Student Loan, Pinjaman Dana Kuliah di Luar Negeri

Kuliah di luar negeri menjadi impian bagi banyak pelajar di Indonesia. Sayangnya, untuk bisa belajar di luar negeri, orangtua harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membayar biaya pendidikan, juga biaya hidup selama tinggal di luar negeri.

Mungkinkah bisa kuliah di luar negeri tanpa beasiswa? Tentu saja sangat mungkin. Buat kamu yang tidak mendapatkan kesempatan beasiswa namun ingin tetap kuliah di luar negeri, kamu bisa mengajukan Student Loan.

Student Loan ini adalah pinjaman yang digunakan khusus untuk dana pendidikan selama kuliah. Jadi, sangat berbeda dengan beasiswa ya. Beasiswa tidak mewajibkan mahasiswa mengembalikan dana selama kuliah.

http://konsultanpendidikan.com/wp-content/uploads/2020/09/ad0b5-19nutwt5tljaanav5qy931a.jpeg

Sedangkan Student Loan bersifat mengikat dan kamu wajib melunasi pinjaman saat sudah bekerja. Nah, di luar negeri dan beberapa Negara ada beberapa jenis student loan yang bisa kamu gunakan. Berikut ini beberapa jenis student loan yang perlu kamu ketahui:

1. Federal Stafford Loans

Pinjaman dana kuliah di luar negeri jenis Federal Stafford Loans memberikan kesempatan untuk siswa atau mahasiswa untuk meminjam uang dari Negara tempat mereka kuliah. Tentu saja dengan syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi.

Terutama soal bunga dari pinjaman, kamu diharuskan membayarnya. Sedangkan untuk besarnya pinjaman tergantung dari lamanya mahasiswa kuliah. Jadi jumlah pinjaman yang disetujui akan berbeda antara mahasiswa baru dan mahasiswa tahun kedua.

 2. Parent PLUS Loans

Parent PLUS Loans ini memberikan pinjaman dana kuliah di luar negeri melalui orangtua. Sehingga, uang kuliah tidak diberikan langsung kepada mahasiswa. Untuk itu, pinjaman ini biasanya diberikan pada mahasiswa dan orangtua yang juga berdomisili di luar negeri.

Jumlahnya juga tidak terbatas, sehingga kamu bisa saja meminjam sekaligus dalam jumlah yang besar. Jangan lupa untuk selalu jeli melihat pembayaran bunganya, sebab ada beberapa Parent PLUS Loans yang menawarkan bunga cukup tinggi. Namun rata-rata di angka 7,21 persen setiap tahunnya.

3. Perkins Loans

Perkins Loans akan memungkinkan kamu untuk meminjam dana kuliah di luar negeri dengan jumlah yang cukup besar. Bahkan hingga 20.000 USD per orang. Sedangkan bunganya sebesar 5 persen. Kamu juga harus melunasinya sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

Jika kamu memilih jenis pinjaman ini, kamu bisa memilih fakultas yang bergengsi.  Sehingga ketika lulus dan mendapatkan pekerjaan kelak di perusahaan yang bonafit, kamu bisa segera membayar hutang dana pendidikan semasa kuliah dengan gaji yang fantastis.

4. Private Student Loans

Private Student Loans ini bisa dinego, kamu bisa melakukan pinjaman dengan syarat yang cukup fleksibel.  Misalnya, kamu bisa mengatur rata-rata bungamu. Kalau pinjaman dana pendidikan lainnya hingga 10 persen bunganya, kamu bisa mendapatkan jauh dari 10 persen dengan Private Student Loans.

5. Intra-Family Loans

Pinjaman Intra-Family Loans ini membuat kamu bisa pinjam kepada keluargamu sendiri secara profesional. Jadi meskipun pinjam sama saudara sendiri, tetap harus disiplin soal bayar bunga dan tenggat waktu.

Bunga yang rendah dan syarat yang cukup mudah menjadi keuntungan pinjaman jenis ini. Pinjaman lewat keluarga ini akan diatur oleh pihak tertentu. Sehingga, mahasiswa pun tak bisa menggunakan dana pendidikan untuk hal lain di luar perkuliahan.

6. Student Loan Overseas Zone

Program Student Loan Overseas Zone ini memberikan pembiayaan untuk membantu pelajar kuliah di luar negeri. Adapun biaya yang dibayarkan seperti biaya pendaftaran, biaya studi, biaya operasional dan biaya hidup. Sedangkan mekanisme pembayaran, tergantung masing-masing lembaga jasa keuangan yang menyediakan.

Bila kamu tertarik, ada beberapa keuntungan dari program Student Loan Overseas Zone diantaranya ada syarat  sponsor (pemohon pinjaman) bisa dari keluarga dekat apabila student mau keluar negeri.

Jika jumlah pinjaman dibawah 25 Juta tidak memakai jaminan. Sedangkan untuk jaminan sertifikat rumah/bangunan/BPKB mobil untuk pinjaman diatas Rp 25 juta. Jumlah pinjaman dana yang akan disetujui sekitar Rp 15 juta hingga Rp 300 juta dengan pilihan cicilan satu sampai dengan tiga tahun.

Demikian ada beberapa pilihan pinjaman dana kuliah di luar negeri yang bisa kamu pertimbangkan untuk menggunakannya. Jika kamu tertarik untuk kuliah di Jerman, kamu juga bisa mencoba menghubungi beberapa universitas ini untuk mendapatkan student loans:

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa KAIST Korea Program S2 dan S3 Full 2021 – 2022

beasiswapascasarjana.com

Program pascasarjana internasional  Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) Korea kembali membuka penawaran beasiswa S2 dan beasiswa S3 full bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan studi master (MS) maupun doktoral (PhD) di KAIST tahun akademik 2021 – 2022. Beasiswa yang dikemas melalui skema KAIST International Student Scholarship ini menyediakan sejumlah dukungan biaya bila terpilih sebagai penerima beasiswa.

Beasiswa yang diberikan berupa pembebasan biaya kuliah penuh selama 4 semester (2 tahun) untuk program S2 dan 8 semester (4 tahun) untuk jenjang S3. Kemudian disediakan tunjangan hidup bulanan sebesar 350.000 KRW (± Rp 4,3 juta) per bulan untuk jenjang master dan 400.000 KRW (± Rp 4,9 juta) per bulan untuk jenjang doktor. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh asuransi kesehatan serta tunjangan dana tambahan untuk biaya penelitian.

Agar dapat mengikuti program beasiswa S2 – S3 di KAIST Korea ini, selain mensyaratkan pelamar haruslah mahasiswa internasional, calon juga harus memiliki IPK di jenjang studi sebelumnya minimum 2.0 dari skala 4.3 (≥ 2.15 untuk skala 4.0).

Program studi:
Natural Science
▪ Mathematical Sciences
▪ Chemistry
▪ Biological Sciences

Life Science and Bioengineering
Graduate School of Medical Science and Engineering
▪  Physician-Scientist Track*
Medical license required
▪  Medical Science and Engineering Track*
Degree(s) in the field of science and engineering required

Engineering
▪ Mechanical Engineering  
▪ Aerospace Engineering
▪ Electrical Engineering
– The Robotics Program
– Future Vehicle
▪ School of Computing
– Graduate School of Information Security
▪ Graduate School of Artificial Intelligence
▪ Civil and Environmental Engineering
– Environmental and Energy Technology Program
▪ Bio and Brain Engineering
▪ Brain and Cognitive Engineering
▪ Industrial Design
▪ Industrial & Systems Engineering
– Graduate School of Knowledge Service Engineering
▪ Chemical and Biomolecular Engineering
▪ Materials Science & Engineering
▪ Nuclear and Quantum Engineering
▪ The Cho Chun Shik Graduate School of Green Transportation

Liberal Arts and Convergence Science
▪ Graduate School of Culture Technology     
▪ Graduate School of Science, Technology, and Policy

Business (Daejeon Campus)
▪ Business and Technology Management
– Global IT Technology Program

Business (Seoul Campus)
▪ Management Engineering
▪ Techno-MBA
▪ Finance MBA
▪ Green Business and Policy Program

Persyaratan:
1. Untuk program gelar master, telah meraih atau bakal meraih gelar sarjana paling lambat 28 Februari 2021
2. Untuk program gelar doktor, telah meraih atau bakal meraih gelar sarjana dan master paling lambat 28 Februari 2021
3. Tidak berkewarganegaraan Korea
4.  Mahasiswa harus mempertahankan IPK lebih dari 2.0 dari 4.3 selama di KAIST

Dokumen aplikasi:

1. Printout Aplikasi Online
2. Printout Statement of Financial Resources (tersedia di aplikasi online)
3. Ijazah kuliah
4. Tranksrip nilai kuliah
5. Laporan tes kemampuan bahasa Inggris (minimum skor TOEFL iBT: 83, PBT/CBT: 560/220; IELTS minimum: 6.5; TOEIC minimum: 720)
6. Curriculum Vitae
7. Dokumen identitas pelamar dan kedua orangtua (KTP atau paspor)
8. Dokumen opsional:
   – Daftar penghargaan
   – Sertifikat pengalaman kerja
   – Profile sekolah / sistem peringkatan kredit

Pendaftaran:
Pelamar hanya perlu mendaftar kuliah di KAIST jenjang S2 maupun S3 yang diminati sesuai dengan program studi yang tersedia. Ketika mengisi aplikasi online pada kolom Statement of Financial Resources, silakan pilih ‘KAIST Scholarship’.

Prosedur pendaftaran:
1. Kunjungi website aplikasi online program pascasarjana KAIST (apply.kaist.ac.kr).
2. Lengkapi aplikasi online yang tersedia. Ikuti instruksinya. Anda bisa mengunduh panduan pendaftarannya terlebih dahulu.
3. Setelah aplikasi dilengkapi, periksa, kemudian simpan di komputer.
4. Bayar biaya pendaftaran (USD 80 atau KRW 80.000)
5. Cetak formulir aplikasi online. Simpan nomor pendaftaran.
6. Kirimkan hasil cetak aplikasi online tersebut bersama dengan dokumen aplikasi lainnya yang diminta di atas ke alamat di bawah. Berkas bisa dikirim via pos dan pengiriman ekspress,atau diantar langsung. Hanya surat rekomendasi yang dikirim secara elektronik melalui sistem online.

Alamat pengiriman:
Graduate Admissions Team, KAIST
#110, 1st Floor, E16‐1 B/D,
291 Daehakro, Yuseong-gu, Daejeon 34141,
Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 25 September 2020. Anda bisa mengecek status aplikasi Anda apakah sudah sampai atau belum melalui sistem aplikasi online KAIST di atas. Penilaian aplikasi online akan dilakukan pada 26 Oktober s/d 30 November 2020. Periksa email Anda secara rutin. Bisa saja ada pemberitahuan wawancara jika dibutuhkan. Selanjutnya penilaian beasiswa akan dilakukan pada 2 Desember s/d 8 Desember 2020. Hasil seleksi akhir diumumkan melalui website KAIST pada 11 Desember 2020.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Buka-bukaan Soal Rasisme di Korea

Bicara soal Korea pastinya kalian udah gak asing lagi dong. Bahkan mungkin kamu salah satu penggemar Korean drama, K-pop, budayanya, kenampakan alamnya yang aduhai banget kalo di film-film Korea atau kamu menyukai orangnya yang sipit-sipit itu. Kali ini kita akan kupas tuntas tentang Korea khususnya tentang ras mereka yang mirip sekali dengan ras Jepang, China, Asia dll. Kita mulai dari ras Korea secara umumnya dulu nih. Seperti yang sudah kita ketahui Korea tergolong negara yang homogen. Terlihat dari fisik mereka yang kebanyakan memiliki kesamaan yaitu sipit dan putih. Berbeda dengan Indonesia yang heterogen, kalo di daerah Jawa orangnya putih tapi di Papua orangnya cenderung berkulit gelap. Masyarakat Korea juga masih memiliki yang namanya Xenophobia. Xenophobia adalah kebencian terhadap barang atau orang asing dengan kata lain masyarakat korea akan cenderung mencurgai jika ada orang asing yang datang ke negara mereka. Korea_flag

Now we go on to the nasionalisme Korea

Kalo ngomongin nasionalisme Korea, dari film-film Korea saja kita sudah bisa menebak kalo mereka bangga banget sama negaranya. Dan mereka juga sangat mencintai sejarahnya juga asal-usul mereka. Saking bangganya nih sama negaranya sendiri mereka hampir tertutup dengan dunia internasional bahkan dulu dunia lebih mengenal Jepang dan China ketimbang Korea. korea1

Ras Korea VS Jepang

Korea adalah salah satu negara jajahan Jepang selain Indonesia. So pasti itu akan memberi pengaruh kepada Korea. Selama perang dunia ke-2 Jepang menggunakan perempuan Korea sebagai budak seks. Wanita-wanita Korea banyak dijadikan budak untuk melayani tentara-tentara Jepang. Hal ini bertujuan untuk mengurangi atau mengeliminasi budaya dan bahasa Korea. Tapi itu dulu. Sekarang hubungan Korea dan Jepang baik-baik aja ko. Apa lagi kedua negara itu memiliki kerjasama dalam bidang ekonomi. Walau demikin, terkadang masih ada masyarakat Korea yang “anti-Japanese”.

korea vs jepang

Korea VS China

Di Korea imigran paling banyak itu orang China lhoo. Mungkin karena China negara yang penduduknya paling banyak di dunia kali yaa, jadi dimana-mana ada orang China. Sekalipun banyak orang China disana, itu tidak menghentikan masyarakat Korea untuk melihat mereka secara berbeda.

Korea VS China

Korea VS Asia

Imigran yang datang ke Korea selain Jepang dan China ada juga yang dari Vietnam, Kamboja, Filipina, dan Thailand. Tau gak sih apa alesan mereka dateng ke Korea? Salah satu alesannya adalah ingin mendapatkan suami orang Korea. Mungkin kamu yang pecinta K-pop atau K-drama juga pernah memiliki keinginan seperti ini apa lagi kalo melihat artis Korea yang ganteng-ganteng. Oh yaa, karena alesan ini pula di Korea terjadi peningkatan jumlah pernikahan internasional. south-korea    asia

Korea VS Amerika

Kalo diatas tadi disebut masyarakat Korea ada yang anti-Japanese dan China tapi untuk orang Amerika mereka memiliki Love/hate relationship. Disebut love/hate relationship karena masyarakat Korea love Amerika lantaran Amerika membantu Korea untuk terlepas dari perang dunia ke dua. Tapi gak berhenti disitu, setelah perang selesai justru Amerika mengirim militernya ke Korea. Hal ini yang menyebabkan love berubah jadi hate Amerika.

ikon korea     boys 2 man

Korea VS Black People

Dari warna kulit udah jelas banget mereka berbeda banget yang satu putih yang satu hitam. Bisa dibilang black people sangat jarang ditemukan di Korea. Jadi, begitu ada black people yang datang ke Korea, mereka akan kagum. FLKoreankids1000-500x333    black people Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Yuk Hitung Biaya Hidup yang Kamu Perlukan Selama Kuliah di Luar Negeri

70Kuliahldiuarnegeri Demi kuliah di kampus idaman, banyak orang yang harus merantau ke luar kota bahkan luar negeri. Alhasil, kamu harus menghitung biaya hidup selama kuliah, mulai tempat tinggal, makan, hingga transportasi. Walaupun biaya kuliah luar negeri super mahal, pastinya banyak diantara kamu yang pengen menuntut ilmu setinggi-tingginya. Orangtua kamu juga pastinya menilai pendidikan merupakan bekal paling berharga yang bisa mereka siapkan untuk kamu. Bicara soal menyiapkan pendidikan tinggi, pemilihan jurusan dan universitas adalah hal yang mutlak. Jangan sampai minat, ambisi, dan kemampuan kamu berseberangan dengan perguruan tinggi yang kamu impikan. Setelah urusan pemilihan kuliah selesai, kebutuhan hidup semasa kuliah juga jangan luput kamu siapkan. Apalagi, jika kamu kuliah di luar negeri. Kebutuhan seperti tempat tinggal, makan, dan transportasi menjadi biaya yang harus kamu masukkan selain keperluan akademis. Nah, agar itung-itungan biaya yang kamu persiapkan lebih cermat, berikut ini kita bakal kasih gambaran biaya hidup di sejumlah kota di luar negeri. Check em’ out! 1. London, Inggris why-london-hero-shot Sebagai ibukota Negara, biaya hidup di London relatif tinggi jika dibandingkan dengan kota-kota lain di Inggris. Untuk pengajuan visa living allowance aja di London, tarifnya £ 1.000. Bandingkan dengan kota lain di Inggris yang hanya £ 800. Tapi, Faldo Maldini, mahasiswa Imperial College London, mengatakan, besar kecilnya biaya hidup di London berpaling kembali pada gaya hidup masing-masing orang. Pengalaman dia, dengan perencanaan keuangan yang matang dan gaya hidup sederhana, banyak biaya yang bisa ditekan. Faldo yang juga Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) United Kingdom mencatat, tiap bulan dirinya menghabiskan £ 800, dengan perincian biaya transportasi £ 100, makan £ 300, dan akomodasi £ 400. Yang penting menjadi catatan, transportasi di Kota Menara Big Ben ini menerapkan system zonasi. Ada sembilan zona. Yang bersifat radial memusat ke zona satu. Transportasi, akomodasi, dan harga makanan juga terpengaruh sistem zonasi. Untuk daerah di zona satu, harganya jauh lebih mahal disbanding zona dua dan lainnya. Khusus tempat tinggal, secara garis besar terbagi menjadi akomodasi kampus dan non-kampus. Untuk akomodasi kampus, bentuknya asrama tapi bergantung pada level dan tingkatan. Makin luas kamar asrama, biayanya makin mahal. Sementara akomodasi nonkampus bisa berupa apartemen, flat, studio, atau rumah kontrakan. Tarifnya bermacam-macam, tergantung luas, fasilitas dan letaknya. Sekadar gambaran, untuk apartemen yang terletak di pusat kota, tarifnya sekotar £ 1.000-£ 2.000 per bulan. Yang perlu kamu perhatikan, di beberapa tempat tertentu ada pemilik tempat tinggal yang mensyaratkan request deposit bagi yang ingin menyewa. Jika ingin menekan biaya, sarannya adalah tinggal berkelompok. Jadi, bisa berbagi biaya tempat tinggal dan tagihan lain, seperti air, listrik, telepon, internet, dan pemanas. Faldo yang tinggal di flat bersama mahasiswa asal Indonesia lainnya mengeluarkan dana £ 380 per bulan untuk biaya tempat tinggal. Transportasi publik di London dikelola dengan baik dan professional. Ada dua jenis angkutan: bus dan kereta. Ada yang namanya Transport for London, transportasi milik pemerintah yang sangat memanjakan mahasiswa. Pasalnya, pemilik status student bisa bebas ke manapun di zona satu dan dua dengan biaya flat £ 84,1 sebulan. Kebutuhan makan juga sangat penting kamu cermati. Yang jelas, Faldo bilang, lebih hemat kalau masak sendiri. ‘Saya sering masak sendiri, jadi sebulan mungkin hanya akan habis £ 300,’ ujar Faldo. Khusus untuk fasilitas penunjang kuliah, seperti buku, fotokopi, dan jilid tugas, kebutuhan ini biasanya disediakan kampus. 2. Melbourne, Australia 930x421_TP_HQ_Melbourne Sejak dulu, Australia memang menjadi favorit pelajar Indonesia yang berminat kuliah ke luar negeri. Alasan utamanya, biaya hidup di negeri kangguru tak semahal di Inggris atau Amerika Serikat. Di Melbourne, terdapat banyak pilihan tempat tinggal yang terjangkau bagi mahasiswa. Mahasiswa asing biasanya menyewa kamar, flat, atau rumah. Harganya pun bervariasi. Makin dekat dengan pusat kota, ongkos sewanya lebih mahal. Leony Stephanie, mahasiswi Universitas Melbourne, bercerita, teman sekampusnya yang berasal dari Indonesia banyak bertempat tinggal di daerah Utara Melbourne. Alasannya, akses ke kampus yang mudah dan harga sewa relative lebih murah. Bagi mahasiswa muslim, area Utara Melbourne menjadi favorit lantaran banyak menyediakan bahan makanan dan restoran yang halal. Leony sendiri tinggal di daerah suburb Melbourne. Bersama seorang teman, dia menyewa flat dua kamar. Tarif sewanya A$ 1.300 per bulan namun belum termasuk tagihan air, listrik, gas, serta internet. Soal transportasi, mahasiswa bisa menggunakan kereta dan bus atau tram. Untuk pengguna sistem tiket terpadu, Myki, biaya maksimal per hari A$ 7,16 per orang. Sebagai penggunaa transportasi public lebih dari 20 hari per bulan, biaya rata-rata yang Leony keluarkan untuk transportasi A$ 4,4 sehari. Untuk makan, jika memasak sendiri hanya membutuhkan budget A$ 7 per hari, sedang membeli makanan jadi sekitar A$ 15. Di Melbourne juga terdapat rumah makan Asia yang menyediakan makanan dengan harga terjangkau. Porsi makanan di Australia juga dua kali lipat porsi makanan di Indonesia, sehingga banyak mahasiswa yang membeli makanan jadi untuk dimakan dua kali. Soal biaya kesehatan juga harus kamu perhitungkan. Soalnya, pemerintah Australia mewajibkan mahasiswa asing memiliki asuransi kesehatan, namanya Overseas Student Heath Cover (OSHC). 3. Seoul, Korea 930x421_TP_HQ_Melbourne Korea Selatan mulai dilirik mahasiswa internasional sebagai tujuan kuliah. Selain banyak universitas berkualitas, beasiswa di negeri ginseng juga lebih mudah dibanding AS atau Eropa. Sayang, kebutuhan hidup di Korea tergolong tinggi. Untuk tempat tinggal, ada pilihan asrama dan one room. Jika ingin irit, sebaiknya pilih asrama dengan tarif sewa 150.000 won-250.000 won per bulan. Sedangkan tarif one room berkisar 200.000 won-350.000 won tergantung lokasi dan luas kamar. Havid Aqoma Khoiruddin, mahasiswa Universitas Kookmin, menjelaskan, kelebihan one room ada pada privasi, ketenangan, dan fasilitas penunjang seperti mesin cuci. Makanan menjadi kendala bagi mahasiswa Indonesia yang kuliah di Korea. Rata-rata keluhan dating lantaran sulitnya memperoleh makanan halal. Havid sendiri memilih masak sendiri dengan biaya 150.000 won per bulan, jauh lebih murah disbanding makan di kantin kampus atau restoran yang bisa menguras kocek 3.000 won-5.000 won sekali makan. Untuk mengatasi tingginya biaya hidup, Havid memangkas biaya transportasi dengan mencari tempat tinggal yang bisa menjangkau sejumlah tempat dengan berjalan kaki. Tapi, di Seoul terdapat banyak pilihan transportasi publik, mulai bus, subway, hingga kereta cepat. Karena tetap harus naik angkutan umum ke kampus, dalam sehari, Havid mengeluarkan ongkos sekitar 1.050 won. Untuk kebutuhan pendidikan seperti buku dan modul hingga fotokopi, keperluan itu disuplai perpustakaan kampus. ‘Semuanya bisa diakses dengan gratis,’ ungkap Havid. Gimana nih guys? Udah cukup jelas kan akan gambaran biaya hidup yang perlu kamu keluarkan untuk kuliah di luar negeri? Semoga artikel ini bermanfaat yah buat kamu yang berencana kuliah di luar negeri. SUMBER: Kontan, Edisi Mei 2014. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah di Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), dan Taklukkan Dunia

HUFS - Logo

Punya cita – cita setinggi langit? Pengen kuliah di tempat yang gak terlalu mainstream , dimana gak banyak orang Indonesia kuliah di sana? Korea Selatan tentunya. Kali ini kita bakal mengulas habis tentang universitas yang keren buanget, terlebih khusus untuk mahasiswa Internasional. Universitas tersebut adalah Hankuk University of Foreign Studies.

About Hankuk University of Foreign Studies

HUFS - Kampus Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) merupakan salah satu universitas bergengsi yang terletak di kota metropolitan Seoul. Universitas ini didirikan pada tahun 1957 oleh pemerintah yang kala itu dipimpin oleh president Chul Park. Saat ini HUFS telah mengajarkan sebanyak 45 bahasa asing, meliputi English, Mandarin, Spanish, Dutch, hingga bahasa Melayu dan Indonesia. Untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajarnya, HUFS menyediakan berbagai fasilitas yang tentunya membuat para mahasiswa betah dan nyaman berlama – lama belajar di sana. Fasilitas tersebut meliputi; dormitory, perpustakaan, laboratorium internet, pusat bahasa, gedung theater, fasilitas olahraga, student lounge, dan career centre.

Lokasi Kampus Hankuk University of Foreign Studies

Ada tiga kampus utama yang selalu siap sedia dalam mendidik para pembelajar, yakni
  • Kampus Seoul
Kampus ini merupakan kampus utama HUFS dan kurang lebih telah berusia 50 tahun. Dengan gaya arsitektur Minerva yang begitu rumit, menandakan kalau kampus ini merupakan buah karya arsitek termasyhur pada masanya. Kampus ini terletak di  Dongdaemun-gu, yang merupakan jantung dari kota Seoul
  • Kampus Global
Kampus Global merupakan kampus kedua HUFS. Kampus ini terletak di Yongin,  yang merupakan daerah perbatasan antara pusat kota Seoul dengan kawasan suburban. Dibandingkan dengan kampus Seoul, kampus ini lebih hening karena letaknya yang tidak berada pada pusat kota. Disini juga kalian bisa menikmati pemandangan semi pedesaan yang eksotis ketika kalian jenuh dengan kesibukan belajar.
  • Kampus Songdo
Kampus ketiga HUFS ini bernama Kampus Songdo. Kampus ini masih dalam tahap perencanaan dan estimasinya di tahun 2016 kampus ini sudah siap menjalankan aktivitas belajar dan mengajarnya. Kampus ini terletak di Songdo, Incheon yang merupakan kota ke-3 terbesar di Korea setelah Seoul dan Busan. Rencananya kampus ini akan menjadi pusat penerjemahan dunia (translation center).

Program Studi

080912_p03_photo Untuk program Undergraduate Degree (sarjana) HUFS menyediakan beberapa program studinya antara lain:
  1. Language, (yang meliputi ; Occidental Language, Oriental Language, Chinese Language, Japanese Language, dan Global Language)
  2. Social Sciences
  3. Law
  4. Business and Economics
  5. International Relations
  6. Engineering
  7. Natural Sciences
Sementara untuk program Postgraduate degree (pasca-sarjana) HUFS menyediakan beberapa program studinya meliputi:
  1. Grad of Interpretation and Translation
  2. Grad of International Relations
  3. Grad of Law
  4. Grad of Business
  5. Grad of Education
  6. Grad of Politic, Government and Communication
  7. Grad of TESOL

Prosedur Pendaftaran dan Biayanya

Jika kalian berminat untuk kuliah di HUFS, maka kudu perhatikan nih proedur berikut ini Admission Timeline : Pendaftaran dibuka pada bulan April dan ditutup sekitar akhir May Dokumen yang diutuhkan : –        Application Form –        Academic transcript –        Test of Proficiency in Korean (TOPIK) –        Toefl/TOEIC/TEPS/IELTS –        Financial Certification –        Kartu keluarga (atau dokumen yang menyatakan hubungan keluarga) –        Copy Passport Syarat Masuk :  –        TOPIK lvl 4  – lvl 5 –        Transcript nilai di translate ke bahasa inggris / korea dan ditanda tangani oleh notaris –        Mesti sudah punya visa student di korea –        Lulus test dan interview (kriteria testnya antara lain; paper test 50, language proficiency 20, interview 30) –        Membayar application fee sebesar 150.000 KRW

Biaya kuliah / tuition fee per tahun

Untuk biaya perkuliahan disana selama setahun adalah sekitar Tuition fee : 6.800.000 KRW (undergraduate) / 6.200.000 KRW

Biaya hidup dan akomodasi

Untuk biaya hidup dan akomodasi perkiraannya adalah sebagai berikut:
  1. Akomodasi : 2.000.000 – 2.500.000 / tahun
  2. Biaya hidup : 1.500.000 – 2.500.000 / tahun
Note : Untuk biaya hidup, biaya tersebut bisa lebih kecil atau lebih besar tergantung dari lifestyle kalian di sana. Untuk akomodasi, berikut adalah opsi yang bisa kalian pilih : –        Dormitory –        Flat –        Apartment sekitar Seoul / Yongin

Sekilas Student Living di HUFS

12a8b03ea4d711e2bfdf22000aa80117_7 Jika kalian sudah terdaftar dan resmi belajar di HUFS, kalian dipastiin gak bakal nyesel. Soalnya guys, anak – anak muda HUFS (baik yang lokal / internasional) sangat kreatif dan ramah dalam bergaul. Hal ini bisa dilihat dari beberapa kegiatan / event yang acapkali mereka buat. Berikut adalah kegiatan rutin yang bisa kalian dapatkan di HUFS:
  1. Internaional Film Festival
  2. World Folklore Festival
  3. HUFS World Cup
  4. Student Clubs
Dan masih banyak lagi Berikut adalah cuplikan video Kampusnya :
Dan berikut adalah denah kampusnya

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami