12. “The Mysteries of Harris Burdick” by Chris Van Allsburg
Meskipun tak banyak teks dalam buku ini namu kisah-kisah nyata dalam ilustrasi yang ditampilkan benar-benar membantu menjelaskan maksud dari inti cerita. Nah, jika kamu membacanya saat sudah dewasa kira-kira apakah kamu akan menemukan inti cerita yang berbeda?
13. “Pippi Longstocking” by Astrid Lindgren
Buku ini menceritakan tentang seorang anak yang hidup sendirian dan hanya ditemani oleh seekor monyet peliharaannya. Pesan moral yang bisa di pertimbangkan oleh para orang dewasa dari buku ini adalah jika kita memiliki kepercayaan diri dan yakin bisa melakukan sesuatu, maka kita akan benar-benar bisa melakukannya.
14. “A Series of Unfortunate Events” by Lemony Snicket
15. “The Snowy Day” by Ezra Jack Keats
Kisah seorang anak yang hidup sederhana di hari bersalju tapi selalu berbahagia. Mengingatkan kepada orang-orang dewasa tentang pentingnya mengambil waktu sejenak untuk bersenang-senang bahkan saat cuaca sedang buruk sekalipun.
16. “The Stinky Cheese Man and Other Fairly Stupid Tales” by Jon Scieszka and Lane Smith
Sebuah buku berisi kisah klasik dengan sudah dibumbui sentuhan humor didalamnya akan membantu kamu menyusun kembali kenangan-kenangan lama yang kamu ketahui.
17. “The Story of Ferdinand” by Monroe Leaf
Menceritakan tentang seekor banteng yang lebih menyukai bunga mawar dan berhenti melakukan pertarungan di ring banteng. Makna yang bisa diambil dari buku ini adalah bahwa pertempuran tidak selalu dapat memecahkan suatu masalah.
18. “Suzuki Beane” by Sandra Scoppotone
Buku ini mengisahkan seorang gadis kota yang berteman dengan anak laki-laki desa, keduanya hanya ingin tinggal ditempat dimana m ereka berdua bisa tinggal berdampingan tanpa harus mendengarkan reaksi buruk dari masyarakat.
19. “The Watsons Go to Birmingham — 1963″ by Christopher Paul Curtis
Buku ini merupakan karya fiksi yang berhubungan dengan sejarah. Cerita ini mengacu kepada aksi pemboman gereja baptis di jalan 16 pada tahun 1963 di Birmingham.
20. “The Westing Game” by Ellen Raskin
Buat kamu pecinta cerita misteri pasti tidak bosan membaca ulang buku ini berkali-kali. Membaca buku ini seolah-olah kamu menjadi detektif ya guys!
21. “Who Needs Donuts?” by Mark Alan Stamaty
Buku ini menceritakan tentang seorang anaj muda yang mengikuti kecintaannya kepada donat hingga sampai ke kota besar, dimana ia justru menemukan hal yang benar-benar berbeda. Kamu akan sedikit kesulitan untuk menangkap isi ceritanya jika hanya membacanya sekali. Untuk itu, kamu harus mengulangnya lagi agar benar-benar mengerti.
22. “The Witches” by Roald Dahl
Penulis buku ini sangat terkenal senang membuat buku-buku yang berhubungan dengan horor, kegelapan dan kematian. Begitupun dalam buku ini, Dahl yakin bahkan dalam sebuah buku dongeng anak-anak pun harus diselingi dengan sesuatu yang menakutkan, walaupun begitu ceritanya juga harus tetap bisa membuat pembacanya tertawa.
23. “A Wrinkle in Time” by Madeleine L’Engle
Jika kamu membaca buku ini pada usia muda atau masa kanak-kanak mungkin kamu akan merasa ada beberapa hal dalam cerita yang terkesan kurang masuk akal. Namun, jika kamu membacanya pada usia yang dewasa maka kamu akan menemukan beberapa teori-teori baru dari cerita buatan L’Engle ini.
Nah itulah beberapa buku “old-school” yang sebenernya banyak diadaptasi ke beberapa hal pada saat sekarang. Mungkin waktu kecil dulu kita pas bacanya agak lucu atau mungkin gak ngerti, siapa sangka saat kita baca sekarang makna di dalam buku tersebut bisa menjadi sangat dalam. Semoga bermanfaat ya 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com













