Buku Anak-Anak yang Wajib Kamu Baca Ulang Pada Saat Ini (Part 1)

paperback-or-kindle_snapseed-carousel (1) Sadar ga sih kalau ternyata buku-buku favorit kamu di masa kecil mengandung banyak pesan-pesan tersembunyi, baik itu tentang pelajaran penting dalam kehidupan atau bahkan sebuah teori konspirasi pun bisa kamu temukan di buku anak-anak yang bisa jadi menjadi buku favoritmu sewaktu kanak-kanak dulu. Hanya saja karena saat itu kamu masih anak-anak jadi belum bisa menangkap pesan tersembunyi tersebut. Nah, untuk itu The New York Public Library’s Youth Materials Specialist, Betsy Bird, membuat daftar buku anak-anak yang sekiranya perlu kamu baca ulang saat dewasa untuk bisa menangkap makna tersembunyi di dalamnya. Berikut ini adalah 23 buku anak-anak yang perlu kamu baca ulang saat dewasa:

1. “Alexander and the Terrible, Horrible, No Good, Very Bad Day” by Judith Viorst

alexander-and-the-terrible-horrible-no-good-very-bad-day Satu pesan yang ingin disampaikan oleh buku ini kepada anak-anak di dunia bahwa setelah hari-hari buruk yang kamu lewati, maka besok akan jadi hari lebih baik. Satu pelajaran yang bahkan orang dewasa pun perlu mengingatnya sekali-sekali.

2. “All-of-a Kind Family” by Sydney Taylor

61Y2oEw4tlL._SS500_ Banyak buku anak-anak yang menceritakan karakter Yahudi mengenai Holocaust, hanya saja akan sulit menemukan buku anak-anak yang menggambarkan kehidupan sehari-hari keluarga yahudi, tapi tidak di bukunya Sydney Taylor ini. Buku ini menceritakan tentang lima suster muda di abad ke-20 New York, City. Saat membaca buku ini para pembaca baik tua ataupun muda akan belajar tentang bagaimana tradisi Yahudi klasik serta beberapa sejarah kota New York yang menarik dari perspektif sebuah keluarga yang menawan.

3. “The Cat in the Hat” by Dr. Seuss

Seuss-cat-hat Saat anak-anak membaca buku ini sudah pasti mereka akan terhibur dengan tingkah karakter kucing yang bisa bicara dan selalu membuat kekacauan saat orangtua mereka sedang keluar. Buku ini bisa jadi merupakan tantangan intelektual yang menarik untuk orang dewasa. Ternyata sebelum proses penerbitan buku ini, pihak penerbit meminta Dr. Seuss untuk menulis sebuah buku hanya dengan menggunakan 225 kata. Nah, ini dia tantangannya, coba deh kamu hitung sendiri apa benar-benar tepat 225 kata?

4. “Cloudy With a Chance of Meatballs” by Judi Barrett

Cloudy_with_a_Chance_of_Meatballs_(book) Siapa yang tidak terpesona dengan kisah Cloudy With a Chance of Meatballs? Buku ini merupakan sebuah kisah ajaib yang akan membuatmu sedikit tidak percaya. Apalagi saat Ron Berret mengilustrasikan sensasi humor yang agak suram. Seperti kepala boneka bayi yang tertusuk dibagian depan sebuah truk atau ketakutan seekor burung hingga harus kembali kesarangnya. Mungkin saat kanak-kanak kamu tidak menganggap bahwa guyonan tersebut agak menyeramkan, tapi pasti berbeda jika kamu membacanya lagi saat sudah dewasa.

5. “Eloise” by Kay Thompson

kt9_ka_1_custom-7ded8447ea8b2d096bda95bd03f552fe9bb6677f-s6-c30 Elois adalah gadis kecil centil yang membintangi seri buku terkenal Thompson yang menjalani kehidupan glamour selama enam tahun secara mengejutkan. Buku ini juga penuh dengan guyonan untuk orang dewasa. Elois adalah benar-benar sebuah buku anak-anak teman karib dari Thompson yang menghabiskan hidupnya selama bertahun-tahun sebagai pemain kabaret dan pelatih vokal untuk banyak penyanyi legendaris.

6. “The Giver” by Lois Lowry

lowry-giver Sebelum munculnya buku-buku seperti The Hunger Games dan Divergent, The Giver adalah sebuah buku yang mengenalkan anak-anak muda kepada duna novel fiksi dystopian. Buku ini memberikan pesan yang kuat kepada orang-orang dewasa dan akan semakin kuat setiap kali kamu membacanya ulang.

7. “The Great Gilly Hopkins” by Katherine Paterson

The_Great_Gilly_Hopkins_cover Jika kebanyakan buku anak-anak selalu menampilkan hal-hal yang menyenangkan maka buku ini menampilkan hal yang sebaliknya. Tapi setelah kamu membacanya kamu akan menghargai fakta tentang Gilly yang sebenarnya.

8. “Harriet the Spy” by Louise Fitzhugh

51TTM0JBDTL Buku ini dirilis sekitar tahun 60an, Mungkin saat itu kamu belum menangkap satu acuan halus mengenai Harriet yang menjadi lesbian, tapi mungkin akan berubah saat kamu membacanya kembali saat dewasa.

9. “Hatchet” by Gary Paulsen

hatchet Saat kanak-kanak mungkin kamu menikmati buku ini karena membaca bagaimana cerdik dan kreatifnya Brian untuk bertahan hidup di pedalaman Kanada. Tapi, saat kamu dewasa bisa jadi kamu menikmati buku ini karena realismenya dan membandingkannya dengan kehidupan nyata.

10. “The Lion, the Witch and the Wardrobe” by C.S. Lewis

13-The-Lion-The-Witch-and-the-Wardrobe Kalian semua pasti ingat dengan film Narnia bukan? Nah cerita tersebut merupakan adaptasi dari buku ini. Sebenarnya buku ini memiliki sisi yang kuat mengenai tema agama Kristen, tapi anak-anak pasti lebih fokus dengan petualangan-petualangan yang ada didalam buku ini. Berbeda dengan orang dewasa yang pasti akan menaruh perhatian kepada tema yang ada.

11. “The Monster at the End of This Book” by Jon Stone

61GDDWNJMcL._SX258_PJlook-inside-v2,TopRight,1,0_SH20_BO1,204,203,200_ Satu pesan moral yang paling menonjol dalam buku ini adalah jangan terlalu takut dengan sesuatu yang belum kita ketahui, karena bisa hal tersebut tidak semenakutkan seperti apa yang kamu pikirkan. Nah, orang dewasa juga pasti perlu membaca ulang buku ini. Nah jangan dilewatkan ya lanjutan artikel ini masih tentang buku waktu zaman kecil dulu yang ternyata sampe sekarang masih oke bahkan menjadi tren tersendiri. Adiosshh 😀 child on stack of books_1000_Snapseed-883_378 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan