Inggris akan lebih miskin tanpa Erasmus – saatnya bergabung kembali dengan program pertukaran pelajar Eropa

Keluarnya Inggris dari skema Erasmus+ – sebuah proses pertukaran timbal balik yang memungkinkan mahasiswa Inggris belajar di universitas-universitas Eropa, dan mahasiswa Eropa datang ke Inggris – kembali menjadi sorotan.

Kampanye agar Inggris masuk kembali ke dalam skema ini sedang berlangsung. Namun, diplomat Nick Leake mengatakan dalam sebuah pertemuan komite di Brussels bahwa persyaratan bagi Inggris untuk tetap menjadi bagian dari Erasmus+ terlalu mahal, dan kemampuan bahasa Inggris yang buruk menyebabkan ketidakseimbangan antara jumlah pelajar Inggris yang bepergian ke luar negeri dan pelajar Uni Eropa yang datang ke Inggris.

Penelitian saya berfokus pada pendidikan bahasa dan antar budaya. Orang Inggris tidak secara inheren buruk dalam belajar bahasa, tetapi telah terjadi penurunan dalam pembelajaran bahasa internasional di kalangan anak muda. Namun, hal ini seharusnya tidak menjadi dalih untuk membenarkan penarikan diri dari program Erasmus+.

Sementara itu, pengganti Erasmus+ pasca-Brexit, skema Turing, telah gagal dalam beberapa aspek utama.

Tidak seperti Erasmus+, yang menyelenggarakan pertukaran pelajar di seluruh negara Eropa dengan proses administrasi yang efisien dan kemitraan yang mapan, skema Turing tidak memiliki tingkat infrastruktur dan jaringan yang sama. Cakupan skema Turing lebih sempit, karena berfokus pada mobilitas keluar dari Inggris daripada pertukaran timbal balik.

Skema ini juga tampaknya kurang dapat diakses dibandingkan Erasmus+. Institusi yang ingin mengambil bagian dihadapkan pada proses aplikasi yang rumit. Singkatnya, skema ini adalah roda yang tidak perlu diciptakan kembali – terutama tidak dengan cara yang tidak optimal.

Universitas-universitas di seluruh Inggris bangga dengan status internasional mereka, berusaha keras untuk membekali para lulusan dengan keterampilan yang dibutuhkan untuk menavigasi dan membentuk dunia yang mengglobal. Namun, keluarnya Inggris dari Erasmus+ tampaknya melemahkan aspirasi ini.

Berpartisipasi dalam program pertukaran internasional menawarkan banyak sekali manfaat, mulai dari pertumbuhan pribadi hingga pengayaan akademis dan pengembangan profesional. Selama lebih dari satu dekade, saya telah menyaksikan secara langsung dampak transformatif yang diberikan Erasmus+ kepada para siswa saya. Saya dapat membuktikan perannya yang besar dalam membentuk individu-individu yang memiliki kemampuan untuk berkembang di dunia yang saling terhubung saat ini.

Ada banyak manfaat yang dapat dinikmati oleh mahasiswa yang berpartisipasi dalam program pertukaran internasional. Namun, menyambut mahasiswa pertukaran internasional ke kampus-kampus di Inggris juga menawarkan keuntungan besar bagi universitas dan masyarakat yang lebih luas. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan pertukaran antar budaya tepat di depan pintu mereka. Mahasiswa pertukaran internasional membawa serta perspektif, keterampilan, dan pengalaman unik yang memperkaya lingkungan belajar bagi semua orang.

Sebagai seorang akademisi bahasa, saya secara alami tertarik pada hubungan antara pembelajaran bahasa dan mobilitas internasional. Belajar atau bekerja di luar negeri sering kali merupakan bagian wajib dari program gelar mahasiswa bahasa. Bagi banyak mahasiswa, tahun pertama di luar negeri adalah tahun yang mengubah hidup mereka.

Selama pandemi dan sejak Brexit, pengalaman ini menjadi jauh lebih sulit untuk difasilitasi oleh universitas. Bergabung kembali dengan skema Erasmus+ akan membuat proses ini menjadi lebih sederhana, dan lebih terjangkau bagi para mahasiswa.

Namun, keterampilan bahasa dan lintas budaya tidak hanya penting bagi siswa bahasa. Pembelajaran bahasa dan mobilitas internasional berjalan beriringan dalam memupuk kualitas penting seperti rasa ingin tahu, empati, dan komunikasi yang efektif. Tidak diragukan lagi, tenggelam dalam konteks bahasa dan budaya yang berbeda akan membantu Anda meningkatkan kemampuan bahasa Anda. Namun yang lebih penting lagi, hal ini juga menciptakan pemahaman yang lebih dalam tentang perspektif yang beragam.

Penurunan pembelajaran bahasa yang sedang berlangsung di Inggris sangat memprihatinkan. Para akademisi dan guru berusaha untuk mengatasi hal ini dan telah menciptakan inisiatif untuk memikirkan kembali bagaimana kita mendekati pengajaran bahasa.

Sebagai contoh, saya adalah anggota dari sekelompok akademisi dari berbagai universitas yang telah bekerja sama dengan para guru untuk menciptakan jenis materi pembelajaran bahasa baru, dengan harapan dapat menginspirasi para siswa yang sedang belajar untuk mendapatkan A-level.

Untungnya, ada juga intervensi politik seperti Konsorsium Nasional untuk Pendidikan Bahasa – sebuah investasi senilai £15 juta dari Departemen Pendidikan.

Meskipun perkembangan ini menandakan langkah ke arah yang benar, keputusan untuk tidak bergabung kembali dengan Erasmus+ tampaknya bertentangan dengan upaya-upaya tersebut dan merupakan kesempatan yang hilang untuk memprioritaskan pendidikan bahasa dan antar budaya. Untuk benar-benar memastikan akses yang adil terhadap pembelajaran bahasa, investasi lebih lanjut diperlukan, ditambah dengan komitmen baru terhadap mobilitas internasional.

Saya percaya bahwa sekaranglah saatnya untuk bergabung kembali dengan Erasmus+. Inilah saatnya untuk mengubah pola pikir kita untuk menghargai kemampuan bahasa dan pengalaman internasional, memastikan bahwa generasi mendatang tidak akan dirugikan.

Sumber: theconversation.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Yok Kita Ngomongin Kampus Kebanggaan Rotterdam, Erasmus University

unduhan (1) Mau kuliah di kampus besar dan berkualitas? Erasmus University Rotterdam di Belanda bisa dijadikan prioritas buat kalian semua. Gimana ngga, kampus ini memang udah terkenal karena kualitas dan prestasinya di bidang akademik. Banyak mahasiswa dari seluruh dunia yang pengen belajar di sana, baik program regular maupun beasiswa. Soal peringkat, di ERopa maupun dunia selalu memperoleh ranking teratas. Leiden Ranking di tahun 2012 kemaren menempatkan EUR ini di peringkat ke-6 se-Eropa dan peringkat ke-74 dari 500 universitas di seluruh dunia. Kampus yang didirikan sejak 1913 ini memang tiada duanya. Terbagi menjadi tujuh fakultas, EUR fokus pada empat keahlian, yaitu Health, Wealth, Governance, dan Culture. Semua fakultas yang ada disana merupakan fakultas teratas di Eropa. Di bidang ekonomi dan bisnis, misalnya, Erasmus School of Economics menjadi fakultas ekonomi ternama baik di Eropa maupun dunia. Keren kan? Kita lihat sekiltas tentang profil kampus ini yuk!

Faculties and Schools @ EUR

erasmus EUR merupakan kampus besar, so apapun minat temen-temen, EUR akan menyediakan jurusan dan program yang dirangkum menjadi tujuh fakultas, yaitu:
  1. Erasmus School of Economics
Fakultas ini terbafi menjadi empat jurusan lagi, yaitu Department of Economics, Department of Business Economics, Department of Econometrics, dan Department of Applied Economics. Semua anggota pengajar terlibat dalam pengajaran dan riset, so buat temen-temen yang pengen memperdalam ekonomi, di sini tempat yang pas. Untuk info lebih lanjut, klik di sini.
  1. Erasmus School of Law
Fakultas ini menawarkan pendidikan berkualitas tinggi yang akan memberikan pengetahuan baik teoritis. Ini akan sangat berguna dalam aplikasi hukum sekarang ini. Program yang ditawarkan fakultas ini misalnya International and European Public Law, Commericial Law, Business dan Corporate and Maritime Law. Kalo mau tau info lebih lanjut tentang fakultas ini, klik di sini.
  1. Faculty of Social Sciences
Kalian bisa memilih empat pilihan jurusan yang ada di fakultas ini. Jurusan-jurusan itu adalah Pedagogical Sciences, Public Adminstration, Psychology dan Sociology. Pelajari lebih lanjut tentang fakultas ini, infonya di sini.
  1. Erasmus MC
Fakultas ini merupakan pusat kedokteran terbesar di Belanda. So, yang tertarik kedokteran, Earsmus MC akan memberikan yang terbaik buat temen-temen. Berbagai program ditawarkan diantaranya Research, Msc programs, PhD programs dan Postgraduate medical education. Di sini info lengkapnya.
  1. Rotterdam School of Management
Fakultas ini dianggap sebagai fakultas bisnis universas paling top sedunia menurut Eduniversal. Ternyata fakultas ini juga ngga kalah keren dengan kedokterannya. Di sini temen-temen bisa baca lebih lanjut.
  1. Erasmus School of History, Culture and Communication
Fakultas ini sangat dinamis, dan menawarkan tigal program sarjana, tiga program master dan dua program master, termasuk sejumlah jurusan di bidang sejarah, budaya dan komunikasi. Explore lebih jauh tentang fakultas ini, bisa dilihat di sini.
  1. Faculty of Philosophy
Filsaft di fakultas ini difokuskan untuk berkontribusi pada perkembangan saat di kancah keilmuan dan masyarakat pada umumnya. Ada dua program yang ditawarkan, yaitu Education dan Research. Klik di sini untuk tau lebih dalam. Selain itu, UER juga memiliki dua schools, yaitu Institute of Health Policy and Management dan International Institute of Social Studies. Lengkap deh pokoknya!

Pendaftaran

Female-undergraduate-student-sitting-and-reading-on-a-bench-outside-New-Theatre,-University-Park-Cropped-714x335 Pendaftaran di EUR mungkin berbeda persyaratannya untuk tiap fakultas dan di tiap program, tapi pada umumnya hal yang mesti disiapkan adalah letter of motivation dan proficiency in mathematics dan proficiency in English. Untuk bahasa Inggrisnya, temen-temen bisa pake skor TOEFL atau IELTS, dan sertifikat asli harus dikirimkan ke kampus. Skor yang diinginkan untuk tiap jurusan dan program mungkin sajar berbeda. Sekedar contoh ya guys, untuk program sarjana jurusan International Business Administration, skor IELTS minim 6.0 dan tidak boleh ada skor kurang dari 6.0 untuk tiap band. Untuk skor TOEFL, minimal 80 (hanya iBT) dan tidak ada sub-score yang kurang dari 20. Untuk syarat di jurusan lain, bisa langsung dilihat official website tiap fakultas.

Biaya Kuliah, Biaya Hidup dan Akomodasi

Biaya kuliah juga sama saja, tinggi rendahnya tergantung dari jurusan dan program yang temen-temen ambil. Untuk kisaran saja, biaya kuliah bachelor degree di EUR berkisar antara €6500 – €14,000 per tahun ajaran, dan program master sekitar €12500 – €15500. Biaya hidup di Belanda cukup terjangkau, tapi bisa juga membengkak kalau temen-temen tidak bisa mengatur gaya hidup di sana. Bahkan menurut survey baru-baru ini, biaya hidup di Belanda lebih rendah ketimbang di kota lain seperti New York, London, Paris dan juga Beijing. Sekedar info, untuk biaya hidup di Belanda selama satu bulan sekitar €652. That’s it! Sekilas tentang Erasmus University Rotterdam yang bisa dijadikan acuan kalo mau daftar di sana. Untuk info lebih detilnya kalian bisa langsung meluncur ke websitenya di http://www.eur.nl/english/prospective/study_information/brochures/?gclid=CNO3pseckbsCFcZV4godiU8AXQ. Selamat mendaftar! Berikut cuplikan videonya
streetview Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami