Alexander Roman adalah seorang siswa imigran dari Mexico. Ia berasa dari sekolah St. Paul, Minnesota. Ia adalah salah satu dari beberapa anak imigran yang beruntung dapat diterima di semua kampus Ivy League. Seperti yang kita ketahui bahwa untuk bisa diterima di salah satu kampus Ivy League bukanlah hal yang mudah. Roman menjadi siswa imigran yang beruntung karena keberhasilannya ini.
Dari kedelapan kampus Ivy League, ia tidak memilih satupun. Ia malah memilih untuk kuliah di Massachusetts Institute of Technology. Alasannya untuk memilih kuliah di kampus ini adalah karena atmosphere kampusnya yang bersahabat. Baginya setiap mahasiswa di MIT bisa saling mengenal satu dengan yang lainnya.
Roman juga menyatakan alasannya untuk memilih MIT adalah karena kampusnya yang terbilang small size dan mahasiswanya yang hanya fokus pada STEM ( Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Roman menyatakan dirinya 90% yakin untuk memilih MIT sebagai tempat ia menimba ilmu dan untuk jurusan yang akan ia pilih, ia mengatakan akan memilih antara applied physics atau environmental engineering.
Bagi Roman bukan lah hal yang mudah untuk memutuskan menolak delapan kampus terbaik Ivy League School lalu memilih MIT sebagai tempat ia menimba ilmu. Namun keputusan ini harus ia ambil karena baginya memilih sebuah kampus adalah memilih tempat dimana kamu merasa akan menjadi pribadi yang lebih baik saat kamu lulus dari sana dan ia yakin MITlah tempatnya “The thing about choosing a college is choosing the place that you feel you can become the best person you can be at the end of your four-year journey, and I definitely think that MIT will do that for me.”
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com





Di tengah panas-panasnya situasi Indonesia – Australia sekarang, ada satu hal yang ga bisa di pungkiri. Australia tetap merupakan salah satu destinasi pendidikan favorite untuk siswa Indonesia.
Selain karena kualitas pendidikannya yang selalu dikontrol dan diawasi, pelajar asing di negeri ini juga punya hak untuk kerja part time saat mereka kuliah di sini.
Nah, salah satu kampus yang bisa jadi pilihan kamu adalah Australia Professional Skill Institute.

Salah satu jurusan yang tersedia di APSI ini adalah Business.














