
Didirikan pada tahun 1863 dan terletak di jantung kota Milan, Politecnico di Milano (Polimi) menyediakan pendidikan berkualitas tinggi di tingkat sarjana, pascasarjana dan pendidikan tinggi di bidang Teknik, Arsitektur dan Desain. Dengan lebih dari 45.000 siswa, ini adalah universitas teknik terbesar di Italia.
Politecnico di Milano menawarkan berbagai program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Inggris dan memiliki lebih dari 7000 siswa internasional yang berasal dari lebih dari 100 negara yang berbeda.
Selama satu setengah abad terakhir, Polimi memiliki fokus yang kuat pada sains, teknologi, dan inovasi. Dengan menempatkan nilai-nilai inti ini di pusat penelitian dan penawaran akademisnya, Polimi sekarang dianggap sebagai salah satu universitas paling terkemuka di Eropa dan menikmati reputasi yang sangat baik di antara para pemberi kerja. Teknologi mutakhir dan laboratorium canggih adalah kekuatan pendorong di balik kesuksesan luar biasa lembaga ini. Dan sekarang, lebih dari sebelumnya, dorongan tanpa henti untuk pengembangan ini adalah yang paling penting.
Banyak proyek yang sedang berlangsung telah menjadikan Politecnico di Milano sumber daya yang sangat berharga bagi kota Milan dan bahkan bagi seluruh Italia. Penelitian dalam konteks pandemi global yang sedang berlangsung telah menempatkan Polimi sebagai kontributor utama dalam desain peralatan medis, analisis data, dan produksi disinfektan yang digunakan oleh lembaga kesehatan dan sipil setempat. Milan telah diakui sebagai salah satu dari empat ibu kota mode dunia, berkat beberapa acara dan pameran internasional, termasuk Milan Fashion Week dan Salone Internazionale del Mobile, yang saat ini termasuk yang terbesar di dunia dalam hal pendapatan, pengunjung, dan pertumbuhan. Masa depan kota ini juga sangat cerah dengan perubahan dan peristiwa penting yang menunggu warganya. Kota ini akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2026, yang berarti investasi besar pada infrastruktur dan layanan dan dorongan umum untuk menempatkan Milan di panggung global. Secara umum, Milan menawarkan lingkungan budaya yang sangat hidup dan menarik dan merupakan titik awal yang sempurna untuk mengunjungi Italia, negara yang mempesona, penuh dengan landmark bersejarah, seni, dan keindahan.
Polimi telah memiliki banyak alumni terkemuka selama sejarahnya yang panjang, termasuk Giulio Natta, pemenang hadiah Nobel tahun 1963 untuk bidang kimia, dan Renzo Piano, pemenang Penghargaan Arsitektur Pritzker 1998 dan arsitek dari banyak bangunan ikonik seperti Centre Georges Pompidou di Paris dan Shard di London. Perbaikan arsitektur lebih lanjut ke kampus sedang berlangsung dengan proyek berdasarkan ide Renzo Piano, dengan penambahan lebih dari 8000 meter persegi area hijau, 4.200 meter persegi laboratorium, ruang kelas, dan ruang belajar.
Sumber: timeshighereducation.com
Email: info@konsultanpendidikan.com


Tujuan utama dari Summer School adalah untuk memperluas proses pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas dan memperkaya pengalaman mahasiswanya. Sebagai pusat dari jaringan internasional, kampus Summer School ini terletak di salah satu kota yang paling indah dan menarik di dunia, di sebuah universitas yang memiliki reputasi yang luar biasa dalam bidang ekonomi, humaniora, sejarah seni, restorasi dan konservasi , bahasa asing, literatur dan budaya, hubungan internasional, dan ilmu lingkungan.
Di sini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mempercepat pengembangan akademis mereka, tapi itu gak semua. The Summer School ini termasuk ke dalam program internasional berkat program-program yang disediakan seperti Ca ‘Foscari – Harvard Summer School. Selain itu Summer School ini juga menyediakan lingkungan yang bisa menimbulkan semangat dan lingkungan interculturalnya yang menciptakan percakapan baru dan menyenangkan antara mahasiswa dan kota Venice sendiri. Asyik kan?
Ca ‘Foscari University of Venice mendorong keterlibatan mahasiswa internasional dengan memberikan mereka status sebagai Visiting Student. Status ini dapat diberikan kepada siswa yang terdaftar di universitas asing yang ingin menghabiskan studi atau periode penelitian di Ca ‘Foscari. Mahasiswa Internasional yang ingin melakukan kegiatan penelitian dapat mengajukan permohonan untuk Program Visiting Student terlepas dari deadline. Dokumen yang diperlukan, prosedur aplikasi dan biaya pendaftaran sama seperti yang lain, tapi beasiswa yang tersedia untuk Visiting Student akan digunakan untuk mereka yang mengajukan permohonan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Yang bisa mengikuti program ini adalah
Apa sih yang ada di bayanganmu ketika mendengar Pisa? Pastinya teringat tentang bangunan menaranya yang miring. Gak bisa disangkal lagi kalo Pisa ini menjadi tempat tujuan wisata yang terkenal karena adanya menara tersebut. Bagaimana dengan pendidikannya? Mmm, jangan salah. Disini ada Universita di Pisa namanya. Galileo, seorang penemu terkenal, pernah bersekolah disini lho. Ingin tahu lebih lanjut mengenai Universita di Pisa ini? Berikut penjelasannya
Program studi yang ditawarkan University of Pisa sangat beragam, salah satunya adalah Program Pasca Sarjana First Cycle. Pada program first cycle ini kita diberikan landasan pengetahuan yang kokoh sehingga memungkinkan kita untuk melanjutkan studi lanjutan ke tingkat yang lebih tinggi dan efektif ketika kita masuk dunia kerja. Sedangkan, program second cycle memungkinkan kita untuk memperoleh pelatihan lanjutan khususnya dengan praktik yang berkualitas di daerah tertentu.
Studi yang ditawarkan diperkaya dengan program pembelajaran yang berkelanjutan, Master’s Diplomas dan program spesialisasi yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelatihan yang biasa muncul di dunia kerja, dan sistem dari program PhD yang membentuk fondasi dasar pelatihan untuk penelitian ilmiah.

Bagi pendaftar penduduk non-EU seperti kita, sebelum mendaftar di Universitas-Universitas di Italia, kita perlu untuk mendapatkan formulir pra-pendaftaran yang biasanya tersedia di Kedutaan atau Konsulat Italia di negara lokal. Tapi beberapa hal yang harus dipertimbangkan, yaitu:
Mahasiswa dari negara dengan tingkat kemiskinan yang sangat tinggi berhak mendapatkan pengurangan maksimum. Biaya Universitas bagi mahasiswa asing dari negara-negara non-EU dihitung dengan menggunakan koefisien relatif terhadap tingkat pendapatan rata-rata nasional. Pengurangan ini juga berlaku sama untuk mahasiswa pasca-sarjana.