Beasiswa KGSP S2 dan S3 2021

Hasil gambar untuk beasiswa kgsp

Setelah menawarkan beasiswa S1, Pemerintah Korea kembali menyediakan beasiswa S2 dan S3 2021 di Korea. Melalui Korean Government Scholarship Program (KGSP), pelamar internasional termasuk Indonesia diberi kesempatan untuk melanjutkan studi di Korea dengan biaya penuh Pemerintah Korea. Beasiswa ini memiliki kuota total 1.278 kursi untuk 145 negara. Indonesia kebagian sekitar 65 kursi beasiswa pada 2021 – 2022. Sebanyak 26 kursi beasiswa bisa dilamar langsung melalui Kedubes Korea di Jakarta, sementara 39 kursi beasiswa Korea sisanya jalur pendaftarannya melalui universitas di Korea. Selain jumlah tersebut tersedia juga kuota 1 kursi program profesional khusus guru/dosen pengajar bahasa Korea.

Apa yang menarik dari beasiswa KGSP? Selain tentunya beasiswa penuh. Beasiswa S2 dan S3 di Korea ini menawarkan banyak pilihan universitas dan juga program yang bisa diikuti. Ada sekitar 59 universitas Korea yang menjadi pilihan. Sebut saja misalnya Academy of Korean Studies, Ajou University, Chung-Ang University, KDI School of Public Policy and Management, Dongguk University, Ewha Womans University, Hanyang University, Konkuk University, Kookmin University, Korea University, Korea Polythecnic University, Yonsei University, dan banyak lagi. 
Seperti tahun lalu, Beasiswa Pemerintah Korea 2021 menyediakan durasi selama dua tahun untuk program master plus satu tahun kursus bahasa Korea (Total  3 tahun). Sementara, beasiswa doktor diberikan selama tiga tahun dan ditambah satu tahun untuk kursus bahasa Korea (Total 4 tahun). Biaya studi dan kursus tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Korea. Pemberian beasiswa program master dan doktor di Korea dimulai 1 September 2021 hingga masa kuliah berakhir. 

Beasiswa yang diberikan mencakup tiket pesawat pp kelas ekonomi Indonesia-Korea, tunjangan bulanan 1.000.000 won (± Rp 11,5 juta), tunjangan penyisihan satu kali 200.000 won, tunjangan riset 210.000 won per semester untuk bidang-bidang ilmu sosial dan pengetahuan budaya, serta 240.000 won per semester untuk bidang sains dan teknik. 
Selain itu, disediakan pula biaya kursus bahasa Korea satu tahun dan tanggungan penuh biaya kuliah, biaya cetak tesis/disertasi sekitar 500.000 – 800.000 won, asuransi kesehatan 20.000 won per bulan, serta pendanaan khusus jika Anda memiliki kemampuan bahasa Korea dengan skor tes TOPIK 5 atau 6. Dana khusus ini diberikan 100.000 won per bulan. Bukan itu saja, bagi penerima beasiswa yang telah merampungkan studi mereka dan kembali ke negara asal akan diberikan hibah sebesar 100.000 won.  Menarik bukan?

Persyaratan:

  1. Pelamar dan orang tua bukan warganegara Korea
  2. Berusia di bawah 40 tahun (lahir setelah 1 September 1981)
  3. Pelamar memegang gelar sarjana atau master selambatnya 31 Agustus 2021
  4. Pelamar yang memenuhi SEMUA syarat berikut dapat mendaftar sepanjang berusia di bawah 45 tahun (lahir setelah 1 September 1976): a) Sedang bekerja sebagai profesor ketika mendaftar. b) Merupakan warganegara dari negara anggota ODA (salah satunya Indonesia)
  5. IPK paling rendah 2.64 pada skala 4.0, 2.80 untuk skala 4.3, dan 2.91 pada skala 4.5.
  6. Memiliki kesehatan yang baik, baik jasmani maupun rohani untuk studi di Korea
  7. Pelamar yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa Korea atau Inggris dengan skor luar biasa bisa diberikan prioritas
  8. Pelamar yang mendaftar pada bidang sains dan teknik bisa memperoleh prioritas
  9. Pelamar yang merupakan profesor dari perguruan tinggi negara berkembang bisa mendapat prioritas10. Pelamar dari keluarga kurang mampu akan diutamakan
  10. Ctt: Beasiswa tidak berlaku bagi mereka yang sebelumnya sudah pernah menjalankan studi atau kuliah di universitas Korea.

Pendaftaran:Ada dua cara mendaftar beasiswa KGSP 2021 Pemerintah Korea. Silakan pilih salah satu. Pertama, pelamar dapat mendaftar melalui Kedubes Korea di Jakarta atau mendaftar langsung ke salah satu universitas Korea yang diminati.

Lengkapi dokumen aplikasi yang diperlukan di atas. Untuk formulir pendaftaran, panduan, dan informasi universitas tujuan, Anda dapat mengunduhnya melalui laman Kedubes Korea. Selain dokumen aplikasi di atas, Anda juga harus menyertakan terjemahan resmi dokumen ke dalam Bahasa Inggris atau Korea jika bahasa aslinya dalam bahasa Indonesia. Terjemahan tersebut harus disahkan oleh perguruan tinggi atau notaris. 


1) Pendaftaran melalui Kedubes Korea: 

Siapkan 1 rangkap dokumen asli/legalisir beserta terjemahannya. Termasuk dua (2) surat rekomendasi yang dimasuk ke dalam amplop. Dokumen menggunakan kertas ukuran A4.

Lalu kirim via pos ke: 
2021 Global Korea Scholarship
[applicant full name]
Embassy of the Republic of Korea
JL.Gatot Subroto Kav.57 Jakarta 12950
Tel : 021-2967-2555
*Tuliskan nama Anda pada “applicant full name”

Selain mengirimkan dokumen aplikasi ke Kedubes Korea, pelamar yang mendaftar dengan cara ini juga diharuskan mengisi formulir online untuk database pelamar. Formulir online tersebut tersedia di laman Kedubes Korea (link tertera di atas).

Pelamar dapat memilih 3 universitas dan 3 jurusan jika melamar melalui Kedubes Korea (Dari 3 pilihan harus ada setidaknya 1 universitas dari kategori B). Batas akhir pendaftaran adalah 12 Maret 2021 pukul 17.00 WIB. Pelamar harus sudah lulus pada 31 Agustus 2021. Yang belum mendapat ijazah dapat melampirkan SKL. Semua dokumen berbahasa Indonesia harus diterjemahkan ke bahasa Inggris dan dinotariskan.  

Selanjutnya, pelamar yang lolos tahap berikutnya akan mengikuti wawancara online yang digelar antara 22 Maret s/d 29 Maret 2021. Setidaknya seleksi melibatkan Kedubes, NIEED, dan juga universitas Korea. Pengumuman final akan disampaikan pada Juni 2021. Kontak: 021-2967-2555 (08.30 – 17.00).


2) Pendaftaran melalui Universitas: 

Siapkan 1 rangkap dokumen aplikasi asli/legalisir beserta terjemahannya, kemudian kirimkan ke salah satu universitas Korea yang ingin dilamar. Daftar universitas Korea dan deadline masing-masing tertera di pedoman aplikasi. Begitu juga petunjuk pendaftarannya. Silakan diunduh melalui link di atas. Anda juga bisa menghubungi langsung universitas bersangkutan melalui email dan telepon untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran beasiswa KGSP 2021 (tertera di panduan). Deadline tiap universitas bisa berbeda, di sekitar Februari hingga Maret 2021.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa GSEP S2 Energi di Dalam dan Luar Negeri

Hasil gambar untuk GSEP

Ini salah satu program beasiswa S2 yang bisa dilamar untuk Anda yang ingin melanjutkan studi pascasarjana di dalam negeri maupun luar negeri. Beasiswa disediakan oleh Global Sustainable Electricity Partnership (GSEP), sebuah organisasi non-profit yang peduli terhadap pengembangan energi berkelanjutan di seluruh dunia.

Sasaran dari beasiswa GSEP adalah mahasiswa dari negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia, yang mengambil studi yang terkait dengan pengembangan energi berkelanjutan. Ada 6 – 10 kursi beasiswa disediakan setiap tahun, termasuk di 2021 dengan nilai masing-masing beasiswa sebesar $21.000 per tahun yang diberikan hingga maksimal dua tahun.

Yang menarik dari beasiswa S2 GSEP ini, selain studi yang bisa ditempuh di dalam atau luar negeri, kandidat yang melamar boleh mereka yang baru akan memulai studi S2, atau mereka yang saat ini sudah menjalani perkuliahan dan duduk di tahun kedua program S2.

Persyaratan:
1. Mengambil studi jenjang master di bidang energi nol-karbon, jaringan pintar, transportasi listrik, penyimpanan energi, teknologi listrik canggih, kebijakan publik, ekonomi, hukum, ilmu politik, maupun bidang-bidang lain yang relevan.
2. Pelamar yang memenuhi syarat harus mengikuti studi penuh waktu sekurangnya satu tahun sekolah penuh (dua atau tiga semester), dimulai pada musim gugur 2021. Mahasiswa yang berada di tahun kedua pada program dua tahun memenuhi syarat untuk mendaftar, asalkan mereka memenuhi persyaratan.
2. Warganegara dari negara berkembang yang masuk daftar penerima bantuan DAC – OECD (salah satunya Indonesia)
3. Berkomitmen untuk kembali ke negara/daerah asal setelah studi untuk berkontribusi pada pembangunan
4. Mahasiswa berprestasi:
   – Lulus dengan nilai bagus di 20% teratas di kelas
   – Berkomitmen untuk pengembangan energi nol karbon
   – Punya pengalaman keterlibatan di masyarakat
   – Bertekad untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman

Dokumen aplikasi:
1. Paspor atau Akte Kelahiran
2. Curriculum vitae yang menjelaskan pendidikan Anda, pengalaman pekerjaan (jika ada), penghargaan, serta partisipasi di dalam kegiatan sukarelawan/atau ekstrakurikuler
3. Surat penerimaan dari program universitas pilihan Anda
   – Jika belum ada, Anda dapat mengunggah pengakuan tanda terima dari universitas yang menunjukkan bahwa Anda telah mendaftar
4. Garis besar program
   – Unggah garis besar kurikulum atau mata kuliah yang akan Anda ambil untuk program master
5. Transkrip universitas
6. Formulir referensi akademik (Unduh)
7. Surat referensi akademik atau personal

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa GSEP 2021 – 2022 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman globalelectricity.org lalu lengkapi formulir aplikasi yang tersedia dan unggah dokumen yang diminta. Untuk dokumen yang menggunakan bahasa Indonesia, seperti transkrip akademik, sediakan juga terjemahan resminya ke dalam bahasa Inggris.

Pendaftaran online beasiswa S2 dari GSEP ini dibuka hingga 8 Maret 2021 (23:59). Semua pelamar akan menerima email konfirmasi setelah aplikasi mereka terkirim sepenuhnya. Setelah periode pendaftaran ditutup, Anda dapat memverifikasi status aplikasi melalui akun Anda.

Panel Akademik independen yang terdiri dari perwakilan dari lembaga akademis terkemuka akan meninjau aplikasi dan memilih pemenang. Pelamar yang lolos akan dihubungi secara langsung pada bulan Mei dan nama mereka akan dimuat di situs web GSEP. Selamat mencoba!

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa GOI-IES Pemerintah Irlandia S1, S2, S3

Irlandia bisa menjadi salah satu tujuan studi Anda di Benua Biru, Eropa. Meski pendidikan negara ini tak sepopuler negara Eropa lainnya, seperti Jerman, Prancis, atau Belanda, namun kualitas pendidikan di Irlandia tak diragukan. Irlandia memiliki sejumlah kampus terbaik yang bisa menjadi tujuan studi Anda. Sebut saja misalnya Royal College of Surgeons dan University College Dublin. Yang menarik, Pemerintah Irlandia juga menawarkan program beasiswa internasional yang bisa dilamar oleh peserta dari negara-negara di luar Uni Eropa, seperti Indonesia.

Salah satu beasiswa yang bisa dilamar adalah Government of Ireland – International Education Scholarships (GOI-IES). Beasiswa GOI-IES ditawarkan melalui The Higher Education Authority (HEA) Irlandia, dan terbuka untuk program studi S1, S2, dan S3. Ada puluhan universitas yang bisa dilamar melalui program beasiswa GOI-IES. Untuk tahun akademik 2021 – 2022, Pemerintah Irlandia menyediakan 60 kursi beasiswa. Peluang yang cukup besar, meski harus bersaing dengan peserta negara lain.

Kandidat yang terpilih akan memperoleh beasiswa sebesar €10.000 (±Rp 149 juta) yang diberikan untuk satu tahun studi. Beasiswa tersebut dapat dipergunakan untuk keperluan mahasiswa dan juga biaya hidup selama satu tahun di Irlandia. Misalnya Anda mengambil program master berdurasi satu tahun di Irlandia, atau untuk tahun terakhir kuliah program S1, dan juga program riset satu tahun pada jenjang master dan doktor.

Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pembebasan dari semua biaya kuliah dan juga biaya pendaftaran di universitas. Dengan begitu Anda tidak perlu menanggung biaya pendidikan.

Daftar Universitas Beasiswa GOI-IES Irlandia 2021 – 2022:
• Athlone Institute of Technology
• College of Computing Technology , Dublin
• Dublin Business School
• Dublin City University
• Dun Laoghaire Institute of Art, Design and Technology
• Dundalk Institute of Technology
• Galway Business School
• Galway-Mayo Institute of Technology
• Griffith College , Dublin
• ICD Business School , Dublin
• Independent College , Dublin
• Institute of Technology, Carlow
• Institute of Technology, Sligo
• Letterkenny Institute of Technology
• Limerick Institute of Technology
• Mary Immaculate College , Limerick
• Maynooth University
• National College of Art and Design , Dublin
• National College of Ireland , Dublin
• National University of Ireland, Galway
• Royal College of Surgeons
• Technological University for Dublin
• Trinity College Dublin
• University College Cork
• University College Dublin
• University of Limerick
• Waterford Institute of Technology

Persyaratan:
1. Memiliki keunggulan (secara akademis, pribadi, profesional, kreatif)
2. Memiliki keahlian komunikasi yang sangat baik
3. Memiliki kegiatan ekstra kurikulum (misalnya: kegiatan kemanusiaan; politik-lokal, nasional, internasional; seni; olahraga)
4. Memiliki dasar pemikiran yang kuat untuk melanjutkan studi di Irlandia yang menunjukkan bagaimana GOI-IES cocok dengan tujuan jangka panjang mereka

Dokumen aplikasi:
1. Ijazah dan transkrip nilai, penghargaan dan/atau pengalaman kerja
2. Personal statement
3. Dua surat referensi

Pendaftaran:
Sebelum mendaftar ke program beasiswa, pelamar terlebih dahulu diminta untuk mendaftar ke universitas atau perguruan tinggi di Irlandia (daftar tertera di atas). Baik untuk jenjang S1, S2, maupun S3. Selanjutnya setelah diterima, baik sifatnya conditional maupun unconditional, pelamar sudah bisa mendaftar ke program beasiswa GOI-IES. Link website universitas bisa dicari di Google dengan mengetikkan nama universitasnya.

Pendaftaran Beasiswa GOI-IES Pemerintah Irlandia 2021 – 2022 dilakukan secara online di laman HEA. Buat akun terlebih dahulu dan unggah dokumen aplikasi yang diminta. Detil petunjuk pendaftaran juga tertera di laman tersebut yang bisa Anda unduh. Pendaftaran beasiswa Irlandia 2021 ini dibuka mulai 8 Februari s/d 26 Maret 2021 pukul 5 sore waktu Irlandia. Hasil seleksi akan diberitahukan kepada pelamar pada 1 Juni 2021.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Creighton University Salah Satu Yang Pertama Menciptakan Gelar Fintech

Scholarship for finance.

Analisis data dan teknologi canggih menggerakkan industri keuangan. Creighton University tidak ingin mahasiswanya tertinggal dan menciptakan gelar FinTech untuk memastikannya.

Di antara yang pertama di negara ini, mahasiswa Creighton University Heider College of Business akan dapat memperoleh gelar di bidang Keuangan dan Teknologi, dimulai pada musim gugur. Hampir setengah dari kurikulum akan terdiri dari kelas-kelas yang baru dikembangkan yang berfokus pada pemrograman Python, pembelajaran mesin, blockchain, dan dasar-dasar FinTech. Gelar ini ditujukan untuk mempersenjatai siswa dengan keterampilan yang diperlukan di pasar keuangan saat ini dan untuk memberi mereka pemahaman yang mendalam tentang bagaimana teknologi mengganggu sektor keuangan.

“Dibandingkan dengan lima hingga sepuluh tahun yang lalu, bidang keuangan telah menjadi jauh lebih didorong oleh data di semua sub-disiplin ilmu keuangan, termasuk investasi, keuangan perusahaan, perbankan, risiko, dan asuransi,” kata Lee Dunham, profesor keuangan dan pemrakarsa jurusan FinTech. “Akibatnya, meminta siswa yang baru saja memperoleh ‘pengetahuan buku teks’ keuangan yang relevan semakin menjadi tidak cukup untuk tetap kompetitif di dunia kerja.”

Sejak resesi besar, FinTech telah muncul untuk mengganggu para pemain keuangan tradisional. Mereka mengejar semua aspek keuangan, mengandalkan teknologi canggih seperti AI dan pembelajaran mesin untuk melakukan berbagai hal dengan lebih murah, lebih cepat, dan lebih baik. Perusahaan keuangan tradisional telah menyadari persaingan dan sekarang menghasilkan produk mereka sendiri atau bekerja sama dengan FinTech untuk meluncurkan produk bersama. Dengan kelangkaan pekerja terampil, perusahaan keuangan ini semakin beralih ke sekolah perdagangan, kamp pelatihan, perguruan tinggi, dan universitas untuk membuat kursus yang berfokus di bidang yang mereka butuhkan bantuan.

Itu benar untuk program FinTech baru di Creighton. Sebagai bagian dari program, siswa akan ditawarkan magang yang secara khusus diarahkan pada Fintech. Menurut University of the 80% of Heider College of Business mahasiswa yang bukan dari Omaha, Nebraska, 50% mendapatkan pekerjaan pertama mereka di kota.

Program gelar FinTech lahir dari kesadaran selama beberapa tahun terakhir bahwa secara lokal dan di pusat keuangan utama seperti perusahaan New York City menuntut karyawan keuangan dengan keterampilan analitik data, terutama bekerja dengan data besar yang tidak terstruktur. Dengan pemain fintech awal seperti Lending Club dan Prosper yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin untuk menganalisis dan bertindak berdasarkan data dan penasihat robot yang muncul untuk mengotomatiskan keputusan investasi, pemain keuangan tradisional menyadari bahwa mereka membutuhkan penawaran yang sama.

Dunham menghabiskan satu setengah tahun menciptakan gelar FinTech, menghadiri konferensi dan pertemuan dengan perusahaan keuangan untuk memastikan apa yang dibutuhkan dan apa yang akan membuat siswa kompetitif dalam tenaga kerja keuangan. Sekolah jenis bootcamp, yang juga memenuhi permintaan akan pekerja terampil, memiliki tempat, tetapi tidak seluas program gelar empat tahun. “Kurikulum untuk program ini berwawasan ke depan. Selain kursus keuangan ketat tradisional yang ditawarkan Creighton, kurikulumnya mencakup kursus tentang Blockchain, Pembelajaran Mesin, Python, Pengembangan Struktur Database, dan banyak lagi. Seperti halnya dengan segala hal di bidang teknologi, kurikulum pasti akan berkembang seiring berjalannya waktu, ”ujarnya.

Creighton University bukan satu-satunya sekolah yang memberikan pelatihan FinTech, tetapi Dunham mengatakan itu adalah salah satu dari sedikit sekolah yang menjadikannya fokus. Dia memprediksi itu tidak akan lama. “Banyak universitas menawarkan satu atau dua kursus FinTech, dan ada beberapa universitas yang menawarkan gelar pascasarjana di bidang FinTech. Saya pikir FinTech adalah ruang yang akan menghasilkan lebih banyak minat di antara universitas, ”katanya.

Ide tersebut sudah beresonansi dengan siswa Creighton. Dunham mengatakan beberapa siswa yang mengejar gelar keuangan tradisional telah beralih ke jurusan baru sementara profesor tersebut telah menerima beberapa panggilan dari calon siswa. Pengusaha di dalam dan di luar Omaha telah berupaya untuk mulai membuat magang. “Sasaran akhirnya adalah bahwa jurusan FinTech baru Creighton akan membuat siswa kami sangat kompetitif di pasar kerja keuangan setelah lulus,” kata Dunham. “Hasil lainnya adalah bahwa siswa akan berada dalam posisi untuk mendapatkan pekerjaan dalam spektrum yang lebih luas dari peran yang baru dikembangkan di bidang FinTech, seperti analis inovasi dan ilmuwan data.”

Sumber: forbes.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

15 Universitas yang akan membayar Anda untuk bermain video game kompetitif

Large esports tournament

Bermain video game mungkin terdengar seperti cara yang paling tidak mungkin untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, tetapi semakin banyak siswa yang melakukan hal itu: Mencetak nilai pendidikan perguruan tinggi karena keterampilan bermain game mereka.

E-sports (istilah yang digunakan untuk permainan kompetitif) yang telah lama menjadi olahraga arus utama di Cina dan Korea, belakangan ini menjadi lebih populer di seluruh AS dan Eropa. Untuk mengetahui seberapa banyak orang yang menonton e-sports, Anda tidak perlu melihat lebih jauh dari kejuaraan League of Legends 2017, yang memiliki lebih dari 106,2 juta penonton – lebih banyak dari Super Bowl 2019 ..

Beberapa memperkirakan game akan menjadi industri senilai $1,67 miliar pada tahun 2021. Dan banyak universitas yang mencoba memasuki pasar itu.

Menurut National Association of Collegiate E-sports, lebih dari 3.000 mahasiswa saat ini bersaing di antara 130 tim yang berbeda. Sejak NACE dibentuk pada tahun 2016, diperkirakan sekolah telah memberikan lebih dari $15 juta dalam bantuan beasiswa kepada para pemain e-sports.

Dan lapangan terus berkembang. Diharapkan akan ada sekitar 150 program e-sports perguruan tinggi nasional pada tahun 2020, yang berarti lebih banyak peluang untuk mendapatkan tumpangan gratis dari bermain game.

Jadi, apakah Anda seorang pemain sepanjang malam, Monster-chugging, video-game-veteran atau hanya pemain biasa yang tertarik pada seberapa jauh hobi Anda bisa membawa Anda, inilah 15 perguruan tinggi e-sports terbaik yang akan membayar Anda untuk bermain – peringkat oleh  Best Colleges.com.

1. Maryville University adalah sekolah pertama yang menawarkan beasiswa penuh untuk pemain e-sports

Niles competing esports

Maryville University berlokasi di St. Louis, Missouri, dan memiliki total pendaftaran sarjana sebanyak 3,182.

Program permainan mereka telah membawa dua kejuaraan nasional dan tim tersebut sekarang memiliki 20 pemain.

Inilah momen tim Maryville setelah mereka memenangkan kejuaraan nasional di tahun 2017:

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda
  • Overwatch

Lamar disini 

2. Universitas Robert Morris adalah sekolah pertama yang membuat tim e-sports

Robert Morris University League of Legends

Didirikan pada tahun 1912 di pusat kota Chicago, Robert Morris adalah perguruan tinggi sarjana kecil dengan pendaftaran lebih dari 2.000 siswa.

Sekolah ini adalah universitas pertama yang menawarkan beasiswa e-sports – pada tahun 2014. Sejak itu, tim telah berkembang hingga mencakup hampir 40 pemain.

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda
  • Liga roket
  • Counter Strike: Serangan Global
  • Overwatch
  • Pahlawan Badai
  • Dasar perapian

Lamar disini

3. Universitas Miami memenangkan kejuaraan nasional Overwatch 2017

Upham_Hall_Arch_Miami_University_Oxford_Ohio

Universitas Miami sebenarnya terletak di Oxford, Ohio, dan memiliki lebih dari 19.000 mahasiswa. Universitas ini menduduki peringkat ketiga di AS untuk “Komitmen Kuat pada Pengajaran Sarjana.”

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda
  • Dasar perapian
  • Overwatch

Lamar disini 

4. University of California-Irvine menawarkan beasiswa $6,000 kepada para pemain dan memiliki arena e-sports sendiri

UC Irvine League of Legends National Championship

University of California-Irvine memiliki lebih dari 90 bidang studi. Sekolah ini memiliki populasi sarjana 29.307 dan terletak hanya beberapa mil dari Samudra Pasifik.

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda
  • Overwatch

Lamar disini

5. University of Utah adalah sekolah Divisi I pertama yang mengumumkan program e-sports

University of Utah Red U

University of Utah terletak di atas 1,535 hektar di Salt Lake City, dan memiliki total pendaftaran sarjana hanya di bawah 25.000 siswa.

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda
  • Overwatch
  • Dasar perapian
  • Liga roket

Lamar disini 

6. Illinois Wesleyan University memiliki arena e-sports sendiri

Illinois Wesleyan University esports

Illinois Wesleyan University berlokasi di Bloomington, Illinois, dan memiliki total pendaftaran sarjana 1.649. Universitas mengklaim 97% mahasiswanya mendapatkan pekerjaan atau mulai sekolah pascasarjana dalam waktu enam bulan setelah kelulusan.

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda

Lamar disini 

7. Columbia College telah mengeluarkan lebih dari $250,000 dalam bentuk beasiswa esports sejak programnya dimulai

Columbia College esports

Terletak di Columbia, Missouri, universitas memulai kehidupan dengan nama Christian Female College. Perubahan nama terjadi pada tahun 1980, ketika mereka beralih dari perguruan tinggi wanita dua tahun menjadi perguruan tinggi mahasiswi empat tahun. Sekolah ini memiliki lebih dari 1.200 siswa yang terdaftar di kampus utamanya, dengan 11.000 tambahan yang tersebar di berbagai kampus “tempat” di seluruh AS.

Game tempat mereka bersaing:

  • Liga legenda

Lamar disini

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Karyawan di perusahaan bioteknologi terkemuka bisa mendapatkan bayaran lebih dari $800.000 setahun

polymer scientist

Bekerja di sebuah perusahaan bioteknologi memang bermanfaat.

AS baru-baru ini mulai mewajibkan perusahaan publik untuk mengungkapkan median kompensasi karyawan mereka. Untuk beberapa bioteknologi, kompensasi setinggi $800.000 untuk karyawan biasa.

AS juga mengharuskan perusahaan untuk menghitung rasio yang menggambarkan perbedaan antara gaji median untuk pekerja dan CEO. Perusahaan telah lama diminta untuk mengungkapkan berapa banyak mereka membayar anggota dewan dan eksekutif puncak.

BioPharma Dive mengumpulkan daftar 180 perusahaan bioteknologi untuk menganalisis paket kompensasi mereka untuk CEO dan karyawan. Daftar tersebut mencakup bioteknologi dengan kapitalisasi pasar di atas $500 juta.

Secara keseluruhan, reporter Andrew Dunn dan Ned Pagliarulo menemukan bahwa di seluruh industri, gaji rata-rata untuk pekerja biotek adalah $177.650.

Berikut adalah 10 perusahaan di mana karyawan bioteknologi umumnya menghasilkan uang paling banyak, menurut analisis mereka:

  • Sarepta, $329.229. Sarepta membuat terapi gen untuk kondisi seperti bentuk kebutaan yang diturunkan. Pada pengajuan terbaru, itu mempekerjakan 499 orang, mencatat bahwa 252 dari mereka memiliki gelar sarjana.
  • Terapi Intra-Seluler, $337.867. Intra-Seluler sedang mengembangkan pengobatan untuk kondisi seperti skizofrenia dan gangguan bipolar. Hingga Februari, perusahaan mempekerjakan 73 orang.
  • Agios Pharmaceuticals, $345.181. Agios adalah pembuat obat kanker yang memiliki dua perawatan yang disetujui untuk leukemia myeloid akut. Pada akhir 2018, perusahaan mempekerjakan 482 orang, yang Agios katakan dalam pengajuan termasuk 156 dengan MDs atau Ph.Ds.
  • Onkologi Clovis, $349.809. Clovis Oncology membuat obat kanker ovarium yang disebut Rubraca yang merupakan bagian dari kelas obat kanker yang disebut PARP inhibitor yang memblokir enzim tertentu yang digunakan sel kita untuk memperbaiki DNA sehingga tumor tidak dapat bertahan. Dengan jenis kanker tertentu, sistem perbaikan itu rusak, memungkinkan sel kanker berkembang, jadi memblokirnya sangat penting. Hingga Februari, perusahaan mempekerjakan 468 orang.
  • Blueprint Medicine, $398.087. Pembuat obat kanker itu memiliki 217 karyawan pada Februari.
  • Heron Therapeutics, $418.130. Heron telah mengembangkan pengobatan untuk penderita kanker yang dirancang untuk mengurangi mual dan muntah yang disebabkan pengobatan. Pada bulan Mei, Food and Drug Administration menolak permohonannya untuk obat nyeri non-opioid, dengan alasan masalah manufaktur. Hingga pengajuan terakhir, pada Februari, perusahaan mempekerjakan 68 orang.
  • Sage Therapeutics, $589.166. Sage sedang mengembangkan pengobatan untuk gangguan pada sistem saraf pusat, termasuk gangguan depresi mayor dan penyakit Parkinson. Pada bulan Maret, Sage mendapat persetujuan kunci untuk obatnya Zulresso, yang digunakan untuk mengobati depresi pascapartum. Perusahaan memiliki 637 karyawan pada Februari.
  • Esperion, $601.814. Esperion sedang mengembangkan pengobatan baru untuk kolesterol tinggi. Perusahaan memiliki 76 karyawan hingga akhir 2018.
  • The Medicines Company, $659.048. Bioteknologi, yang berfokus pada perawatan kondisi jantung, memiliki 67 karyawan pada akhir 2018.
  • Madrigal Pharmaceuticals, $804.000. Madrigal sedang mengembangkan pengobatan untuk NASH, kependekan dari steatohepatitis nonalkohol, sejenis penyakit hati di mana lemak hati menumpuk pada manusia. Pada 2018, perseroan mendapatkan data positif terkait uji coba. Bioteknologi ini memiliki bayaran rata-rata tertinggi dibandingkan bioteknologi mana pun, sebagian besar karena hanya mempekerjakan 15 orang.

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami