Beasiswa kali ini merupakan program dari KBU International College sendiri.
Bantuan yang bisa kalian dapatkan itu berupa potongan uang kuliah di tahun pertama, tapi jika kalian berprestasi; bukannya ga mungkin di tahun ke dua kalian bisa dapet 100% bebas uang kuliah (o.O)
Beasiswa ini berlaku untuk siswa yang mendaftar program foundation, diploma, dan S1.
Syarat dapetinnya? Nilai UN rata-rata 7.00 dalam 5 mata pelajaran 🙂
Kalo kalian bisa dapetin nilai UN memenuhi syarat, maka kalian langsung bisa dapet potongan uang kuliah sebesar 25% untuk tahun pertama!
Lalu tahun kedua dan ketiganya gimana?
Kalo kamu bisa dapetin IPK di atas 3.00; kalian bisa dapetin potongan 25% lagi untuk tahun berikutnya.
Malahan klo IPK kalian 3.75+ bisa 100% bebas uang kuliah!
KBU International College – Kualitas Kuliah Selevel Inggris dengan Biaya Ekonomis
KBU International College Malaysia, Bahas Soal Fasilitasnya Yu~
Mengenal lebih dekat School Of Business, Hospitality And Tourism Management – KBU, Malaysia
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .Email: info@konsultanpendidikan.com
Di tengah panas-panasnya situasi Indonesia – Australia sekarang, ada satu hal yang ga bisa di pungkiri. Australia tetap merupakan salah satu destinasi pendidikan favorite untuk siswa Indonesia.
Selain karena kualitas pendidikannya yang selalu dikontrol dan diawasi, pelajar asing di negeri ini juga punya hak untuk kerja part time saat mereka kuliah di sini.
Nah, salah satu kampus yang bisa jadi pilihan kamu adalah Australia Professional Skill Institute.

Salah satu jurusan yang tersedia di APSI ini adalah Home and Community Care.
Home and Community Care ini bisa dianggap perpanjangan dari
Durasi studi: 6 bulan
Biaya : A$ 5,500
Yang akan kalian pelajari di program ini antara lain:
Durasi studi: 1 tahun
Biaya : A$ 11,000.
Yang akan kalian pelajari di program ini antara lain:
Selain terkenal dengan imej negeri dongeng karena sistem kerajaan serta bangunan-bangunan bersejarahnya, Inggris juga sangat terkenal dengan kualitas pendidikannya. Yang paling terkenal di seluruh dunia tentu saja universitas Oxford dan Cambridge. Tapi, jangan salah, soal uni berkualitas tinggi, Inggris adalah gudangnya. Masih banyak uni-uni lainnya yang bergengsi dan terkenal mencetak lulusan hebat dari ranah Britania Raya ini.
Dengan banyaknya universitas kelas dunia dalam wilayahnya, maka sudah tak mengherankan jika Inggris menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh banyak calon mahasiswa dari seluruh pelosok dunia setiap tahunnya.
Tak tanggung-tanggung nih, menurut Higher Education Statistics Agency (Hesa), sekitar 18% siswa sekolah tinggi di UK berasal dari luar negeri. Sementara statistika OECD menunjukkan bahwa Inggris banyak menarik minat mahasiswa asing dari seluruh dunia dengan persentase sekitar 13%, hanya sedikit di bawah US yang 16,5%.
Meskipun demikian, kehidupan seputar mahasiswa asing di Inggris tetaplah menjadi sebuah teka-teki. Sementara para mahasiswa asing ini seolah sebagai perwakilan dari setiap negara dan budaya yang berbeda-beda, dan dengan demikian media menganggapnya sebagai sesuatu yang indah, tapi cukup jarang kita bisa mendengar penuturan langsung dari para mahasiswa ini.
Kamu yang ingin kuliah di Inggris tentu merasa penasaran akan seperti apa sih sebenarnya kuliah di sana serta bagaimana kehidupannya, ‘kan? Pertanyaan yang sama sepertinya berputar juga di benak semua peminat pendidikan di tanah ratu Elizabeth ini.
Mungkin banyak di antara kamu yang sudah sering mendengar tentang kabar orang-orang kaya di Inggris. Kebanyakan kamu mungkin akan mendengar mereka berasal dari Timur Tengah, Asia, US, Rusia dan India. Dalam cerita-cerita yang diunggah media, mungkin kamu menemukan cerita bagaimana para mahasiswa kaya dari luar Inggris itu menyewa apartmen mewah di London dengan harga sewa £1.000 per minggu dan menghabiskan puluhan dibu dolar untuk ujian ulang dalam kuliah privat.
Sementara di sisi lain, seolah menjadi kebalikan dari cerita glamor tadi, kamu mungkin juga pernah mendengar tentang mahasiswa-mahasiswa miskin yang ditipu oleh universitas gadungan. Karena hal ini lah
Hal itu bisa jadi karena mahasiswa asing, bagaimanapun, berkontribusi besar ke banyak uni dan ekonomi negara sendiri. Seperti data dari pemerintah yang menyebutkan bahwa sekitar tahun 2011-2012 lalu saja, mahasiswa asing berkontribusi sebesar £3.9 milyar untuk uang kuliah (setelah dipotong beasiswa) dan sekitar £6.3 milyar untuk biaya hidup.
Akan tetapi menurut statistik pemerintah pula, angka pertumbuhan jumlah mahasiswa asing yang belajar di Inggris tak begitu melambat setelah tahun 2010 dan bahkan menurun pada tahun 2012-2013.
Sementara itu berdasarkan negara asalnya, menurut HESA di tahun 2012-2013, mahasiswa Cina merupakan komunitas mahasiswa asing terbesar yang kuliah di Inggris, mencapai hampir 1/5 dari total keseluruhan mahasiswa asing. Posisi selanjutnya diisi oleh India yang berjumlah sekitar 5,3% dari jumlah total mahasiswa asing, meskipun jumlah ini sudah mengalami penurunan sebesar 25% sejak tahun 2011-2012. Selanjutnya 3,4% mahasiswa asing datang dari Jerman. Jumlah ini merupakan yang terbesar dari sesama negara Uni Eropa lainnya, lepas dari fakta bahwa Prancis dan Irlandia relatif lebih dekat secara geografis. Tapi, mahasiswa dari Irlandia dan Prancis masih masuk 10 besar, dengan persentase sekitar 3% masing-masingnya.
Durasi studi: 6 bulan
Biaya : A$ 5,500
Jurusan ini sudah di akreditasi oleh Australian Qualification Framework (AQF) at Certificate III level. Jadi tidak perlu was-was kalau kuliah di sini.
Yang akan kamu pelajari di antaranya mencakup:





