a. Asrama
Perguruan tinggi di luar negeri umumnya memiliki asrama untuk siswa yang belajar disana. Letak asrama biasanya berada di dalam kampus sehingga biaya transportasi jelas bisa kamu pangkas. Biaya asrama biasanya di bayar per-minggu. Jenis kamar asrama biasanya single bathroom dengan share bathroom atau outside. Ada asrama yang menyediakan makan bagi penghuninya, ada juga yang mengizinkan mahasiswanya masak sendiri, cari makan di luar asrama atau catering.
Fasilitas masing-masing asrama disetiap universitas berbeda. Ada yang menyediakan akses internet gratis, mesin pencuci, sampai telepon dan kipas angin.
b. Sewa rumah, apartemen, atau flat
Share accommodation alias patungan merupakan salah satu cara yang dipilih siswa untuk menghemat biaya. Umumnya, setelah tinggal disana beberapa minggu, siswa dengan sendirinya berusaha mencari teman untuk bisa dijadikan patner patungan.
Satu rumah/apartemen/flat diisi oleh beberapa orang membagi rata uang sewanya. Rumah/apartemen/flat yang disewakan biasanya terdiri atas tiga tipe: lengkap dengan perabotan (fully furnished), perabotan terbatas (partly furnished), dan kosong (unfurnished). Kontrak sewa rumah umumnya enam bulan sampai satu tahu.
Pilihan lain yang gak kalah seru adalah dengan menyewa trailer. Trailer atau rumah gandeng ini cukup populer di beberapa Negara bagian Amerika sebagai tempat berdomisili. Harganya lebih murah dari apartemen dan rumah. Trailer ini fasilitasnya kayak rumah. Terdiri dari dua sampai tiga kamar lengkap dengan tempat tidur dan lemari, kamar mandi, ruang tamu, AC, pemanas ruangan, sofa, ruang makan, dapur dengan kitchen set, lemari pendingin, gudang, dan ruang laundry. Biasanya trailer disewakan lengkap dengan fasilitasnya. Biasa sewa per dua minggu sekitar $40 untuk satu orang dan harus membayar uang deposit terlebih dahulu sebagai jaminan terhadap fasilitas.
c. Homestay
Homestay atau tinggal bersama keluarga asing dirumahnya merupakan salah satu pilihan pilihan akodmodasi yang kerap dipilih siswa. Alasannya, selain bisa memperlancar bahasa inggris atau bahasa ibu Negara tersebut, siswa bisa mengenal dan berinteraksi langsung dengan kebudayaan orang dinegara tersebut. Sambil menyelam minum air, istilahnya.
Homestay sendiri jenisnya macam0macam. Ada yang hanya menyediakan kamar saja. Ada juga ynag disebut Fullboard, artinya, selain mendapatkan kamar, kamu juga akan mendapatkan makan. Kamu juga bisa memilih satu kamar sendiri atau berdua dengan yang lainnya. Sistem pembayaran homestay biasanya perminggu.
Lama homestay biasanya sampai empat atau delapan minggu dan masih bisa diperpanjang. Tergantung kontrak dan kebutuhan kamu.
d. Farmstay
Sarana akomodasi yang satu ini memang belu terlalu familiar ditelinga siswa Indonesia. Padahal, suasana dan pengalaman yang ditawarkan tinggal dilingkungan perternakan ini nggak kalah seru, loh, dengan pilihan akomodasi lainnya. Biayanya pun nggak beda jauh sama homestay, dan dibayar perminggu.
Farmstay memang nggak ditawarkan disetiap kota disebuah Negara. Ini tergantung tempat dimana kamu studi. Kalau kamu belajar di New York atau Los Angeles, farmstay tentu nggak bisa jadi pilihan.
Namun, kalau kamu pecinta suasana pedesaan dan kebetulan sekolah atau universitasmu dekat dengan daerah pertanian/peternakan, mungkin kamu bisa memilih jenis farmstay ini. kapan lagi bisa tinggal dan menikmati udara yang segar dan berbaur dengan penduduk sekitar? That will be great!
|
|
|
|
Email: info@konsultanpendidikan.com