masuk ke program gelar sarjana penuh waktu di bidang komputasi, teknik, atau sains (kecuali farmasi) di NUS

Pendaftaran: Pelamar tidak perlu mengajukan aplikasi terpisah untuk beasiswa S1 di NUS 2022 ini. Sebab, beasiswa akan secara otomatis dipertimbangkan bagi pelamar yang mendaftar kuliah ke NUS dan memenuhi kriteria yang ditetapkan universitas. Langkah yang perlu Anda lakukan adalah mendaftar melalui laman NUS (www.nus.edu.sg) dan melengkapi semua persyaratan masuk di kampus tersebut. Pendaftaran dan pengajuan aplikasi dapat dilakukan secara online. 
Ketika pelamar dinilai layak memperoleh beasiswa, mereka akan masuk daftar  pemeringkatan. Berikutnya akan diberitahu melalui email untuk mengikuti seleksi wawancara. Sebelum wawancara digelar, pelamar akan diminta mengirimkan terlebih dahulu bukti kegiatan co-kurikuler, personal statement, dan prestasi-prestasi lainnya. Wawancara digelar sekitar Maret hingga Juni 2021.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Baca resume yang digunakan seorang mahasiswa senior untuk mendapatkan pekerjaan impiannya di Spotify dan pujian dari CEO Daniel Ek

8B9B6EC3 B66B 420E A0EF 870546C2BF98.JPG

Emily Vu. Emily Vu

Emily Vu tidak percaya resume viralnya membuatnya dapat magang dan kemudian mendapatkan pekerjaan impiannya setelah lulus dari perguruan tinggi.

Saat itu larut malam di awal Maret, dan senior perguruan tinggi yang mempelajari fisika komputasi di University of California, Irvine, sedang mempersiapkan ujian sambil mencari pekerjaan. Dia memiliki spreadsheet ratusan perusahaan yang dia jangkau dan lamar tanpa banyak keberhasilan.

“Saya benar-benar cemas. Saya juga di rumah, jadi itu menambahnya,” katanya kepada Insider pada bulan Maret. “Saya mulai kehilangan motivasi selama sekolah, jadi saya cukup stres.”

Dia bergairah tentang seni dan teknologi dan sedang mencari posisi sebagai manajer produk asosiasi. Tetapi ini adalah peran yang sangat dibutuhkan, dan sebagian besar perusahaan besar seperti Google atau Microsoft menerima ribuan aplikasi.

“Saya menyadari bahwa resume saya akan kosong. Saya tidak pernah mendapat satu tanggapan pun,” kata Vu. “Jadi itu melalui trial and error – saya menyadari saya harus melakukan sesuatu yang sedikit berbeda.”

Kemudian posisi manajer produk di Spotify menarik perhatiannya, katanya. Peran tersebut akan membutuhkan Vu untuk menggunakan kemampuan desainnya, jadi dia memutuskan untuk memamerkan keahliannya dalam aplikasi. Vu mengatakan bahwa dia tertarik pada perusahaan tersebut karena misinya untuk melayani para seniman dan karena dia adalah pengguna setia produknya. Budaya perusahaan dan kepemimpinannya tampaknya juga cocok untuknya.

Setelah malam yang panjang belajar, Vu menghabiskan dua jam membuat resume bertema Spotify untuk menunjukkan kepada perusahaan betapa tertariknya dia bekerja di sana. Dia berkata bahwa dia senang mengirim lamarannya tetapi sangat kecewa melihat bahwa lowongan pekerjaan telah dihapus.

Jadi, dia memutuskan untuk memposting resumenya di Twitter, di mana resume itu menjadi tren dengan cepat. Hingga saat ini, sudah lebih dari 19.000 retweet dan hampir 300.000 suka. Dia juga membagikan resumenya di LinkedIn, yang mendapat lebih dari 35.000 suka.

Hal itu menarik perhatian banyak karyawan di Spotify, termasuk CEO Daniel Ek, yang menjawab di Twitter bahwa dia mengirimkannya ke timnya. Hal tersebut juga menarik perhatian pengusaha lain yang terinspirasi oleh pendekatan uniknya.

Upaya ekstra terbayar: Vu mendapat banyak kesempatan wawancara dan mendapatkan magang manajemen produk di Spotify. Dia juga menyelesaikan The Opening Act, sebuah program yang dijalankan Spotify untuk mengidentifikasi bakat yang kurang terwakili untuk peran magang.

Dan pada bulan Oktober, dia dipekerjakan penuh waktu sebagai associate product manager, pekerjaan yang dia inginkan selama ini.

“Maju cepat ke hari ini, saya masih tidak percaya bahwa semua ini terjadi karena saya membuat resume bertema Spotify,” kata Vu kepada Insider.

Apa yang dapat Anda pelajari dari pengalaman Vu

Pengalaman tersebut mengajarkan banyak hal kepada Vu tentang apa yang dicari oleh pemberi kerja dengan pekerjaan di manajemen produk.

Proses wawancara untuk manajemen produk jauh lebih intens daripada rangkaian standar wawancara langsung yang biasa dilakukan sebagian besar peran. Setelah wawancara awal melalui video call, pewawancara biasanya mulai mengajukan pertanyaan yang sangat teknis atau memberikan penilaian untuk menentukan keterampilan pemecahan masalah kandidat.

Dengan membuat resume ini, Vu memamerkan keterampilan pemecahan masalah dan desain teknisnya.

Vu juga memuji Asosiasi Produk di universitasnya, sebuah klub mahasiswa yang tertarik dengan karir manajemen produk, dengan membantunya mencari pekerjaannya. Teman-temannya memberi tahu dia tentang lowongan pekerjaan di Spotify, yang membuatnya mencoba resume yang didesain ulang, dan mereka juga memberinya nasihat tentang menavigasi proses begitu dia mulai menarik minat luas.

Vu mengatakan dia telah belajar pentingnya menjadi diri sendiri dan menunjukkan warna asli Anda dalam proses lamaran kerja. Kemampuannya untuk membuat dan berbagi desain yang menonjol membantunya mendapatkan pekerjaan lebih dari IPK atau gelar khusus, katanya.

Ini adalah saran yang dapat digunakan oleh setiap pencari kerja.

“Saya telah menuliskannya di buku catatan saya di suatu tempat, ‘Lakukan yang terbaik dengan apa yang Anda miliki.’ Dan, saya pikir, semua orang merasakan hal yang sama,” katanya.

Sumber: insider.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa VLIR-UOS

globalscholarshipforum.jpg

Beasiswa VLIR-UOS mungkin bisa mewujudkan impian dengan mengikuti training atau melanjutkan S2 di luar negeri. Beasiswa ini dibuka setiap tahun melalui programnya VLIR-UOS Awards Scholarships. Beasiswa VLIR-UOS ditujukan bagi pelamar dari negara kawasan tertentu, yakni Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Untuk Asia, pelamar dari Indonesia salah satu yang diberi kesempatan khusus mengikuti beasiswa pelatihan dan studi S2 ini.
Beasiswa VLIR-UOS memberikan kesempatan bagi penerimanya untuk mengikuti training atau kuliah S2 di universitas-universitas atau lembaga pendidikan yang ada di Flandria, Belgia. Beberapa universitas yang ada di negara bagian tersebut seperti  KU Leuven, University of Antwerp, Ghent University, dan University of Hasselt. Selain itu ada pula sejumlah college yang bisa menjadi tujuan untuk mengikuti pelatihan.

Program beasiswa S2 ditawarkan melalui Scholarships for Master Programmes (ICP Connect) dengan diikuti 15 program master (ICP) dari 5 universitas di Belgia. Program S2 tersebut berdurasi 1 atau 2 tahun dengan jumlah kredit mata kuliah 60 atau 120 ECTS. Kuota beasiswa untuk tiap ICP adalah 10 kursi. Jadi total beasiswa S2 yang disediakan sekitar 150 kursi.

Sementara, untuk program training beasiswa VLIR-UOS ditawarkan melalui International Training Programmes (ITP). Ada 9 pilihan program training (ICP) yang bisa diikuti. Sebanyak 12 kursi beasiswa ditawarkan untuk masing-masing ITP.

Yang menarik dari Beasiswa VLIR-UOS adalah beasiswa disediakan penuh. Sesuai durasi program atau pelatihan yang diikuti. Training yang ditawarkan berdurasi 2 minggu sampai 3 bulan. Sedangkan beasiswa S2 berlangsung 1 atau 2 tahun, tergantung lamanya perkuliahan yang dipilih. 
Penerima beasiswa training akan memperoleh uang saku sebesar € 1.400 per bulan, biaya bangku, biaya visa, biaya legalisasi dokumen, biaya perjalanan terkait program, dan asuransi. Selain itu kandidat penerima beasiswa training juga mendapatkan tanggungan biaya tiket pulang, serta tanggungan penuh biaya pelatihan/pendidikan. 
Bagi penerima beasiswa S2, VLIR-UOS memberikan tunjangan bulanan sebesar € 1.150, biaya visa, biaya legalisasi dokumen, biaya perjalanan lokal ke kedutaan atau bandara, tunjangan logistik, serta biaya perjalanan yang berhubungan dengan program. Selain itu disediakan pula asuransi, biaya tiket perjalanan pp internasional, dan tanggungan full biaya kuliah. Menarik sekali bukan?

Program yang ditawarkan: 

Program Training

  • Sustainable Development and Global Justice (University of Antwerp)
  • Modern breeding techniques formaize (Ghent University)
  • International training on Epidemiology, Biostatistics and Qualitative research methods (University of Antwerp)
  • International Module for Spatial Development Planning (KU Leuven)
  • Summer School for Strengthening Diagnostic and Stewardship capacity for Teaching Hospitals (University of Antwerp)
  • Clinical Nutrition –from practice to research questions (KU Leuven)
  • A Circular Coaching Program Bridging the Sustainability Needs of Entrepreneurs (University of Hasselt)
  • Platform development for an E-learning system in Biostatistics/Statistics (University of Hasselt)
  • Empowering Vulnerable Children and Young People (UCLL)

Program Master 1 Tahun

  • Master of Cultural Anthropology and Development Studies (CADES) (KU Leuven)
  • Master of Development Evaluation and Management (University of Antwerp)
  • Master of Governance and Development (University of Antwerp)
  • Master of Globalization and Development (University of Antwerp)› Master of Human Settlements (KU Leuven)

Program Master 2 Tahun

  • International Master of Science in Rural Development (IMRD) (Ghent University)
  • Master of Aquaculture (IMAQUA) (Ghent University)
  • Master of Agro- and Environmental Nematology (Ghent University)› Master of Epidemiology (University of Antwerp)
  • Master of Science in Food Technology (KU Leuven & Ghent University)› Master of Science in Marine and Lacustrine Science and Management (Vrije Universiteit Brussel, Ghent University & University of Antwerp)› Master of Statistics and Data Science (University of Hasselt)
  • Master in Sustainable Development (KU Leuven)› Master of Transportation Sciences (University of Hasselt)›  Master of Water Resources Engineering (WRE) (KU Leuven & Vrije Universiteit Brussel)

Persyaratan:
Program S2 (ICP):

  1. Warganegara dan penduduk tetap salah satu dari 29 negara yang memenuhi syarat saat pendaftaran (Indonesia salah satunya)
  2. Berusia maksimum 35 tahun untuk program master 1 tahun, 45 tahun maksimum untuk program master 2 tahun. Kandidat tidak boleh melebihi usia ini pada tanggal 1 Januari tahun penerimaan.
  3. Diutamakan kandidat yang berasal dari institusi pendidikan atau institusi penelitian, pemerintahan, ekonomi sosial, LSM, atau mereka yang berkeinginan mengambil karir di sektor tersebut. Meskipun demikian, pelamar yang bekerja di sektor profit atau baru lulus kuliah dan belum memiliki pengalaman kerja juga memenuhi syarat untuk mendaftar ke program master. Tergantung pada motivasi dan profil mereka.
  4. Calon hanya dapat mengajukan satu permohonan beasiswa ICP Connect per tahun (dari 15 program).
  5. Kandidat program master belum pernah menerima beasiswa dari Pemerintah Belgia untuk mengikuti program master atau setara atau belum pernah terdaftar di institusi pendidikan tinggi Flandria untuk mengikuti program master atau setara sebelum 1 Januari dari tahun perkuliahan.

Program training (ITP):

  1. Warganegara dan penduduk tetap salah satu dari 31 negara yang memenuhi syarat saat pendaftaran (Indonesia salah satunya)
  2. Diutamakan kandidat yang berasal dari institusi pendidikan atau institusi penelitian, pemerintahan, ekonomi sosial, LSM, atau mereka yang berkeinginan mengambil karir di sektor tersebut. Kandidat pelatihan harus memiliki pengalaman profesional yang relevan dan surat dukungan yang mengkonfirmasi (kembali) integrasi dalam konteks profesional di mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh akan segera diterapkan.
  3. Kandidat yang bekerja di universitas di mana VLIR-UOS telah mendanai proyek IUC, TIM atau SI, dapat menerima beasiswa ITP-ICP jika mereka menjelaskan alasan motivasi pendaftaran dan mengklarifikasi mengapa berpartisipasi pada program ICP tidak dapat didanai sebagai bagian dari program IUC, TIM atau SI atau dana proyek yang ada.
  4. Calon potensial hanya dapat mengajukan satu permohonan beasiswa per tahun – terlepas dari jenis beasiswa – dan oleh karena itu hanya dapat dipilih untuk salah satu beasiswa per tahun.
  5. Calon yang telah menerima beasiswa untuk berpartisipasi dalam ITP lain, tidak memenuhi syarat. Calon yang sudah menerima beasiswa untuk berpartisipasi dalam ICP (atau sebaliknya) hanya dapat dipilih jika perkuliahan yang dijalani sebelumnya secara tematis terkait dengan ITP.

Pendaftaran: Untuk mengajukan beasiswa VLIR-UOS 2022 – 2023, pelamar terlebih dahulu harus mendaftar ke program training / master di universitas atau perguruan tinggi yang ditawarkan. Pilih salah satu. (Lihat laman VLIR-UOS: Program S2; Program Training). Nah, saat mengajukan pendaftaran kuliah ke universitas tersebut, jelaskan bahwa Anda ingin diusulkan untuk beasiswa VLIR-UOS. Nantinya, koordinator program yang akan mengusulkan Anda ke VLIR-UOS sebagai salah seorang calon penerima beasiswa. Namun, ada juga universitas yang sudah menyiapkan formulir beasiswa, sehingga pelamar cukup melampirkan formulir tersebut bersamaan dengan berkas pendaftaran kuliah. Misalnya University of Antwerp. Silakan ikuti teknis pendaftarannya di masing-masing program.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami