Potret El Rumi Masa-masa Kuliah di London

Potret El Rumi (Instagram/@elelrumi)

Hampir semua masyarakat Indonesia telah mengenal nama Ahmad El Jalauddin Rumi atau yang akrab dipanggil El Rumi. Selain karena statusnya sebagai anak Maia Estianty dan Ahmad Dhani, El juga dikenal oleh masyarakat luas karena prestasinya.

Semasa kecil, ia bersama kedua saudaranya, Al dan Dul, mulai terkenal lewat lagu mereka yang berjudul “Superman”. Memasuki masa remaja, El pun mengikuti jejak kedua orang tuanya terjun ke dunia entertainment dan menjajal karier sebagai seorang aktor. 

Di tengah popularitasnya tersebut, El Rumi justru memutuskan untuk meneruskan pendidikannya di London. Kini, El Rumi telah berhasil mewujudkan mimpi sang bunda yang ingin punya anak lulusan luar negeri. Penasaran bagaimana potret El Rumi saat kuliah di London? Yuk kepo bareng di sini!

1. Belum lama ini, El Rumi resmi menyandang gelar sarjana dari University of Westminster, London, UK. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di jurusan Bisnis di salah satu universitas terbaik di dunia tersebut hanya dalam waktu tiga tahun saja.

Potret El Rumi (Instagram/@elelrumi)

2. Jadi wisudawan corona, El Rumi pun terpaksa hanya bisa merayakan momen istimewanya tersebut secara daring di rumah saja. Beruntungnya, ia masih bisa kembali ke Tanah Air di tengah pandemi Covid-19 ini dan merayakan wisudanya bersama sang bunda, Maia Estianty, dan ayah sambungnya, Irwan Mussry. 

Potret El Rumi (Instagram/@elelrumi)

3. Momen kedekatan El Rumi dan Daddy Irwan terlihat jelas dalam potret wisuda ini. Keduanya tampak tidak canggung dengan satu sama lain. Bahkan, El Rumi dan Irwan bertukar posisi sehingga justru Irwan Mussry lah yang diwisuda dalam momen tersebut.

Potret El Rumi (Instagram/@maiaestiantyreal)

4. Sejak awal merebaknya virus Covid-19, El Rumi diketahui sudah pulang ke Indonesia dan mengikuti perkuliahan secara daring. Namun pada awal tahun ini, ia sempat kembali ke London selama beberapa bulan untuk menyelesaikan semua administrasi dan urusannya di kampus. 

Potret El Rumi (Instagram/@elelrumi)

5. Selama kembali ke Londong, El Rumi menyempatkan diri untuk mengunjungi beberapa tempat sebelum benar-benar boyongan dari negeri Ratu Elizabeth tersebut. Potret El Rumi selama berada di kota yang memberikan kesan autentik khas Kerajaan Inggris itu bikin iri, ya.

Potret El Rumi (Instagram/@elelrumi)

Sumber: matamata.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

El Rumi Lulus dari University of Westminster Diwisuda di Rumah

El Rumi berfoto bareng suami Maia Estianty, Irwan Mussry seusai diwisuda online

Ahmad Jalaludin Rumi atau yang akrab dipanggil El Rumi, memberikan kabar menggembirakan dia baru saja diwisuda sebagai lulusan University of Westminster.

Kabar gembira tersebut diposting El Rumi dalam Instagram pribadinya @elelrumi. Dalam postingannya tersebut, pemain musik berusia 22 tahun itu menggungah foto diapit Maia Estianty dan suaminya, Irwan Mussry di kediaman mereka di kawasan Pejaten Jakarta.

Karena masih dalam kondisi pandemic Covid-19, wisuda terpaksa dilakukan jarak jauh atau secara online, dengan mengambil tempat di rumah Maia Estianty.

“Alhamdulillah, sore tadi akhirnya resmi Lulus dan menjadi bagian dari Alumni University of Westminster @uniwestminster,” tutur El Rumi dalam captionnya yang diposting Selasa 10 Agustus 2021.

El Rumi mengaku bangga bisa mewujudkan impian bundanya tersebut untuk memiliki anak lulusan luar negeri

“Senengnya bisa mengkabulkan salah satu impian Bunda @maiaestiantyreal yaitu punya anak lulusan Luar Negeri,” paparnya.

Mai Etsianty pada hari yang sama juga memposting momen menggembirakannya itu.

Lucunya, dalam foto yang diunggah di poingan Maia, selempang yang bertuliskan Ahmad Jalaludin Rumi justru dipakai Irwan Mussry.

“Yang wisuda online ternyata daddy nya @irwanmussry hahaa… ,” tutur Maia.

“Terimakasih @elelrumi sudah mewujudkan cita-cita bunda dan daddy, untuk mencapai ilmu setinggi2nya…. Love you..,” paparnya.

Dalam acara wisuda onlie di rumah Maia Estianty dan Irwan Mussry tersebut, tidak terlihat kaka El Rumi yakni Al, dan adiknya Dul. Demikian pula ayahnya yakni Ahmad Dhani tidak tampak.

Seperti diketahui, El Rumi kuliah di University of Westminster, London, Inggris sejak tahun 2017.

El Rumi memang beberapa kali pulang ke Indonesia, namun hingga saat ini kuliahnya di London masih terus berjalan.

Tentu untuk kuliah di luar negeri apalagi di Eropa, membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tudak saja untuk biaya kuliah, tetapi juga untuk biaya tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

Dalam tayangan YouTube Sule Channel yang diunggah 17 September 2020, El Rumi mengungkapkan bahwa yang membiayai dirinya selama kuliah di London adalah Maia dan suaminya Irwan Mussry.

Sumber: deskjabar.pikiran-rakyat.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

5 Fakta Data Analyst dan Data Scientist

miro.medium.png

Menurut World Economic Forum (WEF) melalui laporan Prediksi Perkembangan Pasar Tenaga Kerja Tahun 2020-2025, data analyst dan data scientist menjadi profesi yang paling banyak dicari di tahun 2025. Sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi, siswa perlu tahu soal profesi yang tengah naik daun ini.

Selain sebagai wawasan, siswa juga dapat menjadikan informasi ini sebagai referensi dalam menentukan jurusan. Seperti apa kedua profesi itu?

Sesuai dengan namanya, profesi data analyst dan data scientist memiliki hubungan yang erat dengan data. Kedua profesi ini lahir seiring dengan berkembangnya era digital transformasi dan perkembangan Big Data seperti sekarang.

5 Fakta Profesi Data Analyst dan Data Scientist

1. Deskripsi Pekerjaan

Bagi detikers yang hendak memulai karier di dunia data, bisa memulainya dengan bekerja sebagai data analyst. Dikutip dari laman resmi Universitas Multimedia Nusantara, hal umum yang dilakukan oleh seorang data analyst adalah pembersihan data (data cleaning), menganalisis data tersebut, dan membuat visualisasi data.

Hasil pengolahan data itu nantinya digunakan untuk memperbaiki proses manajemen perusahaan. Hingga perusahaan mampu meningkatkan kredibilitas dan keuntungan.

Kemudian, data analyst diminta untuk mampu menampilkan data ke bentuk visual ataupun grafik. Jadi, data tersebut bisa dibaca dan dipahami oleh awam sekalipun.

Bagaimana dengan data scientist? Data scientist dibutuhkan untuk mengubah kumpulan data yang rumit ke dalam sebuah format yang mudah dibaca. Melansir dari laman resmi Prakerja, seorang data scientist diharapkan bisa menemukan pola dan melihat tren agar dapat membuat hipotesis.

Hipotesis dan kesimpulan itulah yang menjadi dasar rekomendasi dan alat pendukung keputusan perusahaan untuk meningkatkan nilai bisnis, mulai dari pengembangan produk, teknik pemasaran, dan strategi bisnis.

2. Keahlian yang Dibutuhkan

Keahlian yang harus dimiliki oleh seorang data analyst adalah memiliki keahlian di bidang bisnis dan komunikasi. Hingga memahami bahasa pemrograman seperti, SQL, Excel, MySQL, PostGre, dan tools pembuat infografik atau grafik yang menarik.

Selain itu, data analyst juga harus memiliki pemahaman ilmu statistika yang kuat agar bisa memahami teknik pengolahan data, pemodelan, dan pelaporan, serta dasar pemahaman yang kuat tentang bisnis.

Tidak jauh berbeda dengan data analyst, seorang data scientist pun diminta sudah mampu menganalisis dan menafsirkan data digital yang kompleks. Ilmu statistika juga dibutuhkan dalam menentukan algoritma yang akan digunakan, dan mengembangkan software machine learning.

Pengetahuan kalkulus dan aljabar dari lulusan matematika juga sangat mendukung bagi profesi ini. Selain ilmu matematika dan statistika, profesi data scientist juga membutuhkan keahlian di bidang bahasa pemrograman.

Pengetahuan mengenai program komputer digunakan untuk membuat model dan algoritma. Dua bahasa pemrograman yang dapat dipelajari, yaitu Phyton, R, dan SQL.

3. Softskill

Seorang data analyst diminta untuk kreatif untuk memajukan bisnis dari segi apapun. Sebab, peran data analyst sebagai estafet pertama sebelum memberikan hasilnya pada data engineer dan data scientist.

Mirip dengan hal itu, seorang data scientist setidaknya juga harus memiliki jiwa kreativitas, kemampuan berpikir yang kritis, hingga kemampuan komunikasi. Sebab, softskill tersebut dapat membantu detikers dalam menganalisa dan memecahkan masalah.

Kemampuan berkomunikasi dibutuhkan oleh data scientist sebagai ‘penerjemah’ data yang rumit dan kompleks kepada pihak stakeholder yang tidak paham mengenai teknis. Data scientist juga akan memiliki banyak interaksi dengan ahli data lainnya dalam bekerja sama dengan tim.

4. Kisaran Gaji

Besaran gaji yang diterima seorang data analyst berdasarkan pada pengalaman dan kebijakan perusahaan. Menurut laman resmi Binus University, rata-rata perusahaan dalam negeri menetapkan gaji analis data sekitar Rp 4 – 18 juta per bulan.

Sementara itu melansir dari laman resmi Prakerja, gaji data scientist dimulai dari kisaran Rp 4 juta – Rp 8 juta. Namun, beberapa perusahaan juga menawarkan gaji data scientist hingga mencapai Rp 28 juta.

5. Pilihan Kampus di Indonesia

Bila detikers tertarik dengan kedua program studi di atas, beberapa kampus di Indonesia yang membuka mata kuliah terkait Big Data antaranya:

– Institut Pertanian Bogor
– Universitas Indonesia
– Universitas Gadjah Mada
– Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
– Binus University
– Universitas Parahyangan

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

20 Profesi Paling Dicari di 2025

keydifferences.jpg

Siswa SMA kelas 12 perlu mengetahui prospek karir sebelum memilih jurusan kuliah yang tepat dan sesuai kemampuan. Salah satu cara mengetahuinya dapat melalui survei pasar tenaga kerja yang dilakukan oleh World Economic Forum (WEF).

Pada laporannya menjelang akhir tahun lalu, WEF memberikan Forecast for Labour Market Evolution in 2020-2025 atau Prediksi Perkembangan Pasar Tenaga Kerja Tahun 2020-2025.

Salah satu segmen dalam laporan tersebut merinci 10 profesi yang akan paling banyak dicari dan yang akan menurun popularitasnya pada tahun 2025.

Profesi yang paling banyak dicari di tahun 2025

1. Data Analysts and Scientists
2. AI and Machine Learning Specialists
3. Big Data Specialists
4. Digital Marketing and Strategy Specialists
5. Process Automation Specialists
6. Business Development Professionals
7. Digital Transformation Specialists
8. Information Security Analysts
9. Software and Applications Developers
10. Internet of Things Specialists
11. Project Managers
12. Business Services and Administration Managers
13. Database and Network Professionals
14. Robotics Engineers
15. Strategic Advisors
16. Management and Organization Analysts
17. FinTech Engineers
18. Mechanics and Machinery Repairers
19. Organizational Development Specialists
20. Risk Management Specialists


Mirip dengan survei yang dilakukan pada 2018, profesi yang mengalami peningkatan permintaan adalah semacam Data Analyst and Scientist, lalu AI and Machine Learning Specialist, Robotics Engineers, Software and Application Developers, serta Digital Transformation Specialists. Sementara itu, ada juga karir yang pamornya diperkirakan melandai pada 2025.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kisah Polwan Diterima di Beberapa Universitas Inggris

Saat dikonfirmasi, Mesya Ananda (23) mengatakan, sejak kecil ia punya impian kuliah di luar negeri.

Ia membagikan kisahnya melalui akun Instagram @mesyaananda. 

“Dari kecil bercita-cita mau kuliah S2 di luar negeri dengan beasiswa, tidak mau merepotkan orangtua,” ujar Mesya saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (31/7/2021). Polwan yang memulai pendidikan taruna kepolisian sejak 2016 dan lulus pada 2020 ini, mengaku bersyukur atas apa yang dijalani dan diraihnya saat ini. Mesya mendapatkan beasiswa LPDP untuk kuliah di luar negeri. Ia mulai belajar dan persiapan awal dari pendidikan bahasa di Sekolah Bahasa (Sebasa) Polri dari September hingga November 2020. Sebasa merupakan sekolah pelatihan pengembangan kemampuan bahasa dengan masa pendidikan selama 3 bulan. “Saya kebetulan masuk ranking 5 terbaik dan dibiayai tes untuk IELTS gratis. Akhirnya saya memperoleh nilai keseluruhan untuk tes IELTS 7.5 dan menjadi lulusan terbaik Sebasa 2020,” ujar Mesya.

Peluang yang didapatkan dimanfaat dengan baik oleh Mesya, yang bertugas di Polresta Banjarmasin, Kalimantan Selatan. “Lalu, saya menyusun rencana persiapan apply universitas dan beasiswa (jalurnya beda dan terpisah harus apply sendiri-sendiri),” ujar Mesya. Paham dengan ketentuan itu, Mesya pun berburu informasi berbagai universitas yang memiliki program jurusan yang diminatinya, membandingkan mata kuliah, ranking, dan akreditasinya. Jurusan yang diminati Mesya yakni Human Resource Management (Manajemen SDM) dan Policing. Ia pun mencoba mendaftar di berbagai universitas luar negeri.

Menurut informasi yang disampaikan Mesya, ada 7 universitas yang menyatakan menerimanya sebagai calon mahasiswa. Ketujuh universitas itu adalah University College London (UCL), University of Glasgow, University of York, University of Leeds, University of Exeter, The University of Sheffeld, dan Lancester University. “Tidak semua berjalan mulus, ada beberapa (universitas) yang menolak saya, dengan beragam alasan karena saya belum memiliki pengalaman pekerjaan di bidang ilmu tersebut,” ujar Mesya. Penolakan itu tidak membuatnya putus asa. Ia tetap berusaha mendaftar di beberapa universitas lainnya. “Di saat-saat terakhir, saya nekat daftar ke University College London (UCL), universitas ranking 9 di dunia bahkan lebih tinggi rankingnya dari universitas yang pernah menolak saya. Dan ternyata saya dinyatakan lulus di UCL,” kata dia.

Tips

Apa yang harus diperhatikan saat mendaftar ke berbagai universitas? Perlu diketahui, dalam proses pendaftaran, sejumlah universitas memberikan berbagai persyaratan dan ketentuan bagi pendaftar. Mesya mengatakan, untuk daftar ke universitas luar negeri, peserta perlu membuat essay. Ia memerlukan waktu 3-4 bulan untuk mempersiapkannya. Persyaratan lain yang disiapkannya adalah kelengkapan administrasi seperti surat rekomendasi, dokumen-dokumen dan berkas yang perlu ditranslasi ke dalam bahasa Inggris. Sembari melakukan berbagai persiapan itu, Mesya tetap menjalankan tugasnya sebagai anggota kepolisian.

“Dalam menyusun berkas-berkas tersebut, saya juga sambil melaksanakan tugas kepolisian, menerima dan menindaklanjuti laporan polisi terkait perlindungan perempuan dan anak (PPA), me-manage anggota penyidik, sampai mengoordinir pelaksanaan otopsi mayat untuk suatu kasus, dan mengamankan unjuk rasa,” ujar Mesya. Setelah memastikan ada universitas yang menerima, Mesya beralih ke target berikutnya yaitu berusaha lolos seleksi beasiswa LPDP.  Ia menceritakan, untuk lulus seleksi LPDP, peserta harus mengirim berkas administrasi, ikut seleksi akademik TPA (tes numerik, tes bahasa, analogi, spasial, dan lainnya), dan tes wawancara.

“Untuk TPA ini saya belajar dari mengerjakan soal-soal di buku latihan, menonton video strategi jawab soal TPA, kemudian seleksi wawancaranya dilakukan secara online via zoom,” ujar Mesya. Pewawancara seleksi beasiswa LPDP yakni ahli bidang SDM dan psikolog. Dalam wawancara itu, akan ditanyakan mengenai rencana studinya, jurusan yang diambil, motivasi, bagaimana dirinya mengatasi kendala-kendala yang mungkin terjadi, dan rencana kontribusinya untuk Indonesia di masa depan. Setelah melewati proses seleksi administrasi dan wawancara, Mesya dinyatakan lolos dan menjadi penerima beasiswa LPDP pada Juli 2021.

“Ini masih awal. Masih banyak yang harus saya persiapkan untuk keberangkatan dan untuk pelaksanaan studi saya di sana,” lanjut dia. Universitas mana yang dipilihnya? Mesya mengaku masih berdiskusi dengan pihak keluarga. “Kuliah tetap berangkat ke sana langsung, untuk perkuliahan kabarnya mix online dan offline, menyesuaikan Pemerintah Inggris,” kata dia. Kepada generasi muda, Mesya mengatakan, jangan takut untuk bermimpi dan melakukan hal besar. “Aku harap ini bisa menginspirasi teman-teman untuk bermimpi, berpikir, dan berani melakukan langkah besar,” ujar dia. Menurut dia, dunia masih membutuhkan orang muda untuk membuat perubahan menjadi lebih baik.  

Sumber: kompas.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

10 pekerjaan yang diprediksi akan naik daun dalam 5 tahun kedepan

fjwp.s3.amazonaws.jpg
  1. Data Analysts and Scientists – Data analyst bertugas mengolah data dan menyajikan data yang tersedia, sedangkan data scientist mencari cara untuk mendapatkan data dan menganalisisnya untuk digunakan oleh analis.
  2. Spesialis AI and Machine Learning – Memprogram mesin atau komputer yang dapat melakukan pekerjaan dan belajar seperti manusia, bahkan lebih baik dari hasil pekerjaan manusia.
  3. Spesialis Internet of Things – Merancang dan membuat alat-alat yang terkoneksi dan beroperasi dengan jaringan internet.
  4. Spesialis Digital Marketing and Strategy – Menyusun dan menjalankan strategi penjualan secara digital.  
  5. Spesialis Big Data – Memproses data yang volumenya sangat besar yang tumbuh secara eksponensial seiring berjalannya waktu.
  6. Spesialis Transformasi Digital – Menerapkan teknologi yang ada dan yang akan datang untuk membuat perusahaan semakin berkembang dan kompetitif.
  7. Spesialis Process Automation – Menggunakan teknologi untuk menjalankan pekerjaan-pekerjaan berulang yang bisa menggantikan pekerjaan manual.
  8. Spesialis Business Development – Salah satu misi utama dari pekerjaan ini ialah mencari strategi agar bisnis perusahaan bisa terus tumbuh dalam jangka panjang.
  9. Analis keamanan informasi – Bertugas memantau dan melindungi data dan informasi penting perusahaan menggunakan perangkat lunak, seperti firewall dan program enskripsi data.
  10. Pengembang software and aplikasi – Saat ini, gadget seperti laptop dan smartphone telah menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat masa kini. Maka, kebutuhan lulusan yang ahli untuk mengembangkan perangkat lunak semakin dibutuhkan.

Sumber: kompas.com (Penulis: Ayunda Pininta Kasih)

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami