Ngomongin soal lulusan terbaik, kampus ini telah menghasilkan orang-orang yang menjadi gubernur, senator, atlit olympic, peraih piala nobel, bahkan presiden Amerika. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg pun dihasilkan dari kampus ini.
Nah, mau tau bagaimana kehidupan mereka di kampus ini? Yukk kita intip
Ketika pertama kali masuk kampus ini yang ada di benak mereka adalah gambaran tentang kampus tua yang kuno dan klasik. Tapi itu semua hanyalah stereotip belaka. Ketika pasa mahasiswa masuk kampus ini mereka seperti merasakan rumah ke dua. Bahkan mereka merasa tidak ingin meninggalkan asrama tersebut.
Pagi hari para mahasiswa tiba di kampus pukul 8 setelah Nor’easter. Pagi itu hujan yang lebat telah menyapu dedaunan sisa-sisa musim gugur. Dan para mahasiswa pun siap untuk memasuki kuliah pertama mereka. Mayoritas mahasiswa di asrama kampus ini tinggal di single room. Dan semakin lama mereka akan naik tingkat ruangan kamarnya pun akan berganti yang lebih baik lagi dengan view yang menawan. Sedangkan untuk faculty member akan tinggal di apartemen pribadi di residences.
Selama di asrama, jika kamu akan menerima tamu dari luar dan berkunjung di malam hari, kamu harus meminta ijin terlebih dahulu kepada pihak kampus. Pada pukul 9.50 malam, bell dari asrama akan berdering dan itu menandakan dimulainya Assembly. Dua minggu sekali, seluruh mahasiswa akan berkumpul di Academy Building untuk saling berbagi kebudayaannya masing-masing, dan terkadang suka ada pembicara atau penampilan dari luar asrama.
Keesokan harinya kehidupan di dalam kelas dihiasi dengan seorang instructor dan 12 mahasiswa yang sama-sama duduk di meja oval. Hampir disetiap ruangan mejanya berbentuk oval dimana mahasiswa dan dosen dapat berdiskusi dengan dekat.
Tepat jam satu siang seluruh mahasiswa dan faculty berkumpul untuk makan siang bersama. Disaat-saat seperti ini mereka akan menjalin keakraban bersama untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya. Makan siang disini sudah termasuk tuition fee, jadi kamu tidak perlu bayar lagi. Setelah makan siang, para mahasiswa kembali lagi ke kelas mereka masing-masing untuk melajutkan perkuliahan.
Nahh itu tadi sekilas tentang kehidupan dan rutinitas mereka di asrama ataupun di kampus. dari situ terlihat bahwa mereka sangat disiplin, tidak heran banyak lulusannya yang berhasil di dunia.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Girls, pernah nggak terpikir olehmu betapa serunya sekolah di SMA luar negeri dan tinggal di asrama khusus perempuan? Atau kamu memang punya tujuan untuk melanjutkan pendidikan SMA di luar negeri? Nah, kalo jawabanmu iya, mendingan kamu cek dulu deh nih Mater Christi, SMA Katolik khusus perempuan yang berlokasi di Victoria, Australia. Here we go!
Tentang Mater Christi
Sekolah yang didirikan pada tahun 1963 di pinggiran timur kota Melbourne ini adalah sekolah katolik khusus untuk perempuan yang umumnya berasal dari Australia dan Negara-negara Asia-Pasifik. Mater Christi menawarkan berbagai mata pelajaran yang sesuai dengan siswi mereka dan dirancang agar siswi melakukan studi dari semua bidang pembelajaran mulai dari tahun 7 sampai 12. Saat ini Mater Christi memiliki lebih dari 1000 siswi yang berada di kelas 7 sampai 12.
Sejak tahun 1989, Mater Christi telah menyediakan program khusus siswi internasional dengan program persiapan bahasa Inggris di dalam sekolah yang ditawarkan serta akomodasi asrama di dalam kampus. Seluruh siswi internasional juga diwajibkan untuk tinggal di asrama, kecuali tidak ada kamar. Bila hal tersebut terjadi, pihak sekolah biasanya akan mengatur semua urusan agar kamu bisa tinggal di homestay untuk sementara waktu sampai kamu mendapat kamar di asrama.
PENDAFTARAN